Minggu, 14 Agustus 2011

Menjelang Imsak

Tumben, lima menit menjelang imsya', belum ada satupun orang yang ada di surau. Kemana Trimo dan Warso pikir Mbah Kyai Abdullah. Padahal keduanya selalu tepat waktu memukul kentongan sebagai pertanda Imsya telah tiba. Pada akhirnya Mbah Kyai Abdullah yang melakukannya.
Dan bisa ditebak, mendengar suara kentongan bertalu, tidak seberapa lama ada dua bayangan berkelebat mendekati surau dengan tergopoh-gopoh.
         "Assalamu'alaikum Abah ..." Trimo tersengal mengucapakan salam pada sosok yang lelaki tua berjengkot putih di depan surau.
         "Wa'alaikum salam warrohmatullohi wabarrokatu ... eh .. kalian akhirnya datang juga. Tumben terlambat, apa sedang ndak enak badan ..." Mbah Kyai bertanya dengan lembut
         "ehmmm nganu Mbah ... emhmm maaf ..tadi saya dan Warso tertidur di rumah" Jawab Trimo
         "Semalam kami nonton pertandingan sepak bola, Abah. Padahal kami berharap selesai pertandingan langsung datang ke surau. ternyata ketiduran" Warso menambahkan
         "Pasti seru ya pertandingannya, sampai dibela ndak tidur. Siapa yang yang menang" tanya Mbah Kyai memancing, sambil duduk selonjor di beranda surau menunggu waktu shalat subuh.
         "Intermilan Mbah " Trimo dan Warso hampir serempak
         "Berarti ada yang kalah kan ?
          "AC Milan, Abah" lagi-lagi keduanya menjawab hampir bersamaan.
          "Tapi menurut Abah, yang kalah justru yang kalah adalah kalian berdua"
         "Ngapunten kok begitu Abah"
         "Kalian telah dikalahkan kenikmatan duniawi, sementara kenikmatan yang tak terputus telah kamu abaikan"
         "Tapi Insya Alloh kan saya sudah mengisi bulan ramadhan dengan baik, Mbah" Trimo mencoba memberikan alasan

         "Tapi kan kurang maksimal. Kan sayang, karena ibarat sawah, bulan ramadhan adalah panen raya kita. Saatnya kita memanen segala kebaikan dan pahala, menuju ketaatan. Hal-hal yang kamu kerjakan sunah saja pahalanya seperti mengerjakan yang wajib. Apalagi ibadah wajib tentu berlipat-lipat ... iya kan ?"
         "Inggih .."
         "Tadi malam kamu sahur ndak ?" Mbah Kyai" menambah pertanyaan lagi.
         "Karena pertandingannya sampai jam 2 malam, kami berdua sekalian sahur dan selanjutnya kami tertidur sampai mendengar suara kenthongan dari surau tadi"
         "Tuh kan, kalian sudah melewatkan kenikmatan sahur"
         "Makan sahur kami nikmat kok Mbah, Alhamdulillah Emak masak lalapan sambel terasi dan ada ikan asin" Jawab Trimo dengan sumringah
         "Bukan nikmat lezat seperti itu yang saya maksudkan. Di dalam sahur itu terdapat barokah, maka kalian jangan hanya sekedar makan. tapi bagaimana cara kalian menemukan nilai barokah sebagaimana Anas bin Malik dari Rasulullah saw  "sahurlah kamu karena di dalamnya terdapat barokah" (HR. Muslim 1059). Lalu Dari Abu Sa’id Al-Khudri radiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
“Makan sahur adalah barakah. Maka janganlah kalian meninggalkannya meskipun salah satu di antara kalian hanya minum seteguk air. Sesungguhnya Allah ta’ala dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang sahur.” (HR. Ahmad, hadits hasan, lihat Shahihul Jami’ish Shaghir, 1/686 no. 3683).

