Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh sodaraku semua,
Awal oktober 2011 nanti, Insya Alloh calon jemaah haji Indonesia diberangkatkan ke Tanah Suci. Alhamdulillah tahun 2011/1432 H ini menurut Menteri Agama Suryaharma Ali, tahun ini kuota haji Inonesia bertambah 10.000 orang. Sehingga total calon jemaah haji yang diberangkatkan tahun ini adalah 210.000 orang, yang terdiri atas 194.000 jemaah haji reguler dan 17.000 jamaah haji khusus (jurnalhaji.com).Keseluruhan jamaah haji akan diberangkatkan dalam dua gelombang, yaitu gelombang pertama pada 15 hari sejak awal pemberangkatan dan sisanya untuk gelombang dua. Pengaturan pemberangkatan ini untuk memudahkan mengkoordinasi keberadaan calon jemaah haji selama di Madinah dan Mekah.
Yang membedakan kedua gelombang, hanyalah tempat mendarat dan aktivitas awal di Saudi Arabia, sebelum pelaksanaan wukuf di Arofah. Jemaah calon haji gelombang pertama mendarat di Bandara Amir Muhammadi bin Abdul Aziz Madinah, sedangkan calon jemaah haji gelombang kedua mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah
Saya mencoba menuliskan bagaimana proses perjalanan untuk jamaah haji gelombang pertama
Rumah => Kabupaten/Kodya => Asrama Haji => Bandara => Bandara Amir Muhammadi Madinah => Hotel di Madinah => Menjalankan kegiatan => Menuju Mekah => Miqot Bir Ali =>Maktab/Pemondokan Mekkah => Masjidil Haram (umroh) => kegiatan harian sambil menunggu waktunya wukuf di Arofah => Wukuf di Arofah => Muzdalifah (mabit) => Mina => kembali ke Mekah menjalankan ibadah harian sampai waktu pemulangan => Pulang => hotel transit Jeddah => Bandara King Abdul Aziz Jeddah => Bandara Indonesia => Asrama Haji => Ke Kabupaten/ Kodya masing-masing = Rumah
A. Persiapan dari Rumah
- Berpakaian seragam identitas Nasional
- Tas dokumen yang di buat kalung, yang berisi Surat pelunasan dari Bank, Buku do'a dari DEPAG, obat-obatan untuk keperluan masing-masing individu.
- Tas tentengan, yang berisi pakaian selama perjalanan menuju Madinah dan peralatan mandi. Khusus tas koper yang besar, sudah dibawa terlebih dahulu armada
- Mengikuti prosesi pelepasan dengan tempat yang disesuaikan dengan regu dan rombongan masing-masing
- Masuk ke dalam bus yang sudah ditentukan berdasarkan regu dan rombongannya
- Calon jemaah haji turun bus, langsung menuju ruang pemeriksaan tas bawaan. Kemudian menempati kursi yang telah disediakan.
- Setelah mendengarkan penjelasan dari Petugas, jemaah dipanggil satu persatu untuk menerima Buku Kesehatan Hijau,
- Selanjutnya, berjalan menuju box Xray untuk memeriksa tas tentengan, dan dilakukan penimbangan. Apabila tidak ada yang mencurigakan dan berat tidak melebihi kententuan, maka tas tentengan akan langsung lolos.
- Jemaah keluar ruang pemeriksaan, menuju lokasi ruang asrama sesuai dengan nomor yang tertempel di buku kesehatan. Ruang tidur dan istirahat jamaah laki-laki dengan wanita terpisah, namun masih berdekatan dalam satu gedung. Selama di asrama haji, sebaiknya gunakan waktu untuk istirahat, karena 24 jam berikutnya akan terbang menuju Tanah Suci.
- Aktivitas sebaiknya hanya shalat berjamaah di masjid dan istirahat, atau baca buku-buku panduan. Selama di asrama haji, akan mendapat jatah makan yang waktunya sudah ditentukan. Jangan melewati jadwal makan, karena ruang tempat makan akan ditutup jika melewati batas yang telah ditentukan. Makan secara prasmanan.
