Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh Sodaraku semua,
Saya menyampaikan terima kasih bin syukron yang sebesar-besarnya pada sampean semua yang telah mampir dan menyampaikan ucapan, dan do'a pada Milad Garwo saya tanggal 2 pebruari kemarin. Semoga do'a sampean semua juga memberikan kemanfaatan yang sama pada kita semua.
Seminggu terakhir ini saya disibukkan atas dua hal, yaitu ngurusi PC yang sakit demam minta dikeroki, dan setelah saya otak-atik Alhamdulillah mulai sehat. Dan yang agak repot adalah ngurusi kenaikan harga beberapa kebutuhan sehari-hari,
Belum reda gonjang-ganjing kenaikan cabai, pada minggu ke-4 januari 2011 kemarin sales Indofood memberikan daftar kenaikan harga Indomie dan Minyak Bimoli yang tiga hari berikutnya Wingsfood juga menaikkan harga Mie Sedaap. Trus awal pebruari kemarin, menyusul Dancow dan Bendera yang memberikan lembaran kenaikan harga baru. Ditambahkan lagi produk-produk Unilever juga ikut naik.
Beberapa Sales saya tanya kenapa kok ada kenaikan. Jawaban mereka kurang lebih sama yaitu tidak tahu. mereka hanya menyampaikan tugas dari atasannya.
Beberapa pelanggan kaget dengan kenaikan harga susu. Ya jelas, lha wong susu termasuk kebutuhan pokok untuk bayi dan anak mereka. Sebesar berapapun kenaikan itu bagi masyarakat berpendapatan pas-pasan menjadi masalah tersendiri. karena mereka harus pandai-pandai mengatur keuangan mereka. Susu formula naik, rakyat tambah mumet ditambah lagi ada berita dari TV tentang susu formula yang tercemar bakteri.
Mungkin alternatif yang terbaik mengatasi kenaikan harga susu adalah (Air Susu Ibu) yang diberikan paling tidak sampai berumur 2 tahun. Banyak alasan, ASI kenapa bayi diberikan ASI pada dua tahun awal:
Pertama, mendulang Ibadah,
Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Allah untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda.
Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf. Makanan-makanan tiruan untuk bayi yang diramu menggunakan tekhnologi masa kini tidak mampu menandingi keunggulan makanan ajaib ini.
Kedua,
ASI diproduksi sesuai dengan kebutuhan bayi, langsung dicerna, memiliki suhu yang sesuai dengan pencernaan bayi. Apalagi ASI yang pertama kali keluar dari Ibu, banyak mengandung zat-zat kekebalan tubuh.
Ketiga,
terjadi interaksi, kasih sayang dan pendidikan, dari ibu kepada si bayi, yang tentu saja berpengaruh terhadap perkembangan psikologi anak.
Bagi ibu, ada banyak manfaat dengan pemberian ASI selama 2 tahun, disamping bisa menstabilkan berat badan, juga mengurangi resiko kanker payudara. Tinggal bagaimana upaya Ibu agar produksi ASI tetap stabil dan berkualitas. Bagi ibu, untuk hal ini tidak membutuhkan biaya mahal. Apalagi masyarakat perdesaan, dengan mengkonsumsi aneka sayuran segar yang rutin, minum air putih dan sesekali makanan berprotein, Insya Alloh produksi susu akan meningkat.
Demikian bahwa kita sebagai rakyat seringkali tidak berdaya menghadapi kenaikan kebutuhan pokok. Kepandaian dan kearifan dalam mengelola antara kebutuhan dengan sumber daya yang dimiliki adalah sangat perlu agar tidak menimbulkan permasalahan. Dan tidak ada salahnya jika para Ibu yang sedang menyusui semakin aktif memberikan ASI pada bayinya, sehingga kenaikan harga susu tidak akan banyak berpengaruh.
"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akherat"
Wallahu a`lam bish-shawab,
semoga bermanfaat
wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Allhamdullilah dapat ilmu lagi, aku ga bisa komen aku izin simpan ya pakies. Aku bookmark, buat istri insya Allah aku kasih tau ini biar di baca.
BalasHapusSaya termasuk yang mendapat ASI dari ibu saya selama hampir 2 tahun.. sebaiknya memang ASI selain untuk menekan pengeluaran yang tinggi akibat kenaikan harga di mana-mana.
BalasHapusNice post
saya sependapat kalau memberikan asi setidaknya sampai anaknya berusia 2 tahun tp kebanyakan, yang saya tahu g sampai usia 2 tahun dalam memberikan asi pada anaknya pernah juga saya dengar anaknya cuma dikasih asi selama 6 bulan saya setelah itu anaknya di sapih, wah kasihan bgt anaknya, masak cuma 6 bulan
BalasHapuslama-lama kayak harga cabe nih nasibnya..
