<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189</id><updated>2012-02-14T17:43:42.540+07:00</updated><category term='SEO Positif'/><category term='Kejujuran'/><category term='Do&apos;a'/><category term='Dagang'/><category term='kijing'/><category term='Wukuf'/><category term='Fisik Jamaah Haji'/><category term='AC Mobil'/><category term='Teh hangat'/><category term='Bango Nusantara'/><category term='Cekeremes'/><category term='Haji Plus'/><category term='Bapak'/><category term='Haji Gelombang 1'/><category term='Jember'/><category term='Mas Rio'/><category term='berdagang'/><category term='sombong'/><category term='Kidal'/><category term='Penipuan'/><category term='Jin'/><category term='Sumber'/><category term='rumah sakit'/><category term='Manasik Haji'/><category term='Malang'/><category term='UNAS SMP'/><category term='Muhasabah'/><category term='Ma&apos;la'/><category term='Mos'/><category term='Jatim Park 2'/><category term='Merapi'/><category term='dj Site'/><category term='Living Cost Haji'/><category term='Miqat'/><category term='Travel'/><category term='Masalah'/><category term='kontes'/><category term='Ziarah Haji'/><category term='Mobil terkunci'/><category term='SD Gadel 2'/><category term='Muzdalifa'/><category term='Hiatus'/><category term='review'/><category term='Video'/><category term='Keracunan'/><category term='Kopdar'/><category term='ngeluh'/><category term='Thawaf'/><category term='Tahun Baru'/><category term='motivasi'/><category term='Lelah Mata'/><category term='iktikaf'/><category term='Draft tulisan'/><category term='Tuyul'/><category term='puisi'/><category term='DPD RI'/><category term='Suntikan Meningitis'/><category term='asi'/><category term='shalat sunnah'/><category term='Manajemen Waktu Haji'/><category term='Pengemis'/><category term='Haji 1427 H'/><category term='Paskal Hyper Square'/><category term='ramadhan'/><category term='keluarga'/><category term='Link dan Banner Sahabat'/><category term='pengutil'/><category term='Bawang Lanang'/><category term='Haji Gelombang pertama'/><category term='Cerita Fiksi Kang Trimo'/><category term='Test Matoux'/><category term='Ny. Siami'/><category term='Muri'/><category term='obrolan'/><category term='shalat'/><category term='tanda tangan'/><category term='Idul Fitri'/><category term='Hijir Ismail'/><category term='alergi dingin'/><category term='Taman Safari 2'/><category term='Blog'/><category term='Hamil Muda'/><category term='maintenance blogger'/><category term='Pondok Pesantren'/><category term='Karakter Champ'/><category term='shaf'/><category term='ICU'/><category term='Endorsement'/><category term='Kinahrejo'/><category term='Renungan'/><category term='Tahun Baru Islam'/><category term='Mas Eza'/><category term='Al-Qur&apos;an'/><category term='Pendidikan'/><category term='tag'/><category term='Rambutan Binjai Blitar'/><category term='Khasiat bawang siungsatu'/><category term='gunung kawi'/><category term='Syeikh Ali Shaleh Muhammd Almadani'/><category term='Perawatan'/><category term='ERA'/><category term='Bendungan Lahor'/><category term='Disqus'/><category term='Ciater'/><category term='Milad'/><category term='silaturrahim'/><category term='shalat jamaah'/><category term='rumah baru'/><category term='wudhu'/><category term='Surat Wasiat'/><category term='HAJI'/><category term='Sedekah'/><category term='TKI'/><category term='Serba Serbi'/><category term='Cerita Fiksi'/><category term='zam zam'/><category term='domain'/><category term='Tahajud'/><category term='Perilaku'/><category term='Tangkuban Perahu'/><category term='Resepsi Sunda'/><category term='kencing batu'/><category term='PSSI'/><category term='Jogjakarta'/><category term='Kakiah'/><category term='Kkasiat bawang putih siung tunggal'/><category term='Tsunami'/><category term='Liburan Keluarga'/><category term='cabai'/><category term='PIRT'/><category term='Kerokan'/><category term='Kick Andy'/><category term='Akmal'/><category term='Orang Tua'/><category term='masjid tiban'/><category term='guru'/><category term='Hajar Aswad'/><category term='award'/><category term='Kematian'/><category term='madu'/><category term='Artikel Link'/><category term='Google PR'/><category term='Malioboro'/><category term='TBC'/><category term='memakmurkan Masjid'/><category term='Kado'/><category term='Topeng Monyet'/><category term='Bandung'/><category term='Dukun'/><category term='tingkeban'/><category term='Qurban'/><category term='Manusia Teladan'/><category term='Aman dan Nyaman beribadah Haji'/><category term='Haji Reguler'/><category term='Lailatul qadar'/><category term='Kuburan'/><category term='Haji Gelombang dua'/><category term='kubur'/><category term='blitar'/><category term='Giveaway'/><category term='leasing'/><category term='Puasa'/><category term='dokter'/><category term='Hari Raya Idul Adha'/><category term='Baqi&apos;'/><title type='text'>Djangan Pakies</title><subtitle type='html'>Menjalin Silaturrahim Belajar Berwawasan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>333</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-3559698407386458051</id><published>2012-02-13T14:56:00.000+07:00</published><updated>2012-02-13T14:56:41.513+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kontes'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAJI'/><title type='text'>Tiga Tempat Bersujud</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: serif; font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Sama halnya dengan Kang Nurudin Abi Sabila, kalo saya ditanya kemana tempat yang paling ingin saya datangi adalah &lt;b&gt;Makkah, Madinah &lt;/b&gt;dan satu lagi &lt;b&gt;Masjidil Aqsho&lt;/b&gt;. Walo dua tempat itu alhamdulillah sudah pernah saya datangi, masih saja setiap hari, hati ini merindukannya. Bahkan kerinduan itu bertambah-tambah, ketika musim haji tiba ato mendengar tetangga berangkat umroh. Ini bukan masalah iri, bahkan saya merasa sangat senang jika ada sodara ato tetangga yang berlomba-lomba dengan tulus ikhlas mencari ridho Alloh dengan menunaikan ibadah haji ato menjalankan umroh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, kenapa saya ingin bersujud di tiga tempat suci ini ?. Tidak lain karena, sebuah hadits dari Abu Hurairah Radiallahu Anhu dari Nabi Muhammad Sallallhu 'alaihi Wasallam&amp;nbsp; sabdanya : "Tidak dianjurkan mendatangi suatu tempat dengan maksud mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah, kecuali ketiga masjid. Masjidku ini (Masjid Nabawi), Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha (HR. AL Bukhori dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ummul Quro Makkah Al Mukarromah&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Adalah tempat yang sangat beruntung di muka bumi ini. Karena tempat ini mendapatkan banyak keutamaan. Dr. Thalal bin Muhammad Abu An Nur telah menyusun sekitar 40 hadits tentang keutamaan kota Suci Mekkah.Yang kalo saya ambil garis besarnya, adalah:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Terdapat &lt;b&gt;Baitulloh&lt;/b&gt;, sebagai kiblat dan tempat peribadatan kaum muslim. Ibnu Abbas ra menyatakan bahwa Rasulullah saw bersabda: "&lt;i&gt;Sesungguhnya Allah menurunkan 120 rahmat untuk para penziarah rumah-Nya  (Ka’bah) yang suci, 60 rahmat diberikan kepada orang-orang yang thawaf,  40 rahmat kepada orang-orang yang melakukan shalat, dan 20 rahmat  diberikan kepada orang-orang yang memandang rumah-Nya"&lt;/i&gt; (Hadist Hasan  riwayat Baihaqi).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terdapat &lt;b&gt;Hajar Aswad&lt;/b&gt;, Dari Ibnu Abbas ra. bahwa Rasulullah SAW bersada, “Demi Allah, Allah akan membangkit hajar Aswad ini pada hari qiyamat dengan memiliki dua mata yang dapat melihat dan lidah yang dapat berbicara. Dia akan memberikan kesaksian kepada siapa yang pernah mengusapnya dengan hak.” (HR Tirmizy, Ibnu Majah, Ahmad, Ad-Darimi, Ibnu Khuzaemah, Ibnu Hibban, At-Tabrani, Al-Hakim, Al-Baihaqi, Al-Asbahani).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terdapat &lt;b&gt;Masjidil Haram&lt;/b&gt;, yang merupakan masjid pertama yang dibangun di permukaan bumi. Sekali shalat di sini, memiliki 100.000 kali keutamaan jika dibandingkan dengan masjid lain. Saya mencoba menghitung, jika kita shalat 1 kali di masjdil Haram itu Insya Alloh sama dengan kita sholat berjamaah di masjid tanah air selama dua tahun berturut-turut tanpa pernah putus. Subhanalloh.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terdapat sumber mata air terbaik yang ada di bumi, yaitu air &lt;b&gt;Zam Zam&lt;/b&gt;.&amp;nbsp; “&lt;i&gt;Air zam-zam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang maka Allah mengenyangkanmu. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail&lt;/i&gt;.” (HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).&amp;nbsp; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merupakan&amp;nbsp; &lt;b&gt;Tanah Haram &lt;/b&gt;(disucikan) sampai hari kiamat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak pernah bisa dimasuki &lt;b&gt;Dajjal, &lt;/b&gt;dari Anas bin Malik ra, Nabi SAW bersabda, &lt;i&gt;"Tidak ada suatu negeripun yang tidak akan dijejaki oleh Dajjal kecuali Makkah dan Madinah ...(HR At Tirmidzy dan Imam Ahmad, dan dishahihkan oleh Albany).&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Di Tanah Suci ini pula tempat lahirnya risalah dan turunnya wahyu, yaitu &lt;b&gt;Al Qur'an&lt;/b&gt;. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Maka tidak heran, ketika kita memasuki tanah suci Mekah, suasananya amat menyejukkan hati. Apalagi ketika memasuki lingkungan Masjidil Haram, ingin rasanya hidup ini terus berada di situ, karena tidak ada sedetikpun waktu terlewat selain untuk mendulang pahala kebaikan. Shalat, thawaf, tilawah, berdzikir, bersedekah, dan apapun kebiasaan-kebiasaan shalih lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula ketika kita berada di &lt;b&gt;Madinah Al Munawaroh.&lt;/b&gt; Kota yang sangat identik dengan Baginda Rasululloh SAW ini juga merupakan kota yang sangat istimewa. Ketika kita berada disekitar Masjid Nabawi, ketenangan dan kenyamanan bisa kita rasakan. Bahkan keharuan akan menyentuh nurani kita, ketika kita berziarah ke Makam Rosululloh SAW dan dua orang sahabatnya Abu Bakar&amp;nbsp; ra dan Umar bin Khatab Ra yang berada di dekat &lt;b&gt;Roudho&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebagai Tanah Haram, keistimewaan shalat di Masjid Nabawi ini adalah memiliki keutamaan 1000 kali jika dibandingkan dengan shalat di tanah air. Roudho adalah merupakan bagian dari Masjid Nabawi yang tidak pernah sepi dari orang-orang yang bermunajad, karena merupakan salah satu tempat yang mustajabah. Maka tidak heran, di sinilah tetesan air mata dan sesenggukan seringkali terdengar karena nikmatnya bermunajad, dan nikmatnya sujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali mengingat Masjid Al Aqsho, kesedihan akan menjalar dihati muslimin sedunia. Betapa tidak, masjid yang pernah menjadi kiblat sholat sebelum diperintahkan untuk pindah ke Ka'bah di Masjidil Haram ini, telah menjadi bulan-bulanan Zionis Israel sejak tahun 1967.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Al Aqsho dibangun oleh salah satu Khalifah pada masa kekuasaan Bani Umayyah, Abdul Malik bin Marwan. Tujuannya untuk menjaga batu (Shakhrah) yang merupakan tempat Rasulullah berangkat melakukan mi’raj ke langit bersama Malaikat Jibril as.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Masjid ini tidak banyak yang saya ketahui, hanya rasa penasaran yang sangat tinggi sering kali hadir. Penasaran ingin bersujud di dalamnya. Bahkan, yang sering saya bayangkan adalah mendatangi ketiga tempat itu lengkap dengan istri dan ketiga anak saya. Betapa indahnya surga dunia, jika kami berlima sama-sama bermunajat di tiga tempat bersujud yang sangat istimewa dan penuh barokah ini, semoga amin.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;tulisan ini saya partisipasikan pada sahabat&lt;b&gt; Una: &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sittirasuna.com/2012/01/my-second-giveaway-ingin-ke-mana.html" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Photobucket" border="0" src="http://i1121.photobucket.com/albums/l507/sittirasuna/amitantri_3.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-3559698407386458051?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/3559698407386458051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=3559698407386458051&amp;isPopup=true' title='35 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3559698407386458051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3559698407386458051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/02/tiga-tempat-bersujud.html' title='Tiga Tempat Bersujud'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>35</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-7826231056057320473</id><published>2012-02-12T11:19:00.000+07:00</published><updated>2012-02-12T11:19:33.157+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='leasing'/><title type='text'>Emang Gua Pikirin</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: serif; font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Pas enak-enaknya makan siang, hape menyala, trus saya lihat ternyata nomer baru. Agak ragu saya ngangkatnya, soale tangan masih berlepotan dengan nasi. Biasalah, saya kalo makan lebih suka pake tangan secara langsung. Nikmatnya berlebih jika dibandingkan dengan pake sendok. Apalagi kalo di depannya ada lemper sambel terasi yang ditemani ikan asin dan lalapan bikinan istri, fiuhhh nikmatnya dunia.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Halo ... selamat siang bapak ", terdengar suara berat, tentu laki-laki, diujung sana. dan sayapun menjawab sesuai dengan salam yang disampaikan. Kalo selamat ya saya jawab dengan selamat, kalo pake Assalamu'alaikum ya saya jawab lebih, 'alaikumsalam warrohmatullohi wabarrokatuh.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Iya saya sendiri ..." gitu saya njawabnya setelah suara itu menyebut nama saya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Maaf Bapak, saya dari *** finance, mohon konfirmasi apakah tagihan bulan ini sudah bapak bayarkan ?"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Sudah, kebetulan tadi sekitar jam sepuluhan. Memangnya kenapa Pak ?" saya balik bertanya&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Soalnya di data kami, tagihan bapak belum terlunasi. dan ini untuk kedua kalinya pembayaran bapak lewat jatuh tempo. Ohya Bapak membayar di mana ?".&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "di Kantor Post ..."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Minta tolong Pak, nanti bukti pembayarannya disimpan dulu dan disampaikan di kantor"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Pak, ini kan cicilan ketujuh, kalo seandainya saya lunasi bisa ndak ya. Soalnya saya paling ribet kalo pas waktunya pembayaran. Karena saya seringkali lupa kalo punya hutang"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "wah ndak bisa Bapak"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Lho kenapa demikian, katanya dulu waktu perjanjian awal setelah cicilan keenam sudah bisa dilunasi"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Kalo gitu Bapak datang saja ke kantor Cabang untuk menanyakannya"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Lho, ini dari mana ?"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Saya dari kantor pusat di Jakarta, Bapak"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah penggalan percakapan saya lewat hape. Ya, setelah saya mosting tentang &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/07/cash-nanti-dulu-tunggu-giliran.html"&gt;leasing&lt;/a&gt;, pada akhirnya saya harus membeli kendaraan roda dua untuk keperluan transportasi ke sekolah, anak yang nomer satu. Mumpung punya tabungan. Sayangnya, saya karus ngredit satu tahun, karena untuk beli cash harus nunggu alias indent. Padahal, kita sangat membutuhkan untuk mobilitas. Uang mukanya pun ndak bisa dilebihkan, maksimal waktu itu 6 juta. Jadi, selama setahun saya harus ngangsur tujuh ratus ribu sekian per bulannya. Masalah lagi muncul, sudah dua bulan terakhir saya terlambat sampai 5 hari dari jatuh tempo, akibatnya setiap pembayaran selalu kena denda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Alloh saya segera mendatangi kantor cabang si finance. Kalo bisa dilunasi saja, mumpung ada sisa uang tabungan. Biar ndak mumet mikirkan denda, karena lupa membayar. Belum lagi mikir '&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;bunga'&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; yang seharusnya saya hindari hal-hal yang berbau &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;riba&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt; lah dalah ... makin bertambah usia, makin kebanyakan mikir.&lt;br /&gt;Emang gua pikirin, kata orang jakarta.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-7826231056057320473?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/7826231056057320473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=7826231056057320473&amp;isPopup=true' title='31 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/7826231056057320473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/7826231056057320473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/02/emang-gua-pikirin.html' title='Emang Gua Pikirin'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>31</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-5959975012262669091</id><published>2012-02-08T14:03:00.000+07:00</published><updated>2012-02-08T14:03:31.049+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi'/><title type='text'>Ngantuk Sepanjang Jalan</title><content type='html'>Tidak biasanya, perjalanan Blitar - Malang harus saya tempuh hampir tiga jam dari normalnya dua jam. Sebentar-sebentar saya harus menepi karena nggak kuat nahan kantuk yang amat berat. Permasalahannya agak sepele tapi akibatnya yang bikin ketar-ketir, salah minum obat. Kok bisa ?. Sudah tahu efeknya ngantuk berat kok masih melakukan perjalanan, kan bahaya. Mungkin akan ada banyak pertanyaan yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua berawal dari lupa. Senin pagi setelah sarapan nasi pecel bungkusan yang dibelikan di pasar, dengan reflek saya langsung minum 3 obat yang sudah tersedia di dekat meja makan. Obat ini diresepkan dokter untuk mengurangi keluhan otot leher saya yang 'tertarik' (entahlah apa istilahnya) karena tegang selama perjalanan jauh. Akibatnya, kepala sangat pusing, bagian pundak, leher ke atas terasa sangat kaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter pernah mewanti-wanti, setelah minum obat, nggak boleh menjalankan kendaraan, karena ada yang sifatnya sedativ (?), tentu saja bisa bikin kantuk berat. Sebenarnya pagi itu saya ndak minumpun ndak masalah, karena keluhannya sudah tidak terasa sejak bangun tadi. Tapi yang namanya lupa. Padahal hari itu juga saya ada rencana ke Malang, selain mencari barang dagangan juga janjian ketemu dengan seorang Pengembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kalo ndak ada janji penting, saya bisa menunda perjalanan kalo kondisi tubuh kurang mendukung. Pertemuan ini nggak bisa ditunda karena untuk bisa ketemu dengan yang bersangkutan, mesti menyesuaikan dengan jadwal yang bersangkutan. Maka dengan mata yang ngantuk dan badan yang lemes, sayapun tetap berangkat ke Malang ditemani Istri dan si kecil Akmal. Sayangnya, istri saya ndak pernah punya keberanian untuk menjalankan kendaraan. Ketika ngantuk sudah sangat, sayapun minggir, menggerak-gerakkan badan, cuci muka, minum kopi, dan entah apalagi yang saya lakukan untuk mengurangi kantuk. Dan Alhamdulillah, dengan cara yang unik ini, kita sampai di tempat tujuan dengan selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di Malang dan menyelesaikan semua urusan, sayapun istirahat sampai tertidur pulas. Dan barulah setelah shalat magrib, kita pulang ke Blitar. Kali ini dengan kondisi badan yang lebih seger, maka perjalanan pulang hanya butuh waktu dua jam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-5959975012262669091?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/5959975012262669091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=5959975012262669091&amp;isPopup=true' title='35 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5959975012262669091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5959975012262669091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/02/ngantuk-sepanjang-jalan.html' title='Ngantuk Sepanjang Jalan'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>35</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-6068355186970966653</id><published>2012-02-05T19:38:00.000+07:00</published><updated>2012-02-05T19:38:53.999+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kontes'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Tidak Melebihi</title><content type='html'>&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;Entahlah, saya ndak pandai bikin puisi. Ini saya buat hanya dalam waktu tidak lebih dari lima menit, tapi itulah ungkapan cinta saya pada istri tercinta yang telah 17 tahun lebih menemani saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-image: url('http://metamarsphose.files.wordpress.com/2012/01/love.gif'); background-position: center; background-repeat: no-repeat;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;dalam jihadmu, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;kau berikan tiga amanah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;pertaruhan jiwa dan raga&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;aroma senyumu memenuhi ruang hatiku&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;terlalu luas untuk kuartikan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;maka,&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;tiap hamparan sajadah panjang&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;teriring do'a menjulang menembus tujuh langit&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;tebaran keihklasan bersimpuh dalam harap&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;semoga cinta yang terpatrikan dalam nurani ini&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;seperti itu selamanya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;yang &lt;b&gt;tidak melebihi&lt;/b&gt; cinta kita pada Illahi dan Rasul-Nnya&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black; font-family: courier;"&gt;Ungkapan &lt;a href="http://marsudiyanto.net/ungkapkan-dengan-html.html" style="background-color: yellow;"&gt;Anti Biasa&lt;/a&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% rgb(255, 255, 127);"&gt;Ungkapan Dengan HTML&lt;/span&gt;“&lt;br /&gt;Maaf &lt;b&gt;Pak Mars&lt;/b&gt;, ini sekedar penggembira&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-6068355186970966653?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/6068355186970966653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=6068355186970966653&amp;isPopup=true' title='50 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6068355186970966653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6068355186970966653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/02/tidak-melebihi.html' title='Tidak Melebihi'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>50</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-5140835744934377664</id><published>2012-02-03T14:58:00.000+07:00</published><updated>2012-02-03T14:58:43.292+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shalat jamaah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shalat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Terselubung</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: serif; font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Kadang membutuhkan jawaban yang baik ketika ada pertanyaan-pertanyaan sederhana yang dilontarkan anak kita. Apalagi jika pertanyaan itu keluar dari anak yang masih berusia 3 tahun kurang dikit. Ya, anak saya Muhammad Akmal Ibrahim yang tanggal 9 pebruari nanti genap 3 tahun pernah berceloteh ketika terdengar adzan isya' &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "&lt;i&gt;Sholat eneh ... sholat eneh, kok sholat terus ?&lt;/i&gt;". Sebuah pertanyaan polos yang keluar dari anak saya ketika saya ajak shalat isya' di masjid dekat rumah. Saya menjawab, "&lt;i&gt;karena kita mencintai Alloh, supaya nanti masuk surga&lt;/i&gt;". Dan, diapun tersenyum ketika tubuhnya saya rengkuh di gendongan pundak. Ada banyak pertanyaan-pertanyaan lain untuk anak seusianya, seperti kenapa harus shalat di masjid, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walopun di Masjid, hanya jungkir balik dan terkadang jalan kesana-kemari, saya berusaha membiasakan anak-anak untuk 'mencintai' masjid dengan mendatangi ikut berjamaah. Terkadang saya melihat orang tua bersusah payah menyuruh anaknya untuk shalat berjamaah di masjid, namun yang bersangkutan justru kurang memberikan teladan. Lha gimana anak mo nurut, kalo orang tua tidak melakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga sholat berjamaah di masjid membutuhkan kebiasaan yang baik, dan tentu saja, ditambahkan adanya hidayah dari Alloh Ta'ala. Namun jika kita tidak menjaganya dengan baik, bukan tidak mungkin kebiasaan shalih itu terlepas dari kita. Karena yang namanya iman,&amp;nbsp; seperti putaran roda, kadang dipuncak bahkan terkadang berada pada wilayah kehambaran. Itulah ujian yang harus kita jalani.&amp;nbsp; Nah, saya merasakan di wilayah keimanan yang hambar ketika saya membiarkan diri disibukkan dengan urusan duniawi. Ketika ada terbersit dalam nurani, kenapa begitu cepat adzan datang lagi. Ketika qiyamul lail hanya sebatas pemenuhan rutinitas. Ketika semua nilai ibadah hanya sebatas pemenuhan kewajiban, bukan sebagai kebutuhan diri, ketika tilawah hanya sekedar membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah saya harus mewaspadai, jerat-jerat tipu daya syetan dan godaan hawa nafsu mulai memudarkan semuanya. Jika tidak waspada,&amp;nbsp; bisa jadi saya akan terlindas pada bagian bawah perputaran roda itu. Bahkan ketika seseorang berada pada wilayah ini, &lt;b&gt;Harun Yahya&lt;/b&gt; dalam bukunya beberapa Rahasia Al Qur'an, mengkategorikan "&lt;i&gt;kemusyrikan terselubung&lt;/i&gt;", yaitu jika seseorang lebih mementingkan urusan dunianya, urusan anak-anaknya, urusan dunianya dari pada kepentingan untuk Alloh. Na'udzubillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mari kita berdiskusi dengan diri kita sendiri. Apapun aktivitas kita, berdagang, bekerja kantoran, menunggu panggilan kerja, ngeblog, ato apapun, ketika terdengar panggilan adzan, apakah kita merasa senang, ato seperti pertanyaan anak saya, adzan lagi ... adzan lagi ..., sholat lagi ... sholat lagi ?&lt;br /&gt;Dan semoga kita tidak terkategori yang terselubung menurut Harun Yahya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-5140835744934377664?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/5140835744934377664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=5140835744934377664&amp;isPopup=true' title='22 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5140835744934377664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5140835744934377664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/02/terselubung.html' title='Terselubung'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>22</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-3842378060905779173</id><published>2012-01-29T23:01:00.001+07:00</published><updated>2012-01-29T23:13:38.215+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shalat jamaah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shaf'/><title type='text'>Kelegaan Rasa dalam Berjamaah</title><content type='html'>&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: serif; font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-UjteDZXpG7Q/Twjzxb-mq2I/AAAAAAAABMI/UbNMHYkOLns/s1600/Masjid+SMPIT.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; display: inline !important; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-UjteDZXpG7Q/Twjzxb-mq2I/AAAAAAAABMI/UbNMHYkOLns/s320/Masjid+SMPIT.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Kalo sebelumnya saya betah di Masjid&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 21px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Raudhatus Shalihin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold; line-height: 21px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Malang, karena ketika tiba waktu sholat terutama dzuhur dan asar, para pedagang pasar Besar Malang banyak yang &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/12/tidak-dilalaikan.html"&gt;&lt;b&gt;tidak dilalaikan perniagaan&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&amp;nbsp;Kali ini, saya berbetah-betah di Masjid sekolah Mas Rio, karena manajemen shalat mereka sangat memberikan kesan melegakan khususnya bagi saya pribadi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="margin: 0px;"&gt;Yang menjadi saya berbetah-betah di dalamnya adalah kenyamanan dalam menjalankan shalat di Masjid ini. Berdasarkan kaca mata saya yang masih awam dalam beragama, kenyamanan yang saya rasakan karena&amp;nbsp;Imam shalat, &amp;nbsp; menjalankan tugasnya dengan baik. Bukan hanya pada saat pelaksanaan shalat saja, tapi sebelum shalat dimulai, masalah&amp;nbsp;shaf shalat&amp;nbsp;sangat diperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-nQrUYESXzgk/Twj0XbyfHrI/AAAAAAAABMQ/kqkQ-PPrHgs/s1600/shaf+shalat.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-nQrUYESXzgk/Twj0XbyfHrI/AAAAAAAABMQ/kqkQ-PPrHgs/s320/shaf+shalat.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Sambil mengucapkan &amp;nbsp;s&lt;b&gt;&lt;i&gt;awwu shufuu fakum fa inna taswiyatash shufuufi min tamamishsholat,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;Beliau langsung menghadap ke arah makmum, dan tidak segera memulai, sebelum memastikan dengan benar, shaf yang rapat dan lurus. Beberapa kali memberikan isyarat pada jamaah bagian belakang, terutama anak-anak untuk lebih merapikan shafnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak, ada bagian dari tubuh kita yang menempel pada jamaah sebelahnya, biasanya cukup menggunakan ujung jari kaki. Namun akan lebih bagus lagi jika pundak merapat pundak dan kaki merapat kaki.&amp;nbsp;Hanya&amp;nbsp;saja,&amp;nbsp;seperti yang pernah saya tulis, &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/04/rapatkan-barisan-lurusankan-shaf.html"&gt;tentang shaf shalat&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, &amp;nbsp;pada beberapa tempat merapatkan barisan masih belum bisa dijalankan dengan baik. Shaf sudah lumayan lurus karena dibantu garis yang dibuat dilantai, tetapi kerapatan barisan, masih perlu diperhatikan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pentingnya meluruskan dan merapatkan shaf, Sahabat Abu Abdillah An-Nu’man bin Basyir, beliau berkata, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&amp;nbsp;“benar-benar kalian luruskan shaf-shaf kalian atau (kalau tidak), maka sungguh Allah akan memalingkan antar wajah-wajah kalian (menjadikan wajah-wajah kalian berselisih).” (HR. Al-Bukhariy no.717 dan Muslim No. 436)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam &amp;nbsp;riwayat lain, dijelaskan&amp;nbsp;&amp;nbsp;“bahwasanya Rasulullah biasa meluruskan shaf-shaf kami seakan-akan beliau sedang meluruskan anak panah sehingga apabila beliau melihat bahwasanya kami telah memahami hal itu, yakni wajibnya meluruskan shaf. &amp;nbsp;Kemudian pada suatu hari beliau keluar, lalu berdiri sampai hampir-hampir beliau bertakbir untuk shalat, tiba-tiba beliau melihat seseorang yang menonjol sedikit dadanya, maka beliaupun bersabda, “Wahai hamba-hamba Allah, benar-benar kalian luruskan shaf-shaf kalian atau (kalau tidak) maka Allah sungguh akan memalingkan antar wajah-wajah kalian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya rapat dan lurus, cara membuat shaf keduapun sangat diperhatikan, bagian tengah diisi terlebih dahulu, kemudia bagian kanan dan diakhiri bagian kiri hingga penuh. Makmum tidak seenaknya berdiri, sehingga pernah saya jumpai shaf belakang keliatan berlubang-lubang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaan shalat yang membuat saya merasa nyaman adalah, bacaan Al Fatihah dan surat setelahnya sangat jelas, benar-benar bisa saya nikmati. Dan tidak ketinggalan, ritme gerakan shalat sepertinya 'pas', tidak terlalu lama dan tidak terlalu singkat. Ini bisa saya maklumi, karena yang menjadi imam shalat adalah Ustadz Aziz yang merupakan jebolan LIPIA Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semoga kita, khususnya para muslim laki-laki diberikan kemudahan melangkahkan kaki memenuhi Panggilan-Nya untuk shalat berjamaah di masjid, dimanapun kita mendengarkan suara adzan berkumandang. Karena ada banyak hal kemanfaatan dan kenikmatan ketika kita sudah terbiasa melakukannya. Disamping itu, ada sebuah riwayat dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma bahwa Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa yang mendengar panggilan azan, namun dia tidak mendatanginya maka tidak ada shalat baginya”. HR. Ibnu Majah dan Al-Daruquthni.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Maka, mari kita shalat berjamaah agar kita bisa merasakan kelegaan rasa, kelegaan jiwa dan raga. Mau ?&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: serif; font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin: 5px 20px 20px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;em&gt;Tambahan&lt;/em&gt;&lt;/b&gt; : &lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Hide'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Show'; }" style="font-size: 10px; margin: 0px; padding: 0px; width: 60px;" type="button" value="Buka" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border: 1px inset; margin: 0px; padding: 6px;"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;br /&gt;Manfaat Shalat berjamaah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mematuhi perintah Allah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebagai saksi keimanan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendapat tajkiah (Pernyataan Kesucian) dan Anugerah Besar dari Allah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengagungkan dan menekankan apa yang diagungkan dan ditekankan oleh Rasul SAW&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mematuhi perintah Rasul SAW&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selamat karena mengikuti Rasul&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sholat berjamaah termasuk sasaran Islam yang Agung&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengagungkan dan menampakkan syi'ar Allah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Termasuk sunnah petunjuk&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lebih utama dari shalat sendirian&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lebih suci di sisi Allah SWT daripada shalat sendiri-sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjaga diri dari syetan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jauh dari menyerupai orang-orang &amp;nbsp;munafik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diantara sebab &amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ta'ajub Allah&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berpahala besar karena berjalan untuk menunaikannya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berkumpulnya para Malaikat pada waktu shalat shubuh dan ashar serta permohonan ampun mereka bagi yang &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;hadir&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyamai shalat separuh malam atau sepanjang malam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berada dalam jaminan Allah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berada dalam naungan Allah pada Hari kiamat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bebas dari Neraka dan bebas dari sifat nifak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendapatkan shalawat dari Allah dan para Malaikat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendapatkan Rumah di Surga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendapatkan pahala berjamaah meskipun telah selesai dikerjakan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sempurnanya shalat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Amal paling utama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selamat dari neraka Wail&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selamat dari kelalaian&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Doanya tidak ditolak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Persaudaraan, kasih sayang dan persamaan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjaga shalat sunnah Rawatib dan Dzikir&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memahami hukum-hukum shalat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membiasakan disiplin dan menguasai diri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menampakkan kekuatan umat Islam dan membuat kesal orang2 kafir dan munafik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memperbaiki penampilan dan jati diri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saling mengenal dan memperkenalkan diri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berlomba-lomba dalam ketaatan kepada Allah SWT&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terjaganya kepribadian yang baik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Adanya perasaan berdiri dalam suatu barisan Jihad&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghadirkan perasaan apa yang terjadi pada Zaman Nabi Muhammad SAW dan para Sahabatnya&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Serial Buku Darul Haq Ke-6&lt;br /&gt;Ada 40 manfaat shalat berjamaah&lt;br /&gt;Abu Abdillah Musnid al-Qathani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(saya kutip dari forum.dudung.net)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-3842378060905779173?