Assalamu'alaikum Sodaraku semua,
Karena belanja sudah selesai, setengah jam sebelum maghrib, saya segera pulang. Pas di perempatan tempat pemberhentian bis, mata saya menangkap sosok bayangan yang sudah saya kenal karena masih tetangga. Satu kelurahan tapi beda RT, tempat tinggal kami kira-kira berjarak sekitar 1 km. Segera kendaraan saya minggirkan dan mengajak pulang bareng, lumayan untuk temen perjalanan.
"monggo mas ... bareng pulang" saya menawarkan dan disambut dengan senyuman setengah kaget.
"ndak ngrepoti nih, sebentar lagi bus sudah ada"
"ya mboten to Kang, saya malah seneng. Monggo silahkan" tubuh atletis yang usianya jauh lebih muda dari saya itupun segera naik kendaraan. dan dalam perjalanan, kitapun ngobrol sana-sini
"tiap hari pulang jam segini mas"
"iya, lumayan capeknya wira-wiri, demi anak istri"
"ya iyalah, itu kewajiban kita sebagai kepala keluarga. Tapi kan kalo nyampe rumah semua lelah jadi ilang to?
"bener Pak, apalagi lihat anak saya yang paling kecil, seperti obat penghilang rasa capek" sambil menyebut nama salah satu produk minuman berenergi.
"seneng ketemu si kecil, apa yang melahirkan ? goda saya
"ya semuanya lah" jawabnya tersipu
"gimana makin ramai penjualan kendaraannya ?" saya bertanya kembali. Maklum beliau menangani penjualan kendaraan di dealer kendaraan bermotor.
"wah sekarang makin ramai, karena mendekati lebaran"
"Alhamdulillah dan makin banya bonus dong" saya menimpali dan dia menganggukan kepala atas kesimpulan saya.
"tapi susahnya pengiriman agak berkurang, karena permintaan secara nasional meningkat"
lalu iseng-iseng saya nanya harga sebuah kendaraan bermotor kalo seandainya beli cash, seberapa besar perbedaannya dengan beli kredit. Dan dijelaskan secara rinci perbedaan keduanya, sehingga saya lebih tahu seandainya kelak berkeinginan dan membutuhkan untuk beli kendaraan. Tapi mesti saya ingat prinsip bahwa membeli itu harus sesuai kebutuhan, bukan karena keinginan.
"Tapi sekarang kalo beli cash harus lebih bersabar Pak?
"lho memangnya kenapa?
"hampir semua dealer kendaraan bermotor lebih mengutamakan pembelian secara kredit. Katakan Njenengan sekarang membawa uang cash sementara misalnya saya pingin kredit dan berangkat bareng ke dealer dan jika di sana ada stok kendaraan, maka yang segera mendapatkan kendaraan adalah saya. Sementara Njenengan harus sabar menunggu karena dianggap indent.
"lah kok aneh ya, seharusnya pembeli yang sudah nyata bawa duit kan seharusnya mendapat prioritas dan kemudahan. ini malah sebaliknya"
Kemudian dijelaskan bahwa pembelian kredit sekarang melibatkan pihak ketiga yaitu leasing. Yang sejak 2002 pertumbuannya menjamur tumbuh subur maka tak heran bermunculan aneka merk finance. Gampangnya setiap pembelian kredit, dealer kendaraan akan mendapatkan pembayaran secara cash dari pihak leasing. Setelah pembeli menerima kendaraan, maka urusan pembayaran langsung berhubungan dengan pihak leasing. Dealer sudah aman. Dan tentu saja pembeli mau tidak mau harus berhubungan dengan pihak ketiga dengan segala ketentuan yang berlalu.
Jadi saya mulai berpikir, bahwa tidak selamanya punya uang yang cukup dan kita langsung memiliki kendaraan bermotor baru saat itu juga. Mesti sabar dan antri karena yang kredit lebih utama. Dan tentu saja walo punya uang, kita digiring menjadi nasabah finance.
Jadi, jika sampean punya uang lebih dan membutuhkan kendaraan bermotor, pilih bersabar nunggu giliran ato kita terlibat dengan kredit yang di dalamnya terdapat 'bunga' ?
Suara adzan magrib terdengar makin jelas dan alhamdulillah kamipun sampai di rumah. Terima kasih Kang atas obrolannya yang memberikan inspirasi.
***
"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akherat"
Wallahu a`lam bish-shawab,
semoga bermanfaat
wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
salam
BalasHapusinsya Allah kalau saya butuh motor saya lebih memilih beli yang cash saja pak. Insya Allah lebih aman dari yang namanya "bunga". Bukan tak ingin keluar uang lebih, tapi takut jadi riba.
salam masjier
Assalamualaikum pakies.. hmm.. jadi gitu ya? yg kredit yg diutamakan?