- Setelah istirahat sekitar 18 jam, tepatnya kurang 5 jam dari pemberangkatan, jamaah dengan membawa tas tentengan dan tas paspor dikumpulkan di ruangan untuk menerima Paspor dan Living Cost (uang sangu). Silahkan baca juga Manajemen Living Cost di tanah suci
- Selanjutnya pemeriksaan Xray terhadap barang bawaan. Jika tidak ada benda tajam, maka tas tentengan akan lolos dan jamaah langsung masuk ke dalam Bus untuk selanjutnya menuju Bandara
- Di Bandara, jemaah masih dalam Bus sampai pesawat telah siap untuk dinaiki.
- Duduk sesuai dengan nomor boarding Pass yang diberikan.
- Letakkan tas tentengan di boks penyimpanan diatas kepala penumpang.
- Di dalam pesawat sebaiknya istirahat total karena perjalanan masih 10 jam.
- Turun dari pesawat dibandara Madinah, jemaah memasuki ruang pemeriksaan keimigrasian Saudi Arabia.
- Ruang pertama adalah ruang tunggu sementara, kemudian pindah ke ruang pemeriksaan paspor. Persiapkan paspor dari tas kalung. Pemeriksaan paspor dilakukan dua kali di ruang berbeda. Apabila administrasi selesai,
- Selanjutnya menuju ruang pengambilan barang bawaan khususnya Koper Besar. Untuk sementara Koper besar (35 kg) dan tas tentengan (sekitar 10 kg) dibawa sendiri ke pemeriksaan Xray.
- setelah lolos koper Besar dibawa oleh petugas maktab, dan kita akan menemukan lagi ketika sampai di penginapan atau maktab.
- Tas tentengan harus tetap dibawa sendiri oleh jamaah menuju ruang pemeriksaan paspor terakhir untuk mendapatkan stempel dan pengambil salah satu lembar copy paspor.
- Menyerahkan Buku Kesehatan dan Paspor ke Ketua Rombongan
- Jika selesai maka jamaah telah dinyatakan boleh memasuki tanah suci.
- Calon jamaah haji menempati pemondokan yang telah ditentukan
- Umumnya, fasilitas pemondokan di Madinah lebih bagus dan enak jika dibandingkan dengan di Mekkah. Di samping itu jarak pemondokan/ hotel dengan Masjid Nabawi sangat dekat sehingga kita bisa menjalankan aktivitas ibadah lebih maksimal
- Urusan makan selama di Madinah sudah di tanggung, jadi jamaah tidak perlu repot mnyediakannya. Sehari dua kali yang diberikan setiap selesai sholat isya dan selesai sholat duhur. Pengambilan dilakukan oleh regu masing-masing.
Untuk lebih jelasnya tentang memaksimalkan ibadah harian di Madinah, silahkan baca Manajemen Waktu Ibadah Harian di Tanah Suci. Setelah kurang lebih 4 hari di Madinah, maka rombongan calon jamaah haji, pindah menuju Mekkah
H. Berangkat menuju Mekah
- Oleh karena jamaah menuju Mekkah dan hendak memasuki tanah haram, maka terlebih dahulu sebelum berangkat sudah mandi dan mensucikan diri dengan baik dan mempersiapkan diri dengan berpakaian ihrom.
- Sesampai Zul Hulaifah, 450 km sebelah utara kota Mekah. turun dari bus untuk persiapan umroh. Zul Hulaifah merupakan daerah di Wadil Aqiq yang dikenal oleh orang Indonesia Bir Ali. Merupakan Miqat untuk penduduk Madinah.
- Penjelasan tentang Miqat, silahkan baca di sini Miqat calon jamaah haji Indonesia.
- Setelah siap, dan melafatkan niat umroh
- selama perjalanan kuran lebih 3 sampai 4 jam menuju Mekkah terus membaca talbiyah
- Sebelum bus menurunkan jamaah di maktab/pemondokan, masing-masing mendapatkan kartu yang menunjukkan lokasi maktab. Hanya saja tulisannya berbahasa arab, yang isinya adalah identitas lokasi pemondokan selama di Mekah. dan kartu ini harus dibawa kemanapun jamaah pergi.