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/3842378060905779173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=3842378060905779173&amp;isPopup=true' title='30 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3842378060905779173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3842378060905779173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/01/kelegaan-rasa-dalam-berjamaah.html' title='Kelegaan Rasa dalam Berjamaah'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-UjteDZXpG7Q/Twjzxb-mq2I/AAAAAAAABMI/UbNMHYkOLns/s72-c/Masjid+SMPIT.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>30</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-4198129413018923696</id><published>2012-01-27T07:26:00.000+07:00</published><updated>2012-01-27T07:26:30.043+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liburan Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ciater'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bandung'/><title type='text'>Duamuai</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-JMbBDqcHVCU/TyHue1Y-1oI/AAAAAAAABNo/OpvZB706mFE/s1600/Ciater+Subang.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://3.bp.blogspot.com/-JMbBDqcHVCU/TyHue1Y-1oI/AAAAAAAABNo/OpvZB706mFE/s640/Ciater+Subang.jpg" width="425" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_1257727385"&gt;&lt;span id="goog_905334322"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_905334323"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1257727386"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-4198129413018923696?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/4198129413018923696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=4198129413018923696&amp;isPopup=true' title='46 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4198129413018923696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4198129413018923696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/01/duamuai.html' title='Duamuai'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-JMbBDqcHVCU/TyHue1Y-1oI/AAAAAAAABNo/OpvZB706mFE/s72-c/Ciater+Subang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>46</thr:total><georss:featurename>Ciater, Jalancagak, Indonesia</georss:featurename><georss:point>-6.737727 107.64612999999997</georss:point><georss:box>-6.761689 107.62141599999997 -6.7137649999999995 107.67084399999997</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-9077731612621933111</id><published>2012-01-25T07:43:00.000+07:00</published><updated>2012-01-25T07:43:41.767+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mobil terkunci'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi'/><title type='text'>Kunci Tertinggal</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: serif; font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Orang bilang, jangan masuk lubang untuk kedua kalinya. Eh saya justru telah tiga kali mengalaminya. Kalo disimpulkan, semua akibat ketergesa-gesaan dan tentu saja ada imbuhan lupa. Ini manusiawi ato kebangetan ya. Padahal, Baginda Rasulullah SAW pernah bersabda, "Tergesa-gesa termasuk perbuatan syetan (HR. Tirmidzi), tentu saja hati-hati adalah dari Allah SWT. Di dalam Al Qur'an, Allah berfirman: ”Manusia diciptakan tergesa-gesa (Al Isra' : 11)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gini, telah tiga kali kunci kendaraan saya ketinggalan di dalamnya tapi nggak di satu kendaraan. Kejadian terakhir adalah kemarin malam, di kendaraan yang biasa. Tanpa alarm dan tanpa power windows. Saat pulang dari rumah sakit nganter Om yang terbaring sakit, saking ngantuknya karena sudah dini hari, bruk ... bruk ... semua pintu&amp;nbsp; saya tutup secara manual. Trus, bingung mo nutup garasi, ternyata kuncinya tertinggal di dalam, padahal jarak dari rumah cukup jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata teman saya, kalo kejadian seperti itu teralami, jangan panik. Jalan keluarnya gampang, tinggal ambil hape trus telpon ahli kunci. Weks, masak dini hari gini saya harus nelpon tukang kunci yang tentu masih enak-enaknya bergulung dengan selimut. Akhirnya bagian otak yang harus memutar cara ala &lt;b&gt;McGyver&lt;/b&gt;. Maka pikiran saya harus nyari penggaris untuk membuka pintu depan melalui kaca. Ini kan cara klasik pencuri mobil. Ndak apa, cara ini bukan pengalaman pribadi kok, hanya ngeliat waktu Ahli kunci beraksi membuka pintu mobil yang terkunci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena penggaris ndak ada, akhirnya pilihan saya jatuh pake kawat yang ada di garasi. Untung ini saya simpan. Maka langkah pertama yang saya lakukan adalah membuka karet pelindung di tepi kaca pintu depan, untuk memberikan ruang ketika kawat ato penggaris kita masukkan ke dalam. Selanjutnya kawat yang ujungnya sedikit dibengkokan saya masukkan kedalamnya, sambil disentuhkan dan diutak-atik terserah pada kita pada kawat -kawat pengunci di dalam doortrim, sampai akhirnya terdengar bunyi klek dan knop penutup pintu terangkat ke atas. Maka pintu bisa dibuka. &amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu tiap mobil nggak sama dalam membuat sistem penguncian, apalagi jika dilengkapi dengan &lt;b&gt;power windows&lt;/b&gt; plus &lt;b&gt;central lock&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;alarm&lt;/b&gt;. Bahkan saya pernah mengalami mobil terkunci dari dalam, dan mobil dalam keadaan masih hidup. Untungnya saya masih menyimpan kunci cadangan di tempat yang aman, sehingga nggak membutuhkan waktu lama mengatasinya. Coba bayangkan kalo kita ndak ada persiapan seperti kejadian pertama saya tadi, tentu bikin mumet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejadian-kejadian ini, saya mulai harus berbenah diri, antara lain: &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Membiasakan diri mematikan mesin kendaraan sebelum kita turun dan langsung mencabut kunci dari tempatnya. Barulah setelah itu menjalankan aktivitas lain, membereskan barang dan keperluan lainnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika mobil tidak pake alarm, saya usahakan untuk mengunci semua pintu mobil pakai kunci yang telah kita cabut tadi. Cara ini akan membiasakan kita selalu membawa dan mencabut kunci mobil dari tempatnya. Sebab kejadian yang saya alami terakhir, karena kebiasaan saya ngunci pintu dengan cara menekan knop pengunci dari dalam dan menarik handle pintu dari luar sambil menutup pintu agak keras.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ini yang saya lakukan jika mobil menggunakan central lock dan alarm, yaitu membuat kunci duplikat dan diletakkan pada bagian bawah mobil sekitar kaki-kaki mobil, atau terserah kita nyimpannya, asalkan aman, kita sendiri yang tahu dan mudah terjangkau. Kayak nyimpen harta warisan. Sebab kalo kita sembarangan nyimpennya, bisa berabe kalo ketahuan orang lain yang tidak bertanggungjawab. Sebelum disimpan, kunci kita bungkus dengan lapisan yang kedap terhindar dari air agar kunci nggak gampang berkarat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Saya pernah baca ada cara lain membuka mobil terkunci pake bola tennis yang dilubangi sebesar jari kelingking. Lalu, lubang bola teniis dihadapkan pada lubang kunci mobil. Selanjutnya ditekan pake telapak tangan secara halus, sampai knop pembuka pintu naik ke atas. Tapi entahlah, tips ini belum pernah saya coba, soalnya saya ndak punya bola tennis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Silahkan sampean tambahkan di komentar, jika sampean punya tips-tips jitu dan bermanfaat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Itulah beberapa hal yang harus saya perhatikan, agar berikutnya saya tidak masuk lubang ke sekian kalinya, &lt;b&gt;kunci&lt;/b&gt; &lt;b&gt;tertinggal&lt;/b&gt; di dalam mobil. &lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-9077731612621933111?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/9077731612621933111/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=9077731612621933111&amp;isPopup=true' title='36 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/9077731612621933111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/9077731612621933111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/01/kunci-tertinggal.html' title='Kunci Tertinggal'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>36</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-5732686345434396768</id><published>2012-01-22T14:07:00.004+07:00</published><updated>2012-01-22T14:10:07.328+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Bersih-bersih</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: serif; font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jum'at sore 14 januari 2012 tempo hari, &amp;nbsp;saya mengundang tetangga kiri kanan dan 2 orang Ustadz dengan maksud sebagai syukuran.&amp;nbsp;Acara saya buat agak beda dari biasanya, karena selain syukuran, saya juga bermaksud '&lt;i&gt;membersihkan&lt;/i&gt;' rumah yang akan ditempati. Kalo membersihkan secara fisik, sudah selesai dalam dua minggu terakhir. Bersih-bersih kali ini saya maksudkan dari hal-hal yang &lt;i&gt;berbau syirik&lt;/i&gt;. Maklum, sudah 2 tahun rumah ini dibiarkan dalam keadaan kosong sejak diperoleh awal tahun 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ustadz Aziz yang menjelaskan maksud undangan yang intinya sebagai rasa syukur karena mulai besok Insya Alloh rumah ini akan dibuka sebagai tempat usaha. Ustadz mengutip sebuah hadits&amp;nbsp;Rasulullah saw, ”J&lt;i&gt;angan jadikan rumahmu seperti kuburan, sesungguhnya syetan akan lari dari rumah yang selalu dibacakan didalamnya surat Al Baqarah.&lt;/i&gt;” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;"Rumah yang setiap harinya dibacakan Al Qur'an, diperbanyak shalat apalagi shalat sunat, Insya Alloh di dalamnya akan kita rasakan sakinah, ketenangan dan banyak keberkahan. Sebagaimana hadits tadi, betapa syetan, jin saja lari jika kita rajin membaca 10 surat Al Baqarah, maka bisa kita bayangkan bagaimana rumah yang tidak pernah diperdengarkan ayat-ayat suci Al Qur'an. Apalagi rumah ini telah dibiarkan kosong lebih dari dua tahun"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Ustadz Kamim memberikan tausiyah &amp;nbsp; hal-hal yang berkaitan dengan jin. Beliau nampak sangat berhati-hati dalam menyampaikannya. Karena yang hadir, walopun tidak lebih dari 15 orang ini, dari berbagai pemikiran. Maksudnya, mereka kan dari segi lingkungan, pendidikan dan kebiasaan, belum kita pahami dengan benar. Sehingga pemahaman tentang hal ini perlu menggunakan bahasa yang mudah dipahami, tidak menyinggung perasaan seseorang. Masuk tetapi tidak menyindir, apalagi melukai perasaan. Apalagi hal-hal yang bersifat klenik begitu kental di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat itulah saya 'membersihkan' beberapa gantungan, yang diletakkan di beberapa tempat oleh penghuni sebelumnya. Saya menemukan 4 buntalan berbeda, salah satunya berwarna merah tertuliskan Gunung Kawi. Tahu sendiri kan, tentang gunung Kawi yang terkenal dengan pesugihannya. Semua benda-benda tersebut saya serahkan pada Ustadz. Dan selanjutnya beliau menjelaskan tentang benda-benda yang saya serahkan.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Benda-benda seperti inilah yang menggelincirkan akidah kita pada kesyirikan. Saya beberapa kali membuka benda seperti itu, ternyata isinya berbagai hal yang aneh. Salah satu yang membuat kita terkejut adalah, di dalamnya dituliskan potongan ayat-ayat Al Qur'an yang tidak utuh. Bahkan secara sengaja mengurangi atau menambahkan, sehingga mengubah artinya. Contohnya Surat Al Kafirun (QS 109:2)&amp;nbsp;&lt;b&gt;laa a'budu maa ta'buduun,&amp;nbsp;artinya&amp;nbsp;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Ternyata &lt;/span&gt;Laa&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt; -nya dihilangkan, yang tentu saja artinya sudah berumah menjadi menyembah apa yang kamu sembah. Bukankah ini berarti yang memasang tulisan itu menyembah bungkusan tersebut. Na'udzubillah"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penjelasan yang disampaikan Ustadz sangat baik, sehingga mereka bisa mengerti hal-hal yang selama ini belum dipahami para undangan. Bahkan terjadi dialog yang sangat baik, yang pada akhirnya semua yang hadir nampak merasa puas akan penjelasannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;"Trus bagaimana cara kita menghindari rumah kita dari gangguan jin, Pak ?" tanya salah satu undangan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;"Alhamdulillah, Islam telah mengajarkan dengan gampang tanpa harus mendatangi dukun dan sejenisnya. Kita upayakan setiap hari membaca Al Qur'an di rumah, walo cuman satu ayat. Syukur-syukur jika ini menjadi kebiasaan baik kita setiap hari berinteraksi dengan Al Qur'an. Ini mengajarkan pada kita untuk menjalankan kewajiban kita sebagai seorang muslim untuk beribadah dan menyandarkan diri pada Alloh Ta'ala. Dari Zaid bin Khalid al-Juhani radhyallaahu ‘anhum, dari Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam,&amp;nbsp;"Janganlah kamu menjadikan rumahmu seperti kuburan, kerjakan shalat di dalamnya ( HR. Ahmad, lihat ash- Shahihah: 2418 ). Jadi Insya Alloh hanya dengan itu, rumah kita akan terhindar dari segala perbuatan syetan, jin termasuk santet, tenung dan sebangsanya"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;"Kalau di rumah sudah ada gantungan seperti itu, bagaimana Ustadz?" salah seroang menanyakan lagi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Upaya kita adalah menata hati, jangan sampai hati kita, aqidah kita bersinggungan dengan itu, karena setiap kali kita melihat, tentu ada terbersit dalam pemikiran kita untuk membenarkan 'manfaat' gantungan itu sebagai pelindung dan penolong kita"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;"caranya ?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;"kita harus menjauhkannya dari rumah kita, salah satunya dengan dibakar"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;"apa jinnya ndak ngamuk pada kita Pak ?"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;"Insya Alloh justru merekalah yang takut pada kita. Kalau kita masih ragu, ketika membakar bungkusan-bungkusan seprti itu, kita sambil berdzikir, membaca ayat &amp;nbsp;Kursi atau apa saja semampu panjenengan. "&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Ustadz langsung membuka isi dari bungkusan yang saya temukan dan semua yang hadir termasuk saya penasaran apa isinya. Yang rata-rata disertai secarik kertas dengan tulisan arab yang dibentuk aneka motif. Ada yang berbentuk ular, harimau ada pula yang ditulis melingkar. Bahkan sebagian tulisannya sama sekali tidak bisa dibaca, apalagi maksudnya. Pada akhirnya bungkusan itu dibakar di samping rumah.&lt;br /&gt;Selesai&amp;nbsp;itu,&amp;nbsp;&amp;nbsp;kita makan-makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga acara bersih-bersih secara fisik dan bersih-bersih dari benda-benda tersebut menjadikan tempat kami menjadi lebih terang benderang, usaha kami menjadi lebih lancar, membuat penghuninya lebih mendekatkan diri pada Alloh Ta'ala, dan terpenting kegiatan ini menjadi sarana dakwah untuk orang-orang di sekitar agar kita menjauhkan diri dari perbuatan syirik.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-5732686345434396768?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/5732686345434396768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=5732686345434396768&amp;isPopup=true' title='31 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5732686345434396768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5732686345434396768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/01/bersih-bersih.html' title='Bersih-bersih'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>31</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-1711620405093224755</id><published>2012-01-18T21:44:00.001+07:00</published><updated>2012-01-18T21:44:30.557+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dokter'/><title type='text'>3 D</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Satu lagi saya bertemu dengan dokter yang memberikan kesan beda. Seringkali orang akan merasa puas kalo datang ke dokter, trus konsultasi keluhan dan pada akhirnya dikasi injeksi ato obat-obatan, baik yang diberikan secara langsung ato pake resep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter yang senior spesial penyakit dalam yang sudah bergelar Profesor ini justru mengarahkan kita pada perbaikan gaya hidup. Sebenarnya yang disampaikan juga disampaikan dokter lainnya, yaitu pengaturan pola hidup yang lebih baik, mengontrol makanan, istirahat dan olah raga yang cukup.Yang membedakan adalah, beliau tidak gampang memberikan resep maupun obat yang diharapkan pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin kemarin, saya mengantar istri berobat ke Malang, karena setahun terakhir, dia mengeluh "&lt;i&gt;gringingen&lt;/i&gt;" alias kesemutan pada tangan kanannya, serta tensi yang gampang naik.&amp;nbsp; Beberapa kali ke dokter di daerah saya, didiagnosis berhubungan dengan asam urat, demikian juga hasil uji laboratorium mengindikasikan kelebihan trigleserid dan asam urat. Dan pada dokter-dokter sebelumnya, istri saya diberikan Zuloric, aluporinol dan sejenisnya. Bahkan pernah juga injeksi anti nyeri di spesialis syaraf, dan bisa ditebak, setelah beberapa waktu berikutnya, kesemutan itu muncul kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dilakukan pemeriksaaan fisik, hampir setengah jam kita berkonsultasi. Dengan sabar dokter sepuh ini menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan kebiasaan di rumah, pola makan, tidur, pekerjaan, riwayat penyakit keluarga dan orang tua, juga penyakit yang pernah dikeluhkan. Ketika istri saya menceritakan kalo selama ini mengkonsumsi obat-obatan itu, justru Profesor tersenyum.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Bu, obat itu bisa bermanfaat untuk penyembuhan ketika diberikan dengan cara, dosis yang benar sesuai dengan diagnosis, tapi bisa menjadi racun jika penggunaannya sembarangan" demikian papar beliau.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "tapi itu kan resep dokter" istri saya mencoba berargumen.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Betul, tapi sesungguhnya setiap dokter itu ada kode etik dalam menangani pasien. Harus mengedepankan tiga hal, yaitu pertama &lt;b&gt;diagnosa&lt;/b&gt;, kedua &lt;b&gt;diagnosa&lt;/b&gt; dan ketiga &lt;b&gt;diagnosa&lt;/b&gt; (&lt;b style="color: red;"&gt;3D&lt;/b&gt;)". Perlu kehati-hatian dalam memutuskan penanganannya. Bikin resep itu perkara sangat gampang, ndak ada satu menit jadi" Wah 3 D yang disampaikan dokter mirip prinsip dagang dan bikin usaha nih pikir saya, yaitu terpenting adalah pertama Lokasi, kedua lokasi dan ketiga lokasi.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "berarti saya kali ini ndak mendapatkan obat ya dok"&amp;nbsp; Istri saya berharap&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Obat yang paling mujarab adalah sayur dan buah segar, istirahat yang cukup, dan berolahraga, bisa dengan nyapu, ngepel, nyuci, bersihakan halaman, yang penting gerakan badan tiap hari. Sementara waktu hindari makanan yang berlemak, gorengan dan sejenisnya. Nanti seminggu berikutnya kita coba ada perubahan atau tidak. Jika masih tetap, kita coba dengan uji laboratorium klinis".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya, kami pulang dengan membawa kesan yang lebih baik akan pentingnya kesehatan. Bahwa untuk menjadi sehat itu bukan terletak pada seringnya kita mengkonsumsi suplemen vitamin dan segala jenis obat-obatan, tapi bagaimana menjadikan&amp;nbsp; lifestyle lebih baik. Semoga dengan metode ini seminggu atau dua minggu kedepan keluhan istri saya berkurang dan bisa normal kembali. Kalopun masih ada, maka jalan yang kita tempuh adalah dengan uji laboratorium klinis untuk keperluan 3 D berikutnya, Diagnosa ... diagnosa ... dan diagnosa. &lt;br /&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-1711620405093224755?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/1711620405093224755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=1711620405093224755&amp;isPopup=true' title='36 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/1711620405093224755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/1711620405093224755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/01/3-d.html' title='3 D'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>36</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-7021381312583321642</id><published>2012-01-11T00:05:00.002+07:00</published><updated>2012-01-11T00:05:01.181+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mas Rio'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karakter Champ'/><title type='text'>Karakter Champ</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: serif; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Minggu kemarin, hampir seharian Mas&lt;b&gt; M. Rio Ikhsan Kamal &lt;/b&gt;tidur dengan nyenyaknya. Ramainya rumah nggak mempengaruhi posisi tidurnya, lelap uenak tenan. Dia bilang mo balas dendam tidur. Maklum selama dua hari satu malam, mengikuti kegiatan sekolah, yaitu &lt;b&gt;karakter champ&lt;/b&gt;. Bangun hanya untuk makan dan shalat, lalu tidur lagi begitu sampai sore hari. Malamnya, barulah dia bercerita bagaimana kegiatan yang menurut dia mengasyikan ini dilaluinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter Camp yang pesertanya hanya kelas 6 SD ini merupakan agenda sekolahnya untuk mengisi kegiatan liburan sekolah. Menurutnya, salah satu kegiatannya mirip acara di salah satu TV swasta, J&lt;span class="Apple-style-span" style="color: blue;"&gt;&lt;b&gt;ika aku menjadi ....&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;, hanya saja bedanya kegiatan ini tidak dialiri dengan isak tangis di rumah keluarga yang ditempatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang hari, setiap kelompok harus berbaur dan tinggal di rumah warga yang terletak di sekitar sekolahnya. Mereka mengikuti aktivitas harian keluarga yang ditempati,&amp;nbsp; membantu sesuai dengan kemampuan anak-anak. Semua anak sangat menikmati menjadi anggota baru dalam sebuah keluarga. Menurutnya, mereka bisa merasakan dan melihat secara langsung hal-hal yang selama ini jarang ditemukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-L6HZl_4uty4/TwxYIHk-7GI/AAAAAAAABMg/rO0nOUpH6OY/s1600/Rio+dan+Motivator.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="301" src="http://3.bp.blogspot.com/-L6HZl_4uty4/TwxYIHk-7GI/AAAAAAAABMg/rO0nOUpH6OY/s320/Rio+dan+Motivator.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Malamnya, mereka kembali ke base camp di sekolah. Mereka mengisi malam dengan kegiatan ruhani dan qiyamul lail. Selain pembimbing dari sekolah, kegiatan ini juga dipandu oleh seorang motivator. Menurut Mas Rio, kegiatan malam di sekolah ini, setiap peserta mendapatkan banyak hal, mulai dari melakukan muhasabah, motivasi, termasuk sugesti. Termasuk membahas makna yang telah mereka lakukan ketika merasakan dan berbaur dengan kehidupan keluarga baru di siang hari sebelumnya. Yang ini semua dimaksukan agar menjadi bekal untuk melangkah ke depan, menjelang mereka meninggalkan bangku SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini juga melibatkan orang tua. Kami orang tua dan wali murid diundang pada hari terakhir, 2 jam sebelum kegiatan karakter camp ini di tutup. Kita dipertemukan dalam aula. Selanjutnya peran motivator sangat penting dalam menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan karakter camp ini.&lt;br /&gt;Diakhir acara, ada moment yang mengharukan ketika Motivator meminta semua anak kelas 6 SD ini menutup mata dengan selembar kain. Ketika mata tertutup, motivator memberikan masukan untaian kata yang menjamah sanubari. Mengetuk hati setiap yang ada, betapa anak membutuhkan orang tua dan sebaliknya, keberadaan anak sangat penting bagi orang tua. Hampir 30 menit terdengar isak tangis dari seluruh yang hadir. Mereka hanyut dalam pemikiran masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada akhirnya, ketika acara disudahi, ada berkas kelegaan rasa dari setiap yang hadir. Terjadi harmoni kehangatan antara anak dan orang tua. Dan ini sangat penting, karena dari sinilah Insya Alloh akan menjadi bekal yang baik bagi orang tua mengantarkan anak menuju kedewasaannya. Jika hubungan orang tua dan anak sudah terbentuk dengan hangat, dan ditambakan keteladanan yang shalih/ha dari orang tua, maka Insya Alloh&amp;nbsp; karakter anak akan terbentuk sesuai dengan harapan kita semua sebagai orang tua. Tentu yang kita inginkan adalah anak yang shalih/shaliha yang memiliki kecerdasan spiritual dan kecerdasan intelektual, yang dengan itu Insya Alloh memudahkan anak melangkah ke jenjang perkembangan berikutnya. Menjadi manusia yang sukes untuk dunia dan sukses untuk akhirat&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ieTf4u4sAyQ/Twj0veM79_I/AAAAAAAABMY/VmBMDKQzHTc/s1600/Rio+dan+teman.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-ieTf4u4sAyQ/Twj0veM79_I/AAAAAAAABMY/VmBMDKQzHTc/s320/Rio+dan+teman.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp; Mas Rio, dan sebagian temannya.&lt;br /&gt;Pict pertama, Mas Rio dan Motivator&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-7021381312583321642?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/7021381312583321642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=7021381312583321642&amp;isPopup=true' title='47 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/7021381312583321642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/7021381312583321642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/01/karakter-champ.html' title='Karakter Champ'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-L6HZl_4uty4/TwxYIHk-7GI/AAAAAAAABMg/rO0nOUpH6OY/s72-c/Rio+dan+Motivator.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>47</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-3938699141820671747</id><published>2012-01-10T16:39:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T16:39:44.142+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='award'/><title type='text'>Majang Award</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: serif; font-size: medium;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mumpung ada kesempatan ol, mo majang ewot berantai yang disematkan sahabat, &lt;b&gt;Riri Khayan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;&lt;a href="http://kidungkinanthi.blogspot.com/2012/01/award-berantai-your-blog-makes-us-smile_03.html"&gt;Kidung Kinanti&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;Ewot berantai ini mengharuskan saya menjawab beberapa pertanyaan. Semoga jawabannya memberikan gambaran tentang saya, walopun nggak begitu komplit penjelasannya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-2iSqISNy7dw/TwHp2vmbTcI/AAAAAAAAAa0/nYCqojOIqbc/s320/blog+makes+us+smile.jpg" width="293" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;1. Siapa guru favoritmu?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah Bapak Supandi, mungkin saat ini sudah sangat sepuh. Dengan kesabarannya, &amp;nbsp;beliau memperkenalkan keluarga Budi. Sebuah keluarga yang menjadikan saya bisa membaca tulisan sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;Ini Budi&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;Ini Bapak Budi&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;Ini Ibu Budi&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;Ini Wati, &amp;nbsp;kakak Budi&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;ini Adik Budi&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Apa makanan yang kamu sukai? makanan yang tak kamu sukai?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lalapan yang berlabel penghijauan dengan ditemani pedasnnya sambel terasi, asinnya Ikan jambal, kelotok, pedho, teri asin dan tidak lupa ditemani manisnya teh anget&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Siapa cinta pertamamu ?&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Cinta pertama ?, ya istri saya sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Pengalaman Berkesan?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Semua pengalaman memiliki kesan tersendiri, ada yang seneng, ada yang sedih. Semuanya memberikan warna dan makna yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Who is your best friend&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Waktu SD,sepertinya semua laki-laki adalah teman baik.&lt;br /&gt;Waktu SMP, &amp;nbsp;&lt;b&gt;Erin &lt;/b&gt;Supriyadi, entah dimana sekarang keberadaannya, cuman yang pernah terdengar dia telah menikah 2 kali. Manteb.&lt;br /&gt;Waktu SMA, &lt;b&gt;Kang Arif,&lt;/b&gt; pemilik Blog &lt;b&gt;&lt;a href="http://thanjawaarif.blogspot.com/"&gt;Thanjawa Arief&lt;/a&gt;. &lt;/b&gt;&amp;nbsp;tiga tahun kami lalui bersama dalam banyak hal.&lt;br /&gt;Waktu kul, &lt;b&gt;Imam Ghozi&lt;/b&gt;, seorang kepala sekolah di sebuah SMP di Lamongan.&lt;br /&gt;Saat ini, semua blogger sedunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, ewot dan pertanyaan yang mengiringi telah saya jawab, semoga sesuai harapan pemberinya, dan sekali lagi saya sampaikan terima kasih untuk semuanya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;***&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;Sekalian majang award kedua dari sahabat &lt;b&gt;&lt;a href="http://penghuni60.blogspot.com/2012/01/2years-of-blogging-award-penghuni-60.html"&gt;Penghuni 60&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; yang telah merayakan usia blognya 2 tahun. Award ini spesial karena dibagikan pada lebih dari 200 blogger lainnya. Semoga menjadi jalinan mempererat persodaraan dan silaturrahim sesama Blogger. Untuk Penghuni 60, semoga dengan telah terlewatinya 2 tahun perjalanan ngeblognya, selanjutnya semakin isnpiratif memberikan kemanfaatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: monospace; font-size: 13px; white-space: pre-wrap;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;center&gt;&lt;a href="http://penghuni60.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;img alt="2 Years of Blogging Award Penghuni 60" src="http://4.bp.blogspot.com/-PLIgPXv-9kQ/Tv6JOuuBQbI/AAAAAAAABVk/6Ov-Mnt-3cs/s400/2_Years_of_Blogging_Award_Penghuni_60.JPG" style="height: 400px; width: 345px;" title="2 Years of Blogging Award Penghuni 60" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: monospace; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; white-space: pre-wrap;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih buat Mbak Riri dan Sobat Penghuni 60 atas ewot yang diberikan pada blog ini, semoga dengan ini semakin terjalin silaturrahim yang indah dan saling memberikan kemanfaatan.&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_2110397399"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_2110397400"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-3938699141820671747?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/3938699141820671747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=3938699141820671747&amp;isPopup=true' title='17 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3938699141820671747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3938699141820671747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/01/majang-award.html' title='Majang Award'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-2iSqISNy7dw/TwHp2vmbTcI/AAAAAAAAAa0/nYCqojOIqbc/s72-c/blog+makes+us+smile.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-5273114741690109743</id><published>2012-01-10T16:38:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T16:38:41.872+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ngeluh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blog'/><title type='text'>3 M</title><content type='html'>Persis seperti yang dialami &lt;b&gt;&lt;a href="http://renijudhanto.blogspot.com/2012/01/ketika-mati-gaya.html"&gt;Mbak Reni Catatan Kecil&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, keterbatasan dan permasalah jaringan inet menyebabkan Beliau menjadi mati gaya. Kalo saya nyingkatnya jadi 3 M, Melas, Males, Mules. Melas karena kondisi ini bikin Males beraktivitas di dunia maya, karena buka sana dan sini gagal maning yang semua ini bisa bikin perut jadi mules.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 4 tahun lebih saya langganan ex el pasca bayar yang setahun terakhir ini makin hari makin tersendat-sendat saja. Mungkin karena sebulannya cuman Rp 137.500, quotanya jadi makin tipis, jadi untuk nyambung saja ke dunia maya mesti keluar keringat ndrodos.&amp;nbsp;Sempat berfikir ganti kartu ato langgganan yang lebih baik lagi, tapi keinginan itu sampai sekarang belum saya wujudkan.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tempo hari ponakan minta kiriman scan KK dan Ijazah, ketika saya upload email, sampai lebih dari 30 menit, kedua file ngggak bisa terkirim, pada akhirnya saya coba bawa ke warnet, nggak sampai 2 menit kedua file langsung wusshh terkirim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah, jangankan upload gambar untuk &amp;nbsp;postingan, buka dasbor saja harus sepuluh kali reload. Karena harus sering reload, komentar saya di beberapa blog muncul lebih dari satu kali. ini kan menjadikan saya nggak enak sama yang empunya blog, Makanya, saya harus menghapus beberapa komentar yang muncul diluar keinginan saya. Yang membuat saya heran lagi, kondisi ini [mungkin] menjadikan komentar saya jadi masuk ruang spam, karena beberapa blog yang sudah saya komentari, ternyata saya ceck ulang, komentar itu jadi hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, saya mohon maaf pada sobat-sobat semua jika komentar-komentar saya bikin mules karena masuk spam dan jumlahnya berlipat-lipat. Semua ini bukan saya sengaja. Mudah-mudahan kedepannya ada kemudahan yang lebih baik dan lebih mudah, sehingga aktivitas saya di dunia maya lebih bergairah, bersemangat dan berkarya dan tidak terkungkung dalam kemalesan.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: serif; font-size: 15px; line-height: 21px;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: monospace; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; white-space: pre-wrap;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-5273114741690109743?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/5273114741690109743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=5273114741690109743&amp;isPopup=true' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5273114741690109743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5273114741690109743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/01/3-m.html' title='3 M'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-5251692667546669079</id><published>2012-01-01T10:59:00.005+07:00</published><updated>2012-01-01T11:07:27.175+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dukun'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Bayangan Wanita didalam Gelas</title><content type='html'>&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Tahun baru, mengingatkan saya pada kisah kira-kira pertengahan tahun 90-an.&amp;nbsp; Kala itu kalo boleh saya minjem istilah, saya masih di wilayah jahiliyah. Jangan sampean artikan saya bertingkah laku jahiliyah kayak kafir Quraisy loh, maksudnya jaman itu saya masih belum mengenal halaqoh, liqo' dan tarbiyah. Belum banyak tahu, walopun sekarangpun saya hanya tahu sangat sedikit.