Kedua remaja ini menjadi terdiam, membenarkan semua yang disampaikannya.
         "Lalu ... bagaimana  cara mencari makna barokah itu, Abah ?" Warso membuka pertanyaan.
         "Sahur jangan kamu artikan  sebagai  pengganti sarapan pagi, juga bukan pengganti makan malam. Di dalamnya banyak mengandung keberkahan, apalagi dilakukan menjelang imsya akhir fajar. Merupakan waktu yang sangat mahal, karena doa mudah terkabulkan"
         "Mungkin maksud Warso, apa hubungan antara makanan yang masuk ke dalam tubuh dengan keberkahan itu, Abah ?" Trimo memperjelas pertanyaan sahabatnya
         "Begini, ketika kalian menghayati makanan yang kamu masukan ke dalam tubuh, maka fungsi pencernaan kalian akan bekerja maksimal.  Makanan tercerna dengan baik, karena zat-zat kimia dalam perutmu mengimbangi dengan baik. Itu akan memudahkan penyerapan sari makanan dan membuat kerja pencernaanmu  tidak terlalu berat. Sambil menikmati dan menghayati setiap hidangan yang kita santap, jangan lupa dalam hati kita berdoa sebanyak-banyaknya agar mendapat ampunan, rahmat, ridha dan keindahan bulan suci ramadhan dan siap menyongsong datangnya malam Lailatul Qadar."
         "Wah selama ini yang saya lakukan justru sebaliknya Mbah" kata Warso
         "Sebaliknya gimana ..." Trimo memotong
         "Saya kalo sahur duduk di depan Tipi, asyik menyaksikan acara-acara lucu sambil ikutan tertawa. Sementara tangan terus menerus memasukkan makanan ke mulut, sampai ndak nyadari kalo terkadang tersedak cabe merah" Warso mengekpresikan dengan wajah seperti orang kepanasan cabe.
         "Nah ... yang demikian ini perlu kamu kurangi bahkan kalo bisa, ndak usah pake tipi. Lebih baik begitu selesai sahur segera ambil wudhlu dan kamu melanjutkan tadarus Al Qur'an. kan ini jauh lebih bermakna, Iya Kan ?
         "Inggih Mbah, Insya Alloh akan saya perbaiki semuanya, sehingga kami bisa mendapatkan banyak keberkahan dan ikut panen raya pahala" Jawab Trimo penuh semangat
         "Maka dari sinilah ada dua hal yang bisa kita dapatkan, pertama kemudahan terkabulnya doa dan ampunan. yang kedua, akan dimulainya proses menjadikan tubuh bertambah sehat, karena setiap sari makanan yang masuk ke dalam milyaran sel tubuh telah dipenuhi rahmat Allah swt. Insya Allah" jelas Mbah Abdullah
         "Bagaimana So ... kita siap mengubah semuanya ?" Trimo mengajukan tantangan pada Warso
         "Insya Alloh siap ..."
         "Ya sudah sana cepat kamu kumandangkan adzan subuh"  Lalu Mbah Kyai Abdullah bangkit dari duduknya diiringi dua pemuda kesayangannya
***
"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"
Wallahu a`lam bish-shawab,
semoga bermanfaat
wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."

50 comments:

  1. Wa'alaikum salam Kang Pakies...

    saya jadi malu nih, ramadhan kali ini saya sempat beberapa kali ketiduran karena mungkin kecapean bahkan ngga jarang bangun sahur 5 menit menjelang imsak, tp alhamdulillah walaupun kadang sahur cuma pake air putih tok insya Allah berkah, bukti nya saya ngga pernah merasa berat dalam menjalani ibadah puasa ^_^

    mengenai acara - acara tv sekarang di waktu sahur saya sendiri juga udah males nonton,cuma buang - buang waktu.... bener ngga kang

    BalasHapus
  2. Assalamu 'alaikum pak ies

    iya pak kebanyakan suka melihat televisi untuk menemani makan sahur mereka. Jadi konsentrasi makan terbagi dengan tayangan televisi.

    BalasHapus
  3. makan sahur, melaksanakan ucap janji kepada Tuhan untuk melakukan puasa esok. Dan melakoninya karena Allah yang satu.
    Walau seteguk air atau sebuah kurma, lebih dari cukup untuk menjalankan diri dalam berputar mengelilingi siang untuk mencari rizki.

    Semoga diberi kekuatan

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum Kang..

    kalau jaman sekarang sahurnya pakai TV hehe..
    maksudnya, kalau santap sahur nunggu imsak sambil nonton TV, karena TV sekarang pinter, yang banyak orang terjaga disana disuguhi banyak acara.. (iklan juga) hehehe

    "Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat" Amin

    BalasHapus
  5. wa'alaikumsalam pak..

    nasehat yang indah pak, meskipun banyak yang menyepelekan sahur, tapi ternyata sahur itu banyak sekali manfaatnya. temen saya ada lho pak yang sudah kebiasaan tidak sahur, jadi selama puasa dia tidak pernah sahur. sayang sekali, berarti dia tidak mendapatkan barokah. wallahu'alam.