- Jamaah langsung masuk ke dalam pemondokan dan menempati ruang sesuai dengan nomer regu. Sebaiknya membuat kesepakatan agar jamaah laki dan perempuan tidurnya dipisah ruang.
- Perlu diingat bahwa jamaah masih dalam keadaan berihrom, maka harus mengingat semua larangan-larangan ihrom. Karena pelanggaran akan berdampak pada dam.
J. Menjalankan Ibadah Harian di Selama di Mekah
- Setelah istirahat secukupnya dan menempatkan tas tentengan dan koper besar, selanjutnya jamaah akan dibawa menuju Masjidil Haram untuk menyelesaikan umrah wajib,
- Melakukan Thowaf Qudum sebagai thowaf “Selamat datang” tujuh putaran mengelilingi Ka’bah, selanjutnya
- Shalat sunat 2 rokaat di belakang Maqom Ibrahim, kemudian berdo’a sesuai dengan keinginan
- Minum air zamzam
- Melakukan Sa’i tujuh kali putaran dimulai dari bukit Shofa
- Melakukan tahhalul (menggunting rambut).
- Jika selesai maka kewajiban umrah sudah selesai dan larangan-larangan ihrom selesai. Ini jika jamaah mengambil jenis haji tamattu'.
- Selanjutnya melakukan IBADAH HARIAN sambil menunggu melakukan kewajiban haji hari tarwiyah yaitu tgl 8 dzulhijah menuju ke Arofah
- Disamping itu, jika mengambil haji tamattu', maka setiap calon jamaah haji wajib menyembelih hewan sebagai Dam Tamatu'. Biasanya dikoordinir ketua rombongan. Namun ikut ke lokasi pemotongan akan lebih bagus, karena kita akan tahu hewan yang kita gunakan sebagai dam.
- Pada kesempatan sebelum wukuf, beberapa KBIH biasanya mengunjungi beberapa tempat penting, Bukit Tsur, Gua Hiro', Jabal Nur, Jabal Rohmah, Lokasi wukuf, Lokasi mabit dan Jamarot dalam satu hari rangkaian perjalanan.
- Tanggal 8 dzulhijah, calon jamaah haji seluruh dunia berbondong-bondong menuju ke Pada Arofah untuk melakukan wukuf, yang dilaksanakan keesokan harinya, yaitu tanggal 9 dzulhijah..
- Berangkat dari Mekah menuju Arofah sudah wajib menggunakan pakaian ihram, dan niat Haji.
- Sepanjang perjalanan melantunkan Taliyah, dzikir dan sholawat
- Penjelasan komplit, silahkan baca di Sekitar 3 juta lebih Calon Jamaah Haji Wukuf di Arofah.
- Konsumsi jamaah haji selama di Arofah dan Mina telah ditanggung maktab, namun jika ingin membawa makanan kecil ndak masalah karena selama di Arofah tidak ada penjual, memang tidak diperbolehkan. Ini merupakan kawasan tertutup
L. Mudzdalifah
Mudzalifah merupakan kawasan sekitar 4 km sebagai tempat mabit, persinggahan sementara calon jamaah haji dari Arofah menuju Mina. Selengkapnya silahkan baca Dinginnya Mudzalifah di Puncak Keikhlasan.
M. Jamarot Mina
- Rombongan setelah dari mudzalifah sampai ke Mina sekitar pertengahan malam bahkan menjelang subuh. Di sini sekitar 3 hari, untuk melakukan lempar jumroh.
- Jumroh aqobah dilakukan tanggal 10 dzulhijah,
- selanjutnya melakukan tahalul yaitu memotong rambut. Lak-laki sebaiknya potong gundul. Dengan demikian jamaah sudah terbebas dari larangan-larangan ihrom, kecuali tidak boleh melakukan hubungan suami istri (sing sabar mawon nggih )
- Pelemparan jumroh pada hari tasryi', yaitu tanggal 11 dan 12
- Jamaah bisa mengambil nafar awal dan pulang ke Mekah untuk melakukan Thowaf Ifadoh.