&lt;br /&gt;Trus apa hubungannya dengan semua ini ?. Yaps, tahun itu saya dimintai tolong seorang teman, sebut saja Fulanah untuk mengantarkannya ke seorang &lt;b&gt;Dukun&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesumpekan pikiran karena telah hampir 2 tahun tinggal suaminya entah pergi kemana. Pamitnya mencari pekerjaan di Banjarmasin, namun sejauh itu ndak pernah memberikan kabar. Sementara ditengah himpitan ekonomi, dia harus mengurus dua anaknya yang sudah mulai menginjak usia sekolah. Tentu butuh biaya selain untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman itu hempon belum ada, komunikasi hanya lewat surat dan telpon rumah. Ditambah ketidak jelasan alamat yang didiami saat itu. Pada akhirnya, atas saran sana-sini, jatuhlah pilihannya dengan jalan minta tolong '&lt;b&gt;orang pintar&lt;/b&gt;' alias dukun. Sampai saat inipun saya masih nggak paham, kenapa orang-orang menyebutnya orang pintar. Bahkan istilah yang berkembang saat ini tidak meggunakan kata-kata itu, tapi menggunakan istilah 'alternatif', ahli pengobatan alternatif dan sejenisnya. entahlan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka,&amp;nbsp; kami tiga orang, berangkat menuju ke rumah sang dukun. Hampir satu jam perjalanan menuju lereng gunung, sampailah kita ke lokasi yang dimaksud.&amp;nbsp; Ndak terhitung berkali-kali harus bertanya alamat yang dimaksud, di sepanjang jalan. Dan herannya, hampir semua orang yang saya tanya tahu keberadaan 'orang pintar' itu. Semakin mendekati alamat yang saya pegang, saya lihat binar harapan terpatri di wajah Fulanah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi, ternyata sudah ada sekitar 5 calon 'pasien', tapi praktek masih belum dibuka, padahal hari sudah merangkak siang. Setelah ngobrol dengan beberapa diantara mereka, ternyata calon pasien harus menyiapkan kembang aneka warna dan menuliskan permasalahan yang dihadapi pada selembar kertas. Kesemuanya dimasukkan ke dalam kantong kresek untuk diberikan ketika tiba giilirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba giliran, Fulanah dipersilahkan masuk, dan karena dia kurang PD, dengan isyarat saya diminta menemani ke ruangan praktek, dan sayapun mengiyakan permintaannya. Kejanggalan mulai saya rasakan ketika si dukun menjelaskan hasil dari kepintarannya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "&lt;i&gt;saat ini suami Ibu, ada di Pangkalan Bun&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "&lt;i&gt;dimana itu Pak ?&lt;/i&gt;" tanya Fulanah dengan mimik penasaran bercampur bahagia &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "&lt;i&gt;Kota Pontianak&lt;/i&gt;" jawabnya singkat. dhueer, saya hampir memprotes argumennya. Lha wong saya pernah tinggal di Pontianak 5 tahun lebih, jadi saya cukup mengenal wilayah-wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak. Yang namanya kota Pangkalan Bun adanya di Kalimantan Tengah, lha wong saya beberapa kali transit di sini kalo pulang ke Jawa. Biarlah saya pingin tahu gimana kelanjutan dari kepintarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "&lt;i&gt;Saat ini tinggal di rumah kontrakan dengan beberapa orang, dan sepertinya Suami Ibu kerasan di sana karena sudah ada hubungan dengan seorang wanita yang tiap hari membantu menyelesaikan pekerjaannya".&lt;/i&gt; Lagi-lagi dhuerrr, saya kaget atas ucapannya.Dan yang jelas kelihatan shock adalah Fulanah, karena jawaban ini seperti batu besar menimpa tubuhnya. Wajahnya langsung keliahatan pucat, ada sembab di matanya yang tertahan. Namun buliran itu ndak kuasa dibendungnya, meleleh diatara senyumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i&gt;"Nih wanita yang saya maksud, perhatikan baik-baik&lt;/i&gt;"&amp;nbsp; lalu si dukun memperlihatkan gelas yang ditutup kain putih yang didalamnya ada air setengah gelas dan aneka bunga. Dukun hanya memperlihatkan sekilas gambar seorang wanita, sambil mengaduk isinya pake sendok. Karena saya penasaran, sayapun diperlihatkan hal yang sama. Anehnya kita ndak diperkenankan memegang sendiri gelas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i&gt;"Nah, biar suami Ibu, segera pulang, bungkusan ini simpan di mana biasa dia duduk tiap harinya di rumah. Mudah-mudahan masalah ini segera terselesaikan"&lt;/i&gt; begitulah kurang lebih percakapan terakhirnya sambil memberikan bungkusan warna putih pada&amp;nbsp; Fulanah. Yang isinya ternyata berupa kembang, jarum dan benang. Ini diketahui ketika suatu saat bungkusan itu dibongkarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan pulang, Fulanah menangis tiada hentinya. Dan saya berusaha menguatkan, bahwa apa yang diceritakan si dukun tidak benar. Pertama, saya perjelas bahwa keberadaan kota Pangkalan Bun itu bukan di Pontianak, ini jelas ngarang cerita. kenapa dukunnya ngerti kalo ke Kalimantan ? Soalnya di awal masuk, Fulanah menceritakan kalo suaminya pergi ke Banjarmasin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus tentang gambar di dalam gelas itu, saya jelaskan itu pintar-pintarnya si dukun. Itu bukan gambar yang muncul begitu saja, tapi secara sengaja di bawah gelas diberikan foto orang lain. Pantas saja waktu menunjukkan ke kita, isinya sambil diaduk pake sendok biar keliahatan blur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan nalar saya atas apa yang terjadi sepertinya membuahkan hasil, karena Fulanah lebih tenang. Namun tentu saja tetap menyisakan sebuah kekecewaan dari pancaran wajahnya. Bahkan karena kesal, bungkusan yang diberikan dukun itupun dibuang di tengah jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus bagaimana hasil aklhirnya?,&amp;nbsp; Setelah 6 bulan berikutnya ada kabar dari seorang tetangga yang pernah ketemu, yang ternyata suaminya masih berada di Banjar Baru, Banjarmasin. Dan sayapun waktu itu dimintai tolong lagi melacak ke sana. Berbekal alamat yang diberikan, saya berangkat ke sana dan bertemu dengan suaminya, yang ternyata apa yang diceritakan si dukun hanyalah bualan pepesan kosong. Beda banget. Dan Alhamdulillah, setelah saya jelaskan suaminya pulang ke Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Alhamdulillah, kisah ini menyadarkan kami semua, bahwa ke dukun banyak mudharatnya, dan kamipun berusaha untuk tidak menyelesaikan permasalahan dengan cara yang sama. Lha kalo Fulanah mempercayai apa yang didengarnya, tentu akan mendatangkan permasalahan yang berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman aqidah yang semakin bertambah memberikan gizi yang sangat baik untuk hal-hal semacam ini. Telah jelas diajarkan Baginda Rasululloh SAW "&lt;i&gt;Barangsiapa mendatangi peramal lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari&lt;/i&gt;". [HR Muslim no, 2230, dan Ahmad no. 22711]. Bahkan dalam riwayat lain, Nabi SAW bersabda. "&lt;i&gt;Barangsiapa mendatangi dukun lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad&lt;/i&gt;" [HR At-Tirmidzi no 135, kitab Ath-Thaharah, Ibnu Majah no. 639, kitab Ath-Thaharah, dan Ahmad dalam Al-Musnad no. 9252}&lt;br /&gt;Semoga kita diberikan kekuaran iman dan Islam agar terhindar dari hal-hal yang seharusnya tidak kita lakukan, dan kita selalu diberikan petunjuk menuju pemahaman aqidah yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-5251692667546669079?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/5251692667546669079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=5251692667546669079&amp;isPopup=true' title='60 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5251692667546669079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5251692667546669079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2012/01/foto-didalam-gelas.html' title='Bayangan Wanita didalam Gelas'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>60</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-5854941730911462328</id><published>2011-12-31T12:30:00.003+07:00</published><updated>2011-12-31T12:54:29.621+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Fiksi Kang Trimo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tahun Baru'/><title type='text'>Janji di Ujung Telinga</title><content type='html'>&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Kang, nanti sore sampean&amp;nbsp; repot, ndak ?,&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Insya Alloh ndak, emang ada apa to Sit ...? &amp;nbsp; &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "ehmm ... saya minta tolong diantar ke sekolah. Ada kegiatan OSIS untuk penyambutan tahun baru.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Penyambutan tahun baru ?, berarti kamu nginep di sekolah ?&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Ya to Kang, namanya juga malam tahun baru"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Kamu sudah pamit Bapak dan Ibu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Sudah, dan beliau memperbolehkan. Karena kegiatan ini agenda sekolah dan saya kan diserahi tugas sebagai sekretaris. Apalagi tujuan kegiatanb ini untuk melakukan perbaikan diri dan &lt;b&gt;muhasabah&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Muhasabah ? memangnya kamu ngerti apa itu muhasabah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "kalo dilihat dari penjelasan sekilas tempo hari sih, kita melakukan introspeksi diri bersama-sama, untuk kebaikan bersama dan meningkatkan perbaikan jati diri serta sekolah Kang ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Kalo tujuannya untuk itu, kenapa harus menunggu akhir tahun?&amp;nbsp; Trimo mengharapkan jawaban yang memuaskan dari alasan yang dibuat adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Kan disamping itu, ini kesempatan kita ngumpul-ngumpul, sambil menghabiskan malam untuk menyambut tahuun yang baru"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Itu namanya bukan muhasabah to nduk, lebih tepatnya bersenang-senang. Trus, kenapa ketika dan tahun baru Hijriyah kemarin, justru&amp;nbsp; kalian ndak melakukan kegiatan apa-apa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Ini memang agenda baru Kang, lagian acaranya kan dipandu Pembimbing rohani. Juga ada bikin api unggun segala, sebagai ganti penggunaan kembang api" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Halah tambah ruwet. Jangan-jangan, tujuan muhasabah hanya pengalihan saja untuk bersenang-senang, berpesta malam" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "wah sampean jangan berprasangka buruk to Kang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Ndak, kan yang sering kita dengar, banyak orang yang menetapkan diri melakukan muhasabah di akhir tahun. Di tahun baru hijriyah ato tahun baru masehi. Bahkan dengan berbagai cara melewatkan malam untuk menyongsongnya. Kamu harus ingat wejangan Mbah Kyai Abdullah, bahwa seorang muslim, idealnya&amp;nbsp; melakukan muhasabah tiap hari. Bisa menjelang tidur, ato setiap selesai sholat lima waktu, bahkan lebih bermakna lagi ketika di seperti malam. Karena waktu-waktu yang mustajabah. Apakah kita hari ini sudah melakukan  banyak kebajikan, kemanfaatan atau sebaliknya. Bahkan kalo, di dalam sholat kita bisa melakukannya, apakah apa yang kita baca sudah sesuai dengan yang kita lakukan hari itu ato sebaliknya. Menghisab diri, menilai diri secara obyektif dengan menjadikan Al Qur'an dan Sunnah sebagai landasan, bukan berdasarkan keinginan hawa nafsu" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Tapi moment ini kan ndak setiap hari ada to Kang, kalo yang sampean jelaskan itu kan bisa kita lakukan setiap hari" Siti mencoba membuat argumentasi untuk meyakinkan Trimo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Tuh kan, alasannya menjadi makin nggak jelas"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Jadi, boleh ndak Siti ikut acara itu ?" Siti nampak menunjukkan ekspresi agak kesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "ehmmm ... gini aja, Insya Alloh nanti sore saya antar, dan saya pingin tahu secara jelas bagaimana acara itu dilangsungkan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Lha sampean ikutan nginap?"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Nggak, cuman ingin memastikan adiku tercinta ini, mengikuti kegiatan yang benar"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Wah Kang Trimo bawaannya curiga mulu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Ya iyalah, kamu kan adik satu-satunya, kalo acaranya ndak bener kan yang susah juga kita sekeluarga, dan untuk itu kamu harus berjanji"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Janji apa Kang ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Setelah tahun baru nanti, jangan pernah marah dan malas kalo Kang Trimo membangunkan kamu tiap malam untuk &lt;b&gt;qiamul lail&lt;/b&gt; sekaligus bermuhasabah, bagaimana ?&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Setuju, Insya Alloh saya lakukan. Tapi Kang Trimo juga harus janji pada Siti"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Wah kamu pinter muter permasalahan, harus janji apa hayo ..." dan Siti pun mendekati telinga kakaknya, membisikan sesuatu yang tidak begitu jelas terdengar, dan akhirnya keduanyapun tertawa sumringah. Telah terjadi sebuah kesepakatan, antara keduanya&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-5854941730911462328?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/5854941730911462328/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=5854941730911462328&amp;isPopup=true' title='35 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5854941730911462328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5854941730911462328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/12/janji-di-ujung-telinga.html' title='Janji di Ujung Telinga'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>35</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-924340194908130017</id><published>2011-12-29T18:57:00.001+07:00</published><updated>2011-12-29T18:58:55.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shalat jamaah'/><title type='text'>Tidak dilalaikan</title><content type='html'>&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-v9HPnzx8HrA/Tvwvr9YKfSI/AAAAAAAABL0/v5dKS5C_sPg/s1600/Masjid+Malang.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-v9HPnzx8HrA/Tvwvr9YKfSI/AAAAAAAABL0/v5dKS5C_sPg/s320/Masjid+Malang.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Karena saya sering keluar rumah nyari dagangan, maka tidak jarang melakukan sholat jamaah dimana suara adzan terdengar saat itu.&lt;br /&gt;Dan pada beberapa tempat, saya menjumpai kondisi yang memprihatinkan, karena yang berjamaah di situ bisa dihitung dengan jari, dan itupun rata-rata sudah berusia di atas 40 tahun. Ini bisa jadi, karena saat ini yang namanya Masjid dan Mushola bertebaran dan sangat gampang sekali kita menemukan. Hanya saja, bertambah kuantitasnya, kurang diikuti yang memakmurkan di dalamnya. Saya mengistilahkan ramai dalam sepi, Masjidnya ramai, tapi isinya makin sepi. Mirisnya, saya pernah menemukan satu mushola yang berdekatan dengan komplek pertokoan dan warnet, tetap saja panggilan sholat itu tidak berpengaruh terhadap aktivitas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-J8trCPc3VBY/Tvwv6oF-iEI/AAAAAAAABL8/gvxdVqBRmW8/s1600/Masjid+Raudhatus+Shalihin+Malang.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-J8trCPc3VBY/Tvwv6oF-iEI/AAAAAAAABL8/gvxdVqBRmW8/s320/Masjid+Raudhatus+Shalihin+Malang.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Lain halnya ketika saya berada di kompleks &lt;b&gt;Pasar Besar Malang&lt;/b&gt;. Setiap kali menjelang adzan berkumandang, khususnya waktu dhuhur dan asar, beberapa orang sudah mempersiapkan diri menuju Masjid &lt;b&gt;Raudhatus Shalihin&lt;/b&gt;, yang terletak di sebuah gang sempit. Tepatnya di jalan Kopral Usman Gang Masjid, sebelah timur kompleks pasar besar Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun berada di gang sempit, Masjid ini cukup besar dan bersih. Ada tiga lantai, jamaah laki-laki berada di lantai dua dan lantai tiga, sementara jamaah wanita berada di lantai 1. &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/05/posisi-sholat-wanita-di-dalam-masjid.html"&gt;Posisi jamaah wanita &lt;/a&gt;yang  terpisah ini, sebagai bentuk manajemen yang baik dari takmir Masjid.&amp;nbsp;  Tidak jarang, saya temukan posisi wanita yang diletakkan sejajar  dengan jamaah laki-laki, dan mereka hanya dipisahkan tirai ataupun  dinding tipis. Riwayat dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasululloh SAW  bersabda:&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Sebaik-baik shaf (barisan) laki-laki adalah yang paling  depan dan  yang terburuk ialah barisan paling akhir. Namun seburuk-buruk  barisan  wanita adalah yang paling depan dan yang terbaik ialah yang  paling  belakang.&lt;/i&gt; (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gang ini akan menjadi ramai, pas adzan  berkumandang. Saya sangat terkesan dengan kondisi ini. Karena, &lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat. Mereka takut pada hari (pembalasan) yang (pada saat itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.”&lt;/i&gt; (QS. An-Nuur: 37).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Katsir berkata, “Mereka adalah orang-orang yang tidak disibukkan/dilalaikan oleh harta benda dan perhiasan dunia, serta kesenangan berjual-beli dan meraih keuntungan (besar) dari mengingat (beribadah) kepada Rabb mereka (Allah Subhanahu wa Ta’ala) Yang Maha Menciptakan dan Melimpahkan rezeki kepada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang mengetahui (meyakini) bahwa (balasan kebaikan) di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah lebih baik dan lebih utama daripada harta benda yang ada di tangan mereka, karena apa yang ada di tangan mereka akan habis/musnah sedangkan balasan di sisi Allah adalah kekal abadi (Tafsir Ibnu Katsir, 3/390). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit dari mereka yang memiliki kening 'menghitam' sebagai gambaran mereka Insya Alloh sudah terbiasa sujud.&amp;nbsp; Sudah gitu, nampak kelelahan selama bekerja sebagai pedagang, tergantikan dengan kecerahan wajah. Sebuah gambaran pesona pribadi yang terpancar dari rona wajah merupakan efek luar biasa yang dianugerahkan Alloh SWT terhadap orang orang yang dekat dengan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu dari ratusan Pedagang Pasar Besar Malang shalat berjamaah di Masjid itu, tapi dari yang saya lihat mereka menggambarkan bahwa sebagaian besar dari mereka Insya Alloh tergolong orang-orang yang &lt;b&gt;tidak dilalaikan oleh perdagangan.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan sampean ?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-924340194908130017?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/924340194908130017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=924340194908130017&amp;isPopup=true' title='55 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/924340194908130017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/924340194908130017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/12/tidak-dilalaikan.html' title='Tidak dilalaikan'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-v9HPnzx8HrA/Tvwvr9YKfSI/AAAAAAAABL0/v5dKS5C_sPg/s72-c/Masjid+Malang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>55</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-8907165605768994572</id><published>2011-12-23T23:10:00.000+07:00</published><updated>2011-12-23T23:10:58.843+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Video'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Topeng Monyet'/><title type='text'>Pembalap Jalanan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;اﷲِالرَّحْمَنِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ &lt;br /&gt;Suara dari 2 alat musik menghentak, dan anak-anakpun berlarian menuju ke arah sumber suara, di sepanjang jalan pasar dekat rumah. Nggak ketinggalan si kecil &lt;b&gt;Akmal&lt;/b&gt; pun sambil terheran-heran dengan tontonan yang baru pertama kali dilihatnya, Topeng Monyet berlagak seperti pembalap jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ndak nyia-nyiakan kesempatan untuk merekam atraksi ini. Karena ndak ada persiapan, ngambil gambarnya pun asal-asalan. Ternyata, bukan hanya pintar naik motor GP dan sepeda ala teletubies saja yang dilakukan si Monyet, atraksi lain yang sudah umum dilihat juga ada seperti berlagak tentara, serta melakukan gerakan-gerakan unik kayak manusia. Hanya saja yang cukup menghibur penonton adalah balapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya si monyet sudah sangat terlatih dan sangat patuh pada pemiliknya. Kepatuhan yang keliahatannya karena rasa takut. Ini terpancar dari ekspresi si monyet ketika menerima perintah tertentu dari pemiliknya. Saya hanya berpikir, tentu untuk mengajari semua ini membutuhkan proses yang tidak sederhana. Karena begitu banyak ketrampilan yang dimiliki, sampai-sampai minta saweran uangpun bisa dilakukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOGGER-youtube-video" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0" data-thumbnail-src="http://i.ytimg.com/vi/lFM7pSYDAAk/0.jpg"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/lFM7pSYDAAk?version=3&amp;f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF" /&gt;&lt;embed width="320" height="266"  src="http://www.youtube.com/v/lFM7pSYDAAk?version=3&amp;f=user_uploads&amp;c=google-webdrive-0&amp;app=youtube_gdata" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;Selesai semuanya, anak saya bertanya, "&lt;i&gt;Nyapo kok monyete ditarik-tarik  pake tali, mesakne yo ?"&lt;/i&gt; alias &lt;i&gt;Kenapa monyetnya kok ditarik pake tali,  kasihan ya ?&lt;/i&gt;. Anak saya yang masih balita merasa tercengang  dan terheran atas sajian atraktif dari "kepintaran" monyet, dan menyisakan sebuah jawaban atas pertanyaan polosnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sebuah upaya kreatifitas anak negeri dalam mencari rejeki, ato sebuah eksploitasi berlebihan ? Sampeanlah yang bisa menjawab atas nasib Pembalap Jalanan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-8907165605768994572?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/8907165605768994572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=8907165605768994572&amp;isPopup=true' title='46 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8907165605768994572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8907165605768994572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/12/pembalap-jalanan.html' title='Pembalap Jalanan'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>46</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-3458203763611496282</id><published>2011-12-18T13:15:00.001+07:00</published><updated>2011-12-18T13:16:17.414+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Mak Jleb</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;اﷲِالرَّحْمَنِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Jleb ... begitulah kira-kira yang saya rasakan ketika membaca sirah perjalanan hidup &lt;b&gt;An-Nawawi, &lt;/b&gt;yang nama lengkapnya Muhyiddin Abu Zakariya Yahya bin Syaraf bin Mari Al-Khazami Al-Haurani Asy-Syafi'i dengan gelaran Al Imam Al-Hafizh Al-Auhad Al-Qudwah, Syaikhul Islam, Ilmul-Auliya'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika selama berhari-hari Beliau merasakan kegelapan hati, kebuntuan pemikiran, dan tidak bisa melakukan aktivitas apa-apa. Ini tidak lain disebabkan menambah kebiasaan baru dalam kesehariaannya, yaitu 'mencoba' menyibukkan diri dengan belajar ilmu kedokteran dengan membaca kitab &lt;b&gt;Al-Qanun&lt;/b&gt;. Padahal sebelumnya, sebagai Ulama, hari-harinya disibukkan dengan mengarang, menyebarkan ilmu, beribadah, wirid, puasa, dzikir, tabah dalam menghadapi kehidupan yang keras baik sandang maupun pangan. Pada akhirnya, Beliau memutuskan menjual kitab itu, yang pada akhirnya merasakan kembali hatinya bersinar (Syarah Hadits Arba'in, hal 18-19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah perjalanan kehidupan seorang yang mengabdikan diri di jalan Alloh, bertransaksi yang indah dengan Alloh sehingga beliau merupakan satu ulama yang sangat hebat dengan karya-karya sangat banyak serta melahirkan Ulama terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menjadi berpikir, hanya karena mengubah seperti itu saja, sudah sangat besar pengaruhnya. Padahal yang dilakukannya adalah perbuatan yang baik, karena mempelajari ilmu, bukan perbuatan yang mengarah pada kemaksiatan. Bagaimana dengan saya yang tidak memiliki pijakan yang istiqomah dalam menjalankan perintah Alloh. Bahkan saya sendiri terkadang tidak mampu mengontrol makanan apa saja yang masuk ke dalam tubuh saya. Apakah makanan itu halal dan toyyib ato justru makanan yang mendatangkan kerasnya dan gelapnya hati. Ini menjadi bahan renungan untuk saya sebagai manusia biasa, bahwa mengabaikan dan mengalihkan kebiasaan baik ato mengurangi  kualitasnya, bisa jadi kebiasaan itu &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/11/gampang-lepas.html"&gt;gampang terlepas&lt;/a&gt;. Dan akan menjadi berat  untuk melakukan kembali.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Saya salut pada kaum wanita, yang setiap bulannya mendapatkan 'halangan' menstruasi yang tidak memiliki kewajiban mengerjakan shalat, tilawah, puasa dan begitu telah 'suci' dengan mudah menjalankan kembali kebiasaan shalihahnya. Ini yang seringkali membuat saya iri pada mereka, karena dengan berhenti minimal 7 hari bahkan ada yang sampai 15 hari namun dengan mudah mengembalikan kebiasaan shalihahnya. Ini yang mungkin saja tidak bisa saya lakukan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bisa jadi setiap membaca sirah ulama, apalagi bagaimana kehidupan para Sahabat dan Sahabiyah Rasululloh SAW dalam memaknai hidup semata untuk beribadah pada Alloh Ta'ala, bisa jadi jantung ini copot karena berkali-kali mak jlab ... mak jleb&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-3458203763611496282?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/3458203763611496282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=3458203763611496282&amp;isPopup=true' title='45 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3458203763611496282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3458203763611496282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/12/mak-jleb.html' title='Mak Jleb'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>45</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-2160025468686221086</id><published>2011-12-17T08:33:00.001+07:00</published><updated>2011-12-17T08:40:28.094+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rambutan Binjai Blitar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blitar'/><title type='text'>Binjai Blitar</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;اﷲِالرَّحْمَنِ&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ &lt;br /&gt;Ketika melintas di beberapa ruas jalan di kota Malang tempo hari, saya tersenyum sendiri ketika membaca tulisan &lt;b&gt;Binjai Blitar&lt;/b&gt;, di beberapa lapak penjual buah, yang rata-rata berupa mobil pick up terbuka. Bahkan ada yang nulis gedhe, &lt;b&gt;Binjai &lt;span style="color: red;"&gt;asli&lt;/span&gt; Blitar&lt;/b&gt;. Sayangnya, saya ndak bawa kamera, jadi ndak bisa nampilkan tulisan itu di sini. Bawa hape tapi jadul, cuman bisa SMS dan manggil thok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-E6xp3w1e37I/Tuvv4xnY2xI/AAAAAAAABLE/3E42Cm_PG4w/s1600/Rambutan+Binjai.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="171" src="http://4.bp.blogspot.com/-E6xp3w1e37I/Tuvv4xnY2xI/AAAAAAAABLE/3E42Cm_PG4w/s200/Rambutan+Binjai.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Binjai Blitar&lt;/b&gt;, maksudnya ditujukan pada salah satu jenis rambutan (&lt;i&gt;Nephelium sp&lt;/i&gt;.) yang dihasilkan dari wilayah Blitar. Sebenarnya ada beberapa jenis rambutan yang tumbuh dengan baik di wilayah Blitar, seperti varietas Lebak Bulus, Rapiah, Tangkue. Namun yang banyak dikembangkan di wilayah Sanan Kulon, Wlingi, Talun, Garum, Srengat, Wonodadi dan sekitarnya adalah jenis &lt;b&gt;Binjai&lt;/b&gt;. Rambutan ini, merupakan salah satu rambutan yang terbaik di Indonesia dan tumbuh sangat baik di wilayah Blitar. Buah tampak menarik, dengan kulit berwarna merah menyolok, rasanya manis dengan daging buah kenyal gampang terkelupas kalo digigit mudah ngelonthok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo sampean bertandang ke Blitar, terutama di perkampungan, hampir tiap rumah memiliki tanaman rambutan jenis ini. Apalagi saat ini musimnya, panenan berlimpah menyebabkan harga jual di tempat saya sangat murah. Lha gimana ndak murah lha wong hampir tiap rumah punya, paling ndak sebatang. Kalopun ndak punya, bisa saja sodara ato tetangga yang ngasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, jelas kan maksud dari Binjai Blitar dalam tulisan ini. Ketenaran rambutan asal Binjai Sumatera utara ini, ternyata bisa tertempel pada nama Blitar, yang tentu saja bisa mengangkat nama Blitar dari satu sisi ini.&lt;br /&gt;Selain rambutan binjainya, Blitar juga sentra &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/06/rekor-muri-31702-siswa-blitar-makan.html"&gt;penghasil telur&lt;/a&gt;, Nanas dan Belimbing, dan tentu saja nama besar Boeng Karno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama terangkat dari ketenaran yang sudah ada, ini seringkali kita temukan dalam kehidupan sehari hari dalam banyak sektor. Hanya saja, ketenaran rambutan Asli Binjai yang tertempel pada rambutan Blitar adalah hasil kerja keras. Karena ketekunan warga dalam menanam, mengolah dan memaksimalkan lahan, jadilah Blitar menjadi salah satu sentra produksi rambutan. Rambutan Binjai Asli Blitar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pictnya pinjem agropolitan.com, Terima kasih .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 7.5pt;"&gt;&amp;nbsp;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-2160025468686221086?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/2160025468686221086/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=2160025468686221086&amp;isPopup=true' title='45 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2160025468686221086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2160025468686221086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/12/binjai-blitar.html' title='Binjai Blitar'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-E6xp3w1e37I/Tuvv4xnY2xI/AAAAAAAABLE/3E42Cm_PG4w/s72-c/Rambutan+Binjai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>45</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-8634018295482859109</id><published>2011-12-11T06:31:00.000+07:00</published><updated>2011-12-11T06:31:59.387+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kontes'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DPD RI'/><title type='text'>Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI 2014</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-JZCAp0Y_rog/TuPruVgWZtI/AAAAAAAABK8/O3Jvuakpn-0/s1600/DPD+RI.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="79" src="http://1.bp.blogspot.com/-JZCAp0Y_rog/TuPruVgWZtI/AAAAAAAABK8/O3Jvuakpn-0/s320/DPD+RI.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Belum pernah sekalipun terbayang dalam pemikiran saya untuk menjadi wakil rakyat di tingkat manapun, karena ini adalah berkaitan dengan &lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;amanah&lt;/span&gt;. &lt;/b&gt;Sebuah kata yang bermakna sangat luar biasa di dalamnya. Tidak hanya berkaitan dengan tugas dan kewajiban, tetapi sebuah tanggungjawab yang sangat luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun demikian, sebuah pengandaian terkadang bisa saja kita lakukan, dan&amp;nbsp; Apa yang akan saya lakukan &lt;b style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt;Andai saya menjadi Aggota DPD RI 2014&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah awal, saya mempelajari seluk-beluk DPD RI, visi misi, latar belakang, tugas dan kewajiban DPD sebagai lembaga yang dapat mewakili kepentingan Daerah, menjaga keseimbangan antar daerah dengan Pusat, secara adil dan serasi. Mengakomodasi aspirasi daerah&amp;nbsp; dalam penetapan RUU dan dalam proses pengambilan  keputusan politik untuk&amp;nbsp; hal-hal terutama yang berkaitan langsung dengan  kepentingan daerah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai anggota &lt;b style="color: blue;"&gt;DPD RI 2014&lt;/b&gt;, khususnya untuk wilayah Jawa Timur yang mencakup wilayah yang cukup luas, maka awalnya adalah menyerap aspirasi dan isu-isu sangat penting dari&lt;b&gt; DPD&lt;/b&gt; setiap Kabupaten dan Kota Madya, karena tidak mungkin saya langsung mengetahui secara total permasalahan masyarakat seluruh Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemikiran saya yang awam politik ini, langkah yang  saya tempuh berikutnya adalah dengan menerapkan kepemimpinan amanah yang telah  dijalankan para sahabat &lt;b&gt;Rasululloh&lt;/b&gt; SAW dalam menjalankan pemerintahan  dan mengemban amanah rakyat. Mereka dikenal memiliki kepribadian  kepemimpinan yang dapat merepresentasikan nilai-nilai amanah yang telah diajarkan Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penerapannya adalah, setelah memahami kondisi, situasi, potensi serta isu permasalahan untuk seluruh Jawa Timur, maka dibuatlah usulan Rancangan Undang-undang untuk dibahas bersama sebagai pertimbangan DPR dalam menetapkan Undang-Undang. Optimalisasi Rencana Undang-undang tersebut yang terus lebih baik dari hari ke hari, dengan memperhatikan dan memantau terus-menerus permasalahan dan isu di daerah Jawa Timur, dengan langkah-langkah:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Memaksimalkan potensi diri sesuai dengan kemampuan dan kapasitas saya, apalagi sebagai wakil daerah tentu tidak terbebani dan tidak mewakili kepentingan tertentu dan golongan. Ini sangat menguntungkan karena tidak akan terpengaruh terhadap kompromi politik yang seringkali tidak berpihak pada kepentingan rakyat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengoptimalkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah melalui pelayanan publik, terutama yang menyentuh masyarakat miskin. Perbaikan mutu dan pelayanan pendidikan, kesehatan, serta prasarana &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyertakan partisipasi masyarakat dalam setiap program yang dijalankan Pemerintah Daerah setempat dengan membuka kesempatan bagi putra daerah yang potensial untuk berperan serta sesuai dengan jalur dan kemampuannya. Termasuk transparansi manajemen pemerintahan yang berkaitan dengan  kepentingan publik, seperti kesempatan mendapatkan lowongan pekerjaan,  program pembangunan struktural yang transparan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan kontrak kerja bagi pejabat struktural sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya agar mereka mampu menjalankan amanah penuh dengan tanggung jawab&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengedepankan kepentingan rakyat dari kepentingan diri sendiri, sebagaimana Umar bin Khatab ra tidak memakai lampu yang berarasal dari milik negara ketika membicarakan masalah keluarga di malam hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hidup sederhana, yang terpenting barokah bukan mencari kesempatan ketika berkuasa. &lt;b&gt;Abu Bakar&lt;/b&gt; As-Siqid, &lt;b&gt;Umar Bin Khatab&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Ra&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;Umar  Bin Abdul Azis&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Ra&lt;/b&gt; dan sahabat lainnya, justru memberikan hartanya untuk kepentingan negara. Bukan sebaliknya mencari kembalian modal ketika mencalonkan diri menjadi wakil rakyat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selalu mengingat perkataan &lt;b&gt;Abdullah bin Umar ra&lt;/b&gt;, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai &lt;b style="color: red;"&gt;pertanggungjawaban&lt;/b&gt; atas yang dipimpinnya” (HR. Al-Bukhari no. 844 dan Muslim no. 1829)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;Tulisan ini saya sertakan dalam Lomba yang diselenggarakan &lt;b style="color: blue;"&gt;DPD RI&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://lomba.dpd.go.id/"&gt;&lt;b&gt;"&lt;span style="color: red;"&gt;Seandainya saya menjadi Anggota DPD RI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-8634018295482859109?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/8634018295482859109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=8634018295482859109&amp;isPopup=true' title='84 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8634018295482859109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8634018295482859109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/12/andai-saya-menjadi-anggota-dpd-ri-2014.html' title='Andai Saya Menjadi Anggota DPD RI 2014'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-JZCAp0Y_rog/TuPruVgWZtI/AAAAAAAABK8/O3Jvuakpn-0/s72-c/DPD+RI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>84</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-906673061585234457</id><published>2011-12-06T21:14:00.000+07:00</published><updated>2011-12-06T21:14:43.319+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lelah Mata'/><title type='text'>Menyehatkan Lelah Mata</title><content type='html'>&lt;span id="goog_1637709475"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1637709476"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Beberapa teman menanyakan kondisi mata saya yang &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/11/saya-lelah-mata.html"&gt;&lt;b&gt;lelah&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; tempo hari, baik di blog ini, fb maupun di twitter &lt;a href="https://twitter.com/#%21/Pakiess"&gt;&lt;b&gt;@pakiess.