    BalasHapus
  6. sebuah tausiyah yang sangat berharga pak,,apalagi ini sudah hari ke 15,,,sebentar lagi kesempatn di ramadhan tahun ini...

    BalasHapus
  7. Terima kasih pak.., selama ini aku menjalani sahur sebagai rutinitas biasa tanpa pernah menyadari barakah di dalam makan sahur. Terima kasih banyak utk tausiyahnya... :)

    BalasHapus
  8. Wa'alaikumsalam wr.wb.
    Astagfirllah, trnyt sahur memiliki keistimewaan yg luar biasa. Sampai saat ini saya hny sahur 3x karna keenakan tidur dan malas bangun. Insyaallah akan saya rubah kebiasaan malas saya. Trimakasih sudah mengingatkan pak

    BalasHapus
  9. abis sahur langsung ke masjid, soalnya udah gak ada waktu buat tadarus, sahurnya mepet. hehe..
    salam
    smoga tambah bermakna

    BalasHapus
  10. Subhanallaah,
    bulan Ramadhan ini, sekecil apapun tindakan yg kita lakukan, usahakan agar bisa berbuah pahala ya pak. Harus pandai-pandai memanfaatkan peluang pahala yang tersebar..

    BalasHapus
  11. wah yg menang inter milan :D

    memang banyak jam tayang bola masuk waktu sholat, bahkan di indonesia main bola sering di waktu maghrib/isya

    bagaimana pemain bola/penonton di stadion sholat di awal waktu tanpa jama qashar? bagaimana mereka bisa kusyu sholat kalau pikirannya di pertandingan?

    kenapa kick off ga dimulai jam 8/9 malam? kan stadion ada lampunya

    BalasHapus
  12. wejangan yang sarat makna, seringkali kita memang ngga sadar dalam setiap butir nasi yg kita telan tersimpan kasihNya, jangan juga sampe disia-siakan dan terbuang sia-sia

    BalasHapus
  13. alhamdulillah, ga tau kenapa, makan sahur jadi membuatku merasakan satu demi satu makanan yg kukunyah..dan hamdalah, blog ini mengingatkan makna keberjahan saur ya Kang..trims :)

    BalasHapus
  14. saya jadi tersindir pak ies, tadi malem setelah bangun saya langsung muter tivi, nonton pertandingan barca vs madrid...hehehe, ternyata saya masih harus belajar mengendalikan hawa nafsu

    salam dari malang

    BalasHapus
  15. sahur itu barokah ya lek..?
    pantesan di mess ini, yang ga puasa juga pada ikutan berebut barokah..

    BalasHapus
  16. hidup merupakan pengembaraan di atas samudera luas.. maka sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat barakah tuk hidup kita ini...

    BalasHapus
  17. wa'alaikumsalam wr.wb.

    wah ternyata kang Trimo suka sambal terasi ma ikan asin :D
    ternyata banyak sekali nikmat, manfaat dari makan sahur ya? terlebih menjelang waktu imyak.

    tapi kadang kesulitan membangunkan anak-anak untuk makan sahur, jadi mereka bangun dengan mata berat :)

    BalasHapus
  18. asswrwb...Alhamdulillah silaturahim siang dpt pencerahn..^_^

    BalasHapus
  19. Hiks, saya udah 2 kali terlewat waktu sahur Pak Ies, terbangun pas dengar adzan Shubuh :(

    Bismillah, semoga Ramadhan yg tersisa bisa saya isi dengan jauh lebih baik lagi..

    BalasHapus
  20. kalo saya sahurnya pasti tepat waktu karena siaran acara sahur di radio

    BalasHapus
  21. Halo semua na...!

    Bulan puasa pada semangat mu ya..
    moga sukses mu deh

    BalasHapus
  22. waalaykum salam ustad..

    dapat pencerahan lg, ane sering imsak tp krn ngantuk sangat kadang subuh nya gak sempat ke mesjid..Maafkanlah aku Ya Rabb, semoga kedepan bisa lebih kuat lagi

    BalasHapus
  23. muheee ... alhamdulillah tersindir :( sahur tuh males banget untuk bangun ternyata banyak barokahnya ya.