BalasHapusasswrwb...alhamdulillah kali ini PRnya sudah sy laksanakan dg nilai insyaAllah memuaskan hihi, krn sy termsk yg memberi asi eksklusif 6 bulan, dan asi disertai makanan padat selama 2 tahun..hehheh, dan alhamdulillah lg, anak2 tumbuh sehat, pinter n tentu aja cantik hehehe(ge-er). hidup asi!..lho???..(mlayuuu)...
BalasHapusHmmm... Cerita soal ASI bikin saya ingat waktu ngasih ASI eksklusif saya disarankan kasih susu botol aja dengan alasan kembar. Sekarang anak kembar sudah jadi anak cerdas... Dan begitulah, long story...
BalasHapusASI memang mempunyai banyak kelebihan dan beruntunglah sang anak bila ibunya bersedia memberi ASI ekslusif selama jangka waktu yg disarankan...
BalasHapusAss. kang
BalasHapusUntung zamanku kecil dulu susu Formula masih jarang2 Kang, jadi ibuku nyusuin aku pake ASI hhe... :P pokoknya klo menurutku sih ASI tetep yg nomor 1 klo Formula sih pendukung aja...
tapi heran juga ya semua barang koQ munggah regane haha...
Yo wes lah aku tak pamit dlu kang :P
Assalamualaikum Kang...
BalasHapusKenaikan harga ini apa ada hubungannya dengan rencana kenaikan gaji pejabat ya Kang?
Alhamdulillah sampai sekarang sikecil masih pakai ASI eksklusif, belum terkontaminasi susu formula... :)
"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akherat" amin
Berkunjung pagi mencari yang terbaru di sini.
BalasHapusWaalaikumsalam Mas Pakies semoga sehat selalu.
BalasHapusPosting yang sarat dengan pesan baik, dipandang dari dua sisi yaitu dunia dan akhirat. Sangat bermanfaat untuk kita, terimakasih Mas, sukses slalu ya..
Wassalam...
salam sahabat
BalasHapuswa'aaikumsaam wr.wb
kaau begitu jumah pada tahun au mengaami peningkatan ya
Subhanallah, emang ASI tuh ciptaan yang luar biasa.. bahkan dengan menyusui aktif ASI ekslusif 2 tahun juga konon merupakan jarak alami untuk mengatur kelahiran..
BalasHapussaya dulu cuman setahun ASInya.. hehehe
asi, dianugerahkan pada wanita untuk digunakan sebaik-baiknya.. hmm moga saja kalu suatu hari nanti kulo punya istri; mau menyusui alkatro yunior he he..
BalasHapusmakasih sharingnya kangmas :)
semua ciptaan allah swt pasti semuanya bermanfaat..
BalasHapussalam..
iyah emakku jg lagi pusing mikirin harga2 yang naek
BalasHapusseadainya aku udah nikah nanti semoga aku bisa kasih ASI buat biar bisa ngirit hehehe :p
@Kang Hendro-blogger admin:
BalasHapusSemoga bermanfaat Kang dan menjadi hal yang baik untuk istri dan keluarga
@ Serba Ter
2 tahun ASI tentunya ada banyak kebaikan yang telah dirasakan baik secara rohani maupun jasmani ya Kang
@Kang Rizky2009
Kalo cuman dikasih 6 bulan itu sebuah bentuk keegoisan orang tua, padahal itu adalah ladang amal bagi sang ibu
@TUKANG CoLoNG
asalkan ndak bikin hidup pedes
@Ning Tiwi:
Subhanallah seorang Ibu yang degan ikhlas telah menjalankan kewajibannya Insya Allah menjadi ladang kebaikan dan pahala. Apalagi anaknya pinter dan ehmm cantik muanteb pol
pas imut dulu..hehehhhee..blm ada susu formula, yg ada ASI, tapi...Innalilahi...umy ninggal aku 4 tahun...yeah.....abis jatah ASI nya..:p....tapi gpp..nyatanya? aku sehat dan masih di beri salah satu kehebatan Allah Swt. Bernafas!....
BalasHapusmeskipun aku bukan konsumen ASI namun aku sangat mendukung dnegan gerakan ASI exclusive. Karena dengan begitu akan banyak generasi muda yang benar2 sebagai anak manusia dan bukan anak susu kotak.
BalasHapusSalam hangat serat jabat erat selalu dari Tabanan
Sayangnya banyak ibu ibu muda sekarang yang mulai malas menyusui bayinya dengan banyak alasan.
