Ibadah Harian di MEKKAH
Selama menunggu pelaksanaan wukuf di Arafah, jamaah melaksanakan ibadah harian selama di Mekkah. Membuat manajemen waktu selama di tanah suci merupakan suatu keharusan, agar ibadah lebih bermakna dan kerkualitas. Untuk itu, perlu beberapa hari untuk menentukan jadwal yang sesuai dengan kondisi kita. Hal yang perlu dipertimbangkan, terutama jarak pemondokan dengan Masjidil Haram., karena sangat berpengaruh terhadap jadwal sholat 5 waktu di Masjidil Haram. Kecuali jamaah haji Plus, karena letak pemondokannya berdekatan dengan Masjidil Haram, mereka sangat leluasa mengatur waktu kapan saja berangkat dan pulang. Itulah kelebihan jamaah haji plus
Sebisanya kita dapat sholat 5 waktu secara berjamaah di Masjidil Haram. Menginngat pahala sholat di Masjidil haram adalah 100.000 kali lipat di tempat lain. Kesempatan agung beribadah Haji belum tentu datang lagi, Betapa sayangnya jika kita hanya sholat di pemondokan.
Sebagai pembangkit semangat, mari kita mencoba menghitung pahala. Satu kali sholat di Masjidil Haram itu sama dengan kurang lebih 2 tahun berturut-turut sholat jamaah di masjid tanah air.
Jika 1 kali sholat jamaah di tanah air pahalanya 27 kali, berarti :
100.000/27 = 3.703,7.
Artinya sekali sholat di Masjidil Haram = 3.700 X sholat berjamaah di tanah air.
3.700/5 = 740 hari jamaah di tanah air
= 2 tahun lebih 29 hari jamaah di taah air berturut-turut.
Subhanallah, merupakan angka yang sangat fantastis.
Apabila Jamaah haji reguler mendapatkan pemondokan atau maktab dekat dengan Masjidil Haram, merupakan karunia yang sangat luar biasa. karena memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendulang banyak pahala dan kenikmatan ibadah setiap hari di Masjidil Haram .
Oleh karena Pemondokan saya berjarak sekitar 1,5 km yaitu di daerah Jarwal. Maka saya maksimal bisa melakukan sholat jamaah 4 kali setiap harinya.
Adapun rutinitas tiap hari sebagai berikut:
- Bangun tidur jam 01.00 SAR pagi, mandi, minum sereal dan mie.
- Berangkat menuju Masjidil Haram dengan jalan kaki atau naik angkutan 1 Real.
- Sampai Masjidil Haram langung melakukan thowaf sebagai ganti Tahayitul Masjid. Thowaf rata-rata 30 menit, jika jamaah padat, bisa mencapai satu jam.
- Istirahat sebentar kemudian melaksanakan Qiyamulail Sholat Tahajjud dan Witir. Selesai Tahajjud dilanjutkan dengan tilawah Qur’an.
- adzan pertama sekitar pulul 04.45 SAR, berarti sekitar 1 jam berikutnya sholat subuh dilaksanakan.
- Pukul 05.45 adzan kedua, kemudian melaksanakan sholat rowatib 2 rokaat. dilanjutkan Sholat subuh sekitar 30 menit.
- Selesai sholat bisa istirahat dimasjid atau pulang ke pemondokan.
- Jika kondisi badan sehat bisa tidur di Haram sampai jam 08.00 pagi, setelah melaksanakan sholat Dluha, pulang ke pemondokan.
- Pulang bisa sambil jalan-jalan ke kompleks pertokoan, pasar seng ataupun sepanjang jalan menuju pemondokan untuk refressing sambil mencari lauk pauk. Ataupun bisa beli sarapan di dekat pasar seng sebelah kanan pintu Marwah. Sebungkus nasi Indonesia 1 real.
- Sampai di pemondokan sekitar jam 08.00 pagi bisa dilanjutkan masak, makan dan mencuci.
- Kemudian tidur, usahakan tidak melakukan aktivitas kurang bermanfaat seperti ngobrol. Insyaallah tidur jauh lebih bermanfaat.
- Pukul 12.00 persiapan sholat dhuhur, bisa dilakukan di masjid sekitar pemondokan ataupun lebih baik pergi ke Masjidil Haram untuk berjamaah. Apabila di Masjid sekitar maktab, selanjutnya makan siang kemudian istirahat lagi.
- Pukul 14.00 persiapan berangkat menuju Masjidil Haram, untuk melakukan rangkaian ibadah sampai Isya.