    BalasHapus
  24. Assalamualaikum Pak Ies..
    Alhamdulillah smpe hari ini kami dpt sahur tepat waktu... Ternyata berkah, insya Allah...
    Kalau kami nonton tv jg sih, tapi yg diliat biasanya acara Mamah Dede dan Quraish Shihab... Dkk.. Hehheee..

    BalasHapus
  25. godaan dunia itu memang sangat indah, sehingga membuat manusia terlena, kadang yang sebenarnya indah tampak menjemukan bagi manusia.

    BalasHapus
  26. Klo tadi malam hasil pertandingannya seri 2-2 jadi ga ada yg menang.
    Ualah saya masih sama aja suka nonton tv tidak memaksimalkan bulan yg penuh berkah ini.
    semoga malam2 berikutnya saya bisa memaksimalkan panen raya ini.

    BalasHapus
  27. Walaikumsalam...

    Saya merasa ditampar nih dengan postingan pak ies, rasanya saya masih melakukan banyak kesiasiaan di bulan Ramadhan kali ini. blum banyak berubah dari tahun tahun sebelumnya.

    Astagfirullah...

    Trimakasih pak udah diingatkan lagi.

    BalasHapus
  28. Postingan mas membuat saya jujur bahwa saya juga seperti Trimo. Dan terus terang saya bukanlah orang yang lihai menahan syahwat duniawi namun dengan momentum di bulan penuh hikmah dan ampunan ini sudah selayaknya kita berlatih dengan menekan syahwat duniawi yang bisa merusak suasana keimanan dan ketaqwaan. Terima kasih ini menjadi sebuah pengingatan bagi saya mas.

    Assalamualaikum

    BalasHapus
  29. entah kenapa sekarang ini acara sahur sudah out of context semua, jadi sedih

    BalasHapus
  30. Salam Persahabatan semuanya.

    selamat beribadah.

    BalasHapus
  31. @Kang zancapek bekerja dan malam tidur dengan nikmat itu lebih baik Kang daripada begadang yang kurang memberikan kemanfaatnya dalam mendulang pahala di bulan penuh barokah ini

    BalasHapus
  32. Assalamu 'alaikum Kang... :)

    GEDUBRAK!!! jadi malu aku baca postingan ini kang hhaa... sebenernya kemaren 1 kali aku ketinggalan SAHUR, abis badan pegel'e eram jadi malah kelewat sampe subuh baru kebangun haha... klo buatku yg waktu makannya gak nentu ini sebenernya gak ada ngaruh2nya sama kuat puasa atau nggak sih, cuma ya mungkin bener yang sampean bilang ketnggalan barokahnya :) suwun diingatkan kang.... hem... tapi klo aku kayanya ndak pernah nyalain apa2 klo sahur boro2 TV kang, lampu aja paling cuma dinyalain pas meja makan hhe... itu kenapa dari dulu biarpun banyak blogger yang ngeblog selepas sahur aku malah gak pernah haha...

    tapi emank Inter lawan apa toh kang kemaren??? wkwkwkw...

    BalasHapus
  33. hehehe lain kali mbok iia ati ati pak ies.. ntar kesedak piring malah lebih gaswat tuh :p

    BalasHapus
  34. subhanallah, maksih pak udah share.. :)
    insya allah bermanfaat..

    oya, ngomong2 soal sahur saya juga pernah dengar dari salah satu ust, katanya walaupun sedang tidak puasa, ikut bangun sahur juga malah bagus, nak apa-apa.. karena dalam sahur ada banyak berkah, bgeitu.. :)

    wallahu 'alam bishawab..

    BalasHapus
  35. habis sahur membuka jendela dapur, terdengar cuma satu kokokan ayam tetangga tapi beberapa lolongan serigala dan burung hantu duh .. indahnya :)

    BalasHapus
  36. Wa'alaikum salam Kang...

    ane kunjungnya menjelang berbuka ni kang :D

    BalasHapus
  37. Assalamualaikum Kang.. maaf Warso sama Trimo kemarin saya ajak nobar di rumah hehehe.

    saya hampir sama nih kang kayaknya dengan Warso.. sama-sama makan sahur di depan monitor, tapi bedanya kalau saya di depan monitor sambil bewe...