- Setelah melakukan kegiatan utama ibadah haji, kembali ke Mekah dengan melakukan thowaf ifadoh. Thowaf ini sudah tidak menggunakan pakaian ihram
- Maka sekarang namanya bukan calon jamaah haji, tapi sudah bergelas Haji dan Hajjah. Semoga mabrur
- Selanjutnya menjalankan ibadah harian di Masjidil Haram sampai jadwal waktu pemulangan.
Isi dari tulisan ini saya rangkum dari artikel-artikel yang pernah saya publish di label HAJI.
Seiring perkembangan dan kemajuan, bisa jadi kebijakan-kebijakan dari proses dari apa yang saya tulis diatas, telah terjadi pembenahan. Paling tidak, semoga tulisan ini bisa memberikan gambaran bagaimana aktivitas melakukan ibadah haji selama di tanah suci. Yang secara keseluruhan membutuhkan fisik yang baik. Oleh karenanya, perlu persiapan fisik yang baik, disamping meningkatkan kebiasaan-kebiasaan sholih, agar mudah mendapatkan kelezatan beribadah haji dan berimbas pada haji yang mabrur. Insya Alloh, amin
Ceck Kapan sampean berangkat ke Tanah Suci, di sini, tentu kalo sampean sudah punya nomer porsi. Yang belum punya, semoga segera sampean terpanggil ke Tanah Suci, karena Insya Alloh di sanalah tempat terindah.
***
"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"
Wallahu a`lam bish-shawab,
semoga bermanfaat
wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."
Wallahu a`lam bish-shawab,
semoga bermanfaat
wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."
untuk Sodaraku yang sudah dan sering ke Tanah suci, silahkan ditambahkan masukan dalam komentar jika ada yang perlu diperbaiki. Syukron jazakumullahu khairan
Mudah2an saya bisa kesana ....amin
BalasHapusNaik Haji dengan Google Adsense..Amin
semoga saya bisa menjalankan ibadah ini..amin
BalasHapuslengkap sekali ulasannyaaa :-O
BalasHapusmungkin kalau orang tua saya baca postingan ini, mereka bisa ikut berbagi. Tapi berhubung dulu waktu ortu berangkat saya masih kecil, saya masih belum ngeh. justru tulisan ini menambah pengentahuan saya :)
ass
BalasHapusalhamdulillah awal Oktober jamah calon haji sudah mulai diberangkatkan.
semoga jadi haji yang mabrur
semoga para haji di indonesia menjadi haji mabrur...
BalasHapusjangan sama saja...
haji gak haji sama saja...
saya jd tertarik dengan artikel yang pernah saya posting....
kalau mas djangan pakies tertarik monggo silahkan http://zonesa.blogspot.com/2011/06/shalat-potensi-yang-terabaikan.html
Wuaaah...lengkap
BalasHapusMoga2 saya juga bisa menunaikan haji suatu hari nanti. Amiin ya Allah...
Minimal tau prosesnya dulu :)
Moga jadi haji yg mabrur
setiap muslim pasti pengin di panggil Alloh sebagai tamunya di tanah suci, walaupun mereka sudah pernah berhaji, apalagi yang belum pernah, termasuk pakde
BalasHapusSelamat jalan buat para jamaah haji yang insya Allah akan segera berangkat. Mudah-mudahan kita yang belum berkesempatan, bisa berangkat ke tanah suci lain waktu.
BalasHapusWah.. Jadi yeringat heboh hebohnya pas ibu bapak dirumah kemaren pergi haji.. senang sekaligus sedih ninggalin rumah.. (entah mengapa perjalanan.haji itu seperti tawakal menyerahkan hidup yak)
BalasHapusSubhanallah, lengkap sekali informasinya Pak Ies...
BalasHapusMasih menabung sedikit demi sedikit, smoga kami bisa segera menunaikan ibadah haji.. Amin ya Rabb..
wa'alaikumussalaam..wr.wb.