- Tiba di masjidil haram persiapan sholat Asar. Selanjutnya jika kondisi badan sehat bisa melakukan Thowaf, atau bisa melakukan Tilawah Qur’an. Ingat setelah sholat asar tidak ada sholat sunat sampai maghrib.
- Sekitar pukul 17.56 Adzan maghrib. Selesai sholat maghrib dilanjutkan Tilawah Quran, atau dzikir.
- Sholat Isya
- Selesai sholat 2 rokaat rowatib setelah sholat isya, persiapan pulang menuju pemondokan, biasanya pada waktu pulang sholat isya sambil belanja. Sampai pemondokan sekitar pukul 21.00 SAR
- di pemondokan makan malam, selanjutnya lebih baik langsung istirahat tidur mengembalikan kondisi tubuh.
- Bangun pukul 01.00 SAR untuk mengulangi rutinitas di atas.
- Apabila hendak melakukan umroh sunnah dari miqot Tan’im, biasanya rombongan berangkat pukul 00.00 SAR. Biasanya masing-masing jamaah diminta urunan naik bus sebesar 3 real. Apabila hendak melakukan umroh sunnah dari miqot Ji’ronah dan hudaibiah, biasanya rombongan berangkat setelah sholat subuh.
Iuran dan Pengeluaran Uang selama di Mekkah antara lain:
- Setiap melakukan umroh sunnah (sekitar 7 kali). Dari Miqot Tanim 3 real, Hudaibiyah dan ji’ronah sekitar 10 real tiap jamaah.
- Bayar DAM hajji tammatu, setiap jamaah satu ekor kambing sekitar 350 real.
- Jika ikut ziarah dan rekreasi ke Jeddah (sekitar 75 km), setiap jammah dikenakan biaya sekitar 100 real.
- Jika ingin ikut qurban sekitar 350 real. Namun jika tidak ingin berqurban juga tidak apa-apa.
- Urunan dengan regu masing-masing untuk biaya hidup harian, membeli bahan dan lauk pauk, dll. Besarnya sesuai dengan kesepakatan regu.
- Sedangkan di Madinah tidak ada urunan baik regu maupun ke Alkamal karena makan sudah ditanggung, demikian juga dengan ziarah ke Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, Masjid Quba dll ditanggung oleh pemerintah.
Tentu saja dari uang setoran BPIH kita sendiri.
CATATAN:
hampir setiap selasai sholat jamaah 5 waktu selalu di lanjutkan dengan sholat jenazah, maka sebaiknya sudah tahu bacaan dan tatacara sholat jenazah.
KIAT MENUJU MASJIDIL HARAM:
- Sebelum berangkat sebaiknya tidak minum teh, sebab akan mudah pingin buang air kecil di Al Haram, lebih baik minum Zamzam. Zamzam di ambil tong yang tulisannya hijau (ghoiru madrud alias tanpa es).Toilet diluar masjid agak jauh dan bisa antri panjang terutama menjelang dan setelah sholat.
- Persiapkan kresek tersendiri untuk tempat sandal. Kemanapun berada di Masjidil Haram lebih sebaiknya sandal dibawa agar tidak kehilangan, karena sering kali lupa tempat meletakkannya.
- Membawa makanan ringan roti tapi jangan mencolok karena sewaktu masuk masjidil haram tas dan bawaan akan diperiksa oleh petugas
- Berangkat dari maktab lebih baik naik angkutan 1 real perorang, tanyakan dulu bayar berapa ke Haram. Usahan berombongan. Apabila berdua dengan suami/istri, jika naik kendaraan laki-laki naik dulu sedangkan jika turun wanita terlebih dulu.
- Jika membawa kamera harus benar-benar tersembunyi, sebab kamera sangat dilarang dan menggunakanpun di Masjidil Haram harus ekstra hati-hati karena petugas akan mengambil film atau MMC kamera. Handpone bisa dibawa masuk, tapi yang berkamera lebih baik disembunyikan.
- Di dalam Masjidil haram pada saat sholat biasanya dipisah antara jamaah laki-laki dan wanita, maka sebaiknya setiap datang ke Masjidilharam selalu dibuat perjanjian untuk menentukan tempat bertemu apabila terpisah di dalam Masjidilharam.
THOWAF
Thowaf dilakukan dalam keadaan suci dari hadast. Thowaf dilakukan 7 kali putaran yang dimulai dari lampu hijau lurus Rukun Aswad atau sejajar dengan Hajar Aswad. Tiga putaran pertama sedikit demi sedikit bergerak menuju tengah dengan mengikuti arus,
Jangan terlalu dekat dinding ka’bah. Tiga putaran pertama jika memungkinkan melakukan raml atau jalan cepat (hanya waktu thowaf qudum). jika tidak memungkinkan, cukup berjalan sesuai dengan arus jamaah lain.