BalasHapusPadahal banyak banget manfaat asi ya.
Kalo masalah kenaikan harga emang bikin pusing ya Kang..
Salam.. .
wah, jadi pusing mikir harga yang makin melambung:(
BalasHapuswalaikumsalam mas pakies,
BalasHapusia nih saia br nonogl lagi biarpun ga sering kek dulu ^_^
emang ya ibu2 pasti pada pusing sm kenaikan susu pabrik, bruntung bgt yang punya asi berlebih sampe bisa donor asi,,,
moga sehat terus yo mas =D
Assalamualaikum wr.wb.
BalasHapusPak kulo pinarak mbeto Award,,,menawi mboten keberatan monggo pinarak wonten blog kulo lan pendet Award ipun teng mriko njeh pak,,,
Assalamualaikum pakies.. alhamdulillah tambah ilmu lagi setelah baca postingnya, trims ya....
BalasHapussebelumnya agak minta maaf nih pak, aku rada2 malesan ngeblog... tuh nulis posting aja idenya banyak, tapi ga ada yg kelar... bingung mau dibawa kemana tuh cerita... BW aja lumayanlah.. :)
pamit dulu... hehehe
assalamu'alaikum
BalasHapusartikelnya sangat bermanfaat, nambah wawasan tentang ASI.
matur nuwun.
jadi pengen belanja nih, kayanya lengkap jualannya.
BalasHapusbiar ketemu ama mamanya anak2 yang habis milad :)
sukses selalu!
@ Djangan Pakies, Serba Ter itu perempuan loh, koq dipanggil Kang... :)
BalasHapusmaaf, cuma koreksi dikit.
susu ga mau kalah ama cabai dia mau naik juga
BalasHapuswalaikumsalam mas
BalasHapusASI itu emang Jempol mas , bukti Keistimewaannya nga' bisa ditawar2 lagi untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dari kelebihan Gizi ,
Alhamdulillah..., saat kecil dapat ASI gak tercampur sapi hihi...
BalasHapusSemoga para Ibu yang sehat dan mampu memberi ASI buat anaknya akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya dan ihlas memberi ASI buat buah hatinya.
Karena ada seorang Ibu yang mau memberi ASI tapi karena kondisi tubuh yang tak memungkinkan maka terpaksa pake susu sapi.
Alhamdulillah... sekarang anak-anakku sudah pada besar semua, tinggal urusin pendidikannya aja.
BalasHapusASI makanan sehat dan bergizi, smg Ibu2 di Indonesia bisa memberikan ASI pada anak2nya, biar pada pintar, cerdas dan sehat.
trims atas infonya, sukses selalu n tetap semangat
Shasa sampai sekarang masih suka susu, tapi harga susu tambah mahal kata mama.
BalasHapusKasihan ya... banyak anak2 yg tak bisa beli susu.
BalasHapusWah, artikelnya lengkap nih pak... :D
BalasHapusAllah telah menciptakan manusia dg sebaik-2nya.
BalasHapusBagaimanapun juga ASI jauh lebih bagus daripada susu formula yg paling mahal sekalipun.
@Ami :
BalasHapusSemoga long storynya berakhir dengan sebuah keindahan
@Noor's blog (inside of me ):
Benar sangat beruntung anak yang mendapatkan asupan ASI dengan ikhlas
@Kang Ferdinand:
wa'alaikum salam ...
ASI jauh lebih sepmpurna dibandingkan susu Formula.
Barang naik mungkin karena biaya produksi naik akibat kenaikan BBM pabrik
@Kang Sukadi:
wa'alaikum salam ...
kayaknya ndak ada hubungannya Kang, hanya saja kalo pejabat itu karena selalu merasa kurang puas.
Semoga putranya menjadi anak yang shalih dan shaliha
@Serba Ter :
belum ada yang baru Mbak hhh, masih banyak kerjaan offline sementara ide berbenturan dengan pikiran nyari nafkah
@Akoey :
semoga bermanfaat dan kita menebarkan silaturrahim sekaligus menambah wawasan Kang
@Dhana/戴安娜 :
BalasHapustambah tahun tambah meningkat
@Gaphe :
Allah swt menciptakan segala sesuatu penuh dengan manfaat dan keajaiban, hanya saja kita kurang merenugkan setiap yang ada
@Kang Jiox:
Minta ilmunya yang banyak ke Mbah Dhamo kalo urusan menyusui Kang hhhh
@Daris Firzan :
nah itulah yang saya maksud pada komentar Kang Gaphe
@Corat - Coret [Ria Nugroho]:
Banyak Emak di seluruh tanah air merasakan hal yang sama Ning
@Belantara Indonesia :
Kang ADit pernah jadi imut ya, kirain langsung berjenggot.