&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Maka jawaban saya adalah, kondisinya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Trus apa yang sudah saya lakukan untuk itu ?.&amp;nbsp; Hampir 2 minggu, mengistirahatkan secara total dari depan monitor PC. Selanjutnya, saya membatasi penggunaan mata ini di depan monitor, dan hasilnya Alhamdulillah jauh lebih enak. Konsekuensinya, saya tidak bisa berlama-lama melakukan blogwalking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya pada sahabat-sahabat semua yang telah memberikan masukan, bagaimana mengatasi mata yang lelah lewat komentar di postingan sebelumnya. Kalo saya simpulkan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Saran terbanyak dari sahabat-sahabat adalah mengistirahatkan mata dari depan monitor, dan ini sudah saya lakukan hampir 2 minggu &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beberapa diantaranya menyarankan untuk mengatur jarak mata dan posisi duduk terhadap monitor. Mengatur kekontrasan monitor dan cahayanya. Trus sering berkedip, tiap beberapa menit mengalihkan pandangan ke tempat lain&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kalo masalah ceck mata, saya sudah pake kaca mata min dan plus, dan terkadang lupa make. ini juga bisa berpengaruh pada kondisi mata saya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mbak Dhana menyarankan dengan cara tradisional yaitu dengan merendam kedua mata didalam rendaman&amp;nbsp; 3 lembar daun sirih beberapa menit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengehentikan kebiasaan membaca buku sebelum tidur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kang Gaelby menyarankan menggunakan air daun pinang 3 lembar yang terlebih dahulu di bersihkan kemudian diembunkan, kemudian diambil ekstraknya. Hanya saja penggunaannya belum dijelaskan secara mendetail&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mbak Yunda Hamasah, menyarankan menggunakan OTM herbal. Juga ada terapi dengan memberikn 2 tetes madu sebelum tidur, tapi beliau belum mencoba.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mbak Indi menyarankan menggunakan gel mata ato kompres untuk memperlancar peredaran darah bagian bawah mata. Ini untuk menghindari longgarnya otot mata yang berdampak pada kelelahan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Banyak yang menyarankan seringkali mengkonsumsi jus wortel, juga banyak mengkonsumsi buah segar dan sayur-sayuran. dan ini sudah saya lakukan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mbak Elsa menyarankan dengan mengompres pake mentimun, biar adem&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Saya sangat tertarik dengan kebiasaan Mas&lt;b&gt; Budi&amp;nbsp; Info Blog Keluarga &lt;/b&gt;dengan komentarnya&lt;b&gt;,&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;"Saya juga sering mengalami hal yang sama, jika sudah demikian  biasanya saya hentikan kebiasaan membaca hingga tertidurnya. Biasanya  habis wudhu menjelang tidur gak baca buku lagi dan langsung memejamkan  mata ditempat tidur sambil mengucapkan hafalan qur'an yang saya hafal.  Alhamdulillah biasanya juga akan tertidur...&lt;/blockquote&gt;Kebiasaan yang sangat menarik sebelum tidur yang beberapa waktu mulai lepas dari saya. Dan saya mencoba menerapkan saran beliau, dan ternyata Alhamdulillah dalam beberapa hari saya dengan sangat gampang tidur pulas tanpa harus melelahkan mata melalui membaca buku. Dengan cara yang sama, yaitu mengawali dengan wudhu, kemudian berbaring sambil menghafalkan bacaan-bacaan Al Qur'an surat-surat pendek. Terkadang sambil menghafalkan artinya agar lebih bermakna, yang pada akhirnya terjadilah proses muhasabah yang indah mengantarkan diri menuju istirahat malam. Ini tidak saja mengistirahatkan mata, tetapi berusaha menajamkan diri untuk selalu berusaha maksimal berinteraksi dengan Al Qur'an. Semoga ini menjadi kebiasaan yang baik dan istiqoma untuk kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat Almarhum Nenek Mertua saya, yang sampai usia 90 tahun masih bisa membaca Al Qur'an tanpa menggunakan kaca mata. Ini karena kebiasaan beliau yang terbiasa berinteraksi dengan bacaan Al Qur'an setiap harinya. Jadi, saya menjadi lebih berfikir, ternyata membaca Al Qur'an selain mendatangkan pahala dan banyak kebaikan, juga &lt;b&gt;menyehatkan mata&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Mari kita membiasakan diri berinteraksi dengan Al Qur'an tiap harinya, walo satu ayat, bisa ?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-906673061585234457?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/906673061585234457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=906673061585234457&amp;isPopup=true' title='35 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/906673061585234457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/906673061585234457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/12/menyehatkan-lelah-mata.html' title='Menyehatkan Lelah Mata'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>35</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-6414475245206698731</id><published>2011-12-04T18:14:00.000+07:00</published><updated>2011-12-04T18:14:22.102+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tahun Baru Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Tasu'a dan Asyura di Bulan Muharram 1433 H</title><content type='html'>&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Akhir-akhir ini, saya salut terhadap langkah yang sangat indah, dilakukan beberapa sahabat dalam menulis 11 hal ato tepatnya 33 hal yang berkaitan dengan kehidupannya. Ini tidak terlepas dari ide cemerlang dari Mbak &lt;b&gt;Thia&lt;/b&gt; dan Mbak &lt;b&gt;Yunda Hamasah &lt;/b&gt;yang menggelar kontes gurindam muharram. Walo tidak secara langsung ikut meramaikannya, saya terinspirasi menulis juga tentang bulan muharram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekad mereka adalah meninggalkan hal-hal yang kurang bermanfaat dan mencanangkan hal-hal kebaikan untuk langkah ke depan. Semangat menyambut tahun baru 1433 H yang dilakukan sahabat-sahabat merupakan hakikat semangat hijrah. Mereka mampu mengambil ibrah dari peristiwa penetapan bulan muharram sebagai bulan pertama Islam sejak 1433 tahun lalu yang dilakukan Sahabat Umar bin Khatab ra. Hijrah maknawi yang dilakukan patut dijalankan oleh kita setiap pribadi muslim. Karena dengan tekad mengubah kebiasaan dan pola hidup dari yang kurang dan tidak bermanfaat menuju kebaikan, adalah wujud dari hijrah itu sendiri dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan Alloh SWT (QS At Taubah:36). Di bulan ini kita juga disunahkan melakukan puasa sunnah, sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Rasululloh SAW bersabda' "Puasa yang paling utama setelah (puasa) ramadhan adalah (puasa) di bulan Alloh (bulan) Muharram, dan sholat yang paling utama setelah shalat wajib (lima waktu) adalah shalat malam" (HR Muslim No 1163).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa sunnah yang utama di bulan Muharram adalah &lt;b&gt;Puasa 'Asyura &lt;/b&gt;yang dijalankan pada tanggal 10 muharram, karena Rasululloh SAW ditanya mengenai puasa Asyura, Beliau menjawab, &lt;i&gt;"ia bisa menghapus dosa setahun yang lalu&lt;/i&gt;" (HR Muslim No 1162).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa ini akan lebih baik lagi jika digandengkan dengan puasa&amp;nbsp; tanggal 9 muharram yang dikenal dengan &lt;b&gt;puasa Tasu'a.&lt;/b&gt; Rasulullah SAW berazam untuk menjalankannya, meskipun Beliau tidak sempat menunaikannya karena wafat sebelum bulan muharram tiba. Dan pada sahabat menjalankan puasa tasu'a seperti keinginan Rasulullah SAW: "&lt;i&gt;Apabila tahun depan (kita masih diberi umur panjang), kita akan berpuasa pada hari tasu'a (kesembilan) &lt;/i&gt;(HR As-Suyuthi dari Ibnu Abbas, dishahihkan Al Bani dalam Shahihul Jami')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini minggu 4 desember 2011 ato 8 muharram 1433 H. Nah saya menyemangati diri saya sendiri, dan keluarga serta mengajak sobat-sobat blogger untuk melaksanakan puasa sunnah Tasu'a dan puasa sunnah Asyura yang dimulai Insya Alloh besok senin 5 desember dan 6 desember 2011. Semoga kita diberikan kemudahan menjalankannya dan mendapatkan ampunan atas segala dosa setahun lalu, dan kita melangkah di tahun baru ini 1433 H dengan langkah yang penuh keberkahan dan ridha Alloh. Insya Alloh amin.&lt;br /&gt;Gimana sodaraku, mau ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="post-comment-link"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-6414475245206698731?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/6414475245206698731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=6414475245206698731&amp;isPopup=true' title='24 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6414475245206698731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6414475245206698731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/12/tasua-dan-asyura-di-bulan-muharram-1433.html' title='Tasu&apos;a dan Asyura di Bulan Muharram 1433 H'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>24</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-2707055391411730603</id><published>2011-12-02T08:16:00.000+07:00</published><updated>2011-12-02T08:16:45.204+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shalat jamaah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shalat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Fiksi Kang Trimo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='shalat sunnah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Mencari Kenikmatan dalam Sholat (bagian 1)</title><content type='html'>&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Seperti biasa, sambil menunggu waktu shalat isya', sebagian jamaah duduk di beranda surau. Di tempat inilah hampir tiap hari terjadi obrolan gayeng. Obrolan yang lebih banyak membawa kemanfaatan. Kalopun membicarakan orang lain, hanyalah untuk mengambil sisi positipnya. Sebelumnya, waktu yang tidak terlalu banyak ini digunakan untuk kajian-kajian yang disampaikan Mbah Kyai Abdullah, yang pada akhirnya digeser ba'da subuh karena berbagai alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Kemarin saya melihat seorang laki-laki sepuh, berkali-kali melakukan tabilatul ihram ketika menjalankan shalat sunat. Bahkan pada akhirnya Beliau mengurungkan shalatnya, memilih duduk di pojok masjid, sambil sesekali terdengar sesenggukan lirih. Saya tidak memberanikan diri untuk menanyakan kenapa beliau melakukan hal itu" Saya mencoba menceritakan kejadian kemarin ketika saya ada kesempatan ke sholat di Masjid Besar Kecamatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Mungkin tergoda syetan kali, ato pikirannya kemana-mana" sela Warso. Biasanya, orang yang seperti itu selalu was-was dan ragu dalam menetapkan niatnya" imbuhnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Bisa juga seperti&amp;nbsp; itu So, tapi yang membingungkan kenapa Beliau tidak meneruskan shalatnya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Barangkali dengan itu upayanya membuang rasa was-was" Daslam mencoba membuat sebuah analisis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Insya Alloh jawaban kalian bener semua, karena bagaimanapun juga yang namanya syetan selalu punya banyak cara dan tipu muslihat mempengaruhi hati manusia, apalagi ketika kita hendak dan sedang melaksakan shalat. Dan bisa jadi, kondisi yang dilihat Trimo pada orang tersebut, karena ada faktor lainnya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; "faktor yang bagaimana maksudnya, Abah ?" saya sangat penasaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Bisa jadi, Beliau sangat menyatu dengan sholatnya "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Kalo nyatu dengan sholat, kenapa justru menghentikan sholatnya dan memilih duduk, Abah ? tanya Warso sambil mengeryitkan dahinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Ini hanya perkiraan Abah saja, karena kita tidak pernah tahu isi hati orang lain. Suara hati adalah perkara ghaib. Nah, bisa jadi, ketika niat sholat telah ditetapkan, dan mengucapkan Allohu Akbar sudah tidak mampu, itu karena rasa cinta dan keagungannya pada Alloh Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Menurut saya justru seperti keliatan berlebihan Bah. Seperti mempersulit diri sendiri. Bukankah Alloh tidak pernah membebani dan memperberat umatNya dalam menjalankan ibadah" Saya mencoba berargumen, karena masih belum bisa memahami jalan pemikiran Abah Kyai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Makanya, kita kan ndak pernah tahu apa yang terjadi kan ?, Abah hanya mencoba memaknai apa yang kamu lihat pada orang tersebut. Bagini saja, Abah nanya, pernahkah kalian menangis ketika sholat?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Pernah ..." hampir berbarengan kami bertiga menjawabnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Apalagi ketika saya sedang mendapatkan masalah dan kesempitan" saya mencoba memperjelas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Sama Bah, saya juga akan sangat berlama-lama sujud sambil menangis dan menumpahkan segala beban diri" Warso menambahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Bahkan saya mengkhususkan sholat tahajud untuk hal-hal yang memberatkan pikiran saya" Daslam tidak mau kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Bagus itu kalo kalian bisa meneteskan air mata ketika sholat. Tapi apa ya ketika susah saja kalian bisa nangis dalam sholat ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "nggih Abah ..."&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Sekarang kita balik, pernahkah kamu ketika merasa bahagia, nangis dalam sholat?". Tidak satupun dari kami yang bisa membuka suara. Saya bergeming diam karena memang belum pernah mengalaminya. Dan sepertinya kedua sahabat saya mengalami hal yang sama seperti yang saya rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Belum pernah terbersit dalam pikiran saya, Bah ?"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Saya juga belum memahami " sela Warso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  "Nah, ketika kalian mampu meneteskan air mata dalam kondisi apapun, baik senang maupun susah, itu artinya sholat kalian benar-benar menyatu dalam komunikasi indah dengan penciptaNya. Sebuah keadaan kekhusyukan yang sangat bermakna. Karena suasana hati dan kondisi diri sudah tidak terpengaruh lagi, semua sudah terkalahkan karena kalian berada pada wilayah kenikmatan sholat"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; "Saya belum memikirkan sejauh itu Bah" kata Daslam sambil membetulkan poisisi duduknya lebih mendekat pada Abah Kyai, karena merasa sangat tertarik dengan apa yang disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "memangnya bagaimana melakukan seperti itu" Warso tidak sabar mendengarkan kelanjutannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Abah nanya lagi pada kalian, apa pengertian khusyu' dalam sholat menurut kalian?&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "berkonsentrasi dalam sholat"&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "tidak memikirkan lainnya selain sholat"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "membaca dengan benar". Jawaban kami macam-macam sesuai dengan apa yang kami pahami dan apa yang kami alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "semua sudah kalian lakukan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "saya berusaha melakukannya, tapi seringkali pada saat-saat tertentu, konsentrasi saya berubah-ubah. bahkan bisa jadi saya ndak nyadari apa yang saya lakukan" &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Itu wajar, Mo semua orang sering mengalami hal semacam itu.&amp;nbsp; Sebenarnya sholat yang khusyu' itu bisa kita latih setiap kita sholat, sampai kita benar-benar merasakan makna sholat, bahkan kita nanti akan bisa menyimpulkan bahwa memang sholat adalah ibadah yang sangat luar biasa. Ketika itu, kita akan merasakan benar bahwa sholat memang bisa mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar. Sholat dan sabar adalah sebagai penolong kita ketika dalam masalah. Sholat adalah tiang agama, Sholat adalah amalan pertama yang ditanyakan di hari akhir kelak, Sholat membersihkan jasmani dan ruhani kita, dan masih banyak makna yang terkandung dalam sholat untuk kehidupan kita, baik secara pribadi maupun sosial" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Subhanalloh, semoga kita bisa menemukan kondisi penyimpulan yang seperti itu ya. Terus, langkah apa yang harus kita lakukan Bah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; "Ada tiga hal yang harus kalian lakukan untuk hal itu. &lt;u&gt;Pertama&lt;/u&gt;, &lt;b&gt;Sholatlah tepat waktu&lt;/b&gt; bahkan kalian sebagai laki-laki berkewajiban sholat jamaah di Masjid ato surau terdekat. &lt;u&gt;Kedua&lt;/u&gt;, &lt;b&gt;Gerakan sholat kalian harus benar &lt;/b&gt;dan sesuai yang dicontohkan baginda Rasululloh SAW, dan &lt;u&gt;ketiga&lt;/u&gt; kalian harus &lt;b&gt;benar-benar tahu apa yang kalian baca&lt;/b&gt;, juga mengerti akan artinya. Dengan ketika itu, kita bisa menyatukan dalam sebuah kekhusyukan yang bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Mohon dijelaskan satu persatu Abah ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Pertama sholatlah tepat waktu, ini akan membiasakan kita untuk istiqomah menjalankan sholat, karena dengan itu ada sangat banyak kebaikan yang akan kita dapatkan. Salah satunya adalah kita Insya Alloh akan diringankan untuk &lt;b&gt;'mencintai shalat'&lt;/b&gt;. Dan dengan itu, kita akan menjadi ringan melakukan sholat apapun, baik yang wajib maupun yang sunat"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Tapi kalo sholat berjamaah, apa kita bisa khusyu' dan menangis. Karena terkadang Imam sholat kita justru memimpin sholat bagaikan kilat. Kita belum sempat tuma'ninah, Imam sudah melakukan gerakan sholat berikutnya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  "Iya Bah, dulu waktu saya merantau juga begitu, saya memutuskan sholat sendirian di rumah, karena Imam Masjid di tempat tinggal saya kurang bisa memimpin sholat dengan baik"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Maksudmu apa to Das, kok ada Imam sholat yang seperti itu" tanya Warso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Lha gimana kita mo mengikuti di belakangnya dengan baik, lha wong yang diucapkan seperti sudah hafal diluar kepala. Bahkan saya pernah berpikir, jangan-jangan dia ngucapkan dalam hati, &lt;i&gt;Yaa... Alloh bacaannya seperti yang tadi &lt;/i&gt;.... lha kan parah ...." Daslam berkelakar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "wuih kamu bersu'udzon ..." tukas Warso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  "Ndak, cuman menggambarkan saja, karena begitu cepatnya sholat yang dilakukan. Apalagi kalo lagi musim shalat tarawih. lebih parah tuh. Masak setelah surat setelah Al Fatihah, cuman baca &lt;i&gt;Yaa ... siiin ...&lt;/i&gt;, terus rukuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "wah kalian semua ngelantur, biarkan Abah meneruskan penjelasannya" Saya mencoba meluruskan pembicaraan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  "Kalo kalian terbiasa khusyu', Insya Alloh bisa saja. Tentu, untuk melatih kekhusyukan sholat lebih nyaman ketika kita sholat sendiri, apalagi jika kalian terbiasa menegakkan qiyamul lail. Terbiasa melakukan tahajud di sepertiga malam. Dalam kondisi yang sangat hening, tenang, kalian bisa melatih kekhusyukan. Jadi semua kalian awali terlebih dahulu dengan sholat tepat waktu, lalu kerjakan sholat rawatib dan jika itu sudah terbiasa, fa Insya Alloh kalian akan kalian akan mendapatkan nur hidayah yang tercurah ke dalam qolbu kalian. Yang dengan itu akan menumbuhkan kecintaan pada shalat. Ketika itu, akan menjadi modal yang sangat penting dalam mencapai kenikmatan dalam sholat. Kalian akan merasakan 'surga' di dalam sholat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "surga dalam sholat ?&lt;br /&gt;..... ................ bersambung (kata Kang Sukadi : sebisanya, sesempatnya. maklum, masih 'lelah mata')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-2707055391411730603?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/2707055391411730603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=2707055391411730603&amp;isPopup=true' title='20 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2707055391411730603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2707055391411730603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/12/mencari-kenikmatan-dalam-sholat-bagian.html' title='Mencari Kenikmatan dalam Sholat (bagian 1)'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-95136201297124190</id><published>2011-12-02T06:29:00.000+07:00</published><updated>2011-12-02T06:29:58.074+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Fiksi Kang Trimo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Bayi Sapi Kang Trimo</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berjam-jam Trimo dan Warso merasa was-was menunggu hadirnya calon makluk baru di dunia ini, anak sapi. Detik-demi detik proses tak terlewatkan dari pengamatan kedua remaja ini. Kilatan cahaya rembulan dan lampu obor memantulkan adanya titik air mata di sudut matanya. Walau hanya seekor sapi, ternyata induk yang baru pertama kali melahirkan ini nampak kesulitan dalam proses melahirkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika lewat tengah malam, perjuangan Sapi betina milik Trimo terbayar dengan lahirnya seekor sapi jantan. Sebuah lenguhan mengakhiri perjuangan panjangnya. Bayi sapi yang beberapa menit lahir, menggerakkan tubuhnya untuk belajar berdiri. Sebuah proses kemandirian sedang berlangsung. Sementara induknya dengan setia menjilati lendir di sekujur tubuh bayinya dengan penuh kasih sayang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Keempat kakinya gemetar menahan beban tubuh dan sesekali terjatuh, sementara sang Induk memberikan semangat dengan menahan badan bayinya dengan ujung moncongnya. Hingga setengah jam lebih berlalu, kedua mata bayi sapi terbuka dan sejurus kakinya seperti ada yang menggerakkan menuju tetek induknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kedua remaja ini masih duduk berjongkok di samping kandang sambil sesekali menyantap singkong goreng yang ditemani wedang jahe.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Kenapa kok Induknya menjilati lendir bayinya ya Pak Dhe" tanya Warso pada Pak Dhe Sugeng ayah Trimo,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"ya biar ndak kedinginan dan tidak dikerubuti semut dan lalat"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Memangnya rasanya manis ya Pak Dhe?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"ya kalo penasaran, coba kamu incipi sedikit So" sahut Trimo sambil tertawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Nggak, jijik kalo lihat lendir" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Induknya sangat sayang ya Pak?" tanya Trimo pada Bapaknya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Ya jelas, itu adalah naluri induk yang diberikan Allah pada Makhluknya"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Sapi ternyata lebih hebat dari manusia" gumam Warso&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Edan, maksudmu opo to So" Trimo nampak tidak senang mendengar kalimat Warso&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Endak, saya ndak bermaksud membandingkan dengan manusia, karena manusia  sudah jelas adalah mankluk yang sempurna.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Trus maksudmu apa?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"lha iya, hewan saja sangat sayang pada Anaknya, kenapa banyak kita dengar orang tua yang membuang bayinya" lanjut Warso bersungut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Itulah, yang dimau hanya enaknya saja, tapi giliran mendapatkan amanah justru lari"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Akibat pergaulan bebas kali ya So"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Kayaknya bukan hanya pasangan diluar nikah yang melakukannya" kata Trimo sambil mencomot singkong yang sudah dingin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Itulah manusia, pada hal bayi itu sangat istimewa" Sela Pak Dhe Sugeng yang dari tadi hanya mendengarkan percakapan dua remaja ini sambil memijat-mijat Induk sapi "Maksudnya Pak Dhe..." Warso penasaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Coba saya tanya, kamu senang ndak sama adik bayimu"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Kalo itu jangan ditanya, setengah jam ndak lihat dan nyium dia, rasanya belum sarapan pagi"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Saya tanya lagi, apa yang kamu senangi dari adikmu"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Ya semuanya, senyumnya, tatapan matanya, geraknya, pokoknya semuanya lah"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Nha ... itu dia, semua yang ada pada bayi sungguh menarik untuk dilihat dan di sentuh. Bahkan kita tidak akan merasa jijik melihat kotoran maupun pipisnya". Bau mulutnya wangi, bau tubuhnya juga segar sekalipun seharian belum mandi" Jelas Pak Dhe Sugeng.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Kok bisa begitu ya Pak Dhe..." Warso penasaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Yha ndak tahu, mungkin itulah karunia yang diberikan Allah pada bayi yang masih suci. yang belum tersentuh oleh kekotoran jiwa. Belum bersinggungan dengan kemaksiatan panca indra"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"masuk akal juga ya ..." kata Trimo lirih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Bukan hanya masuk akal, tapi itulah Allah swt kalo berkehendak. Coba ingat bagimana Mbah Kyai Abdullah pernah menjelaskan bagaimana Kepribadian Junjungan kita Baginda Rasulullah saw. Manusia yang sangat diistimewakan Allah bahkan sampai namanya menyatu dalam kalimat Syahadat. Siapapun yang memandang beliau akan terkesima, bahkan bau tubuh beliau selalu wangi. Itu semua karena kesucian jiwanya yang telah dilindungi Allah dari segala bentuk dosa, yang diawali dengan penyucian jiwa dan batin oleh dua Malaikat"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"berarti saya masih jauh dari bersihnya jiwa" kata Warso memelas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"kok begitu ..." tanya Trimo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Nih bau tubuhku masih menyengat ndak enak" jelas Warso nyengir sambil mengedekatkan ketiaknya pada kedua lubang hidungnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"kamu mau tahu caranya membersihkannya? kata Trimo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"gimana...?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Sana ... tidur tengkurap di sebelah bayi sapi, biar dijilati induknya... hhhh" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-95136201297124190?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/95136201297124190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=95136201297124190&amp;isPopup=true' title='85 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/95136201297124190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/95136201297124190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/01/bayi-sapi-kang-trimo.html' title='Bayi Sapi Kang Trimo'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>85</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-8116685288508593987</id><published>2011-12-02T06:24:00.000+07:00</published><updated>2011-12-02T06:24:51.284+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Fiksi Kang Trimo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Cita-cita Trimo Thulul ‘Amal Warso</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;Trimo dan Warso memandangi Sapi dan anaknya setelah dimandikan dan dibiarkan merumput sebebasnya di pinggir lahan kosong sebelah sungai. Kedua remaja berbaring di bawah pohon beringin tua sambil menikmati semilir angin pegunungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Angin seperti ini membuatku sangat ngantuk Mo" Warso memulai obrolan sambil membetulkan letak kepalanya di salah satu akar pohon.&lt;br /&gt;"Ya sudah tidur sana, nanti aku bangunkan kalo mo pulang"&lt;br /&gt;"Wah kalo gini aku ndak bisa langsung tidur"&lt;br /&gt;"emange kenapa?"&lt;br /&gt;"Aku biasa tidur dengan diawali proses panjang dan melayang"&lt;br /&gt;"maksudmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap menjelang tidur, aku seringkali membayangkan cerita-cerita yang sering saya dengar tentang masa depanku sampai aku tertidur"kata Warso sambil memejamkan matanya&lt;br /&gt;"Memangnya apa yang kamu pikirkan tiap malam?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ini cerita lawas yang sering kita dengar. Aku membayangkan ayam-ayam yang ada di rumah bertelur setiap hari. Telur-telur menetas sehingga ayamnya bertambah banyak. Lalu dijual dibelikan kambing. Kambing beranak pinak dijual dibelikan sapi dan begituuuu seterusnya sampai aku menjadi juragan desa bahkan kalo perlu jadi Kepala desa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"hwa ..ha ... ha..., persis cerita dagelan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Ludruk&lt;/span&gt; kemarin."Lalu apa yang telah kamu perbuat?"&lt;br /&gt;"Memelihara 2 ekor ayam jantan dan betina"&lt;br /&gt;"trus?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ya sudah itu saja, biarkan saja ayam itu tumbuh dengan sendirinya"&lt;br /&gt;"arti kamu pasrah terhadap kerja keras ayam itu kan?. Kapan tercapaiya sampainya keinginan kamu. Itu namanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;panjang angan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"lha terus saya harus bagaimana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ingat ndak penjelasan Pak Guru kita dulu, tentang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;cita-cita&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;"yang mana ? kayaknya aku lupa"&lt;br /&gt;"dasar... tukang tidur"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kata Pak Guru, setiap orang itu kalo mau sukses harus punya cita-cita"&lt;br /&gt;"Benar, trus ..."&lt;br /&gt;"Berapapun cita-cita yang dimiliki itu menjadi bagus"&lt;br /&gt;"lha malah kamu lebih panjang angan" Warso menyindir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nhah kita jangan hanya mengumpulkan cita-cita saja, tapi buat perencanaan yang matang"&lt;br /&gt;"wuih omonganmu kayak Pak Guru Saja, bahkan pantas jadi Kepala Sekolah hhhhh"&lt;br /&gt;"Dengar dulu"&lt;br /&gt;"oke saya dengarkan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Buatlah semacam perencanaan terperinci dari cita-cita dan keinginan yang hendak kamu raih. Trus tulis faktor-faktor apa saja yang mendukung dalam pencapaiannya. termasuk jika harus melibatkan orang lain tulis siapa saja mereka. Nah selanjutnya koreksi setiap minggu berkala, langkah apa saja yang telah kamu capai untuk itu. Kendala apa saja yang telah menghambat. Sehingga dengan itu kita bisa menentukan langkah yang lebih baik untuk berikutnya. Dan terpenting lagi semua ini butuh proses, pelan dan istiqomah dijalankan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Trus kamu apa ya melakukan semua ini?"&lt;br /&gt;"Ya lah"&lt;br /&gt;"tapi aku kok ndak tahu?" tanya Warso sedikit kesal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf to Mo, aku hanya tidak ingin salah dalam menjalani hidup yang belum aku jalani. Jadi, aku sengaja tidak pernah menceritakan semua cita-citaku pada orang lain sebelum langkah itu sukses aku lakukan.  Jadi kalopun kelak cita-citaku tidak berhasil, hanya aku dan Alloh swt yang tahu, yang penting aku sudah bercita-cita, berusaha, berikhtiar dan berdo'a secara istiqomah dan akhirnya bertawakal. Pasrah terhadap kehendak Alloh"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kang Warso ... Kang Warso ...! lama-lamat terdengar teriakan Zubaidah adik Warso yang suaranya makin jelas mendekat. Warso dan Trimo berbegas bangkit dalam kebingunan,&lt;br /&gt;"Ada apa Idah ..." Tanya Warso ketika adiknya semakin mendekat&lt;br /&gt;"Anu Kang ... Ayam sampean mati semua ..."&lt;br /&gt;"Apa ... ? ... Kenapa ...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ndak tahu sepertinya semua mati kaku, sampean lupa tidak mengurung mereka. Khan kemarin Pak Darman sudah berpesan kalo sawahnya di pasang racun tikus. Saya yakin ayam sampean makan umpan tikus"&lt;br /&gt;tiba-tiba di atas kepala Trimo seperti ada kilauan bintang dan kunang-kunang berterbangan ...&lt;br /&gt;brugggg ...&lt;br /&gt;Warso pingsan tertimpa sejuta angan&lt;br /&gt;================================================&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #3333ff; font-style: italic; text-align: center;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akherat"&lt;/div&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;br /&gt;semoga bermanfaat&lt;br /&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;catatan:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Thulul ‘Amal = panjang angan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Ludruk adalah kesenian drama tradisional dari Jawa Timur. Ludruk merupakan suatu drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah  grup kesenian yang di gelarkan disebuah panggung dengan mengambil cerita  tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan dan lain  sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan  sebagai musik (wikipedia)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-8116685288508593987?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/8116685288508593987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=8116685288508593987&amp;isPopup=true' title='69 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8116685288508593987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8116685288508593987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/03/cita-cita-trimo-thulul-amal-warso.html' title='Cita-cita Trimo Thulul ‘Amal Warso'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>69</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-6053436975423576010</id><published>2011-11-29T14:16:00.000+07:00</published><updated>2011-11-29T14:16:11.741+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Gampang Lepas</title><content type='html'>&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Dua minggu lebih tidak menyentuh blog ini, terasa ada kekakuan diri. Awalnya, dengan berat hati mengistirahatkan kelopak mata dari kelelahan dan masalah di depan monitor, yang pada akhirnya menjadi kebablasan, berada di wilayah hiatus. Bahkan, ketika saya tidak memikirkan aktivitas blogging, terasa sekali saya mengalami kebuntuan ide menulis. Beda halnya ketika blogging yang sudah saya mulai sejak desember 2009, telah mewarnai&amp;nbsp; hari-hari saya lebih bermakna. Jalinan silaturrahim semakin bertambah, juga wawasan diri menjadi lebih terbuka dibandingkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya rasakan, ketika kita membiasakan diri pada rutinitas keseharian, apalagi jika kita menikmatinya, maka ada semacam suplai vitamin semangat dalam menjalankan rutinitas itu. Bahkan bisa jadi dengan itu, kebiasaan itu akan menjadi semakin terasah lebih baik. Apalagi jika mengarah pada hal-hal yang mendatangkan kebaikan dan kemanfaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbiasa blog walking, selain mendatangkan banyak sahabat, juga menambah wawasan dari membaca postingan, yang dengan itu tidak jarang menghasilkan ide menulis di blog kita. Bahkan kemanapun kita melangkah, hampir semua panca indera ikut merasakan apa yang ada di sekitar dan dengan itu memunculkan banyak inspirasi untuk kita tulis. Kebiasaan ini, secara tidak langsung juga bisa membuka rasa kepedulian kita pada lingkungan sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan baik lainnya. Yang gampang diingat adalah, ketika kita berada di bulan suci ramadhan, lihatlah berapa banyak kebiasaan sholih yang kita lakukan selama bulan itu. Semua memberikan bekas yang sangat bermakna. Kita sangat ringan melakukan banyak kebajikan. Bertambahnya waktu, saling bekejaran dengan semangat mengumpulkan pundi-pundi amalan akhirat. Melakukan tilawah begitu sangat ringan, qiyamul lail begitu nikmat, berdzikir qolbu hampir tiap detik, sholat selalu tepat waktu. Kita akan merasakan puncak kenikmatan hidup, bahwa mengapa Alloh SWT menciptakan manusia hanya untuk beribadah. Di bulan seperti inilah seringkali kita bisa merasakan itu semua, tidak heran jika Baginda Rasululloh SAW sampai bengkak kakinya, karena &lt;i&gt;nikmatnya&lt;/i&gt; bermunajad ketika shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sangat beruntung jika kebiasaan shalih selama ramadhan itu terus membekas di sebelas bulan berikutnya. Sebab jika tidak, ketika kita sudah mulai menggeser kebiasaan itu, maka semua kebiasaan yang kita bangun akan &lt;b&gt;gampang lepas&lt;/b&gt;, sebagaimana akhir-akhir ini yang saya rasakan dalam kebuntuan ide, karena menggeser kebiasaan blogging dengan aktivitas lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita selalu berharap dan berdo'a, semoga kita selalu diberikan kekuatan iman untuk terbiasa menyandarkan hidup ini untuk mencari bekal kehidupan di akhirat. Bukankah yang kita inginkan adalah akhir hidup yang baik?