BalasHapuswah, informasinya insya allah bermanfaat pak, matur tengkyu...hehhe
rencananya tahun ini mbah kakung saya pergi haji, tapi apa mau dikata, beliau akhirnya "pulang" terlebih ulu ke sisi-Nya...mudah2n niat almarhum untuk naik haji juga masuk dalam catatan amal baiknya, amin..
wallahu a'lam..
Indonesia memang komplit ya...
BalasHapusyang kaya banyak yang miskin juga tidak sedikit.
Moga para jamaah haji pada selamat dan menjadi haji yg mabrur.
subhanallah..lengkap infonya Kang..insya allah ini bermanfaat buat saya sekeluarga.terutama Ayah saya yang sangat ingin menuju Baitullah.
BalasHapusDedi Suparman:
BalasHapusMudah2an saya bisa kesana ....amin
Naik Haji dengan Google Adsense..Amin
Aamiin... ^_^', mudah2an bisa ikutan juga... heheheh
kuota segitu banyak juga selalu kurang dan masih saja banyak yang masuk ke waiting list
BalasHapusmungkin sudah saatnya mui memberikan fatwa kalo berhaji bolak balik itu merupakan penganiayaan berencana terhadap calon jemaah lain
semoga sih pengelolaannya makin tertib dan ga amburadul kaya yang sudah sudah
bingung juga dengan departemen agama yang harusnya diisi orang orang beragama
tapi tetap saja isinya koruptor dan maling
orang mau ibadah saja masih tega ngakalin duitnya untuk memperkaya diri
sebuah kebiadaban berkedok agama menurutku...
Info yang sangat komplit Pak Is, semoga banyak yang mengambil manfaat dengan baca tulisan ini ;)
BalasHapusDulu waktu jadi petugas aku berangkat gelombang II Pak, memang sesuai dengan do'aku. Karena saat pelatihan dan manasik haji petugas digambarkan lebih berat tantangan petugas untuk gelombang I karena saat menunggu waktu wajib hajinya masih lama, sering kali para jama'ah sudah habis2an mengerjakan ibadah sunnah. Btw, semua ada tantangan tersendiri ya Pak ;)
Untuk semua yang mau berangkat tahun ini semoga menjadi haji mambrur dan untuk kita semua semoga bisa berangkat kesana.
Baik haji ataupun umroh, Aamiin YRA...
baca dulu, semoga suatu saat juga bisa melaksanakannya. Amiiiin
BalasHapusAssalamualaikum
BalasHapuspingin naik pesawat dan mengitari ka'bah, duduk iktikaf di padang arafah
subhanallah
salam dari pamekasan madura
wah, lengkap banget panduannya kang.. :D
BalasHapusWalaikum salam kang :)
BalasHapusHem... biarpun mungkin ada perkembangan yg menyebabkan prosesnya sedikit berbeda dari yg sampean terangkan sepertinya gak akan terlalu jauh bedanya kang :) aku cuma berharap gak kaya tahun kemaren banyak yg gagal berangkat, moga tahuh ini bisa berangkat semua AMIN...
OOT: Aduh maaf banget nih kang aku jadi jarang kesini, bener malu sebenernya sama sampean yg tiap ku nulis selalu dateng tapi akunya belum sempet mampir balik hhe... :) padahal tiap kuliat dari blog Paramore selalu ada pembaharuan post dari sini, sekali lagi maaf kang bukan maksud gak mau mampir tapi lagi banyak kerjaan hhe... :)
sukses selalu ya kang.. :)
Oiya aku kok jadi mikirin komentarnya kang Eko a.k.a Rawins yg diatas haha.... kayanya ada benernya juga tuh :)
alhamdulillah, nenek dhe dapet kloter pertamanya kayaknya Pak, berangkat darisini insya Allah tanggal 9 Oktober.. :)
BalasHapusWahh lengkap sekali nechh infonya...mudah2an saya dan keluarga satu saat nanti bisa berangkat ke tanah suci....aamiin....