Semoga Umi mendapatkan kemudahan di alam kubur dan akherat, amiin
@Kang Sugeng :
kalo sudah berkumis lain lagi tujuannya Kang hhhh
salam hangat dari Boemi Boeng Karno
@Mood :
kita do'akan saja semoga semua Ibu muda bisa menyadari akan tanggungjawabnya dan tidak merasa egois ya Kang
@Nova Miladyarti:
meskipun kita pusing harga tetap ndak mau turun, gimana nih ya hhh
@Miss Rinda :
kayaknya sibuk nimba S2 nih semoga cepet tuntas dan berbagi ilmu bermanfaat ya Miss
@Mimi Taria :
wa'alaikumsalaam Ning, matur suwun sanget telah memberikan ewot semoga makin terjalin silaturrahim yang indah
@Nyayu amibae :
wa'alaikumsalaam, semoga memberikan kemanfaatan dalam menjalankan amanah sebagai Ibu dan mencetak generasi cerdas, cermat, dan shalih saliha
@Mbak Narti:
kayaknya cocok untuk SDA nih Mbak hhh,
kalo di Qatar mungkin harga lebih stabil kali ya Mbak
dan terima kasih koreksinya atas Serba Ter, jadi malu nih hehee
@Agung Aritanto :
naiknya cabai bikin masakan kurang greget, tapi kalo susu naik para ibu tambah gregetan
@mundo_idiot "
Itulah karunia Allah swt yang sangat luar biasa dan menjadi perenungan mendalam untuk meningkatkan iman, Insya Allah
@Ning Iffa hoet :
Inilah yang dinamakan anak Umi, yang Insya Allah ada banyak barokah sampai kelak
Betul juga dengan kondisi tertentu maka terpaksa minjem punya Emak Sapi
@Pak Harto :
bertambah usia anak, makin besar tanggungjawab kita ya Pak, semoga anak-anak kita menjadi anak yang shalih dan shaliha yang dapat mengalirkan kemanfaatan bagi Agama, keluarga dan masyarakat
@Shasa place to study :
pantes Shasa keliatan smart, sehat
@Mbak Reni:
Benar Mbak, semahal apapun susu formula tidak dapat menandingi kualitas ASI. Kita sudah sepatutnya menyukuri atas karunia ALlah ini
kasihan banget kalo anak-anak gx dapat asi Ibu >.<
BalasHapusbanyak ibu yang lebih milih anaknya dikasih susu sapi >.<
dan..ASI memang yang terbaik; selalu..
BalasHapusapa kabar mas..? :)
kasih ibu kepada beta... nyanyi di siang bolong kang mas, sugeng makaryo.. kabuurr :D
BalasHapusmakin lama makin mahal saja ya, kata pemerintah ada niatan untuk memotong 3 angka terakhir pada rupiah, tapi kayanya sulit tuh xoxox..
BalasHapusassalamu'alaikum
BalasHapusberkunjung, met malem...semoga kabar baik.
tergantung pak apa susunya juga dicampur cabe.. :p (re: bikin hidup pedes)
BalasHapusentah kenapa pak semua anak saya sukanya cuma ASI ,
BalasHapussaya mendukung pemberian ASI terhadap bayi, saya heran dgn mereka yg meminta agar bayi minum susu formula -_-'
BalasHapussaya mendukung pemberian ASI terhadap bayi, saya heran dgn mereka yg meminta agar bayi minum susu formula -_-'
BalasHapusentah kenapa pak semua anak saya sukanya cuma ASI ,
BalasHapusAss. kang
BalasHapusUntung zamanku kecil dulu susu Formula masih jarang2 Kang, jadi ibuku nyusuin aku pake ASI hhe... :P pokoknya klo menurutku sih ASI tetep yg nomor 1 klo Formula sih pendukung aja...
tapi heran juga ya semua barang koQ munggah regane haha...
Yo wes lah aku tak pamit dlu kang :P
Allah telah menciptakan manusia dg sebaik-2nya.
BalasHapusBagaimanapun juga ASI jauh lebih bagus daripada susu formula yg paling mahal sekalipun.
Saya termasuk yang mendapat ASI dari ibu saya selama hampir 2 tahun.. sebaiknya memang ASI selain untuk menekan pengeluaran yang tinggi akibat kenaikan harga di mana-mana.
BalasHapusNice post
Assalamualaikum wr.wb.
BalasHapusPak kulo pinarak mbeto Award,,,menawi mboten keberatan monggo pinarak wonten blog kulo lan pendet Award ipun teng mriko njeh pak,,,