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-6053436975423576010?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/6053436975423576010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=6053436975423576010&amp;isPopup=true' title='34 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6053436975423576010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6053436975423576010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/11/gampang-lepas.html' title='Gampang Lepas'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>34</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-1967065574185029706</id><published>2011-11-14T21:07:00.002+07:00</published><updated>2011-11-14T21:12:12.228+07:00</updated><title type='text'>Saya Lelah Mata</title><content type='html'>&lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Sudah seminggu ini, tingkat konsentrasi saya sepertinya berkurang, setiap kali menuangkan tulisan, ujung-ujungnya berakhir di draft. Bahkan postingan terakhir saya kemarin, sepertinya masih terasa garing.&lt;br /&gt;Dan jika saya melakukan blogwalking,&amp;nbsp; akhirnya menutup blog sahabat tanpa memberikan komentar. Karena memandang monitor dan membaca artikel sahabat paling banter hanya  mampu 5 baris saja, setelah itu akomodasi mata saya berkurang. Mata  terasa tebal, dan panas, serta sudah tidak mampu lagi meneruskan membaca. Pada akhirnya, pagi tagi saya simpulkan, saya mengalami kelelahan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini seperti yang pernah saya tulis, ternyata saya masih mengeksploitasi organ tubuh diluar kemampuan yang seharusnya. Setiap hari, mata saya selalu memantau monitor komputer dan monitor TV untuk CCTV yang keduanya dalam jarak yang dekat. Apalagi kebiasaan saya setiap menjelang tidur, seringkali membaca buku sampai tertidur. Inilah yang menyebabkan otot-otot mata, yaitu otot mata luar, otot sfingter dan otot ciliary bekerja ekstra. Semakin berkonsentrasi, maka kerja dari 3 set otot tersebut semakin meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah,&amp;nbsp; jika kita berada di depan komputer, mata kita seringkali dipaksa jarang berkedip. Padahal kedipan mata, sangat penting untuk melumasi bola mata agar terhindar dari kekeringan. Apalagi kalo kita suka berkedip-kedip, itu semakin bagus, asal jangan suka ngedipkan mata sebelah kalo liat lawan jenis. Wuiks gaya bahasa pakies kok aneh ya, maklum mantan guru biologi ini masih sedikit ngerti tentang kerja mata, walo ilmunya sudah hampir 15 tahun ndak digunakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dengan kondisi ini semua, saya mulai sekarang harus mengistirahatkan mata saya dari depan komputer, sampai saya benar-benar merasa lebih baik dari kondisi sekarang. Oleh karenanya, kepada sahabat-sahabat saya semua, untuk sementara waktu saya akan istirahat dulu.&lt;br /&gt;Mungkin sobat-sobat ada yang bisa memberikan masukan, tips dan saran untuk mengatasi ini semua? Apalagi beberapa sahabat blogger ada yang berprofesi sebagai dokter.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-1967065574185029706?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/1967065574185029706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=1967065574185029706&amp;isPopup=true' title='56 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/1967065574185029706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/1967065574185029706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/11/saya-lelah-mata.html' title='Saya Lelah Mata'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>56</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-2230431063268873043</id><published>2011-11-13T18:05:00.006+07:00</published><updated>2011-12-02T05:35:51.053+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Fiksi Kang Trimo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ziarah Haji'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAJI'/><title type='text'>Do'a dan Ziarah Haji</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-3651TjUJ2gw/TsBob-sna_I/AAAAAAAABIc/cuYNnIFES0I/s1600/Pemulangan+Haji+2006.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-3651TjUJ2gw/TsBob-sna_I/AAAAAAAABIc/cuYNnIFES0I/s320/Pemulangan+Haji+2006.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Hujan bertambah deras, Trimo dan Warso mengurungkan niatnya berlari pulang. Keduanya&amp;nbsp; duduk merapat di serambi surau menahan dingin. Hanya tinggal tiga orang, termasuk Abah Abdullah yang masih menyelesaikan dua rakaat rawatib ba'da isya. Sementara jamaah lainnya sudah meninggalkan surau sebelum hujan turun.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kok hanya berdua, kemana Daslam tumben ndak kelihatan sejak magrib tadi?" Suara yang lembut berwibawa muncul dari bilik surau memecahkan obrolan Trimo dan Warso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ohh Abah sudah selesai shalatnya. Siang tadi, Daslam sekeluarga, ke rumah Pamannya di kampung sebelah" Jawab Warso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekeluarga&amp;nbsp; ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya Abah, kan besok Pamannya pulang dari Tanah Suci" Trimo memberikan penjelasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Besok ya datangnya, Alhamdulillah, saya kira masih seminggu lagi. Pasti mereka repot mempersiapkan penyambutan. Apalagi tradisi di daerah kita, menyambut kedatangan haji sangat luar biasa. Bukan hanya keluarga, dan sanak sodara, kebahagiaan itu juga dirasakan warga setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tahun lalu saja, Haji Syafii penyambutannya mirip seperti resepsi pernikahan" Kata Warso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentu membutuhkan biaya yang banyak" sahut Trimo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahkan ada yang pernah ngomong, bisa jadi biaya penyambutan hampir sama dengan biaya pemberangkatan haji" Warso ndak kalah bersemangat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu kan tergantung keluarga yang bersangkutan, mau dibikin biasa ato dibikin luar biasa. lha wong ndak ada ketentuan yang mengharuskan seperti itu, iya kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inggih Bah... terkadang saya berpikir, kenapa ziarah kedatangan haji lebih ramai dibandingkan dengan keberangkatan haji ?"&amp;nbsp; Trimo mencoba membuat pertanyaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pernah saya dengar, Haji yang baru datang dari Tanah Suci diiringi 40 Malaikat, sehingga jika kita minta barokah do'a, Insya Alloh mudah diterima, benarkah itu Abah ?"Belum sempat Abah Abdullah menjawab, Warso sudah menambah dengan satu pertanayaan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Abah juga seringkali mendengar anggapan seperti itu, tetapi selama ini Abah mencari berbagai kitab, belum pernah ketemu dasar yang menguatkan anggapan itu. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalo ndak ada dasar dan riwayatnya, berarti itu Fathul Lisan ya Bah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apalagi maksute Mo ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berdasar ‘katanya’ ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Entahlah, wallahu a`lam bish-shawab. Menurut Abah pribadi, kalo minta do'a kenapa nggak nitip saja ketika mereka hendak pergi ke tanah suci"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nitip do'a, maksudnya gimana Abah ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, coba kalian pikir. Kalo memang Haji yang baru datang dari Tanah Suci itu diiringi 40 Malaikat, lebih terkabul mana kalo do'a itu disampaikan di Tanah Suci ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya di sana " jawab Trimo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa demikian Abah ?" Warso penasaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Coba kalian ingat, betapa banyak kejadian-kejadian luar biasa yang dialami jamaah haji di sana. Dan dari banyak cerita, sebagian besar berdo’a di sana gampang sekali terkabulkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Subhanalloh …”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa doa mereka gampang dikabulkan.&amp;nbsp; Ada banyak faktor, pertama, dari masing-masing pribadi, mereka ke sana dalam rangka perjalanan ibadah. Insya Alloh semua diniatkan semata-mata mencari ridho Alloh. Mereka ikhlas mengeluarkan harta benda, tenaga dan pemikiran semata-mata memenuhi Panggilan-Nya. Kurang lebih 40 hari melepaskan diri dari kehidupan duniawi, hati mereka benar-benar penuh dengan santapan ruhani yang tiada tara indahnya. Ketertundukan atas perintah Alloh mencapai puncaknya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Subhanalloh ... trus yang berikut apa Abah ?" Trimo merasa penasaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di Tanah Suci Mekah dan Madinah, terdapat tempat-tempat yang mustajabah. Tempat yang diistimewakan, dan do'a mudah terkabulkan. Tentu saja do'a tersebut adalah do'a kebaikan dan bukan untuk memutus silaturrahim. Tempat-tempat yang tidak pernah sepi dari orang berdo'a seperti di Hajar Aswad, Multazam, Maqam Ibrahim, Hijir Ismail dan di bawah Talang Emas, ketika minum di area Zamzam, Shafa, dan Marwah areal Sa’i. Selain itu, juga Jabal Rahmah, Arafah ketika wukuf, Mudzalifah ketika mabit, Jamarat Mina, serta Raudlah di Masjid Nabawi Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah ternyata sangat banyak ya Bah, tempat-tempat yang mustajabah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apalagi di dukung faktor nilai pahala sholat di Masjdil Haram yang 100.000 kali lipat, juga di Masjid Nabawi yang 1.000 kali lipat dibandingkan di tempat lain. Tentu, semua doa yang dipanjatkan akan jauh sangat bermakna"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terus, bagaimana dengan mendo'akan orang lain, apalagi dengan titip do'a seperti yang Abah sampaikan tadi" Tanya Trimo agak kritis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahkan kalo kalian dimudahkan ke Tanah Suci, Insya Alloh Amin, do'akan saja orang-orang yang kalian kenal, ndak usah nunggu titipan. Karena mendo'akan kebaikan untuk orang lain, apalagi tanpa sepengetahuannya adalah perbuatan mulia, sebagaimana disampaikan sahabat Abu Ad-Darda’,&amp;nbsp; Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim no. 4912)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalo begitu, kita terlambat ya Abah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terlambat gimana maksudmu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lha sekarang kan jamaah haji sudah pulang ke tanah air, padahal saya pingin minta di do'akan di Tanah Suci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya ndak ada kata terlambat, kan masih ada tahun-tahun berikutnya. Lagian, kita minta do'a mereka yang baru datang kan ndak ada yang melarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalo gitu kita besok ziarah haji ke rumah paman Daslam " Warso bersemangat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tujuannya perbaikan gizi, apa minta di do'akan ? Tanya Trimo menggoda sahabatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya dua-duanya..." lalu Warso mendekati telinga Trimo sambil berbisik &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"saya pingin di do'akan, agar Divna luluh hatinya"&lt;br /&gt;????&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-2230431063268873043?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/2230431063268873043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=2230431063268873043&amp;isPopup=true' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2230431063268873043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2230431063268873043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/11/doa-dan-ziarah-haji.html' title='Do&apos;a dan Ziarah Haji'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-3651TjUJ2gw/TsBob-sna_I/AAAAAAAABIc/cuYNnIFES0I/s72-c/Pemulangan+Haji+2006.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-2229585749911442033</id><published>2011-11-11T20:45:00.000+07:00</published><updated>2011-11-11T20:45:24.976+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Ken Tut</title><content type='html'>&lt;span class="st"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="st"&gt;بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Selepas magrib tadi, ada undangan syukuran tetangga. Sambil menunggu undangan hadir semua, saya mendengarkan obrolan ringan. Salah seorang dari kami, menceritakan tentang dua kisah kentut. Karena ada hal yang menarik, saya share di sini dengan harapan ada hikmah yang bisa kita dapatkan&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;Dikisahkan, seorang laki-laki sebut saja bernama Fulan yang mendatangi Ulama sepuh, sebut saja Kyai Shalih di kampungnya, untuk menanyakan sebuah keperluan. Ketika berkonsultasi, tanpa disadari Kang Fulan kentut. Tentu saja Ulama tersebut mendengar dengan jelas.&lt;br /&gt;Dan, nampak jelas perubahan ekspresi wajah di Fulan, menahan malu.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Coba kamu ulangi pertanyaannya tadi ?"&lt;/i&gt; Kyai Shalih sambil memiringkan telinganya, agar lebih dekat dengan Kang Fulan. Dan dengan ragu, Kang Fulan mengulangi pertanyaannya.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Coba lebih keras lagi kalo ngomong, maklum akhir-akhir ini pendengaran saya agak menurun"&lt;/i&gt; demikian Kyai Shalih mengulangi lagi pertanyaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Kang Fulan dengan suara keras dan bersemangat menceritakan permasalahan yang dihadapi. Ini dilakukan karena ia yakin kalo Mbah Kyai Shalih tidak mendengar kentut yang dikeluarkan tadi.&lt;br /&gt;Padahal, sesungguhnya pendengaran Mbah Kyai sangat normal dan mendengar dengan jelas suara-suara di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;Dikisahkan, ada seorang Pejabat mendatangi jamuan makan, bersama seorang asistennya yang setia. Undangan yang datang adalah tokoh-tokoh penting di wilayahnya. Ketika acara makan dilangsungkan, tanpa sadar si Pejabat mengeluarkan kentut yang terdengar seluruh ruangan. Seluruh yang hadir menoleh ke arah sumber suara. Di acara seperti ini, kok ada yang melakukan tindakan yang tidak seharusnya dilakukan. Untungnya saat itu juga, si Asisten yang duduk di dekat si Pejabat, langsung berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Maaf beribu maaf bapak ibu semua, setelah makan tadi tiba-tiba perut saya sakit luar biasa dan saya tidak bisa menahannya lagi. Sekali lagi, saya mohon maaaf atas kekurang ajaran saya&lt;/i&gt;" demikian si Asisten menyampaikan permohonan maaf sambil meninggalkan ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampak jelas berbagai ekspresi yang nampak dari hadirin yang ada, bahkan ada juga yang langsung keluar dari ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di rumah, si Pejabat langsung memberikan hadiah harta yang sangat banyak kepada Asistennya, atas tindakan yang dilakukan tadi.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-2229585749911442033?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/2229585749911442033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=2229585749911442033&amp;isPopup=true' title='53 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2229585749911442033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2229585749911442033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/11/ken-tut.html' title='Ken Tut'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>53</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-4780779911468293694</id><published>2011-11-09T07:55:00.000+07:00</published><updated>2011-11-09T07:55:06.564+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAJI'/><title type='text'>Cerita Haji | Mimisan di Tanah Suci</title><content type='html'>&lt;span class="st"&gt; بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="st"&gt;السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GXpDEsZZBbI/TrmuSiv29TI/AAAAAAAABIU/9C-6P6SFhNU/s1600/Haji.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="100" src="http://1.bp.blogspot.com/-GXpDEsZZBbI/TrmuSiv29TI/AAAAAAAABIU/9C-6P6SFhNU/s200/Haji.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Siapa yang tidak panik, melihat mimisan yang dialami, seperti tidak wajar.&amp;nbsp;Darah terus mengucur dengan deras melalui hidung. Tidak tanggung-tanggung, yang keluar diperkirakan sekitar satu kantong donor darah. Teman-teman memberikan pertolongan secepatnya, dengan memiringkan tubuhnya biar aliran darah tidak masuk ke lambung. Juga berusaha mengentikan dengan memencet hidung, justru darah itu,&amp;nbsp; keluar dari mulut. Hampir seluruh pakaian yang dikenakan berdarah. Pada akhirnya, setelah sekitar 10 menit berhenti dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa ini terjadi tahun 2006 di Madinah Al Munawaroh Saudi Arabia. Awalnya, saya berfikir karena udara di Madinah sangat dingin, menyebabkan pembuluh darah di hidung beliau pecah, ato beliau menderita hipertensi. Nyatanya, darah yang keluar seperti belum pernah saya lihat sebelumnya. Yang membuat semua orang heran adalah, Bapak Haji Pangi demikian orang-orang memanggilnya, justru senyam-senyum tanpa ekspresi kepanikan. Malah Beliau bilang ndak apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barulah setelah hampir 5 tahun berlalu, Beliau bercerita panjang lebar, ketika kemarin saya bersilaturrahim ke show room mobil miliknya. Bernostalgia masa itu, beliau menceritakan hal yang berkaitan dengan mimisan yang di alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mimisan itulah yang membuat saya seringkali harus selalu merasa bersyukur" begitulah Beliau mulai mengisahkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa demikian, Ji " &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ceritanya panjang" Beliau sambil mendesah. "Sejak di Mekah, saya tiap saat berdo'a agar semua jenis "kekotoran hidup" yang telah menyatu dalam hati, daging dan darah akan dikeluarkan. Saya ingin bertaubat nasuha dari masa lalu yang kelam".&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alhamdulillah, Alloh SWT telah mengabulkan do'a saya di Madinah. Kejadian mimisan yang di luar kewajaran itulah yang saya menilai sebagai jawaban atas do'a-do'a saya selama di tanah air dan khususnya di Tanah Suci Mekah. Saya merasa sejak saat itu semua beban hidup yang menggelayuti lebih dari 30 tahun, telah lepas dari hidup saya hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"30 tahun ?" hanya itu yang bisa saya tanyakan, karena saat beliau menceritakan ini, ada yang tersentak dari pikiran saya, karena saya tidak pernah menduga bagaimana masa lalu beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hampir 24 tahun saya menjadi pemasok dan pemakai aneka jenis minuman memabukkan untuk 3 kabupaten. Bahkan tiap hari saya '&lt;i&gt;mendhem'&lt;/i&gt;. Pokoknya, masa lalu saya, menjadi orang yang bubrah, jauh dari Alloh. Hanya saja, saat itu, saya meminta pada Emak (Ibu Beliau), supaya setiap selesai sholat agar dido'akan bisa terlepas dari kehidupan seperti itu, bisa sholat kembali, dan bisa bekerja jauh dari barang memabukkan, dan cita-cita terakhirnya pingin naik haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alloh SWT Maha Mendengar, Maha Pengasih, Maha Penyayang, dengan sabar Emak terus mendo'akan saya, sampai tahun 92 saya sudah tidak lagi berjualan minum keras dan Alhamdulillah tahun 99, saya benar-benar terlepas dari semua jerat kehidupan kelam masa lalu. Alhamdulillah, saya telah menjadi mantan orang ndak karuan. Luar biasanya, sejak itu&amp;nbsp; Semua pikiran tentang masa lalu seperti tertutup, bahkan saya diberikan banyak kemudahan dalam mencari rejeki. Sampai puncaknya, bisa berangkat haji bersama Emak tahun seperti yang saya angankan selama ini. Saat ini yang saya lakukan adalah selalu bersyukur atas semua nikmat ini. Semoga Alloh tetap memberikan kekuatan dan istiqomah dalam menjalani hidup"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Amin ... Subhanalloh ... " hanya itu yang selalu keluar dari mulut saya. Hati ini benar-benar berdegup ketika mendengar semua penuturan beliau. Begitulah jika Alloh Ta'ala telah berkehendak pada hambaNya. Banyak hal yang bisa saya serap dari cerita beliau, tentang makna hidup, bagaimana taubat yang nasuha, do'a yang ikhlas dari orang tua, serta rasa syukur atas segala nikmat yang selalu mengalir ke kita.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ  اللهِ وَبَرَكَاتُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-4780779911468293694?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/4780779911468293694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=4780779911468293694&amp;isPopup=true' title='47 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4780779911468293694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4780779911468293694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/11/cerita-haji-mimisan-di-tanah-suci.html' title='Cerita Haji | Mimisan di Tanah Suci'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-GXpDEsZZBbI/TrmuSiv29TI/AAAAAAAABIU/9C-6P6SFhNU/s72-c/Haji.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>47</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-6211446270508958265</id><published>2011-11-07T18:39:00.000+07:00</published><updated>2011-11-07T18:39:05.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blog'/><title type='text'>Komentar Aneh</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim,&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrahamatullahi wabarakatuh sodaraku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan masalah komentar yang masuk ke blog ini, tapi justru komentar sayalah yang ternyata bermasalah di blog lain.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_I9z9LPisHM/Tre7RohoVZI/AAAAAAAABHU/hwH29LLkVMU/s1600/komentar+aneh.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="161" src="http://2.bp.blogspot.com/-_I9z9LPisHM/Tre7RohoVZI/AAAAAAAABHU/hwH29LLkVMU/s320/komentar+aneh.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Sore tadi, saya bw ke beberapa blog sahabat, dan memberikan komentar sebagaimana biasanya. Terakhir saya baru menyadari ketika berkomentar di postingan Kang &lt;b style="color: blue;"&gt;Mabruri Sirampog&lt;/b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;,&lt;/span&gt; &lt;a href="http://mabrurisirampog.wordpress.com/2011/11/07/kisah-kasih-di-sekolah-dasar/"&gt;Kisah-kisah di Sekolah Dasar&lt;/a&gt;. Awalnya saya berkomentar cukup panjang, setelah komentar saya post dan lihat hasilnya, di luar dugaan ternyata komentar saya muncul tulisan &lt;b&gt;mn omg haha go&lt;/b&gt; dan ada link &lt;b&gt;www.fineartcards[dot]net/files/d22.php?id1s6q6g0-Photo00.JPG&lt;/b&gt; yang nempel di situ.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_L8g6b_xRP8/Tre8NPNz6fI/AAAAAAAABHc/ViBwfrGH8l4/s1600/komentar+aneeh.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="182" src="http://3.bp.blogspot.com/-_L8g6b_xRP8/Tre8NPNz6fI/AAAAAAAABHc/ViBwfrGH8l4/s320/komentar+aneeh.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Lalu, saya nyoba berkomentar lagi di postingan Kang Mabruri, dan lagi-lagi hasilnya sama. Yang muncul bukan tulisan komentar saya, tapi justru link aneh.&lt;br /&gt;Saya bener-bener kaget, karena itu di luar pemahaman saya. Saya coba klik, ternyata mengarah pada facebook. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya pada Kang Mabruri dan mungkin pada yang lain, kalo ndak salah ke Mbak &lt;b&gt;Hilsya&lt;/b&gt;, dan ndak tahu berapa blog tadi sore yang saya datangi dan komentari. Semua bukan kehendak saya. Oleh karenanya jika ada teman-teman yang merasa saya rugikan dengan bentuk komentar seperti itu, sekali lagi saya mohon keikhlasannya memaafkan saya. Dan untuk sementara, saya harus tidak berkomentar dulu di postingan sahabat, sampai saya mengetahui permasalahan yang ada. Saya khawatir ini menjadi spam, ato entahlah istilahnya apa saya ndak paha. Mungkin sampean ada yang paham, kenapa muncul komentar seperti itu ?, &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-6211446270508958265?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/6211446270508958265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=6211446270508958265&amp;isPopup=true' title='45 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6211446270508958265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6211446270508958265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/11/komentar-aneh.html' title='Komentar Aneh'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-_I9z9LPisHM/Tre7RohoVZI/AAAAAAAABHU/hwH29LLkVMU/s72-c/komentar+aneh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>45</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-4616694660425492852</id><published>2011-11-05T12:27:00.000+07:00</published><updated>2011-11-05T12:27:11.431+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAJI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wukuf'/><title type='text'>Wukuf di Arofah 2011</title><content type='html'>&amp;nbsp;Bismillahirrohmanirrohiim,&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrahamatullahi wabarakatuh sodaraku,&lt;br /&gt;Berbagai media telah memberitakan, bahwa &lt;b&gt;Wukuf Arofah&lt;/b&gt; untuk pelaksanaan haji tahun 2011 Insya Alloh dilaksanakan pada hari ini, sabtu 5 nopember 2011. Sebenarnya tentang pelaksanaan wukuf dan makna wukuf sudah pernah saya tulis di &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/11/sekitar-3-juta-lebih-calon-jamaah-haji.html"&gt;postingan&lt;/a&gt; tahun lalu. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-sjD0ofjVCuE/TrS3oLzXEQI/AAAAAAAABG4/UjFKYfH4Se8/s1600/Wukuf+Arofah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-sjD0ofjVCuE/TrS3oLzXEQI/AAAAAAAABG4/UjFKYfH4Se8/s320/Wukuf+Arofah.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Secara garis besar, bahwa wukuf di Arofah wajib dilakukan bagi jamaah haji, sebagaimana Sabda Nabi SAW, &lt;b&gt;&lt;i&gt;Al-hajju 'Arafah&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;', maksudnya adalah inti dan puncak haji adalah melaksanakan wukuf di Arafah. Makna wukuf adalah berdiam diri. Di Arafah, jamaah haji berdiam diri, melakukan introspeksi, bermuhasabah&amp;nbsp; tentang perjalanan hidupnya, sejak akil baliq hingga dia berada saat ini. Menimbang, dan mengukur proses perjalanan hidupnya. Seberapa banyak keshalehan yang telah dilakukan dan sebaiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan wukuf Arofah, dimulai tanggal 9 dzulhijah ketika matahari tergelincir sampai matahari terbenam. Ato kira-kira saat kita menjelang berbuka puasa arofah, calon jamaah haji&amp;nbsp; mulai menjalankan wukuf. Karena luasnya lokasi wukuf di padang Arofah, dan tiap maktab ada pagar pembatasnya, maka wukuf umumnya dikerjakan berdasarkan maktab, ato bisa jadi rombongan masing-masing. Dengan menghadap ke kiblat, wukuf diawali dengan kutbah wukuf, kemudian menjalankan shalat dhuhur yang dijamak&amp;nbsp; qasar dengan Asar. Selesai itu, masing-masing individu melakukan wukuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang hanya sekitar 4 jam ini, harus benar-benar dimanfaatkan  dengan maksimal, dengan melakukan muhasabah, bertaubat, berdo'a,  memperbanyak amalan amalan shalih lainnya untuk semakin mendekatkan diri  pada Alloh Ta'ala. Maka tidak heran, pada saat itu di sana sini akan  terdengar suara isakan tangis. Aliran air mata tidak ada yang bisa  membendung, karena harapan akan terhapusnya semua dosa-dosa yang telah  terjalani. Perlu diingat bahwa pelaksanaan wukuf sampai tenggelamnya matahari,  kita harus menghindari hal-hal yang kurang bermanfaat, seperti  jalan-jalan, tidur, bahkan ngobrol yang tidak mendatangkan manfaat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Shahih Muslim, dari Aisyah ra, dari Nabi saw bersabda: “Tidak  ada suatu hari yang Allah swt lebih banyak membebaskan seorang  hamba dari api neraka melainkan hari Arafah. Sesungguhnya Allah swt  mendekat dan membanggakan mereka di hadapan para malaikat-Nya seraya  berkata, “Apa yang mereka inginkan? ( tentu Aku kabulkan)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh SWT Maha Adil, Jika jamaah haji di tanah suci menjalankan wukuf di arafah dengan berharap mendapatkan ampunan dosa sebagaimana bayi yang lahir, maka kita yang tidak berhaji, diberikan kesempatan yang indah yaitu dengan puasa arafah pada hari yang sama, 9 dzulhijah. Abu Qatadah meriwayatkanbahwa Baginda Rasulullah saw bersabda : Berpuasa pada hari Arafah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya.”(HR. Muslim). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itulah pahala yang dijanjikan Allah swt akan keutamaan hari arafah. Apalagi mengingat pada hari arofah juga Agama Islam telah disempurnakan, sebagaima wahyu yang diterima Baginda Rasulullah saw,&amp;nbsp; "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (QS. Al-Maidah: 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Semoga sodara-sodara kita yang saat ini sedang wukuf di arofah, diterima segala do'anya dan diampuni dosanya sehingga pulang ke tanah air menjadi haji yang mabrur, semakin shalih secara pribadi dan shalih secara sosial. Dan kita yang di tanah air, puasa kita diterima, dan dosa-dosa kitapun dilebur, amin&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-4616694660425492852?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/4616694660425492852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=4616694660425492852&amp;isPopup=true' title='35 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4616694660425492852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4616694660425492852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/11/wukuf-di-arofah-2011.html' title='Wukuf di Arofah 2011'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-sjD0ofjVCuE/TrS3oLzXEQI/AAAAAAAABG4/UjFKYfH4Se8/s72-c/Wukuf+Arofah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>35</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-798783122405591313</id><published>2011-11-04T04:00:00.014+07:00</published><updated>2011-12-02T05:36:26.608+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hari Raya Idul Adha'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Fiksi Kang Trimo'/><title type='text'>Sate 10 dzulhijah</title><content type='html'>Lima potong sate gurih telah masuk ke dalam perut Warso, sementara di tangan kanannya masih memegang satu tusuk masih utuh. Terpancar kenikmatan dari caranya mengunyahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Hemm ... enak sekali sate ini Mo, pinter sekali kamu nyembelihnya, sampe-sampe aroma kambingnya ndak terasa"&lt;/i&gt; Warso memuji Trimo sambil terus mengunyah potongan-potongan daging bakar di mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Emangnya cara nyembelih, bisa menentukan aroma tidaknya kambing ?"&lt;/i&gt; tanya Daslan nyeletuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Lha saya ndak tahu, yang penting saya nyembelih sesuai dengan  ketentuan penyembelihan Islami, ya beres. Perkara hasilnya beraroma  kambing ato endak, saya ndak tahu ada hubungannya apa nggak"&lt;/i&gt; sahut Trimo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Ada lho warung sate yang aroma kambingnya sangat kuat, yang justru bikin saya eneg memakannya"&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Sudah ..., jangan ngomongin orang, nggak baik. Lagian kalo mulut penuh makanan, jangan sambil ngomong to So, tuh mulutmu belepotan. Mending siapkan piring yang bersih, untuk satenya Mbak Abadullah"&lt;/i&gt; sergah Trimo sambil terus mengipas sate di hadapannya, sementara Warso nyengir tanpa rasa bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar namanya disebutkan, Mbah Kyai kharismatik yang dari tadi membersihkan kulit kambing, ikut menimpali. "&lt;i&gt;biar mbah saja yang ke situ, ndak usah disiapkan di piring. Kita makan bersama saja, biar tambah nikmat. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Nggih Mbah ..., monggo ini sudah matang"&lt;/i&gt; Trimo sedikit beringsut dari tempat duduknya, sambil membetulkan tikar yang digelar di tepian bara api panggangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Wah bener, aroma kambingnya ndak terasa. Ayo kamu juga harus makan Mo&lt;/i&gt;"Mbah Kyai ikutan memuji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Betul kata Trimo, yang terpenting syarat menyembelih secara Islami sudah terpenuhi dan niat qurbannya sudah jelas, lalu pembagian dagingnya sudah sesuai, ya sudah. Yang penting jangan ada satupun bagian dari qurban ini dijual" &lt;/i&gt;demikian Mbah Abdullah mencairkan suasana &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Mo ... gimana rasanya pertama kali nyembelih kambing ?"&lt;/i&gt; tanya Warso pada sahabatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Ya jelas ngeri,&amp;nbsp; bahkan awalnya saya merasa ragu melakukannya. lha wong harus mematikan makhluk hidup dengan pisau tajam, apalagi&amp;nbsp; ada aliran darah yang deraa. Tapi, Alhamdulillah dengan niat karena Alloh Ta'ala, akhirnya,&amp;nbsp; saya memiliki kekuatan untuk melakukannya" cerita &lt;/i&gt;Trimo bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Wah dengan kambing saja seperti itu,&amp;nbsp; bagaimana perasaan Nabi Ibrahim as saat menempelkan pedang di leher Ismail as ... hayo ... coba kalian bayangkan"&lt;/i&gt; Ucapan Mbah Kyai seperti menghentikan ketiga Pemuda itu dari asyiknya makan sate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; "Iya ya ..., kenapa saya dari tadi tidak memikirkannya, kalo kita nyembelih Qurban ini untuk memperingati kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail"&amp;nbsp; &lt;/i&gt;ucap Warso sambil garuk-garuk kepala,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Yang kamu pikirkan cuma makan sate sih ... &lt;/i&gt;" Daslam menimpali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Kan jarang-jarang kita makan seperti ini, bisa-bisa setahun sekali&lt;/i&gt;" Warso ndak mau ngalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Trus gimana cara kita memaknai peristiwa itu, Mbah ?"&lt;/i&gt; Trimo mencoba membuka pertanyaan&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Banyak hal yang kita teladani dari kisah ini. Nabi Ibrahim as diuji  dengan kecintaan yang sangat luar biasa kepada Ismail, yang  bertahun-tahun didambakan kehadirannya. Yang paling dicintai,&amp;nbsp; harus di sembelih atas perintah Allah swt.  Ujian kesabaran dan keikhlasan yang sangat tinggi terjadi di sini. Dengan peristiwa itu,&amp;nbsp; maknanya, Nabi Ibrahim as mampu membuang segala bentuk ego dan kecintaan  duniawi, dengan menyembelih penghalang untuk mendekatkan diri pada Allah. Dan itu prestasi yang tak tertandingi&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Bagaimana dengan Nabi Ismail as, apa yang bisa kita renungkan Abah ?&lt;/i&gt; Warso menambahkan pertanyaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Ya, Ismail as adalah sosok yang dengan  sabar dan ikhlas serta ridha menerima perintah Allah. Ini sebuah kondisi  yang sulit digambarkan atas ujian mereka berdua.&lt;/i&gt;&amp;nbsp; Nabi Ibrahim as dan Ismail as telah  lulus ujian dan terkategorikan dalam Al Qur'an surat 22 ayat 37:&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;&lt;i&gt;Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak akan  mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat  mencapainya...).&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Mereka berdua telah lulus dengan sangat luar biasa. Sebuah sinergi yang menghasilkan kemenangan ruhani, dan  membuahkan ketaqwaan di sisi Allah.&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, memaknai &lt;b&gt;hari raya Idul Adha 10 dzulhijah&lt;/b&gt;,&amp;nbsp; bukan hanya sebatas menyembelih hewan dan rame-rame makan sate saja, tapi bagaimana kita bisa meneladani kekuatan ikhlas dan kesabaran Nabi  Ibrahim as dan Nabi Ismail as dalam menjalankan perintah Allah untuk  meraih derajad ketaqwaan yang tinggi. Semoga kita bisa kearah sana, Insya Allah Amin. Lha, kenapa kalian bertiga bengong saja, ayo habiskan satenya mumpung setahun sekali kita bisa melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"saya sudah kenyang,&amp;nbsp; Abah&lt;/i&gt;" kata Warso sambil nyengir. Kenyang karena lebih dari 20 tusuk sate yang masuk ke tubuhnya, juga kenyang karena wejangan Mbah Kyai, yang tidak terpikirkan sebelumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-798783122405591313?