    BalasHapus
  38. salam sahabat
    sangat telat banget saya ke sini siip lah tapi jadi koemntator pertama hehehe
    pertama dari belakang membacanya unik juga tuh kisah mereka latar belakang dan alasan apa yang menyebabkan gitu xixixixi masih menjadi misteri bagi saya hehehe

    BalasHapus
  39. Kalo saya sahurnya sambil jaga warnet pak :D
    Siang harinya kebanyakan tidur, coz semalaman jaga warnet siang jadi ngantuk.

    Salam.. .

    BalasHapus
  40. waaaaa... pak Ies... saya baca ini berasa tertampar. secara baru hari ini kelewatan sahur, nggak bangun padahal udah dialarm.
    dan baru terbangun pas adzan subuh berkumandang..

    anak kos, nggak ada yang bangunin.. apa-apa sendiri.

    sekarang nyesel nggak sahur, dan melewatkan barakah yang terkandung didalamnya. hiks hiks...

    semoga kuat.

    BalasHapus
  41. Assalamualaikum pakies, pa kbr?

    Gubraaak!!! aseli baca posting yg ini buat aku malu sangaat!!

    Hmm..betul juga ya, bulan Ramadhan ini adalah waktunya panen raya, kok ga dimaksimalkan?

    Terima kasih tuk selalu diingatkan pakies,, jujur aku baru sadar kalau aku sudah merugi karena tidak begitu tahu barokahnya bersahur,,, abis sering males2an bangun, padahal MC kawan2 dari hape n alarem dah teriak2 berulang ulang...

    Sekali lagi terima kasih pakies... :)

    BalasHapus
  42. Sepakat, Pak! Sahur itu bukan sekedar urusan makan dan minum. Juga bukan semata agar kita kuat berpuasa di siang harinya. Ada keberkahan yang sangat sayang dilewatkan jika kita menyadarinya.

    Jadi, jangan pernah berfikir untuk meninggalkan sahur dengan sengaja. Jangan jadi orang 'sombong' dengan beranggapan tetap kuat berpuasa walau tanpa sahur di malah harinya. Bukan perkara makan dan minum yang ditinggalkan, tapi keberkahan yang sengaja diabaikan.

    Pastikan, mulai malam ini hingga akhir Ramadhan nanti kita tetap bangun untuk shahur dan raih semua keberkahan di dalamnya. Insya Allah.

    BalasHapus
  43. waaaaa... pak Ies... saya baca ini berasa tertampar. secara baru hari ini kelewatan sahur, nggak bangun padahal udah dialarm.
    dan baru terbangun pas adzan subuh berkumandang..

    anak kos, nggak ada yang bangunin.. apa-apa sendiri.

    sekarang nyesel nggak sahur, dan melewatkan barakah yang terkandung didalamnya. hiks hiks...

    semoga kuat.

    BalasHapus
  44. Walaikumsalam...

    Saya merasa ditampar nih dengan postingan pak ies, rasanya saya masih melakukan banyak kesiasiaan di bulan Ramadhan kali ini. blum banyak berubah dari tahun tahun sebelumnya.

    Astagfirullah...

    Trimakasih pak udah diingatkan lagi.

    BalasHapus
  45. muheee ... alhamdulillah tersindir :( sahur tuh males banget untuk bangun ternyata banyak barokahnya ya.

    BalasHapus
  46. Halo semua na...!

    Bulan puasa pada semangat mu ya..
    moga sukses mu deh

    BalasHapus
  47. hidup merupakan pengembaraan di atas samudera luas.. maka sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat barakah tuk hidup kita ini...

    BalasHapus
  48. wejangan yang sarat makna, seringkali kita memang ngga sadar dalam setiap butir nasi yg kita telan tersimpan kasihNya, jangan juga sampe disia-siakan dan terbuang sia-sia

    BalasHapus
  49. Terima kasih pak.., selama ini aku menjalani sahur sebagai rutinitas biasa tanpa pernah menyadari barakah di dalam makan sahur. Terima kasih banyak utk tausiyahnya... :)

    BalasHapus
  50. makan sahur, melaksanakan ucap janji kepada Tuhan untuk melakukan puasa esok. Dan melakoninya karena Allah yang satu.
    Walau seteguk air atau sebuah kurma, lebih dari cukup untuk menjalankan diri dalam berputar mengelilingi siang untuk mencari rizki.

    Semoga diberi kekuatan

    BalasHapus

Fastabiqu khairat mari berlomba-lomba dalam kebajikan