BalasHapusKlo disuruh pilih, aku sih pilihnya cash,, tapi itu klo memang ada duitnya, tapi klo kebutuhan mendesak, kemarin aku terpaksa beli si hitam motor ku dgn kredit.. alhamdulillah skrg dah selesai kreditnya dan klo bisa ga pake kredit lg...hehehe
Wah kok kebalik ya? Untung kaga ada rencan punya kendaraan bermotor
BalasHapusPertumbuhan roda dua termasuk di daerah kami terus meningkat. Dengan uang muka yang ringan kita bisa membawa pulang sepeda motor baru ke rumah. Tentu saja menjelang lebaran ini volume penjualan meningkat. Karena banyaknya sepeda motor sampai pelosok desa, maka dampaknya angkutan kota dan pedesaan serta bis jarak dekat volume penumpangnya jauh berkurang.
BalasHapusDengan pembelian secara kredit, maka 'keuntungan akan lebih banyak' karena konsumen dibebani bunga yang cukup lumayan. Karena itu bila tersedia uang cash akan lebih baik walau harus indent.
kelihatannya konyol memang begitu kenyataanya.
BalasHapuskawan pakde punya pemgalaman unik, maunya melunasi kredit motor yang tinggal beberapa bulan karena pas dapat rejeki, dengan harapa dapat potongan harga, ehh... kagak tahunya malah dikenakan pinalty
itu permainan pasar Kang,,aq juga pengalaman seperti itu masak harus menunggu beberapa hari,,akhirnya terpaksa deh kredit..
BalasHapuspengalamanku di Surabaya, beli cash itu malah yang didahulukan kang :P
BalasHapusbirokrasi njelimet, fee... ya begitulah Indonesia
BalasHapusKbtln ga minat bl baru, slm ini bl nya second.
BalasHapusUtamakan fungsi drpd gengsi hikz.
Skrg di hk jg lg marak pinjaman bunga ringan yg menggiurkan dgn resiko hilang pekerjaan kalo ketauan majikan. Hehe
komentarnya Tarry KittyHolic menakutkan, resiko hilang pekerjaan kalo ketauan majikan. Jadi gak boleh utang ya?
BalasHapusuntuk artikel di atas, jadi kalau beli cash urusannya hanya dengan dealer, gitu?
BalasHapustapi memang seringnya juga dibujuk untuk kredit saja, alasan ini, itu, dll, dsb, hehe...
sales: " kredit saja, kalau di cash kita dapetnya dikit."
BalasHapuspembeli: melongo...(oh...itu alasannya).
memang sepertinya begitu um.kebetulan baru saja bapak saya beli motor baru cash.harus inden 2minggu dulu.
BalasHapusawalnya,suami juga mau beli yg baru.tapi setelah ditimbang2 dan dihitung2 ternyata harga second motor itu bisa anjlok sampe 40%,akhirnya suami beli yg second ajah.yg penting bisa wuss:)
Blade ku, kaizar Jr kredit..hehehe...maklum ga ada uang cah..dan bila adapun lebih baik kami gunakan utk usaha...tiap bulan angsur bisa membuka mata, bahwa hidup tak melulu tanpa utang..punya hutang jadi semangat kerjo...heheheh..kalo aku lho, ga tau yg lain..jangan di tawarrr.....
BalasHapushahah.aku ga cari yg cash atau ngutang..aku cari GERATISAAAAAN
BalasHapusIni mah disuruh utang paksaan, padahal punya duit. hahahaha.
BalasHapusIya kang lebih prioritas kreditan sekarang daripada yang cash, biar tambah kaya itu pemilik banknya,,,hehehehe oh ya kang saya ganti url http://batakata.blogspot.com/
BalasHapusWaalaikum salam kang...
BalasHapussekarang di mana2 yg namanya rentenir bertebaran... kadang2 kita suka terjebak dilema untuk ngutang ke rentenir hhhh...
tp ngeri juga kalo di pikir2... pemberi hutang & yg berhutang sama2 udah kena riba...
Cihuy.... selamat ya kang buat domain dot com nya :)
Dari pada disuruh milih diantara keduanya, kalau ada yang gratis kenapa tidak Kang ? Lho...?
BalasHapusboke.com ( he...x9 )
Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog
loh emangnya kalau beli cash gg putus hubungan sama dealernya ya ?
BalasHapusAss. Kang :)
BalasHapusWah susah emank klo dipandangnya dari segi bisnis hhe.. soalnya ya pasti begitu, maklum yg punya bisnis kan lebih suka dapet untung gede dari pada standart (cash), lagian klo kredit, klo yg punya gak bisa bayar tinggal tarik jual lagi :) lebih menguntungkan klo dipandang untuk melimpahi diri sendiri dengan cara apapun :) iya toh? hhe...
tapi klo dipandangnya dari segi sosial tentu yg bayar cash sebenernya yg harus didahulukan, memang para negri ini, mungkin kasus ini hampir sama kaya Kartu Kredit kang :)
aku tak pamit dlu lah, Semangat :)
asswrwb, nah lho... jaman skrg sdh ga kayak dulu ya Kang, dl mau bl kredit sulit, lah skrg malah yg cash yg indent dl. Tp Alhamdulillah di sini msh mudah yg mau bl cash ^_^
BalasHapusaku ikutan di sini kang
BalasHapushttp://intikali.blogspot.com/2011/07/suit-sepentin-giveaway.html
Ini mah disuruh utang paksaan, padahal punya duit. hahahaha.
BalasHapus