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/798783122405591313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=798783122405591313&amp;isPopup=true' title='38 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/798783122405591313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/798783122405591313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/11/menikmati-sate-wejangan-ketika-10.html' title='Sate 10 dzulhijah'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>38</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-2915761194424700813</id><published>2011-11-03T11:53:00.001+07:00</published><updated>2011-11-03T11:58:01.731+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Mengganjal</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim,&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh sodaraku semua,&lt;br /&gt;Banyak hal yang bisa saya serap, ketika bersilaturrahim dan blogwalking ke blog-blog lain. Membaca sekian banyak tulisan setiap hari, tentu menambah wawasan dan bisa juga bertukar pikiran. Jika saya mampu memahami tulisannya, maka sayapun berkomentar, tapi jika diluar jangkauan pemikiran saya, saya cukup membaca tanpa meninggalkan jejak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi, saya berselancar ke sana sini, akhirnya saya singgah di salah satu blog dengan kategori artikel variatif, apa saja ada. Traffiknya pun cukup bagus. Saya tidak akan ngomongkan blognya secara detail, karena ini akan menjadi subyektif. Bahkan, URLnya pun saya sudah lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang &lt;b&gt;mengganjal&lt;/b&gt; pikiran saya adalah, ketika saya membaca konten artikel Islami yang ditulisnya, tanpa sengaja saya melihat satu kotak iklan flash banner, yang isinya justru kontras dengan konten yang saya baca. Tayangan&amp;nbsp; iklan yang mengarah ke hal-hal yang tabu, mengarah ke upaya-upaya yang berkaitan dengan keharmonisan pasangan suami istri dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memonitize blog adalah dambaan kebanyakan blogger, termasuk saya sebelum saya ditendang google ads beberapa waktu lalu. Banyak blogger yang secara profesional mengelola blognya menjadi sarana untuk mendapatkan rejeki, terutama dari iklan yang ditampilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai blogger mungkin menganggap iklan semacam itu hal yang biasa, karena di luar kendali pemilik blog. Bukankah lebih bijak jika kita menyeleksi dan memilah iklan yang sesuai  dengan konten blog kita. Menempatkan iklan sesuai dengan porsinya, bukan  mencampur adukkan antara tulisan Islami dengan iklan berbau pornografi.&amp;nbsp; Bagaimana kalo ada anak-anak  yang membutuhkan dan membaca artikel Islami, lalu disuguhi dengan iklan orang  dewasa?&lt;br /&gt;Bagaimana menurut sampean, apakah pernah menemukan hal semacam ini ?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-2915761194424700813?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/2915761194424700813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=2915761194424700813&amp;isPopup=true' title='28 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2915761194424700813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2915761194424700813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/11/mengganjal.html' title='Mengganjal'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>28</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-3813642028208418388</id><published>2011-11-01T12:43:00.000+07:00</published><updated>2011-11-01T12:43:14.710+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liburan Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bendungan Lahor'/><title type='text'>Istirahat di Bendungan Lahor</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-EATnCwFdkX8/Tq9DNp8vW_I/AAAAAAAABGg/aWR8D6zOLeA/s1600/Bendungan+Karang+Kates.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="121" src="http://2.bp.blogspot.com/-EATnCwFdkX8/Tq9DNp8vW_I/AAAAAAAABGg/aWR8D6zOLeA/s320/Bendungan+Karang+Kates.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Minggu 31 oktober 2011 pagi, saya dengan istri meluncur ke Malang. Setelah 1 jam perjalanan, kami berhenti di Bendungan Lahor. Selain istirahat, Umi-e ndulang si kecil &lt;b&gt;Akmal.&lt;/b&gt; Saya memilih duduk di tikar yang digelar pedagang sepanjang trotoar. Segelas kopi hangat menemani pagi yang cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat ini memang cocok untuk melepas kepenatan dalam perjalanan Blitar - Malang dan sebaliknya. Sebenarnya lokasi ini merupakan jalan alternatif yang lebih cepat tanpa melalui jalan berkelak-kelok di sekitar Bendungan Karangkates, hanya saja tidak semua jenis kendaraan boleh lewat sini. Hanya mobil berukurann sedan dan MPV serta motor saja yang bisa lewat sini, sementara kendaraan jenis Bus dan truk lewat jalur utama. Jalan alternatif ini lebih mirip dengan jalan tol, mulus dan double way.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Np8MABYYsr4/Tq9wOdXJKcI/AAAAAAAABGo/3s7ZGFecZwc/s1600/Bendungan+Lahor.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="http://3.bp.blogspot.com/-Np8MABYYsr4/Tq9wOdXJKcI/AAAAAAAABGo/3s7ZGFecZwc/s400/Bendungan+Lahor.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;Bendungan Lahor terletak sekitar satu jam perjalanan dari arah Malang, dan juga satu jam dari arah Blitar. Kurang lebih 40 km barat daya Kota Malang, melewati Kepanjen dan Sumber Pucung.&amp;nbsp; Secara administratif&amp;nbsp; wilayah ini terletak di Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang, dan bagian barat bendungan sudah masuk Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masuk lokasi bendungan Lahor, Jadi, jika sampean dari arah Malang, setelah melewati double way Karang Kates, tepat di depan pintu gerbang Karang Kates ada pertigaan, silahkan langsung ambil jalur kanan. Selanjutnya, membayar retribusi di pos penjagaan, sepeda motor sebesar Rp 500 sedangkan mobil Rp 1.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dari arah Blitar, letak persimpangan jalan alternatif tersebut adalah 200 meter setelah SPBU Selorejo, ada penunjuk jalan ke arah kanan dekat Pos Polisi akan terlihat jalan kembar menurun, lansung belok kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_UgxFk-Jyfk/Tq9xVXfdc7I/AAAAAAAABGw/NBIrFNBK2Wk/s1600/Bendungan+Lahor+Selorejo+.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-_UgxFk-Jyfk/Tq9xVXfdc7I/AAAAAAAABGw/NBIrFNBK2Wk/s400/Bendungan+Lahor+Selorejo+.jpg" width="358" /&gt;&lt;/a&gt;Selain tempat istirahat di sepanjang tepian bendungan, kita juga bisa masuk ke lokasi wisata dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 untuk hari biasa dan Rp 7.000 untuk hari minggu. Yang seneng mancing, di tempat ini juga tersedia penjual alat pancing. Namun jika ingin mencicipi kuliner ikan segar, kita bisa beli ikan segar yang tersedia, kemudian tinggal minta tolong warung makanan yang berjejer-jejer di lokasi untuk mengolah dan membaka ikan&amp;nbsp; menjadi hidangan yang berselera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan alternatif ini dibuka 24 jam, karena saya sendiri beberapa kali dini hari melewati jalan ini, hanya saja kalo jam segini penjual yang marak di siang dan sore hari sudah tidak ada lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saat asyik menikmati segelas kopi kemarin, ada yang menarik perhatian saya, ketika dua buah mobil berjalan melambat begitu mendekati jembatan bendungan. Mobil ini diberi pernah-pernik hiasan, yang menandakan di dalamnya ada pengantin. Tidak seberapa lama ada dua orang mengejar seekor ayam di dekat kedua mobil yang berhenti tepat sebelum ujung jembatan. Sayangnya saya ndak bawa kamera, hapepun lowbat, jadi ndak bisa menjepret moment menarik itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baru tahu setelah dijelaskan tukang Parkir, bahwa itu adalah tradisi yang sering dijumpai di tempat itu. Yaitu, jika ada calon pengantin yang akan melewati bendungan Selorejo, mereka harus melepas seekor ayam. Sayangnya Pak Parkir tidak menjelaskan secara rinci, apa tujuan mereka melakukan itu. Yang jelas berkaitan dengan rombongan pengantin yang hendak melewati sungai Brantas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tradisi ini tidak hanya di daerah situ saja, karena di Jembatan Ngantru Tulung Agung seringkali dilakukan hal yang sama, jika ada pengantin hendak menyeberangi jembatan sungai Brantas ngantru, mereka melepas seekor ayam. Karena saya penasaran, sayapun bertanya pada tetangga yang umurnya sudah sepuh. Jawaban merekapun sederhana, memang begitu tradisinya, agar pengantin selamat. hemmm ... Entahlah&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-3813642028208418388?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/3813642028208418388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=3813642028208418388&amp;isPopup=true' title='43 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3813642028208418388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3813642028208418388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/11/istirahat-di-bendungan-lahor.html' title='Istirahat di Bendungan Lahor'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-EATnCwFdkX8/Tq9DNp8vW_I/AAAAAAAABGg/aWR8D6zOLeA/s72-c/Bendungan+Karang+Kates.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>43</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-8279119485955000859</id><published>2011-10-31T10:52:00.000+07:00</published><updated>2011-10-31T10:52:54.213+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kakiah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAJI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Qurban'/><title type='text'>Darah Segar Mengalir di Kakiah</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kakiah,&lt;/b&gt; adalah tempat pusat pemotongan hewan di tanah suci &lt;b&gt;Mekah Al Mukaromah Saudi Arabia&lt;/b&gt;. Tempat ini sekaligus sebagai 'pasar' dan transaksi segala jenis hewan qurban. Di sini setiap musim haji, ratusan ribu bahkan jutaan hewan disembelih, kambing, domba maupun unta. Jumlah hewan sebanyak itu adalah wajar, mengingat paling tidak lebih dari 3 juta jamaah haji serta penduduk lokal yang melakukan pemotongan hewan di sini.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--Xt_f5F65Zg/Tq4KQLoO_NI/AAAAAAAABGQ/Y-IdhflwpDs/s1600/Qurban+di+Kakiah+Mekah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://4.bp.blogspot.com/--Xt_f5F65Zg/Tq4KQLoO_NI/AAAAAAAABGQ/Y-IdhflwpDs/s320/Qurban+di+Kakiah+Mekah.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Karena tempat ini khusus untuk pemotongan hewan, tentu kondisi bangunan telah dirancang dengan baik. Petugas khusus yang kita kenal sebagai &lt;b&gt;jagal&lt;/b&gt;, semua berseragam merah menyala, lengkap dengan tanda pengenal dan pisaunya. Walo sekilas seperti pisau dapur, tapi tajamnya jangan ditanya, sekali gores kulit kambing langsung menganga. Juga Petugas kebersihan, ada yang khusus menyiram darah yang tercecer dan adapula yang ngepel lantai ketika proses pemotongan berlangsung, sehingga darah langsung dialirkan ke saluran pembuangan yang kalo dilihat seperti aliran air sungai, terus mengalir. Saking banyaknya hewan yang dipotong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hewan yang dipotong di tempat ini, dengan tujuan untuk pembayaran &lt;b&gt;Dam haji&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;Qurban&lt;/b&gt;. Jamaah haji Indonesia, kebanyakan mengambil &lt;b&gt;haji Tamattu'&lt;/b&gt;, sehingga dengan itu yang bersangkutan harus menyembelih seekor kambing. Insya Alloh tentang Dam Haji akan saya tulis pada postingan berikutnya biar lebih jelas. Meningat jumlag daging hasil dari pemotongan sangat melimpah, Pemerintah Arab Saudi telah melakukan penanganan dengan baik dengan mengemas &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemotongan untuk Dam haji, biasanya dilakukan sebelum pelaksanaan wukuf, sedangkan pemotongan untuk qurban, saat Hari Raya Qurban 10 Dzul Hijjah dan hari-hari tasyriq 11,12, dan 13 Dzul Hijjah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-foxtkXejg3I/Tq4ZCgksIkI/AAAAAAAABGY/uaS7Iy1TceI/s1600/Qurban+di+Kakiah.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-foxtkXejg3I/Tq4ZCgksIkI/AAAAAAAABGY/uaS7Iy1TceI/s320/Qurban+di+Kakiah.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk mendapatkan hewan yang hendak dipotong, kita bisa langsung datang ke lokasi dan melakukan transaksi di tempat. Namun akan lebih mudah lagi jika dikoordinir, bisa melalui ketua rombongan, bisa juga melalui pengurus KBIH yang diikutinya. Jika membeli dengan rombongan,&amp;nbsp; setiap jamaah cukup mengeluarkan uang sebesar 300 sampai 350 riyal. Harga segitu sudah termasuk biaya pemotongan. Namanya juga tempat transaksi jual beli, di tempat ini juga kita temukan calo. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kedua dapat dilakukan melakukan pembayaran melalui Bank. Salah satunya adalah Bank Ar Rajhi, yang memberikan layanan khusus pembayaran dam. Ar Rajhi mematok harga 410 riyal untuk seekor kambing ato domba. Tentu harga tersebut termasuk biaya pemotongan, serta pendistribusian. Selain di kantor Bank yang bersangkutan, loket pembelian bisa ditemukan di Mina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu kita tinggal pilih, beli sendiri ato cukup bayar lewat Bank. Hanya saja, kalo kita membayar dam dan qurban di Bank, kita tidak punya kesempatan melihat secara langsung hewan yang kita jadikan dam ato qurban. Apalagi kalo kita jamaah haji reguler dan masak sendiri, kita punya kesempatan membawa daging pulang ke pemondokan dan dimasak rame-rame. Mo nyate kambing ato sate Unta ?, silahkah pilih, daging unta enak loh. Mo bukti ?, semoga sampean semua segera naik Haji ke tanah suci. amin&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sebenarnya saya mo upload video, cuman kok ngeri liat darah segar muncrat, cukup foto yang saya capture dari video itu &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-8279119485955000859?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/8279119485955000859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=8279119485955000859&amp;isPopup=true' title='29 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8279119485955000859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8279119485955000859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/darah-segar-mengalir-di-kakiah.html' title='Darah Segar Mengalir di Kakiah'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/--Xt_f5F65Zg/Tq4KQLoO_NI/AAAAAAAABGQ/Y-IdhflwpDs/s72-c/Qurban+di+Kakiah+Mekah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>29</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-2864170559183078579</id><published>2011-10-28T11:24:00.002+07:00</published><updated>2011-10-28T15:42:17.278+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kontes'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Endorsement'/><title type='text'>Endorsement for Abi Sabila</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-QVI8OEGx9zY/Tqpq09nhZ5I/AAAAAAAABF8/MXC-o6_zIvQ/s1600/Endorsement+4+Abi+Sabila.gif.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-QVI8OEGx9zY/Tqpq09nhZ5I/AAAAAAAABF8/MXC-o6_zIvQ/s1600/Endorsement+4+Abi+Sabila.gif.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.abisabila.com/"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Abisabila.com&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;,&lt;b&gt;&amp;nbsp; sebuah blog yang menyajikan tulisan-tulisan dengan mengangkat permasalahan keseharian di sekitar kita, sebagai cerminan untuk mengasah keshalihan diri dan keshalihan sosial, dengan bahasa mudah dicerna, &lt;/b&gt;&lt;b&gt;tanpa menggurui. Setiap selesai membaca, akan kita dapatkan  nilai&lt;/b&gt;&lt;b&gt; berhikmah. &lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: normal; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;(Pak ies&lt;/b&gt;, Pedagang, Blogger, http://www.djanganpakies.com )&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: inherit; line-height: normal; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black; line-height: 115%;"&gt;Artikel ini diikutsertakan pada &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://www.abisabila.com/2011/10/kontes-menulis-endorsement-for-abi.html"&gt;Endorsement for Abi Sabila&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: normal; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-2864170559183078579?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/2864170559183078579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=2864170559183078579&amp;isPopup=true' title='46 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2864170559183078579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2864170559183078579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/endorsement-for-abi-sabila.html' title='Endorsement for Abi Sabila'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-QVI8OEGx9zY/Tqpq09nhZ5I/AAAAAAAABF8/MXC-o6_zIvQ/s72-c/Endorsement+4+Abi+Sabila.gif.gif' height='72' width='72'/><thr:total>46</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-4026611280088275438</id><published>2011-10-26T12:33:00.002+07:00</published><updated>2011-10-26T12:40:30.086+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Sekian Detik</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Minggu 16 oktober 2011 beberapa saat sebelum adzan subuh, hanya beberapa detik terlena dan diluar kendali saya, moncong kendaraan sudah berada di jalur berlawanan. Alhamdulillah waktu itu jalanan dalam keadaan lengang. Entah apa jadinya jika dari arah berlawanan, ada kendaraan lain. Padahal jarak tempat saya terlena dengan rumah,&amp;nbsp; sudah tidak jauh, sekitar 1 km.&amp;nbsp; Alhamdulillah, saya masih diselamatkan Alloh Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah seperti merasa sudah nyampe rumah ato gimana, tiba-tiba  rasa kantuk sangat menyerang begitu melihat tulisan "&lt;b&gt;Kabupaten Blitar&lt;/b&gt;" diperbatasan akhir Kediri.&amp;nbsp;  Saya mencoba memaksakan diri mengusir rasa kantuk dengan berbagai cara,  peregangan, sering mengubah posisi duduk, minum sisa kopi yang tinggal  ampasnya, ternyata semua tidak banyak membantu. Mungkin karena kondisi fisik yang masih kelelahan, ditambah sisa  perjalanan panjang ke Bandung belum tuntas, tubuh ini menjadi protes  untuk istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, hampir 7 jam sebelumnya Alhamdulillah kondisi saya seger dan nyaman selama perjalanan dari &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/10/pesona-kinahrejo-lava-tour-merapi.html"&gt;&lt;b&gt;Jogjakarta&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; menuju Blitar. Dua kali saya sengaja istirahat di SPBU sekitar Solo dan Mantingan yang masih beroperasi, paling tidak 10 sampai 15 menit. Ini menambah kebugaran saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara sejak pertengan malam,&amp;nbsp; 7 orang lain sudah terlelap pulas. Saya yang terjaga sendirian,&amp;nbsp; hanya ditemani alunan Miles Davis, Al Jarreau, Spyro Gyra, Diana Krall, Rio Rush, Incognito, serta suara seorang wanita dari GPS yang memandu perjalanan saya dari Jogja ke Blitar. Suara lembut cewek ini sering kali memarahi saya,&amp;nbsp; karena melebihi kecepatan di atas 60 km/jam. Walo jalanan lengang, saya tetap menjaga kecepatan di bawah 70 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walo hanya beberapa detik, moment ini benar-benar saya syukuri, karena dengan itu ada beberapa yang yang bisa menggoreskan hal yang mendalam. Pertama, saya bersyukur karena Alloh telah menyelamatkan saya dan 7 orang anggota  keluarga. Bahkan padaa kejadian itu, mereka tidak menyadari atas kesalahan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Moment ini mengingatkan saya akan kepastian akan kematian yang menunggu kita, sehingga dengan itu saya bisa bermuhasabah dan mengoreksi ternyata bekal untuk menuju ke sana masih sangat sedikit, dan semoga Alloh memberikan kemudahan bagi kita menuju kematian yang indah, khusnul khotimah. Kematian yang berada dalam kertidho'an Alloh dengan sebaik-baik bekal, keimanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, moment ini menjadi pembelajaran bagi saya untuk tidak memaksakan diri mengeksploitasi tubuh di luar batas kemampuan. Ketika tubuh sudah jenuh, sudah selayaknya istirahat karena itu adalah hak setiap sel tubuh untuk memperbaiki diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut rumus fisika, jika seandainya 3 detik kita terlelap dengan kecepatan tetap 70 km/jam di jalur yang ramai, kira-kira berapa meter kendaraan kita melenceng ke arah kanan ? trus apa yang terjadi?&lt;br /&gt;Maka jika selamat, jawabannya tiada laian adalah &lt;b style="color: blue;"&gt;Alhamdulillah.&amp;nbsp;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="" height="72" src="data:image/png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAfIAAABaCAIAAADMy0OwAAAMY0lEQVR4nO2d3bLbIAyE/f4vnV6k9bj8SCshZCD7XXTOsUFahFg76Ux7fQghhBzE9bYAQgghkdDWCTmQ67qui6f7R+HGE3IO1z/eFvJDLFjwtdQQQqJYzWsK8p9AselWfoKuqInIrNxP5F2+XfH8812KRr2F5bv51IwrlPrJWmpqhC1ZzdoSpCZ0Z0JJR7Ks1g8L6slMLTvmVZEgSabW4BZmeoJmP8nSMjm4C1FU5K7RCo3yZSOpTdJ0jmRZrcir6fmkG7o6Bh88j57/Dm4T+AR9pRmW9pov9Zn5vN0oPTaS+iRT5/iL22pFXk0PKWjuyPg24Q+2/GZYuvPqcix7VDaSWvDKGyU4rPcWPB4qhH03/ad4a5ve/IDyVmLyg+D2Gvi5Nf8jcCx88ScF+jc/aVJGyHnYjn8/8EmRGmh2sTFHBNR3hb0wie+FUmcJd0f0mHA/k+ovHCYxkij7qwl4m6zvH74sPpCW2MDWcz5D3TFHgidLHYnw4sdS0Kp6R8shfqqtTy2m71WjmAXWx/fwcNt6yFuUNV1xpTdSuNsc7MjiBqlbo9dnP9vx49q7FfKY7U0Hh41LdTMusr6bbOuqpZoG+PohytZNej7YsRSCO2bNOy94oknZR9LJR9hn63gWR65eisaAWuKkQqsuI6TG90O4OyIPz+LYVItMNKYa9i1bD0kUIt5q60JhTX5hUoiMbw5L29yR50eUMF+hrGp7I31Z3GcfWmk9J+eElzrE1MV1uVKz9YdIvW+F27opOx7zrcZoYhWPBBHuqmsP0eOm2ZCZto4kUkUOagBtXc3uePQ6ssxmypcwPnuN8soR/Xh/REkNt/Xn0yLK1t1PoBHu4qh2AApzLBnk9ZNc99Jqtv7RRCYwY5tWt/UQQ/88loFHU1PPeMyqWXpjxqXi0ZAUzbszdG5t62qQerxJqntuIIvbum98IL9o68FxQxeTVqlx/wKlIlmEufIs6+lSY+JhcRKK/BygHj/T3UE9vrCmKQ739BVkJFHsO431QLkPoDxmqlmhFQ5MeScO94gcWw9xrkCpPT0z3jLk0xJe8JxnZ5Fur7f164FDyQxbV7txtq0LBXG8J21n63hLTPk2Q0k50KzNX5vxneKGid3UFWx9ErgFhJycrW3d1NLXv2+ucD2oWQTZelMkMkXWGWjreM3fsnVZXoCtW3tO3tHxYww2qEkAPtK3qb2k+EUr85rvDhi1TfVIRPx9sXcGVHm4bEcxlWP5uIsc43ruc7CaSD6SchwwkSoSGT84BmwbvCDNMeHNUI9RW2L0MDu2p/gBieaolKxBkA2uKFCqLAa8aCWkpL3uV9sOTHrHl9X6quTQlrPpRYReEeTgiJ4ipq9ipgiIquYtMLJpT3t9a0qa0Ax1HLUlYlof6U51vHDX7UHyzgl35SoHSlVrKExR704t6bNW9ZjeLTzpiHjfgQRjhmy63GbNAoLOXnuEbOtP1ODNIGoiRGQvpjUsfrfXt6aCJDRDPay+WA5W86k90YteXxTqJUfzbXOzv4tE9RQ1S6BUtYa9WXLA4udewXGdteCCXvBCTzMUkssqXl0Okr03frw/TW0m1FCIjKT4eDuwmRGRJ4gUgvSazdFRcqKPvSCO5hTGy4PxllAiXsugVqp3sY7TCxu1XlXVIoUdLOmn3/fNRE0Bk8T3hDX1h6DWTaiPOxFSdkTPoCpTInU5vYv1rKYSUCqidrwgU7M00/2NqaaXYz1/lQcgynrRaklNnar+4qJpvbFSkVCCAORWsczmKtwlbV6v1/gc3BPgWKmqR4gJZv+0tlW+66gPorCoJx7TpAdUJet0LLw5QJ6uhsJLalXbjJmQpRe5F1z/cKfKQnTXI3ua8GjgLF9AZKJbqm/vk4kq6VtLA8+GI2yIvHkBd0dyq4gdXJmo1QXYuiHZ/7sSG9lxSw44qYF26cuQkh5/DgdhfWqaD+Cop/LKBC5QsXVHmluc8MEhfJMC9Q9OfDFyLCEl3WWxb5FTnzRDjEo06ZPW4kT64R3R8XgUnqvNmHhkKyb9soDZPbRLd/pawjd4QRLaIKc+aVsw40Tv3kUg4ctU/mJT1hElYhxQv2BVaW20VN0EfC1xwGmcoTy/zZrZj0m0VGorCc2g/7XyLozoz1z7RrV1lGXf/kngRU8/KdEieQeZ2gz7lWN3dmxBQshG0GKyoa0TQqZCi8mGtk7ySfvmh9/CrQCrnw07nmRy/HfrpIbbkA1bnxAyFVoMIYQcBW2dEEKOgrZOCCFHQVsnhJCjoK0TQshR0NYJIeQoaOuEEHIUtHVCCDkK2johhBwFbZ0QQo6Ctk4IIUdBWyeEkKOgrZMt4b8XSEgPHgyyE/znvAlR4fFYEToXwi+UiI8x4oDtshzfM8yT3ORZHLVExxjirP/IeEJYIeZq27GR1C+44OWkE76gCdyGLtfnHnBAGWcsYVKD3TGL4Atux0ZSv5gEryWdfKGt90AqA1r/FvQO88rUvvNZdTs2kvoFFLyo+p9l5ZbagsOqt9dyGv6yqv6NpH4xCV56JTO4MN6WGc/BSzubs9uSzOC3GgU/GOscoRAlg5/l16nGl1rPXm9eKxPbbyMxczZxu85BBK++hkCsG/b6Boe/oLmjIRNltbHvm3Vnb3c4F6S3R9a9i9qOhE30SX3xkxMo+Ce6/1kL9euXerA10fiWx5rgB1iIasryRHUAqBOkZz3CgKi8Lx7pedSd/7wuz0Ju+SqmzkLkWYMg45FhgwjiEcGnNWhBXQKcXhAk0aDgZONQOxXUkya7TgQeTnd5Z29K/qY/8zqyyz1j8krBv4TxcrviyzFJRbIPogZHBJ9s61Zrrqeb9nuQVwwdTK3eUh8MsTRtXR2QIG+GRTo0gMNGWk6eq25Hcctk69Yxpghg0lfO6Z1d+PXvxSwx2dyrHdyD5/QXH9Gzs4zbemajO2w9AXefmOy1OdL6cA15h4iy9V4cOXjUs9DUOe8a+q1B+PXvxSwx2dS7ftkRosVKzemVniOo2dVjGSDOwpq2PpIaLGOvD+/ruKc7ROIRQrxStfWQXV6nc0B+19bVY58cR82ywluAQKY23N2EK27BIyv1baJpVq9VQoIEAm6HLMM3ywptfRuKF+3As+p77wCzzD5p7tec8QLiSV+39cUPdohCcEfcPROyHTkb4ZAa2CTjh/EXbV144D9/qP+0BrzvBj5CYkGOqPU6nhSJg7v/iK2rKXoNkPDolYnNjixnU1s3bVaCrY90oxrtV2wdseBi46//cYfFFYYb6DjjqkwmXk+89wIZL1+JtfWrhSpyfULW0ozwoq1bNytEqqrHN8td2xO6s8Bk689f1Slq2N4UOTs4K4GeKtBqa1vHJ1pzyVdGaqi6wDEuP65/xHqa0RyzEHnCZoUn7cmwjh8RvGU7yoD+a91OMOxzfM8iL/GDrbUDTMPu1KaAvuL0mrJ5xWQxk3wEBxHs0KDuDpjCGgEpu1DzwO2oq4HMQsL2Nssn1TRSHWw6EYhg2nr7V3fYYorcRs271nZxKBemtLtEzPJsvvpkyj2qRgBFOg6noEedckuVR4IBi5/HG8wUAZnVNBdhyxzbUccBO6E3Btwsn1RQHhhW2Edfq9PW279awwpu1bwoIMuwRnMwL8vUFRVB6rBRuaYWv0gxqVbNXCHR6rC94gsrSl7diFSHkthQzcgH2vrH9Vqq1l0eZrru23tBmxyw/lmY5chSDKgHx64ISYFcAXPJC5FHmhby+d/U3LUyrcu9nOJK865a/N6KVD3IYpFajUsFcYSSr8uCD7f1j+uoFKGKaHI6/JZ6FyQkSAjrKClwb9D6vK4/XMDrK8IJlBq76m0qaGLwIWyN43ONwecNkoJ8oa3vwl7Loa1nc1V/T4J/Yqo/79TRilxWu1fvgow/G+4IUY+ZBRE2bkautDLWXbr1Dpr0I4OnFkQObjpW4To3bgKZu0yDJXtOl229uCvkbY53yxuPsIitB5alGfmtXPPAW25xHNuxgq0jqUGdkcoOtvXP8DfsxRRkFwuEW1F2vOkxLpi9kElb8CK7L2Hr7QgUPGnt25TSR23NOL0gcq7ePg12sCqSyGxdt1N3f4u1BBY/bR/XrWYgz9r1Ktss9GoNd9ipJia4+y8SWPyEffyh5rBWkCeH7AUdn3z5rQ7AO55ng2wE3Zw8+blWMH0JQwgh20H/IoSQd5j0Hklb3w9+pCBkd6YeYVrDTtDNCSEq9AhCCDkK2johhBwFbZ0QQo7iD8/UmsCZmTjyAAAAAElFTkSuQmCC" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;"Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan"&lt;/i&gt;. (QS 59:23)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-4026611280088275438?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/4026611280088275438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=4026611280088275438&amp;isPopup=true' title='52 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4026611280088275438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4026611280088275438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/sekian-detik.html' title='Sekian Detik'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>52</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-792647013266249189</id><published>2011-10-24T09:59:00.000+07:00</published><updated>2011-10-24T09:59:28.656+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liburan Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tangkuban Perahu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bandung'/><title type='text'>Pesona Wisata Alam Tangkuban Perahu</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Karena&amp;nbsp; a&lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/10/sesepuh.html"&gt;cara utama&lt;/a&gt; tujuan saya&lt;b&gt; &lt;/b&gt;di&lt;b&gt; &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/search/label/Bandung"&gt;Bandung&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; selesai, maka hari senin 10 oktober adalah hari santai, hari berlibur sambil nunggu jadwal pulang KA ke Blitar tanggal 11. Rencana semula, mengunjungi &lt;b&gt;Kawah Putih Ciwedey&lt;/b&gt;, akhirnya&amp;nbsp; dengan  banyak pertimbangan, kita alihkan jalan-jalan menuju kawasan utara Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menyewa minibus Rp 1.500.000 untuk satu hari, kita berangkat dari &lt;b&gt;Bojongsoang&lt;/b&gt; pukul 08.30 menuju arah Taman Wisata Tangkuban Perahu. Membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam dengan jarak tempuh lebih dari 30 km. Ketika melewati lembang, saya teringat blogger sahabat &lt;b&gt;Mbak Dey&lt;/b&gt; dan sayapun SMS kalo saat itu sedang melewati kotanya. Ternyata tempat tinggal Beliau masih sekitar 7 km dari situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin mendekati lokasi, kondisi jalan semakin menanjak, memaksa bus hanya menggunakan gigi 1dan 2, mesin terasa berat. Perjalanan ini sepadan dengan pemandangan kiri dan kanan yang menghijau, aneka jenis sayuran tumbuh subur di sini. Apalagi hamparan tanaman stroberi menggoda kita untuk mengincipi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-izVj0Fx98og/TqLR6GBqbaI/AAAAAAAABDM/9usyQLfR44c/s1600/Tangkuban+Parahu+2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://1.bp.blogspot.com/-izVj0Fx98og/TqLR6GBqbaI/AAAAAAAABDM/9usyQLfR44c/s400/Tangkuban+Parahu+2.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;Melewati pintu gerbang&amp;nbsp; utama, kendaraan harus berhenti di tepi jalan, salah satu petugas naik ke atas dan menanyakan asal kami. Tentu kami jawab dengan serempak dan bangga, &lt;b&gt;Blitar Bung Karno&lt;/b&gt;. Petugas menghitung jumlah penumpang dan ternyata pertanyaan tadi untuk memastikan apakah kita orang lokal ato wisatawan luar negeri. Karena saat ini lagi musim liburan warga Malaysia dan tentu saja tiket masuknya beda dengan domestik. Setiap individu dikenakan tiket masuk sebesar Rp 13.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya jalan semakin menanjak, sementara di kiri kanan hutan dipenuhi pohon pinus, yang menunjukkan tempat kita semakin&amp;nbsp; tinggi. Dan tidak seberapa lama, sampailah di Terminal pemberhentian untuk semua jenis kendaraan jenis bis, tertulis di papan &lt;b&gt;Terminal Wira-Wiri&lt;/b&gt;. Sementara jika menggunakan kendaraan ukuran lebih kecil, masih bisa melanjutkan langsung menuju lokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turun di terminal, bau belerang sudah mulai terasa. Sementara saya harus merapatkan jaket, karena udara sudah mulai terasa dingin. Terminal ini cukup luas yang dilengkapi berbagai fasilitas, termasuk deretan lapak-lapak yang menyediakan aneka makanan dan souvenir. Selanjutnya untuk menuju lokasi, dengan menggunakan kendaraan jenis ELP yang telah disediakan yang setiap orang dikenakan tiket sebesar Rp 5.000 untuk PP, dengan dua karcis, hijau untuk pemberangkatan dan putih untuk kembali ke terminal. Sebenarnya jalan kakipun bisa kita lakukan sejauh sekitar 1,5 km sampai di puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-y6nD7dE177Y/TqPmho8aetI/AAAAAAAABDk/236S4VXIqIo/s1600/Tangkuban+Parahu++Kawah+Ratu.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://4.bp.blogspot.com/-y6nD7dE177Y/TqPmho8aetI/AAAAAAAABDk/236S4VXIqIo/s400/Tangkuban+Parahu++Kawah+Ratu.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;Sesampai di puncak dengan ketinggian 2084 M dpl, yang terucap dari bibir ini adalah &lt;b&gt;Subhanalloh&lt;/b&gt;, pemandangan yang sangat menakjubkan. Mirip sekali dengan kawan Gunung Bromo, hanya saja di Tangkuban Perahu mobil bisa parkir sampai puncak. Selain kita dimanjakan dengan pemandangan yang eksotis, dipuncak juga tersedia banyak fasilitas. Pusat informasi, aneka penjual sovenir, juga penjaja makanan, penjual belerang, dan tidak ketinggalan adalah penjual stoberi. Juga ada penyewaan kuda, jika pingin nampang seperti koboy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Fs6qYZ5PtnM/TqPj_3AXhfI/AAAAAAAABDc/KaqphddBrNs/s1600/Tangkuban+Perahu+Subang.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://3.bp.blogspot.com/-Fs6qYZ5PtnM/TqPj_3AXhfI/AAAAAAAABDc/KaqphddBrNs/s400/Tangkuban+Perahu+Subang.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Menjelang pulang, Mas Rio minta dibelikan angklung yang dijual satu set. Saya nanya harganya, ternyata untuk yang ukuran besar ditawarkan sebesar Rp 180.000. Waow mahal amat, lalu istri saya iseng nawar, kalo boleh Rp 50.000. Wah nggak dapet bu, modalnya saja belum nyampe, biasalah bahasa pedagang. Dan kamipun dengan halus tidak menunjukkan keinginan membeli. Pada akhirnya ketika akan beranjak pulang, tiba-tiba si penjual mendekati saya dan bilang Rp 75.000 saja. Weks ... drastis sekali menurunkan harga jualnya. dan akhirnya, sepakat satu set angklung terbeli seharga Rp 60.000. Alhamdulillah, satu pesona Tangkuban Perahu yang terletak di Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung, Propinsi Jawa Barat, terpatri dalam diri, menambah ketakjuban diri akan ciptaan Alloh Ta'ala &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitapun kembali ke Terminal, untuk menuju tujuan berikutnya, Sari Ater alias Ciater, pingin berendam air panas alami ....&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-792647013266249189?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/792647013266249189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=792647013266249189&amp;isPopup=true' title='42 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/792647013266249189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/792647013266249189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/pesona-wisata-alam-tangkuban-perahu.html' title='Pesona Wisata Alam Tangkuban Perahu'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-izVj0Fx98og/TqLR6GBqbaI/AAAAAAAABDM/9usyQLfR44c/s72-c/Tangkuban+Parahu+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>42</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-6690136941946156791</id><published>2011-10-23T09:39:00.000+07:00</published><updated>2011-10-23T09:39:09.470+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Syafakillah</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Alhamdulillah hari ini, si kecil &lt;b&gt;Akmal&lt;/b&gt; demamnya berangsur turun, demikian juga batuknya. Setelah kemarin saya bawa ke dokter SPa, dan mengkonsumsi obat yang diresepkan, semalam tidurnyapun pulas, padahal malam sebelumnya harus begadang berlomba dengan batuk kering yang dialaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sedikit yang mengganjal pikiran saya ketika membawanya berobat kemarin. Setelah antri cukup lama karena pasiennya banyak, tiba giliran Akmal masuk ruang periksa.&lt;br /&gt;"Kenapa anaknya Bu ?" tanya dokter.&lt;br /&gt;"Batuk, badannya panas Dok, bahkan tadi malam sampe nggak bisa tidur, terus rewel" Istri saya menjelaskan sambil membaringkan Akmal untuk diperiksa. Lalu, dengan stestocope, nal nil nul dokter memeriksa Akmal dan diakhiri melihat mulut dan mata Akmal dengan menggunakan senter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, Dokternya kembali ke meja menghadap kompinya mengetik, sepertinya membuat resep. Ndak lama berselang, resep yang tercetak diberikan ke kita. Tentu, kita segera menerima sambil memberikan membayar uang periksa.&lt;br /&gt;Udah gitu aja. &lt;b&gt;Suasana garing ..&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berharap ada sebuah penjelasan tertentu dari sang Dokter berkaitan dengan yang dialami anak saya. Lalu istri saya mencoba membuka pertanyaan pancingan, ternyata jawabannya 'seperlunya' saja.&lt;br /&gt;glek ... ya sudah kitapun keluar ruang periksa dan menebus obat di apotik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu pulang, kami sedikit 'ngrasani' pelayanan garing seperti itu. Kok sepertinya kita datang sama dengan minta resep untuk nebus obat. Beda banget ketika saya pijet refleksi tempo hari di Jogja, sambil mijet khusus di kaki, terjadi interaksi dan komunikasi yang baik berkaitan dengan keluhan yang kami alami. Bahkan saya ditunjukkan titik-titik akupunktur yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Bukan itu saja, penjelasan yang diberikan begitu detail, termasuk makanan apa saja yang harus dihindari dan yang dikonsumsi. Ada sebuah kepuasan tersendiri selesai pemijatan, puas karena badan merasa lebih nyaman, dan puas karena 'pelayanan' yang komunikatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dokter yang saya temui hanyalah segelintir saja, karena saya yakin di luar sana banyak dokter-dokter yang profesional dalam memberikan pelayanan dan penanganan pada pasien. Saya sebagai orang awam, tentu akan menjadi sangat bersemangat ketika bisa berkomunikasi dengan baik dengan dokter yang menangani. Membiarkan pasien berbicara, mendengarkan dengan seksama serta memberikan penjelasan dengan bahasa yang gampang diterima pasien. Termasuk penjelasan tentang obat yang harus dikonsumsi, lamanya termasuk kalo perlu efeknya. Juga kalo harus ada perubahan dalam pola dan gaya hidup baik makan, minum, istrahhat maupun aktivitas keseharian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat terkesan dengan seorang Dokter sepuh yang pernah saya datangi, ketika datang, saya disalami, kemudian kita 'ngobrol' tentang keluhan yang saya alami, dan yang membuat saya merasa ayem adalah ketika hendak menginjeksi beliau melafatkan &lt;i&gt;Bismillahirrohmanirrohiim&lt;/i&gt; dan berujar "&lt;i&gt;Yang menyembuhkan Alloh, saya hanya sarana saja, &lt;b&gt;Syafakillah syifaan ajilan&lt;/b&gt;". &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa komunikasi yang beliau praktekan sudah menjadi obat kesembuhan saya.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW, bersabda: “&lt;i&gt;Barang siapa yang  melepaskan  satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan  darinya  satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan  mudah  urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di   akhirat.&lt;/i&gt; (HR. Muslim).   Hadits Arba’in An Nawawi hadits ke 36. &lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akherat"&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-6690136941946156791?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/6690136941946156791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=6690136941946156791&amp;isPopup=true' title='28 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6690136941946156791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6690136941946156791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/syafakillah.html' title='Syafakillah'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>28</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-20085110636317881</id><published>2011-10-21T08:44:00.002+07:00</published><updated>2011-10-21T08:49:06.150+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liburan Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jogjakarta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kinahrejo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Merapi'/><title type='text'>Pesona Kinahrejo | Lava Tour Merapi</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-e2xgsTE88S4/TqDLPfjptHI/AAAAAAAABC8/qC78shq0fv8/s1600/Griya+Purwo+Asri.