BalasHapusDulu waktu ibu saya berangkat haji, belum ada katering...jadi klo mau makan harus beli ato masak sendiri....biayanya juga msh murah...cuma 8juta-an...itupun dibiayai sm muridnya....alhamdulillah, meskipun secara materi tdk mungkin ibu saya bs berangkat, tp Allah menunjukan kebesaranNYA...ibu saya diberikan Mukjizat...Subhanallah.....
'Alaikumussalam wr wb..
BalasHapussubhanallah lengkap pak informasinya...
semoga suatu saat nanti saya bisa memenuhi panggilan ke tanah suci, dan alhamdulillah dengan membaca ini bisa dijadikan referensi..
Wow....lengkap bin detail Pak Ies, izin ta' save ya, buat pegangan besok2 bisa ke sana :)
BalasHapusMudah-mudahan bisa ke sana suatu saat nanti,love,peace and gaul.
BalasHapus@Kang Dedi Suparman :
BalasHapusamin Kang, semoga do'a yang baik menjadi hal yang sangat baik hasilnya
@Kang aryadevi sudut kelas:
Amin, Semoga segera terpanggil ke Tanah Suci Kang
@Mbak Meutia Halida Khairani:
Salam untuk orang tua, siapa tahu Mbak Meutia yang segera ke sana dan bisa berbagi lebih baik lagi. AMin
@Mbak NURA :
wa'alaikum salam, semoga semua calon jamaah haji kita lancar dan pulang dengan kemabruran
@Kang zone :
amin, ya Kang saya ke postingan sampean untuk nimba wawasan
@Mbak ria haya :
amin, semoga do'anya segera terkabul. Dan artikel ini memberikan kemanfaatan
@pakde sulas :
benar sekali Kang, pesona tanah suci seperti terus membius kita untuk mendulang pahala kenikmatan islam. dan semoga Pakde sekeluarga terpanggil ke sana
@Kang Mas Jier :
amin, itulah do'a setiap muslim untuk menyempurnakan rukun islam
@Mbak niee :
itu karena punyak kenikmatan dan keikhlasan sebagai maklk ciptaanNya. Bahkan banyak yang ingin meninggal di Tanah Suci
@Mbak Lyliana Thia :
Insya Alloh dengan niat, kesungguhan dan do'a semua terwujud dengan indah, karena banyak hal yang tidak mungkin menjadi mungkin kalo itu sudah kehendak Alloh.
@Mbak rabest :
Semoga niat Mbah Kakung sudah tercatat sebagai amal kebaikan dan semoga mendapatkan balasan yang sebaik-baik balasan untuk kenikmatan di ala kubur dan akhirat
@Kang Baha Andes :
Kaya belum tentu tergerak hatinya menuju Tanah Suci, dan Miskin, tidak sedikit yang dimudahkan ke Tanah Suci, semua adalah kehendak Alloh SWT, InsYa Alloh
@Mbak ketty husnia :
Amin, semoga memberikan kemanfaatan dan Mbak Ketty sekeluarga bisa segera ke Tanah Suci
@Kang pri crimbun :
Amin, apapun cara dan jalannya, kalo itu sudah dikendaki Alloh, maka tidak ada yang tidak mungkin, karena Alloh Maha Berkehendak
@Kang Rawins :
benar sekali Kang, seharusnya yang sudah berkali-kali bisa menyadari bahwa masih banyak harapan dan cita-cita muslim kita yang terhambat quota. Akan lebih bermanfaat lagi kalo hajinya diberikan pada orang lain yang pantas melakukannya.
Korupsi uang haji ? sungguh mengerikan membayangkan azabnya
@Mbak Yunda Hamasah :
Iya Mbak, sayapun gelombang dua, malah mepet dengan waktu wukuf, jadi fisik masih seger untuk menjalani kegiatan di Ar-mina.
Tapi memang maasing-masing punya tantangannya tersendiri.
semoga komentar Mbak Yunda memberikan inspirasi saya membuat postingan berikutnya.