Waspada daerah paling padat adalah dekat rukun Hajar Aswad, antara maqom ibrohim dengan pintu Ka’bah. Di sini jamaah biasanya sangat padat. Di Hajar Aswad terhalang dengan orang yang berebutan mencium Hajar Aswad, sedangkan di dekat Maqom Ibrahim terhalang dengan orang yang melakukan sholat sunat 2 rokaat. Jika sangat padat usahan tidak melakukan sholat di sini karena beresiko terinjak jamaah lain.
Yang terpenting adalah menata hati kita ketika melakukan thowaf agar terhindar dari syirik. Dan janganlah berdesakdesakkan dengan jalan mendholimi orang lain.
Pada putaran ke 6 mulailah bergerak kearah luar lingkaran, sehingga ketika putaran ke 7 kita berada di antara rukun Yamani sudah pada lingkaran terluar. Begitu sampai di lampu hijau berarati kita selesai 7 putaran dan sudah siap melakukan sholat sunat 2 rokaat di belakang maqom Ibrohim.
Selama melakukan thowaf perbanyaklah berdo’a dengan doa yang kita mampu.
Bacaan-bacaan selama thowaf:
- Jika hendak memulai thowaf yaitu posisi lurus antara Hajar Aswad dengan lampu hijau, bacalah Bismillahi Allahu Akbar tiga kali sambil melambaikan tangan kearah Hajar Aswad.
- Bacalah sebanyak-banyaknya dzikir dengan diresapi makna terdalam dengan membaca Subhanallah Wal Hamdulillah Wa Laa illahaillallah WaLLahu Akba
Subhanallah rasakan kesucian Allah dan kita merasa bahwa tubuh kita penuh dengan lumpur dosa dan maksiat, memohon ampunannya. Memohon agar kita selalu dalam lingkaran thowaf, lingkaran 99 Asmaul HusnaNya.
Ketika membaca Alhamdulillah, rasakan bahwa kita patut memuji dan bersyukur bahwa kita mendapatkan PanggilanNya menuju RumahNya, yang belum tentu semua orang mendapatkannya walaupun orang lain lebih dari kita.
Ketika membaca Laa Illahaillallah (tidak ada sesembahan yang Haq selain Allah), rasakan bahwa selama hidup kita telah banyak yang kita takuti, kita hormati, kita puja, kita cintai, dsb melebihi ketakutan kita, penghormatan, dsb kepada selain Allah. Maka kita berharap dalam hidup kita selanjutnya tidak ada yang lebih kita cintai, kita takuti melebihi kecintaan kita kepada Allah SWT.
Allahu Akbar, ketika lidah kita mengucapkannya, hati kita juga harus seiring bahwa tidak ada yang lebih besar daripada Allah. Betapa kita ibarat debu yang tidak artinya, apalagi dalam keadaan berikhrom, kita harus merasa bukan siapa-siapa, hanya jasad yang dibalut selembar kain. Layaknya orang yang meninggal yang dibawa hanya amal. Semua harta benda, kedudukan, jabatan, warisan, anak, istri tidak menyertai kita kecuali amal.
Dengan membaca bacaan diatas selama thowaf dari rukun Hajar Aswad sampai rukun yamani, dan dengan mengulang-ulang, Insya Allah akan membuat kita menangir lahir batin.
Ketika sampai di rukun Yamani, lambaikan tangan 3 kali sambil mengucapkan Bismillahi Allahu Akbar. Selanjutnya berjalan menuju rukun Aswad dengan berdoa,
ROBBANA ATINA FIDUNYA HASANA, WA FILLAKHIROTI HASANA WAQINA ADZABANNAAR. Ulangi terus sampai Hajar Aswad.
Macam-macam Thowaf:
- Thowaf Qudum, dilakukan saat pertama kali memasuki masjidilharam. Thowaf ini dalam keadaan pakaian ihrom.
- Rangkain Umroh sunah yang dilanjutkan SAI. Thowaf ini dalam keadaan pakaian ihrom.
- Thowaf Ifadoh merupakan rukun haji yang dilakukan setelah melakukan rangkaian ibadah haji di ARMINA (Arofah Mina)
- Thowaf Wada merupakan thowaf perpisahan, dilakukan terakhir kali ketika hendak meninggalkan kota Mekah baik menuju Tanah Air maupun yang hendak menuju Madinnah
- Thowaf Sunah Harian, merupakan amalan utama harian yang dilakukan kapanpun tiap hari. Thowaf ini sebagai pengganti Tahiyatul masjid. Sehari bisa dilakukan berkali-kali asalkan kondisi badan sangat sehat. Paling tidak minimal sehari sekali.