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="83" src="http://2.bp.blogspot.com/-e2xgsTE88S4/TqDLPfjptHI/AAAAAAAABC8/qC78shq0fv8/s200/Griya+Purwo+Asri.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id="goog_396359437"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_396359438"&gt;&lt;/span&gt;Sejak meletusnya gunung Merapi setahun lalu, baru kali ini saya berkesempatan melihat langsung lokasi bencana di di Kawasan Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman.  . Tepatnya hari sabtu, 15 oktober kemarin, saya sekeluarga kembali ke Jogja dengan tujuan pijet refleksi sambil silaturrahim ke rumah sodara di kawasan Griya Purwo Asri Kalasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-quoMAo3-imU/Tp9_l1RZdHI/AAAAAAAABCs/Pd_eohuIzas/s1600/Merapi+lereng.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://4.bp.blogspot.com/-quoMAo3-imU/Tp9_l1RZdHI/AAAAAAAABCs/Pd_eohuIzas/s320/Merapi+lereng.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Berangkat dari Blitar menuju Jogja pada malam sabtu pukul 21.00, dengan harapan perjalanan lebih lancar. Dan sampai Jogja sekitar 02.30 pagi. Pinginnya nyari angkringan di sekitar Maguwoharjo ternyata ndak ada yang buka, akhirnya kita ngopi di salah satu cafe SPBU. Tahu sendiri kan, untuk minuman 5 gelas kopi dan beberapa potong roti, saya harus merogoh uang Rp 126.000, sebuah angka fantatis untuk harga kopi sekelas saya yang terbiasa dengan harga Rp 2.000 per gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu pagi 16 oktober, setelah sarapan,&amp;nbsp; kita diajak jalan-jalan ke kawasan bekas bencana Merapi di daerah Kinahrejo. Ternyata lokasinya tidak terlalu jauh dari Griya Purwoasri Purwomartani, sekitar 20 km. Sepanjang jalan, mengingatkan saya akan kampung halaman di lereng gunung Semeru. Hawa yang sejuk, pemandangan yang menghijau. Sepertinya bekas-bekas debu merapi sudah tergantikan dengan hamparan sawah yang hijau dengan aliran air yang bening.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-fydmpIMORUQ/Tp990PH1jeI/AAAAAAAABCc/EzxfdIwDd2M/s1600/Merapi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://1.bp.blogspot.com/-fydmpIMORUQ/Tp990PH1jeI/AAAAAAAABCc/EzxfdIwDd2M/s320/Merapi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Mendekati lokasi,&amp;nbsp; tepampang tulisan &lt;b&gt;Lava Tour Merapi&lt;/b&gt;, yang ternyata kawasan bekas bencana alam ini mulai disulap menjadi obyek wisata baru. Tentu saja ini bisa memberdayakan ekonomi masyarakat Kinahrejo. Ini terbukti, begitu kita masuk lokasi yang dipatok dengan tiket Rp 3.000 per orang ini telah berjejer lapak-lapak yang cukup ramai menawarkan aneka makanan, dan souvenir. Termasuk jasa penyewaan motor jenis trail yang bisa digunakan untuk menjelajah kawasan Kinahrejo, terutama tempat tinggal Tokoh Kondang&lt;b&gt; Mbah Marijan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-hfSoUeaiM34/Tp9-p5K8MOI/AAAAAAAABCk/_Z_dWSOJO9E/s1600/Merapi+Kinahrejo.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://4.bp.blogspot.com/-hfSoUeaiM34/Tp9-p5K8MOI/AAAAAAAABCk/_Z_dWSOJO9E/s320/Merapi+Kinahrejo.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Segala jenis kendaraan tidak boleh langsung naik ke lokasi rumah Mbah Marijan, semua&amp;nbsp; harus di parkir di lokasi yang telah di sediakan. Roda empat sebesar Rp 5.000. Selanjutnya, jika pengunjung ingin mengunjungi lokasi rumah Mbah Marijan, tinggal sewa kendaraan roda dua. Minimal 30 menit dengan sewa harga dipatok sebesar Rp 50.000. Sebuah ide dan pengelolaan yang menarik, sehingga dengan itu membantu menggeliatkan ekonomi masyarakat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, saya tidak sampai ke lokasi rumah Mbah Marijan, karena si kecil ndak mau naik motor.&amp;nbsp; Jadi kita hanya menikmati 'bekas-bekas' aliran wedhus gembel dan bekas aliran lahar dingin dari Merapi yang meluluh lantakkan Kinahrejo. Diantara hangusnya kayu dan gersangnya pasir, setelah setahun di sana-sini sudah kelihatan rumput dan tanaman perdu mulai menghijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-lnF-u2oxc-Y/Tp_MdZp_E9I/AAAAAAAABC0/oznTh58H6G4/s1600/Kinahrejo.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://1.bp.blogspot.com/-lnF-u2oxc-Y/Tp_MdZp_E9I/AAAAAAAABC0/oznTh58H6G4/s320/Kinahrejo.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mengunjungi kawasan bekas bencana, terasa memberikan bekas yang bermakna dalam dada ini, betapa kuasa Alloh SWT yang membuat semua ini terjadi. Hanya hamparan pasir meluas, pepohonan merangas, batus cadas dan sisa-sisa reruntuhan menyimpan segala misteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-20085110636317881?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/20085110636317881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=20085110636317881&amp;isPopup=true' title='47 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/20085110636317881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/20085110636317881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/pesona-kinahrejo-lava-tour-merapi.html' title='Pesona Kinahrejo | Lava Tour Merapi'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-e2xgsTE88S4/TqDLPfjptHI/AAAAAAAABC8/qC78shq0fv8/s72-c/Griya+Purwo+Asri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>47</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-3578799919178800112</id><published>2011-10-19T12:35:00.001+07:00</published><updated>2011-10-19T12:46:00.929+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kopdar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jogjakarta'/><title type='text'>Silaturrahim dengan 2 Blogger Jogja</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Rabu 12 oktober 2011, setelah &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/10/ujung-malam-di-malioboro.html"&gt;sarapan soto &lt;/a&gt;di belakang Halte Transjogja Malioboro, saya dijemput sepupu untuk sebuah urusan. Dan sayapun diajak muter-muter kota Jogja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih dulu saya diajak ngecek pekerjaan proyeknya di Laboratorium Fakultas Teknik UGM. Terus terang ini pertama kali saya diajak muter-muter kompleks UGM dan ditunjukkan bangunan-bangunan baru yang pernah di kerjakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah pas di lokasi proyek, saya teringat kalo ada teman blogger yang cukup lama saya kenal tinggal di kawasan UGM,&lt;b&gt; &lt;span style="color: blue;"&gt;Mbak Ratnawati Utami&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, yang akrab dipanggil &lt;b&gt;Ami&lt;/b&gt; &lt;a href="http://ratnawatiutami.blogspot.com/"&gt;&lt;b&gt;Blue Sky&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Sayapun SMS keberadaan saya di kawasan UGM. Karena beliau masih masuk kerja, jadi ndak bisa meninggalkan kantornya. Maka dengan diberi patokan Mirota Kampus, sayapun diantar ke lokasi tujuan. Ndak sulit menemukan kantornya, karena sepupu saya sudah 10 tahun lebih tinggal di Jogja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-kj1Ov3DrUOQ/TpxFLocq8LI/AAAAAAAABB0/0otavV2EF3o/s1600/Kopdar+Jogja+1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="249" src="http://2.bp.blogspot.com/-kj1Ov3DrUOQ/TpxFLocq8LI/AAAAAAAABB0/0otavV2EF3o/s320/Kopdar+Jogja+1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Begitu masuk gang, di ujung jalan sudah keliatan Mbak Ami sambil nggendong salah satu anak asuhnya. Dan dengan ramah gaya khas orang jogja,&amp;nbsp; kitapun dipersilahkan duduk di beranda Kantor. Obrolan pun tercipta gayeng, dengan topik tidak jauh dari seputar blogging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ndak bisa berlama-lama karena pukul 10.00 ada janjian dengan seseorang di kawasan Depok dekat ring road. Kebetulan di wilayah situ ada sahabat baik saya yang saya kenal hampir 2 tahun lewat dunia maya, yaitu &lt;b style="color: blue;"&gt;Kang Adit Mahameru,&lt;/b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;juragan &lt;a href="http://www.belantaraindonesia.org/"&gt;&lt;b&gt;Belantara Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Saya SMS, bisa silaturrahim sekitar pukul 13.00 setelah urusan saya di jogja selesai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir jam 2 siang, barulah urusan utama saya di jogja selesai. Ndak perlu saya ceritakan kan? hhh, soalnya berkaitan dengan dagang. Lalu, dengan mengingat-ingat jalan Nangka II, kami bertiga muter-muter sekitar ringroad kawasan stiper/ isntiper. ternyata saya kebablasan, karena base camp Belantara Indonesia terletak di belakang SMK YPKK 3 Sleman, dan kitapun memarkir kendaraan agak jauh dikit, lalu jalan kaki menuju base camp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu masuk gang, ada sosok yang familiar di mata saya, brother Adit dengan kaos kebanggaannya Intermilan. Maklum beliau &lt;b style="color: blue;"&gt;Internisti&lt;/b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;berat. Padahal tahun 90 an saya gibol, saya termasuk &lt;b style="color: red;"&gt;Milanisti&lt;/b&gt;, tapi sejak tahun 2000 saya udah berhenti jadi gibol. Ini hanya beda cara pandang saja. Bola tetep bola, sodara tetep sodara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ZTjxKO74X2Y/Tp5K872V2EI/AAAAAAAABCU/pFPefqk5jpY/s1600/Belantara+Indonesia.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-ZTjxKO74X2Y/Tp5K872V2EI/AAAAAAAABCU/pFPefqk5jpY/s320/Belantara+Indonesia.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Kami dibawa masuk ke base camp Belantara Indonesia, sebuah base camp yang nyaman dan adem. Sangat cocok untuk bersantai dan ngobrol. Tuan rumah yang familiar, seolah kita seperti sodara kandung yang bertahun-tahun ndak ketemu. Penuh keakraban mengurai perjalanan persahabatan ini sejak awal. Maklum 2 orang sepupu saya agak heran, kenapa baru bertemu kok sudah seakrab itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang saya mengenal Kang Adit dan Belantara Indonesia sejak awal saya ngeblog akhir tahun 2009, jadi hampir 2 tahun kami saling interaksi.Blogger yang konsisten dengan artikel-artikel tentang pendakian, gunung, dan kepeduliannya terhadap kelestarian alam, saya acungkan jempol 12. Sayangnya ada satu blogger yang tidak hadir di sini, &lt;b style="color: blue;"&gt;Kang Ferdinand DJ Site&lt;/b&gt;. Karena kami bertiga menjalin persahabatan ini menjadi sangat indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehangatan obrolan kami dibarengi dengan sajian teh tarik hangat yang disajikan &lt;b style="color: blue;"&gt;Mbak Suci Wijayadie&lt;/b&gt;, seksi perlengkapan Belantara Indonesia, juga istri Kang Adit. Tentu tidak lengkap jika silaturrahim tanpa poto, walhasil dari sekian jepretan hanya dua ini yang lumayan bisa dipajang, karena sepupu saya belum akrab dengan kamera DSLR saya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sekitar 45 menit saya bisa silaturrahim, karena hari itu saya harus menyelesaikan sebuah kegiatan saya di jogja dan harus pulang malam nanti pake KA Malabar Jogja - Blitar. Walo singkat, namun ada banyak makna dalam menjalin silaturrahim yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Mbak Ami dan semua crew Belantara Indonesia yang dengan tangan terbuka menerima kunjungan silaturrahim saya. Kalian semua sangat berarti bagi saya dan perjalanan Djangan Pakies. Semoga Alloh memberkahi ini semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari base camp, saya langsung di ajak pijet refleksi di dekat rumah sepupu saya, dan sore hari diajak ke kolam ikan miliknya, asyiknya nangkep pake jala dapat banyak udang galah untuk saya nikmati malam nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 00.15 WIB, dengan berbekal selembar tiket KA Malabar seharga Rp 110.000, saya meninggalkan kota Jogaja dengan menyimpan banyak kenangan. Sehari menyelesaikan urusan dan dengan bonus silaturrahim yang indah dengan 2 blogger Jogjakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-3578799919178800112?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/3578799919178800112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=3578799919178800112&amp;isPopup=true' title='47 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3578799919178800112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3578799919178800112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/silaturrahim-dengan-2-blogger-jogja.html' title='Silaturrahim dengan 2 Blogger Jogja'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-kj1Ov3DrUOQ/TpxFLocq8LI/AAAAAAAABB0/0otavV2EF3o/s72-c/Kopdar+Jogja+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>47</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-2364336635705190780</id><published>2011-10-18T06:00:00.000+07:00</published><updated>2011-10-18T06:00:37.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Malioboro'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liburan Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jogjakarta'/><title type='text'>Ujung Malam di Malioboro</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua. &lt;br /&gt;Pulang dari &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/10/dari-kampung-ke-bandung.html"&gt;Bandung,&lt;/a&gt; saya memisahkan diri dari rombongan. Tepatnya saya turun di stasiun KA Tugu Jogjakarta sekitar pukul 01.30 WIB. Ini saya lakukan karena saya ada janjian sangat penting dengan sepupu saya yang tinggal di daerah Perum Purwo Asri, daerah Purwomartani Kalasan Maguwoharjo.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ChYfQv1sN8w/TpynjHwqJLI/AAAAAAAABCE/70xo_Sc_zXM/s1600/Stasiun+Tugu+Jogjakarta.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://2.bp.blogspot.com/-ChYfQv1sN8w/TpynjHwqJLI/AAAAAAAABCE/70xo_Sc_zXM/s320/Stasiun+Tugu+Jogjakarta.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, Sepupu sudah mengingatkan kalo nyampe di Jogja segera call, biar di jemput. Mengingat sudah dini hari, saya kasihan kalo njemput ke Jogja yang berjarak sekitar 17 km dari rumahnya. Saya jelaskan, nanti saya pingin menikmati malam hari di Malioboro. Itulah alasan saya menguatkan agar dia ndak njemput saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluar dari Stasiun tugu, saya jalan kaki untuk nyari penginapan di sekitar Stasiun. Karena perut laper, sayapun melangkahkan kaki ke arah Malioboro yang saat itu bener-bener sepi. Pas mo nyebrang rel KA, ada suara khas yang manggil&lt;b&gt; mas .. mas... &lt;/b&gt;dari arah kanan. Hiii saya ndak noleh karena &lt;b&gt;suara itu separo&lt;/b&gt; laki separo cewek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung masih ada warung lesehan yang buka di seberang halte Transjogja, dan sayapun memesan teh hangat dan makanan. Menunggu pesanan siap, pandangan mata saya menyapu seluruh area jalan dan trotoar Malioboro. Banyak tukang becak yang tertidur sekenanya di atas kendaraannya. Di ujung sana ada seorang fotografer yang mencari obyek jepretannya. Yang menarik hati adalah seorang laki-laki berkaca mata hitam sedang memijat langganannya di trotoar Malioboro.Wuihh pingin sekali rasanya saya menikmati pijatannya. Saya berniat ngajak tukang pijetnya ke penginapan, tapi beliau menolak karena sudah ada pelanggan yang nunggu giliran. ya sudah, saya teruskan makan sampai tak tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-5goiii7oLYU/TpynBzVylvI/AAAAAAAABB8/4Eicq6qlUtc/s1600/Jalan+Malioboro+Jogja.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://3.bp.blogspot.com/-5goiii7oLYU/TpynBzVylvI/AAAAAAAABB8/4Eicq6qlUtc/s400/Jalan+Malioboro+Jogja.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;Waktu menunjukkan hampir pukul 02.30 pagi, setelah membayar makanan, sayapun melanjutkan jalan kaki mencari penginapan, karena mata ini sudah nggak kuat lagi nahan kantuk. Berjalan menuju ke penginapan, ternyata ada juga calo yang menawarkan jasanya, mencarikan penginapan. Bukan itu saja, di sekitar stasiun, ternyata ada beberapa cewek-cewek yang berdiri di pinggir jalan sambil menyapa saya, ketika saya melewatinya. Dan sayapun membalas dengan senyuman dan anggukan kepala untuk menghormati sapaannya.&lt;br /&gt;Dalam hati saya berpikir, sungguh kasihan melihat orang-orang yang bergelut dengan dinginnya malam dalam mencari nafkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah transaksi di penginapan (saya lupa namanya), sayapun masuk ke kamar trus mandi dengan air hangat.Selanjutnya bruk, saya langsung tertidur sampai saya terbangun ketika terdengar suara adzan subuh. Bangun, mandi, sholat, dan berkemas karena saya ingin menikmati Malioboro di pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih menyisakan kantuk, sayapun melangkah ke arah Malioboro. Jalan masih sepi. Udara yang segar, membangkitkan semangat saya untuk menikmati sajian pagi di Malioboro. Sayapun duduk di kursi panjang dekat halte sambil nunggu penjual soto menyiapkan dagangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-N305-8lQFlw/TpywqDmVxTI/AAAAAAAABCM/R9bxZ_SuZ4k/s1600/Sarapan+Soto.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="120" src="http://1.bp.blogspot.com/-N305-8lQFlw/TpywqDmVxTI/AAAAAAAABCM/R9bxZ_SuZ4k/s320/Sarapan+Soto.jpg" style="cursor: move;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Saat menikmati soto, hape berbunyi. Sepupu saya call mencari tahu tempat penginapan saya. Saya jelaskan kalo saat ini saya lagi nyoto di dekat Halte Transjogja. Dan setelah menunggu hampir 30 menit sebuah mobil abu-abu menghampiri saya dan saya siap menjalani kegiatan yang telah saya rencanakan dengan sepupu saya.&lt;br /&gt;Saya meninggalkan Malioboro Jogja dengan segala warna dan keunikan kehidupan di malam dan pagi hari. Ada goresan membekas penuh makna dalam diri.&lt;br /&gt;Aku tresno Ngayogyokarto Hadiningrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-2364336635705190780?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/2364336635705190780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=2364336635705190780&amp;isPopup=true' title='38 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2364336635705190780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2364336635705190780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/ujung-malam-di-malioboro.html' title='Ujung Malam di Malioboro'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ChYfQv1sN8w/TpynjHwqJLI/AAAAAAAABCE/70xo_Sc_zXM/s72-c/Stasiun+Tugu+Jogjakarta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>38</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-4976429621280207768</id><published>2011-10-17T02:57:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T02:57:52.240+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kopdar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Paskal Hyper Square'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bandung'/><title type='text'>Ngopi dengan Teman SMA di Paskal Hyper Square</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua.&lt;br /&gt;Kedatangan saya di Bandung juma't, 7 oktober saya kabarkan juga pada dua orang sahabat baik saya semasa SMA yang tinggal di Bandung. Mereka menetap dan bekerja di Bandung.Terakhir ketemu mereka, kalo ndak salah tahun 1988, berarti telah sekitar 23 tahun kami belum bertemu secara langsung. Komunikasi selama ini hanya melalui SMS saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-LQCKlJTeJpQ/TprNWH0OzRI/AAAAAAAABBM/lzqekXP2WeI/s1600/Reuni+SMA.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-LQCKlJTeJpQ/TprNWH0OzRI/AAAAAAAABBM/lzqekXP2WeI/s320/Reuni+SMA.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Hari sabtu 8 oktober, Beny demikian panggilan akrabnya saya kontak, sebenarrnya dia akan ke tempat penginapan tapi karena kita berencana bertemu tiga orang, maka saya usulkan bertemu sementara di &lt;b&gt;Alun-alun Bandung&lt;/b&gt; saja. Maka, sekitar pukul 09.00, saya meluncur ke lokasi. dan tidak seberapa lama ada panggilan masuk, ternyata dari Beny. Sebenarnya dari tempat saya nunggu, saya&amp;nbsp; udah melihat dia. Kitapun kayak teletubies, saling berpelukan. Kekangenan secara emosional terjadi, maklum dulu saya 2 tahun sekelas dan selalu wira-wiri bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ngobrol secukupnya, sayapun dibawa ke tempat makan sambil nunggu teman saya yang satunya, karena dia tinggal di Cimahi. &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_gNKVQkyocw/TprRNmykhUI/AAAAAAAABBs/WRSk1dwsYRA/s1600/Reuni+SMA+kopi+Paskal.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://4.bp.blogspot.com/-_gNKVQkyocw/TprRNmykhUI/AAAAAAAABBs/WRSk1dwsYRA/s320/Reuni+SMA+kopi+Paskal.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Kendaraan di arahkan ke pusat jajanan di Pasir Kaliki, tepatnya kawasan &lt;b&gt;Pasir Kaliki Hyper Square&lt;/b&gt;. Saya sih manut saja mau di bawa kemana, soalnya nggak mengenal lokasi-lokasi yang enak buat ngobrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana masih agak sepi, karena masih pukul 10.00 pagi, kayaknya kita berdua adalah pelanggan pertama. Karena nunggu cukup lama, kamipun mesen kopi di salah satu lapak. Sebenarnya Beny mau ngurungkan niatnya pesen kopi, karena pelayanannya kurang memuaskan. tapi saya memberikan isyarat biarlah di situ saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir 45 menit, kita duduk di situ sambil nunggu kedatangan teman satunya, &lt;b&gt;Wawan&lt;/b&gt; yang tinggal di Cimahi. Beliau bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Telekomunikasi. Sedangkan Beny menggeluti karir di salah satu Bank terkenal di Bandung. Tiba-tiba hujan turun dengan deras. Keknya ini hujan pertama yang saya saksikan sejak musim kemarau ini. Semoga ini menjadi pertanda baik mempertemukan saya dengan teman-teman di Bandung.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0LBSYb6Vb1o/TprOuekQulI/AAAAAAAABBc/AcPoSthXZfw/s1600/Reuni+SMA+2+lumajang.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-0LBSYb6Vb1o/TprOuekQulI/AAAAAAAABBc/AcPoSthXZfw/s320/Reuni+SMA+2+lumajang.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;23 tahun nggak pernah ketemu secara langsung, ternyata mengubah bentuk tubuh kita bertiga. Tumpukan lemak dan perut makin membuncit, hal yang paling menonjol keliatan. Dan kitapun gayeng memutar kembali memori lama yang pernah terjalani. Ada banyak cerita unik, lucu dan hal-hal konyol masa SMA di akhir 80. Juga kita ngomong temen-temen yang bisa kita infokan.&amp;nbsp; Ini bukan nggosip kok, yang kita omongkan hal-hal yang baik, si A si B sekarang dimana, anaknya berapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-r61JNpJ0h6M/TprN6bV5b1I/AAAAAAAABBU/_Fo0rXfd_ro/s1600/Reuni+SMA+2+lumajang+bandung.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://1.bp.blogspot.com/-r61JNpJ0h6M/TprN6bV5b1I/AAAAAAAABBU/_Fo0rXfd_ro/s320/Reuni+SMA+2+lumajang+bandung.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Saking serunya ngobrol, sampe kita lupa belum mesen makanan, padahal waktu sudah lewat tengah hari. Clingak-celinguk saya bingung mo makan apa. Kalo temen-temen kangen masakan jawa timut, jadi pesenannya Rawon dan gulai. Sedangkan saya disarankan makan sate Hadorie, yang cukup terkenal di Bandung. Saya manut saja, karena mereka lebih tahu tentang makanan di sini. Dan ternyata benar, satenya lembut dengan bumbu yang enak di lidah. Sebenarnya dalam ati mo pesen, ada ndak yang jual semur jengkol di sini ? wkwkwk niat mo ngomong nggak kesampaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bertemu hampir 4 jam, kitapun saling berpamitan dengan memberikan bekas rasa penuh dengan kepuasan. Sebuah pertemuan yang indah dalam menjalinan silaturrahim. Sebenarnya hari minggu besoknya, ada kopdar blogger Bandung &lt;b&gt;Mbak Dey&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Mas Jier, Mbak Monda, Mbak Nchie, Bang Aswi&lt;/b&gt; sayangnya pas hari itu saya mengikuti prosesi pernikahan seharian. Semoga suatu saat ada kesempatan untuk makin mengakrabkan jalinan silaturrahim dengan blogger Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-4976429621280207768?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/4976429621280207768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=4976429621280207768&amp;isPopup=true' title='37 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4976429621280207768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4976429621280207768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/ngopi-dengan-teman-sma-di-paskal-hyper.html' title='Ngopi dengan Teman SMA di Paskal Hyper Square'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-LQCKlJTeJpQ/TprNWH0OzRI/AAAAAAAABBM/lzqekXP2WeI/s72-c/Reuni+SMA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>37</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-7000687255439483710</id><published>2011-10-15T00:30:00.002+07:00</published><updated>2011-10-15T10:06:25.668+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resepsi Sunda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bandung'/><title type='text'>Sesepuh</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Inilah tujuan utama kami datang ke Bandung, resepsi pernikahan keponakan yang dilaksanakan pada hari minggu 9 oktober 2011. Ini juga resepsi pertama saya dengan mengikuti tata cara Sunda, maklum keluarga calon nyonya adalah sunda asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 08.30 acara segera dimulai. Kami yang nginep ndak jauh dari tempat resepsi sudah call agar segera hadir ke tempat acara. Sepertinya prosesi pernikahan sunda dimulai dengan penyambutan rombongan mempelai pria dengan pemberian kalung bunga melati pada pengantin pria. Selanjutnya calon menantunya di apit menuju ke tempat pelaminan sementara, tidak langsung duduk di pelaminan utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya pembawa acara memberikan sambutan dan membacakan susunan acara. Karena kebanyakan menggunakan bahasa sunda, sayapun hanya mengira-ngira maksud dari sambutannya. Coba kalo pake bahasa Madura, saya pasti ngerti hhh. Kalo istri saya jelas paham, lha wong dia lahir dan mengalami masa kecil di kota Cirebon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-CgQGa3P1UKY/TpfdL04JLFI/AAAAAAAABBE/XkzrsPb4qEA/s1600/Sambutan+Nikah.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-CgQGa3P1UKY/TpfdL04JLFI/AAAAAAAABBE/XkzrsPb4qEA/s320/Sambutan+Nikah.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;Hingga satu saat pembawa acara menyebutkan acara seserahan dari pihak pengantin pria. Sebagian mata keluarga Blitar tertuju ke arah saya, dan akhirnya saya paham maksudnya, berarti saya harus tampil ke depan untuk memberikan sambutan dan bla ... bla ... bla.. saya pun menyampaikan maksud kedatangan rombongan, padahal sebenarnya sudah jelas paham kalo ini acara resepsi. Intinya, saya 'menyerahkan' anak ponakan pada keluarga Bandung, kemudian memberikan sedikit wejangan pada calon mempelai tentang makna berumah tangga sebagai sebuah bentuk ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya mengakhiri sambutan dan seserahan. Dan pembawa acara, menyampaikan secara singkat 'sambutan' saya. Dan yang membuat saya tertegun adalah, saya dianggap sebagai &lt;b&gt;'sesepuh'&lt;/b&gt; dari keluarga Blitar. wkwk, padahal jiwa ini masih terasa muda, jadi blogger lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, acara hampir mirip dengan prosesi di Jawa. Sambutan balik dari pihak pengantin wanita, trus dilangsungkan proses akad nikah yang dipandu langsung petugas KUA kecamatan Lengkong Bojongsoang. Dan sayapun diminta sebagai saksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acarapun dilanjutkan dengan sungkeman dan foto-foto bersama.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-PHD3UVxbAJ8/TpfcpGyFm0I/AAAAAAAABA8/uZbkezdk5FI/s1600/komplit.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://4.bp.blogspot.com/-PHD3UVxbAJ8/TpfcpGyFm0I/AAAAAAAABA8/uZbkezdk5FI/s320/komplit.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Komposisi lengkap keluarga dari Blitar&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Terakhir yang agak beda adalah acara &lt;b&gt;saweran&lt;/b&gt;. Saweran dilakukan di tempat agak terbuka. Sepasang suami-istri dudukdi kursi dan dipayungi. Orang Tua mempelai wanita berdiri di depan sambil membawa wadah yang berisi beras kuning yang tercampur dengan uang logam 1000-an cukup banyak. Acara dipandu oleh seorang ibu dengan melantunkan bait-bait berbahasa sunda, dengan alunan suara yang merdu. Saya menduga, lantunan itu berisi petuah-petuah, sebab banyak orang-orang yang mengangguk anggukkan kepala dan sesekali mengeluarkan kalimat entah apa saya ndak begitu jelas mendengarnya, tentu dengan bahasa sunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-_UjTvTgdamI/TpfcE02V7dI/AAAAAAAABA0/uLjURxoHdOg/s1600/saweran+.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="170" src="http://2.bp.blogspot.com/-_UjTvTgdamI/TpfcE02V7dI/AAAAAAAABA0/uLjURxoHdOg/s320/saweran+.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Dan ketika lantuanan itu selesai, dengan segera orang tua mempelai wanita melempar-lemparkan beras plus uang ke segala penjuru di sekeliling pasangan pengantin. Dan bisa di tebak, riuh rendah saling berebut dengan diiringi tertawa di sana-sini. Benar-benar meriah, apalagi diiringi hentakan suara sound system musik khas sunda yang menghentak penuh semangat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian setelah semua prosesi selesai, akhirnya kitapun makan. Yang tidak ketinggalan adalah menu jengkol, yang kalo di Blitar susah didapat. Menjelang shalat dhuhur, kami berpamitan pulang ke tempat penginapan dengan membawa berjuta kelegaan rasa, karena telah mengantarkan anak pertama, cucu pertama, keponakan pertama dan pengantin pertama di keluarga besar saya dari pihak ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga mereka berdua mampu dan diberikan kemuadahan meneladani Bagianda Rasulullph SAW dalam membangun keluarga yang sakina mawaddah warromah, amin.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-CgQGa3P1UKY/TpfdL04JLFI/AAAAAAAABBE/XkzrsPb4qEA/s1600/Sambutan+Nikah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-7000687255439483710?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/7000687255439483710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=7000687255439483710&amp;isPopup=true' title='40 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/7000687255439483710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/7000687255439483710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/sesepuh.html' title='Sesepuh'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-CgQGa3P1UKY/TpfdL04JLFI/AAAAAAAABBE/XkzrsPb4qEA/s72-c/Sambutan+Nikah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>40</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-3531582337279977055</id><published>2011-10-13T23:15:00.003+07:00</published><updated>2011-10-13T23:22:28.056+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liburan Keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bandung'/><title type='text'>dari Kampung ke Bandung</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua. &lt;br /&gt;Inilah perjalanan saya dengan keluarga besar, dari kampung di pinggiran barat Blitar menuju Bandung. Saya mengistilahkan keluarga besar, karena yang ikut berjumlah 20 orang. Mulai dari yang balita sampe yang udah sepuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh hari sebelumnya, saya sudah membuat perencanaan dengan baik, karena hampir 7 hari harus meninggalkan rumah. Pertama, tentu menyiapkan lapak di rumah, agar tetap berjalan seperti biasa. Lalu, menyusun perencanaan selama di Bandung, baik penginapan, transportasi maupun tempat-tempat yang akan dituju. Untungnya, ponakan di Bandung mengupayakan dengan baik segala kebutuhan yang telah saya susun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya pingin bawa kendaraan sendiri dari Blitar, setelah pertimbangan jarak tempuh yang jauh, apalagi ada anak-anak yang gampang jenuh selama perjalanan, akhirnya pilihan terakhir dengan menggunakan Kereta Api &lt;b&gt;Malabar&lt;/b&gt; rute Malang - Bandung. Sayapun menyiapkan tiket pemberangkatan dan Pemulangan sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan kereta Api dengan tiket Bisnis sebagai alternatif utama, karena kalo di eksekutif, ada anggota keluarga yang nggak tahan AC. Lagian, perjalanan ke dari Blitar - Bandung dilakukan malam hari, jadi masalah hawa panas ndak masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kami berencana berangkat hari jum'at sore, yang pada akhirnya harus saya majukan sehari dengan alasan harga tiket Kereta Api pada hari kamis lebih murah jika dibandingkan hari jum'at. Kalo hari jum'at Rp 185.000, sedangkan kalo hari kamis Rp 155.000. Lumayan kan, selisih Rp 30.000 x 20 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tiket Kereta Api Malabar lebih murah jika hari selasa, rabu dan kamis yaitu Rp 155.000 sedangkan hari Jum'at, sabtu, minggu dan senin seharga Rp 185.000 untuk dewasa, sedangkan anak-anak usia 1 - 3 tahun seharga Rp 148.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-RXKBIF5yCrs/TpcIlmi7wpI/AAAAAAAABAs/ir7ZGjiELRA/s1600/jalan-jalan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-RXKBIF5yCrs/TpcIlmi7wpI/AAAAAAAABAs/ir7ZGjiELRA/s320/jalan-jalan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Asyiknya naik kereta rombongan dengan keluarga, terasa seperti jagongan di rumah, bahkan kamipun telah menyiapkan bekal makan malam dari rumah. Sampai-sampai pramugari KA nyeletuk, "wah, di barisan ini dagangannku nggak laku". Tentu saja, mulai dari nasi plus aneka lauk, minuman dari yang dingin sampai yang panas semua kami bawa, termasuk aneka camilan. Praktis, kami banyak bercengkerama sepanjang perjalanan sambil menghabiskan bekal. Dan ndak ketinggalan, tetangga penumpang sebelahpun kita beri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-1yRBTEG7pk0/Tpb8CZyL-9I/AAAAAAAABAk/MrHCeZX3TEo/s1600/bekal.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-1yRBTEG7pk0/Tpb8CZyL-9I/AAAAAAAABAk/MrHCeZX3TEo/s320/bekal.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Perjalanan KA Malabar dari Blitar ditempuh kurang lebih 15 jam dengan jarak tempuh lebih dari 600 km.&amp;nbsp; Kalo ndak salah, stasiun pemberhentian selama perjalanan adalah Blitar, Tulungagung,Kediri, Kertosono, Nganjuk,Madiun, Solo, Jogjakarta, Gombong, Banjar, Tasikmalaya,Cipeundeuy, Kiaracondong, dan terakhir Stasiun Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari Blitar pukul 17.30, sampai Bandung sekitar 08.30 agak molor sekitar 1 jam. Ada salah satu penumpang yang nyeletuk, katanya KA express, kok jalannya lambat ? padahal KA Express Gajahyana Malang - Jakarta yang berangkat 1 jam lebih lambat dari KA Malabar, mampu nyusul ketika kami sampai di stasiun Tugu Jogjakarta tepat tengah malam, pukul 12.00. Kata petugas KA, maklum Pak, di KA Malabar ada penumpang ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-IMqmHeYO10M/Tpb7hE7DxfI/AAAAAAAABAc/TJ5_sumH0oc/s1600/Stasiun+KA+Bandung.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://4.bp.blogspot.com/-IMqmHeYO10M/Tpb7hE7DxfI/AAAAAAAABAc/TJ5_sumH0oc/s320/Stasiun+KA+Bandung.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Alhamdulillah, tepat pukul 08.30 kami turun dari KA di Stasiun Bandung dan dengan pembagian tugas yang baik, perbekalan yang sangat banyak bisa kita keluarkan dari stasiun dengan lancar, menuju carteran mobil yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dengan mencarter 3 APV seharga Rp 70.000 per mobil, kita bergerak menuju bandung bagian selatan, tepatnya di daerah Bojongsoang, di depan kampus ITT Telkom Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;insya Alloh berlanjut ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-3531582337279977055?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/3531582337279977055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=3531582337279977055&amp;isPopup=true' title='37 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3531582337279977055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3531582337279977055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/dari-kampung-ke-bandung.html' title='dari Kampung ke Bandung'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-RXKBIF5yCrs/TpcIlmi7wpI/AAAAAAAABAs/ir7ZGjiELRA/s72-c/jalan-jalan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>37</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-6665047338915222970</id><published>2011-10-06T12:11:00.000+07:00</published><updated>2011-10-06T12:11:14.398+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Liburan Keluarga'/><title type='text'>Pamit Bentar</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Alloh hari ini saya pamit kurang lebih 10 hari nggak BW dan update dan belum bales komentar. Ini karena kami sekeluarga besar ada acara di &lt;b&gt;Bandung&lt;/b&gt;, sekalian jalan-jalan dengan membawa 20 anggota keluarga.&amp;nbsp; Mudah-mudahan ada inspirasi sepanjang perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon do'a, semoga Alloh memudahkan kami sehat, aman dan selamat sampai tempat tujuan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-6665047338915222970?