@Mbak Tarry KittyHolic :
amin, semoga mulai terbuka niat menuju ke sana, sehingga dimudahkan dalam prosesnya
@Kang Citro Not To Bad :
wa'alaikumsalam Kang. Amin, cita-cita yang indah Kang
@Kang Adryan Nurdien :
matur suwun sanget, semoga memberikan kemanfaatan
tulisannya lengkap pak, jadi semakin ingin kesana.Semoga bisa segera menyusul
BalasHapus@Kang Ferdinand: Saya ndak usah komentar balik ya Kang, sebagaian sudah kita bicarakan lewat telpon tadi hhhh, semoga tgl 8 kita bisa ketemuan di Banung ya
BalasHapus@Mbak Dhenok Habibie :
Semoga Nenek mendapat banyak kemudahan di Tanah Suci, menyelesaikan rukun dan kewajiban Haji dengan baik dan benar dan pulang dengan menyandang kemabruran, amin
@Mbak Nia :
amin Mbak, akan lebih terasa indah jika satu keluarga bareng ke sana
Ia sejak setahun lalu, katering sudah digulirkan, ini memudahkan pada jamaah untuk maksimal beribadah
@Kang mabrurisirampog :
wa'alaikum salam Kang, matur suwun supportnya semoga memberikan kemanfaatan
@Mabk Orin :
monggo di save, semoga bermanfaat dan segera dipanggil ke Tanah Suci
@Kang saryadinilan :
amin, semoga do'a indahnya terkabul dengan segera
@Mbak Lidya - Mama PascalAmin Mbak semoga kerinduan ke Tanah suci bertambah hari bertambah kuat dan dengan itu meningkatkan semangat dan niat segera banyak jalan memenuhi Panggilan-Nya.
BalasHapusAmin
Sekarang haji dipermudah dengan sistem ditalangi bank makanya waiting listnya panjang. Tapi ada keajaiban diceritain yang harusnya berangkat tahun 2015 bisa berangkat tahun ini.
BalasHapusTulisan tentang tips haji menarik sekali Pak, saya mencoba menulis beberapa catatan untuk membayangkan agar siap kalo nanti pas berangkat
aku doain aja yah om, semoga menjadi Haji yang mabrur, amin, dan ditunggu postingannya setelah pulang yah om :D, hmm,
BalasHapusisi koper 35 kg berat sekali, oleh2 dari naik haji bukannya bisa dikirim tersendiri nanti?
BalasHapusSemoga kelak saya bisa ke sana :(
BalasHapusDan semoga haji2 yang diberangkatkan tahun ini menjadi haji2 mabrur. Amin...
Subhanallah ...kapan ya pak saya bisa berangkat haji beserta dengan ibu saya. info2 seperti ini bermanfaat sekali pak, di kuliah pas semester awal juga pernah dibahas. saya yakin di pelajaran SMP atau SMA juga ada. bisa dijadikan tambahan atau referensi-terlebih lagi bapak sudah berpengalaman. rasanya gimana sih pak pas pertama kali melihat Ka'bah >.<
BalasHapusdi copy di paste... :)
BalasHapusijin nyulik yo pak... ^^
Subhanallah.... semoga bs terealisasi dg lancar keinginan sy dan suami...Amin. ^_^ Rindu rasanya hati ini ingin ke ibadah di disana... infonya sgt bermanfaat Kang.
BalasHapusalhamdulillah, gak terasa ya Pakies, musim haji telah tiba , betapa pendek hari jadinya .
BalasHapusSemoga seluruh calon jamaah haji menjadi haji/hajjah yg mabrur/mabruroh dan dimudahkan oleh Allah swt , serta sehat dan selamat dr keberangkatan hingga kembali lagi pd keluarga tercinta ,aamiin
salam
seandainya bisa milih...
BalasHapuskalo berangkat haji, aku pingin yang hajinya dulu, umroh kemudian. hehehe
jadi yang kegiatan inti di depan.... baru kemudian bisa santai santai gitu
misalnya arbain di madinah...ziarah kemana mana...
amiiiiiiiin amiiiiin
semoga bisa haji lagi