KIAT MENCIUM HAJAR ASWAD
Jalur pertama
adalah melalui jalur ikut antri berdiri sejak pojok rukun Yamani menempel dinding Ka’bah pelan-pelan hingga tiba giliran mendekati dan mencium Hajar Aswad. Resiko yang ditanggung adalah kita bisa antri berdiri berjam-jam, tetapi kepastiannya Insya Allah lebih baik.
Jalur kedua
adalah mengikuti arus thowaf, dekat dinding ka’bah tetapi tidak sampai menaiki dinding ka’bah. Jalur ini sangat padat dan sesak. Kepastian sampai Hajar Aswad agak kecil karena desakkan jamaah sangat padat dari berbagai arah.
Jalur ketiga
melalui pintu Ka’bah dengan memotong jalur thowaf sebelah Multazam dengan merapat dinding ka’bah kemudian bergeser kea rah kiri mengambil posisi dengan menyelinap dari “BEKAS” tempat jamaah yang baru mencium Hajar Aswad. Jalur ini lebih mudah tetapi harus jeli memanfaatkan kesempatan dengan tidak mendholimi orang lain.
Jangan sekali-kali mau memberikan bayaran kepada orang yang menawarkan jasa mencium Hajar Aswad. Disamping harganya mahal, biasanya cara ini kurang baik karena mengurangi hak orang lain yang antri berjam-jam
KIAT SHOLAT DEKAT DINDING KA’BAH
Ketika waktu sholat sudah mendekati, kira kira kurang 10 menit lakukanlah thowaf sunnah dengan mengikuti arus thowaf dan berusaha merapat kearah dinding ka’bah. Biasanya begitu menjelang qomat, maka akan terbentuk Shof sholat dengan cepat dan rapi.
Kalau bisa sholat di daerah maqom Ibrahim karena di dekat pintu ka’bah biasanya letak Imam Sholat. Apalagi jika mendapatkan shof dekat rukun Aswad, merupakan lokasi yang memiliki kesempatan yang sangat baik untuk mencium Hajar Aswad setelah sholat usai.
Begitu salam selesai dari shalat maka jamaah langsung berhamburan menuju: Hajar Aswad dan Multazam pintu ka’bah.
KIAT SHOLAT DI dalam HIJIR ISMAIL
Hijir Ismail merupakan bagian Ka’bah yang seolah-oleh diluar ka’bah. Dibatasi oleh dinding setengah lingkaran setinggi 1 m lebih, yang disebut Al hatim
Hijir ismail biasanya dibuka setiap selesai sholat fardhu dan malam/dini hari
Jika ingin leluasa dan enak memasuki hijir ismail, berangkatlah malam hari sekitar jam 01.00 malam. Diusahakan ada minimal 2 orang laki-laki yang menyertainya, untuk mencarikan lokasi tempat sholat di dalam hijir ismail.
Cara memasuki hijir ismail, dimulai dari arah pintu umroh lurus talang mas. Berjalan mengikuti arah thowaf dengan sedikit demi sedikit mendekati tembok al hatim setelah lingkaran hingga ketika berada di dekat rukun Syami jamaah sudah langsung masuk areal hijir ismail. Masuk mengikuti arus, tidak perlu berdesakan dan tidak perlu mendholimi orang lain bahkan perbanyak istighfar dan sholawat.
Cara mendapatkan tempat sholat dengan jalan membuat semacam payung pelindung dengan merangkaikan tangan dua/tiga orang selanjutnya yang lain sholat di tengah-tengahnya. Atau bisa dilakukan dengan numpang pada “payung” buatan jamaah lain dengan jalan bergantian. Sebisa mungkin berada tepat di bawah talang Emas karena tempat mustajab.
Sholat sunat 2 rokaat di hijir ismail bisa dilakukan sewaktu-waktu. Pelaksanaannya tidak ada hubungannya dengan thowaf. Artinya kita lakukan setelah ataupun sebelum thowaf.
Ketika sedang sholat usahakan tumakninah tidak perlu tergesa-gesa. Tidak perlu berdzikir teteapi langsung berdo’a dengan bersungguh-sungguh. Apapun do’anya semampu kita dan apapun permintaan kita. Insya Allah mustajab.
Cara keluar hijir ismail dengan pelan-pelan mengikuti arus keluar dengan tetap berdzikir dan sholawat.
Berlanjut ke PART III
Semoga bermanfaat. apabila ada banyak kekurangan dan kesalahan, semata-mata karena kebodohan saya.
Mohon masukan, komentarnya
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wa barakatuh