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/6665047338915222970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=6665047338915222970&amp;isPopup=true' title='52 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6665047338915222970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6665047338915222970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/pamit-bentar.html' title='Pamit Bentar'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>52</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-8656557819706855486</id><published>2011-10-05T13:57:00.000+07:00</published><updated>2011-10-05T13:57:04.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sedekah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dagang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Beli dan Beri</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua. &lt;br /&gt;Istri saya punya seorang teman yang memiliki kebisaan yang patut kami teladani, sebut saja Fulanah. Ibu yang memiliki usaha sangat sukses ini memiliki kebiasaan unik, yaitu untuk kebutuhan sehari-hari membeli di warung-warung kecil, yang kelihatan sepi pembelinya. Sudah gitu, kalo ada kembalian tidak diminta justru ditambahi. Ini dilakukan tidak satu tempat saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kebiasaan yang belum pernah saya temui, karena umumnya orang berduit justru lebih senang berbelanja ke pasar modern dengan berbagai alasan. Ketika suatu saat ditanya mengapa berbelanja dengan cara seperti itu?. Jawabannya enteng, merasa kasihan. Hal yang membuat kami merenung adalah, yang dilakukan dengan niat ibadah dan sedekah. Memberi secara langsung itu hal yang biasa, tetapi memberi dengan memberikan semangat dalam menjalankan usaha, itu yang harus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsipnya, beliau memberi dan mendidik. Ato yang sering kita dengar  adalah memberikan kail dan umpan, sedangkan ikannya cari sendiri. Betapa  indahnya jika banyak individu yang seperti Ibu Fulanah. Tentu, setiap  orang punya cara tersendiri, untuk memberikan kemanfaatan bagi orang  lain. Punya cara tersendiri untuk bersedekah, selain dengan zakat maal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah nulis dalam postingan &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/03/mari-berdagang.html"&gt;&lt;b&gt;Pedagang tradisional&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, yang intinya, bagaimana langkah-langkah yang harus diambil pelaku dan pedagang tradisional menghadapi globalisasi perdagangan yang tersentral, melalui waralaba. Karena banyak yang mengeluhkan kondisi ini. Tapi menurut saya, jangan hanya mengeluh, tapi kitalah yang harus berubah untuk mengimbangi perilaku konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pedagang kecil mampu berbenah diri sekecil apapun dan ditambahkan makin banyak Ibu Fulanah di sekitar kita, Apalagi jika saja banyak orang kaya yang menyadari pentingnya sedekah, zakat untuk lingkungannya, maka Insya Alloh saya yakin  geliat perekonomian masyarakat akan semakin menggairahkan. Para pedagang  tradisonal dan penjaja keliling semakin bersemangat dalam bekerja,  sehingga tidak lagi muncul pertanyaan, &lt;span class="fullpost" style="font-size: x-small;"&gt;"&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Orang-orang itu  kalau hutang ke warungku, giliran tanggal muda blanjanya ke swalayan  sebelah, dan membawa hasil belanja yang banya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;k".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-8656557819706855486?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/8656557819706855486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=8656557819706855486&amp;isPopup=true' title='37 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8656557819706855486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8656557819706855486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/beli-dan-beri.html' title='Beli dan Beri'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>37</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-5926246509595623586</id><published>2011-10-02T19:50:00.001+07:00</published><updated>2011-10-02T20:11:23.361+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cekeremes'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blitar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Cekeremes</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua. &lt;br /&gt;Ribuan kilo ... jalan yang tempuh, lewati .... " lagu Iwan Fals ini rasanya sangat tepat disematkan pada sosok Embah penjual &lt;b&gt;kerupuk cekeremes&lt;/b&gt;. Hampir tiap hari, laki-laki tua itu menyusuri jalanan di wilayah Blitar bagian barat. Sebenarnya saya sering berpapasan ketika menuju perjalanan ke Blitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru tadi siang saya berkesempatan ngobrol dengan Beliau walo tidak terlalu lama, ketika&amp;nbsp; saya pulang belanja dari Tulung Agung. Merasa ada kendaraan yang berhenti mendadak di dekatnya, gerobak  tua itupun diminggirkan ke tepi jalan. Dan kamipun ngobrol dan yang membuat saya senang adalah, beliau tidak keberatan ketika saya meminta ijin mengambil gambar pake hape&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-sH-Ms1EOdbw/Togz4wY541I/AAAAAAAABAY/GA3rzekZkTA/s1600/mBah+Cekeremes+1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-sH-Ms1EOdbw/Togz4wY541I/AAAAAAAABAY/GA3rzekZkTA/s320/mBah+Cekeremes+1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Pekerjaan yang ditekuni sejak masih muda ini, dilakukan hampir &amp;nbsp; tiap hari,&amp;nbsp; berangkat selepas subuh dan pulang ketika maghrib. Jangan tanya berapa jarak tempuh yang ditapaki setiap hari, paling tidak 30 km.&amp;nbsp; Hebatnya lagi, Beliau berjalan tanpa alas kaki di atas jalan beraspal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak sempat menanyakan berapa penghasilan perharinya, tapi kita bisa meraba dari barang yang dijajakannya. Tentu tidak banyak yang diharapkan, asal bisa digunakan untuk menyambung hidup dengan Istrinya tercintanya di dusun &lt;b&gt;Wadang &lt;/b&gt;desa&amp;nbsp; &lt;b&gt;Gandekan,&lt;/b&gt; kecamatan &lt;b&gt;Wonodadi Blitar.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Embah menuturkan, sebenarnya Beliau memiliki 4 anak yang semuanya sudah berkeluarga. Yang membuat saya tertegun adalah semangatnya dalam mencari nafkah. Beliau tidak mau bergantung pada belas kasihan orang lain, "&lt;i&gt;biar sedikit yang penting dari keringat sendiri dan itu harus disyukuri"&lt;/i&gt; tuturnya. Sebuah wejangan yang bijak.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-6vxWK2ptmo0/TogzkmJ6TzI/AAAAAAAABAU/V2fL7SjqGUg/s1600/mBah+Cekeremes+.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-6vxWK2ptmo0/TogzkmJ6TzI/AAAAAAAABAU/V2fL7SjqGUg/s320/mBah+Cekeremes+.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;"&lt;i&gt;matur suwun sanget nggih, mugi barokah"&lt;/i&gt; itu ucapan terakhir si Embah ketika kami bersalaman untuk saling pamit. Saya mengamini do'anya dan&amp;nbsp; membalikkan badan dengan menyimpan banyak dialog dalam dada, betapa banyak yang harus saya cerna dari ketegaran dalam menjalani hidupnya yang penuh dengan kesyukuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum sepuluh langkah, saya berhenti berjalan,&amp;nbsp; ada yang terlupa, ternyata&amp;nbsp; kami belum saling kenalan. Saya belum sempat menanyakan siapa nama beliau, dan beliaupun tidak menanyakan nama saya. Ketika saya menoleh ke arahnya, gerobak tuanya sudah semakin menjauh menambah panjangnya langkah kaki menuju ribuan kilo berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;Wassalamu'alaikum warromatullohi wabarrokatuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-5926246509595623586?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/5926246509595623586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=5926246509595623586&amp;isPopup=true' title='65 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5926246509595623586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5926246509595623586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/cekeremes.html' title='Cekeremes'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-sH-Ms1EOdbw/Togz4wY541I/AAAAAAAABAY/GA3rzekZkTA/s72-c/mBah+Cekeremes+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>65</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-347097346604947326</id><published>2011-10-01T19:18:00.002+07:00</published><updated>2011-10-01T19:25:51.779+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manasik Haji'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haji Gelombang dua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAJI'/><title type='text'>Perjalanan Haji Gelombang 2</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim. &lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warromatullohi wabarokatu sodaraku semua.&lt;br /&gt;Tulisan ini lebih banyak berkaitan dengan pelaksanaan dan kegiatan Haji Reguler.&lt;br /&gt;Artikel sebelumnya, &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/09/perjalanan-haji-gelombang-i.html"&gt;Perjalanan Ibadah Haji Gelombang 1. &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp; Perjalanan ibadah haji gelombang dua, kurang lebih hampir sama dengan perjalanan gelombang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosesnya, tinggal membalik ibadah haji gelombang pertama.&amp;nbsp; Calon jamaah haji gelombang 2, diberangkatkan 15 hari sejak awal penerbangan kloter pertama. Mereka langsung menuju Mekah dengan mendarat di bandara King Abdul Aziz. Jika rangkaian kegiatan Ibadah di Mekkah selesai, termasuk pelaksanaan haji di Arofah dan Mina,&amp;nbsp; barulah berziarah ke Madinah Al-Munawaroh &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon jama'ah haji Indonesia, umumnya mengambil miqot di Bandara King Abdul  Aziz. Namun tidak sedikit yang memulai miqot ketika berada di atas  pesawat, sehingga persiapannya sudah dilakukan sejak dari Asrama Haji.  Kenapa ada perbedaan pengambilan miqot?. Silahkan baca tulisan  saya &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/11/miqat-calon-jamaah-haji-indonesia.html"&gt;&lt;b&gt;Miqat Calon Jamaah Haji Indonesia Gelombang 2&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak calon jamaah haji yang berharap gelombang 2, dengan alasan utama adalah gelombang 2 waktunya mepet dengan pelaksanaan haji di Arofah. Kondisi jamaah yang secara fisik masih bugar, bisa memaksimalkan dalam beribadah dan menjalankan rukun dan wajib haji dengan baik. Terutama ketika menjalankan wukuf di Arofah, karena di sinilah kegiatan utama ibadah haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini rangkaian persiapan dan pelaksanaan perjalanan jamaah haji gelombang 2, yang sebagaian saya copy dari artikel sebelumnya.&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Persiapan dari Rumah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berpakaian seragam identitas Nasional&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tas dokumen yang di buat kalung, yang berisi Surat pelunasan dari  Bank, Buku do'a dari DEPAG, obat-obatan untuk keperluan masing-masing  individu. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tas tentengan, yang berisi pakaian selama perjalanan menuju Madinah  dan peralatan mandi. Khusus tas koper yang besar, sudah dibawa terlebih  dahulu armada&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Kantor Kabupaten/Kodya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mengikuti prosesi pelepasan dengan tempat yang disesuaikan dengan regu dan rombongan masing-masing&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masuk ke dalam bus yang sudah ditentukan berdasarkan regu dan rombongannya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Asrama Haji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Calon jemaah haji turun bus, langsung menuju ruang pemeriksaan tas bawaan. Kemudian menempati kursi yang telah disediakan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah mendengarkan penjelasan dari Petugas, jemaah dipanggil satu persatu untuk&amp;nbsp; menerima Buku Kesehatan Hijau,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya, berjalan menuju box Xray untuk memeriksa tas tentengan,  dan dilakukan penimbangan. Apabila tidak ada yang mencurigakan dan  berat tidak melebihi kententuan, maka tas tentengan akan langsung lolos.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jemaah keluar ruang pemeriksaan, menuju lokasi ruang asrama sesuai  dengan nomor yang tertempel di buku kesehatan. Ruang tidur dan istirahat  jamaah laki-laki dengan wanita terpisah, namun masih berdekatan dalam  satu gedung. Selama di asrama haji, sebaiknya gunakan waktu untuk  istirahat, karena 24 jam berikutnya akan terbang menuju Tanah Suci.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Aktivitas sebaiknya hanya shalat berjamaah di masjid dan istirahat,  atau baca buku-buku panduan. Selama di asrama haji, akan mendapat jatah  makan yang waktunya sudah ditentukan. Jangan melewati jadwal makan,  karena ruang tempat makan akan ditutup jika melewati batas yang telah  ditentukan. Makan secara prasmanan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah istirahat sekitar 18 jam, tepatnya kurang 5 jam dari  pemberangkatan, jamaah dengan membawa tas tentengan dan tas paspor  dikumpulkan di ruangan untuk menerima Paspor dan &lt;b&gt;Living Cost&lt;/b&gt; (uang sangu). Silahkan baca juga &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/10/mengatur-living-cost-di-tanah-suci.html"&gt;&lt;b&gt;Manajemen Living Cost&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; di tanah suci&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya pemeriksaan Xray terhadap barang bawaan. Jika tidak ada  benda tajam, maka tas tentengan akan lolos dan jamaah langsung masuk ke  dalam Bus untuk selanjutnya menuju Bandara&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Bandara Indonesia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Di Bandara, jemaah masih dalam Bus sampai pesawat telah siap untuk dinaiki.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Duduk sesuai  dengan nomor boarding Pass yang diberikan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Letakkan tas  tentengan di boks penyimpanan diatas kepala penumpang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Di dalam pesawat sebaiknya istirahat total karena perjalanan masih sekitar 10 jam.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Bandara  &lt;/b&gt;&lt;b&gt;King Abdul Aziz Jeddah &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Turun dari pesawat dibandara King Abdul Aziz Jeddah, jamaah memasuki ruang  pemeriksaan. Ruang pertama adalah ruang tunggu sementara, kemudian  pindah ke ruang pemeriksaan paspor.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Persiapkan paspor dari tas kalung.  Pemeriksaan paspor dilakukan dua kali di ruang berbeda. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya menuju ruang pengambilan barang bawaan  khususnya &lt;b&gt;koper haji besar&lt;/b&gt;. Untuk sementara Koper besar (35 kg) dan tas  tentengan (sekitar 10 kg) dibawa sendiri ke pemeriksaan Xray.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;setelah  lolos,&amp;nbsp; koper Besar langsung ditangani&amp;nbsp; petugas maktab, dan diangkut ke Mekah dengan armada tersendiri. Kita akan menemukan  lagi ketika sampai di pemondokan atau maktab.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tas tentengan harus&lt;b&gt; tetap  dibawa sendiri&lt;/b&gt; oleh jamaah.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya menuju ruang pemeriksaan paspor terakhir  untuk mendapatkan stempel dan pengambil salah satu lembar copy paspor.  Jika selesai maka jamaah telah dinyatakan boleh memasuki tanah suci. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dengan membawa tas  tentengan, jamaah menuju ke tempat istirahat sementara di areal bandara,  berupa tenda-tenda raksasa, dengan karpet membentang di lantainya. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada kesempatan sekitar 1 jam beristirahat, bisa digunakan untuk mandi dan keperluan lainnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Jama'ah haji Indonesia, umumnya mengambil miqot di Bandara King Abdul Aziz, sehingga mereka mempersiapkan diri dengan mandi dan menggunakan pakaian ihram.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika memulai miqot ketika berada di atas pesawat, maka persiapannya sudah dilakukan sejak dari Asrama Haji. Tapi semua terserah pada keyakinan dan pilihan sampean semua, karena masing-masing memiliki alasan yang menguatkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah  sekitar satu jam beristirahat, melanjutkan perjalanan menuju Mekkah  dengan menggunakan bus yang disediakan Maktab.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika hendak memasuki  bus, semua paspor diminta oleh petugas maktab. Paspor akan diberikan  lagi kepada jamaah saat akan pemulangan di bandara.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jarak tempuh sekitar  75 km. sepanjang perjalanan jamaah akan mendapatkan snak, air mineral, dan buah yang semuanya “Halal” alias gratis.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan lupa sepanjang perjalanan kita tetap  ber&lt;b&gt;talbiyah&lt;/b&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Pemondokan di Mekah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sebelum bus menurunkan jamaah  di maktab/pemondokan,  masing-masing mendapatkan kartu yang menunjukkan  lokasi maktab. Hanya  saja tulisannya berbahasa arab, yang isinya adalah  identitas lokasi  pemondokan selama di Mekah. dan kartu ini&amp;nbsp; harus  dibawa kemanapun jamaah  pergi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jamaah langsung masuk ke dalam pemondokan dan menempati ruang sesuai   dengan nomer regu. Sebaiknya membuat kesepakatan agar jamaah laki dan   perempuan tidurnya dipisah ruang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perlu diingat bahwa jamaah masih dalam keadaan berihrom, maka harus   mengingat semua larangan-larangan ihrom. Karena pelanggaran akan   berdampak pada &lt;b&gt;dam haji&lt;/b&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Menjalankan Ibadah Harian di Selama di Mekah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Setelah  istirahat secukupnya, dan menempatkan tas tentengan dan   koper besar,  selanjutnya jamaah akan dibawa menuju Masjidil Haram untuk    menyelesaikan umrah wajib,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan &lt;b&gt;Thowaf Qudum&lt;/b&gt; sebagai thowaf “Selamat datang” tujuh putaran mengelilingi Ka’bah, selanjutnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Shalat sunat 2 rokaat di belakang Maqom Ibrahim, kemudian berdo’a sesuai dengan keinginan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Minum air zamzam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan Sa’i tujuh kali putaran dimulai dari bukit Shofa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan tahhalul (menggunting rambut).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika selesai maka kewajiban umrah sudah selesai dan   larangan-larangan ihrom selesai. Ini jika jamaah mengambil jenis haji   tamattu'.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya melakukan &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/10/manajemen-waktu-ibadah-harian-jamaah.html"&gt;Ibadah Harian&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; sambil menunggu melakukan   kewajiban haji hari tarwiyah yaitu tgl 8 dzulhijah menuju ke Arofah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Disamping itu, jika mengambil haji tamattu', maka setiap calon   jamaah haji wajib menyembelih hewan sebagai Dam Tamatu'. Biasanya   dikoordinir ketua rombongan. Namun ikut ke lokasi pemotongan akan lebih   bagus, karena kita akan tahu hewan yang kita gunakan sebagai dam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada kesempatan sebelum wukuf, beberapa KBIH biasanya mengunjungi   beberapa tempat penting, Bukit Tsur, Gua Hiro', Jabal Nur, Jabal Rohmah,   Lokasi wukuf, Lokasi mabit dan Jamarot dalam satu hari rangkaian   perjalanan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Wukuf di Arrofah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tanggal 8 dzulhijah, calon  jamaah haji seluruh dunia  berbondong-bondong menuju ke Pada Arofah  untuk melakukan wukuf, yang  dilaksanakan keesokan harinya, yaitu  tanggal 9 dzulhijah..&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berangkat dari Mekah menuju Arofah sudah wajib menggunakan pakaian ihram, dan niat Haji.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sepanjang perjalanan melantunkan Taliyah, dzikir dan sholawat&amp;nbsp; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penjelasan komplit, silahkan baca di Sekitar &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/11/sekitar-3-juta-lebih-calon-jamaah-haji.html"&gt;Wukuf di Arofah&lt;/a&gt;.&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konsumsi jamaah haji selama di Arofah dan Mina telah ditanggung   maktab, namun jika ingin membawa makanan kecil ndak masalah karena   selama di Arofah tidak ada penjual, memang tidak&amp;nbsp; diperbolehkan. Ini   merupakan kawasan tertutup &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mudzdalifah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mudzalifah merupakan  kawasan sekitar 4 km sebagai tempat mabit,  persinggahan sementara calon  jamaah haji dari Arofah menuju Mina.  Selengkapnya silahkan baca &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/10/dinginnya-muzdalifah-di-puncak.html"&gt;&lt;b&gt;Dinginnya Mudzalifah di Puncak Keikhlasan&lt;/b&gt;. &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jamarot Mina&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;Rombongan  setelah dari mudzalifah sampai ke Mina sekitar  pertengahan malam  bahkan menjelang subuh. Di sini sekitar 3 hari, untuk  melakukan lempar  jumroh. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumroh aqobah dilakukan tanggal 10 dzulhijah,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;selanjutnya melakukan tahalul yaitu memotong rambut. Lak-laki   sebaiknya potong gundul. Dengan demikian jamaah sudah terbebas dari   larangan-larangan ihrom, kecuali tidak boleh melakukan hubungan suami   istri (sing sabar mawon nggih )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelemparan jumroh pada hari tasryi', yaitu tanggal 11 dan 12&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jamaah bisa mengambil nafar awal dan pulang ke Mekah untuk melakukan&lt;b&gt; Thowaf Ifadoh.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Kembali Ke Mekah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Setelah melakukan kegiatan  utama ibadah haji, kembali ke Mekah  dengan melakukan thowaf ifadoh.  Thowaf ini sudah tidak menggunakan  pakaian ihram&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Maka sekarang namanya bukan calon jamaah haji, tapi sudah bergelas Haji dan Hajjah. Semoga mabrur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya menjalankan ibadah harian di Masjidil Haram, sampai jadwal waktu pindah menuju Madinah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menuju Madinah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari mekkah, rombongan diberangkatkan dengan menggunakan bus. Perjalanan Mekkah ke Madinah ditempuh sekitar 4 jam sampai 4,5 jam. Tiba di madinah, jamaah ditempakan di hotel yang jauh lebih enak daripada pemondokan di Mekkah. Hotel dengan fasilitas yang jauh lebih baik. Jarak Hotel dengan Masjid Nabawi sangat dekat. Jalan kaki tidak sampai 5 menit sudah sampai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jamaah turun dari bus, hendaknya semua tas tentengan diperiksa benar, agar tidak tertinggal di dalam bus. Koper besar datangnya belakangan, sekitar 1-2 jam berikutnya. Biasanya saat jamaah semua berangkat menuju Masjid Nabawi, koper besar akan diletakkan di dekat kamar masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jatah makan sehari dua kali yang diberikan setiap selesai sholat isya dan selesai sholat duhur. Pengambilan dilakukan oleh regu masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menjalankan Aktifitas Ibadah Harian di Madinah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya tentang memaksimalkan ibadah harian di Madinah, silahkan baca &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/10/manajemen-waktu-ibadah-harian-jamaah.html"&gt;&lt;b&gt;Manajemen Waktu Ibadah Harian di Tanah Suci&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Di samping menjalankan shalat berjamaah secara rutin, jamaah haji melakukan ziarah ke beberapa tempat penting, dan &lt;b&gt;gratis&lt;/b&gt;. Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, Masjid Quba, Pasar Kurma, dan beberapa tempat menarik dan bersejarah lainnya. Setelah kurang lebih 6 hari di Madinah, maka rombongan jamaah haji, &lt;b&gt;Pulang Ke tanah Air.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, serangkaian urutan Perjalanan Haji Gelombang II di Tanah  Suci. Secara keseluruhan, lama waktu yang dibutuhkan Haji Reguler  sekitar 40 hari, di Mekkah sekitar 20 hari, di Arofa - Mina 4 hari dan  di Madinah sekitar 6 hari. Haji khusus atau haji Plus yang Non Arbain  sekitar 19 hari sedangkan yang plus Arbain di Madina sekitar 26 sampai  30 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi dari tulisan ini saya rangkum dari artikel-artikel yang pernah saya publish di label &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/search/label/HAJI"&gt;&lt;b&gt;HAJI&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-347097346604947326?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/347097346604947326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=347097346604947326&amp;isPopup=true' title='30 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/347097346604947326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/347097346604947326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/10/perjalanan-haji-gelombang-2.html' title='Perjalanan Haji Gelombang 2'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>30</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-5763016959691809873</id><published>2011-09-30T08:47:00.000+07:00</published><updated>2011-09-30T08:47:10.342+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kopdar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi'/><title type='text'>Silaturrahim Sahabat Dhana Arsega/戴安娜</title><content type='html'>26 september ada SMS masuk dari sahabat Dhana Arsega/戴安娜, bahwa besok selasa Insya Alloh mampir silaturrahim ke rumah saya. Tentu saya sangat senang, karena jalinan silaturrahim dunia maya berlanjut ke kehidupan nyata, Kopdaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, rencana ini sudah lama disampaikan, sejak mbak Dhana Arsega/戴安娜 masih ada di China. Sampean sudah tahu kan dengan kiprah Mbak &lt;a href="http://dhanaarsega.blogspot.com/"&gt;&lt;b&gt;Dhana Arsega/戴安娜&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, blogger asli kota Malang yang sukses bekerja dan berkiprah secara profesional di negeri China. Bahkan masih berkesempatan mengenyam pendidikan di Kowloon Hospital,&amp;nbsp; HKUST(The Hongkong University of Science and Technologi), serta di SISU(Shanghai International Studies University).&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-HEDwjNX0Oh4/ToPKkama9pI/AAAAAAAABAQ/00AFr08KWPY/s1600/kopdar.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-HEDwjNX0Oh4/ToPKkama9pI/AAAAAAAABAQ/00AFr08KWPY/s320/kopdar.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Saya, Mbak Dhana dan Suaminya, Mas Arif &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Hari selasa siang ada SMS masuk, kemungkinan nyampe ke rumah saya sore hari. Maka siangnya saya masih bisa meninggalkan rumah, biasalah mbakul sebagai rutinitas saya. Sore, pas terdengar adzan maghrib ada sms masuk, memberitahukan kalo Mbak Dhana nyampe daerah Tugu rantai. Langsung saya call, kalo daerah itu sudah melewati rumah saya sejauh 5 km. Dikiranya rumah saya di dalam kota, padahal di pinggiran&amp;nbsp; 12 km ke arah barat kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekapun kembali, dan saya berangkat ke Masjid untuk sholat jama'ah maghrib. Ketika pulang, hampir bersamaan datangnya dengan mereka berdua. Makanya dalam pict di atas, saya masih pake sarung. Tapi begitulah keseharian saya, kalo di rumah sebelum maghrib pakai pakaian seperti itu. Lebih nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitapun terlibat dalam obrolan gayeng. Anehnya, yang kita bicarakan bukan masalah ngeblog, kalopun ada porsinya sedikit sekali. Justru yang paling banyak kita omongkan adalah tentang usaha ternak ayam. Saat ini Mas Arif, suami Mbak Dhana menekuni usaha ini di rumah mereka di Malang. Kita sangat nyambung, karena saya sendiri sudah pernah menekuni usaha ini tahun 2000-an yang pada akhirnya saya hentikan ketika serangan flu burung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa hampir 3 jam kita ngobrol, sampai mereka berdua berpamitan untuk melanjutkan safari kopdar yang di lakukan sejak dari Semarang-Salatiga-Saradan-Madiun-Kediri-Trenggalek-Blitar dan berakhit di Malang. Tujuan berikutnya setelah dari rumah saya,&amp;nbsp; adalah ke Trenggalek, kopdar dan silaturrahim dengan juragan &lt;a href="http://www.trenggalekjelita.web.id/"&gt;CahNdeso Trenggalek Jelita&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf kalo kami kurang memberikan pelayanan yang sesuai dengan harapan. Terima kasih atas silaturrahim hangatnya ke rumah saya, semoga dengan ini semakin mempererat tali persodaraan.&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;“Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturrahim” (Muttafaqun ‘alaih dari Anas ra)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;b style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Wassamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-5763016959691809873?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/5763016959691809873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=5763016959691809873&amp;isPopup=true' title='43 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5763016959691809873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/5763016959691809873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/09/silaturrahim-sahabat-dhana-arsega.html' title='Silaturrahim Sahabat Dhana Arsega/戴安娜'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-HEDwjNX0Oh4/ToPKkama9pI/AAAAAAAABAQ/00AFr08KWPY/s72-c/kopdar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>43</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-998784345497946304</id><published>2011-09-29T10:25:00.000+07:00</published><updated>2011-09-29T10:25:16.628+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blog'/><title type='text'>Hilangnya Umbul-umbul</title><content type='html'>&amp;nbsp;Bismillahirrohmanirrohiim.&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh sodaraku semua,&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Hari ini saya mo ngomong masalah blog, bukan tutorial, SEO ato sejenisnya karena saya ndak ahli tentang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar dua bulan, sejak 25 juli 2011&amp;nbsp; blog ini dihiasi umbul-umbul iklan dari gugel ads, sehingga keliatan lebih meriah dari sebelumnya. Dan sejak kemarin sore, terpaksa saya kembalikan seperti kondisi terdahulu. Lha kok terpaksa ?. Tidak lain karena akun gugel adsnya sudah disable, ndak bisa dibuka alias ke banned.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari yang lalu, sebenarnya sudah ada perasaan ndak enak ketika 2 bannernya ndak muncul iklan dan flash banner. Saya pikir mungkin karena akhir bulan, blog ini seringkali bermasalah pada koneksi jaringan. Maklum,  kalo udah tanggal tua, telkomples suka ngadat, jalan seperti tulang  kehilangan kalsium. Loyo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus kemarin,&amp;nbsp; pas  saya buka fb, dan chat dengan  Kang &lt;b&gt;Lozz Akbar&lt;/b&gt;, beliau nanyakan&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;semalam saya rasan2 sampean sam kang citro masalah adsensenya gak keluar dibanned tah kang?"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;saya jawab, mungkin saja Kang, soale sejak saya punya akun ads, saya ndak pernah ngutak-atik dan buka akun gugelnya. Jadi belum tahu apa permasalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah chat selesai, saya segera mbuka catatan login&amp;nbsp; dan password akun. Ndak apal, maklum akun ini &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/07/kado-dari-dj-site.html"&gt;hadiah&lt;/a&gt; dari sahabat baik saya &lt;b&gt;Kang Ferdinand&lt;/b&gt;, juragan&lt;a href="http://www.dj-site.blogspot.com/"&gt; &lt;b&gt;DJ Site&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Setelah masuk ke Gmail, ternyata memang benar, ada imel yang isinya bahwa akun gugel adsnya sudah disable dengan alasan bla .. bla ... saya lupa, karena harus minta bantuan mbah gugel terjemah. Intinya, akun itu dibanned alias ndak bisa dipake.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, saya langsung call Kang Ferdinand pas jam istirahat siangnya. Jawabannya teryata, telah terjadi banned massal. Banyak sahabat yang kirim imel ke Kang Ferdinand dengan pertanyaan yang sama, tentang pembanned-tan ini. Menurut Kang Ferdinand, Publisher Indonesia kena banned massal karena&amp;nbsp; dikira spam. Dan kemungkinan normal kembali 3 bulan ke depan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya sudah, mungkin masih belum saatnya untuk itu. Dan widget umbul-umbul di blog ini, akhirnya saya copoti, sesuai saran Kang Ferdinand.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kemarin waktu buka dasbor, ada pop up tentang tampilan template baru bawaan blogspot, &lt;b&gt;Dynamic Views&lt;/b&gt;. Dan tadi padi saya nyoba terapkan setelah klak klik di Dasbor =&amp;gt; Design =&amp;gt;&amp;nbsp; Template Designer =&amp;gt;&lt;br /&gt;hasilnya, benar sangat menarik dan saat itu langsung saya klik apply: &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-AWzg2fO1HaI/ToPCq_cnzEI/AAAAAAAABAM/DqpAOR8QVco/s1600/Template+dynamic.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-AWzg2fO1HaI/ToPCq_cnzEI/AAAAAAAABAM/DqpAOR8QVco/s320/Template+dynamic.jpg" width="320" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Trus ada yang aneh, ternyata segala bentuk widget yang terpasang sebelumnya, menjadi hilang. Trus saya kembali ke blogger template designer lagi, dan yang membuat saya terkejut, ternyata kita ndak bisa dengan leluasa mengutak-atik template. Mulai dari Background, Adjust widths, Layout, dan Advanced kalo kita klik akan tertulis &lt;i&gt;Not applicable for this template&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah ini yang susah untuk diterapkan, karena follower dan widget lain ndak bisa kita tampilkan. Ato mungkin karena saya yang belum paham benar cara mengutak-atik template Dynamic Views.&lt;br /&gt;Silahkan sampean coba kalo penasaran tampilannya, tapi jangan lupa sebelum nyoba jangan lupa save dulu template sampean, biar lebih aman. Kalopun ndak sempat, ada juga kok cara ngembalikan dengan klik &lt;i&gt;Revert to previous template&lt;/i&gt;, ndak berapa lama template sampean kembali seperti sediakala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;b style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-998784345497946304?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/998784345497946304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=998784345497946304&amp;isPopup=true' title='43 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/998784345497946304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/998784345497946304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/09/hilangnya-umbul-umbul.html' title='Hilangnya Umbul-umbul'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-AWzg2fO1HaI/ToPCq_cnzEI/AAAAAAAABAM/DqpAOR8QVco/s72-c/Template+dynamic.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>43</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-3952057695128513180</id><published>2011-09-27T17:01:00.001+07:00</published><updated>2011-09-27T17:03:36.252+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manasik Haji'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAJI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haji Gelombang pertama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Haji Gelombang 1'/><title type='text'>Perjalanan Haji Gelombang I</title><content type='html'>&amp;nbsp;Bismillahirrohmanirrohiim.&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh sodaraku semua,&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-m3q_TEDmLIU/ToGenq5MW3I/AAAAAAAABAI/yWiZKacgcyg/s1600/Ka%2527bah+Masjidil+Haram.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-m3q_TEDmLIU/ToGenq5MW3I/AAAAAAAABAI/yWiZKacgcyg/s320/Ka%2527bah+Masjidil+Haram.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Awal oktober 2011 nanti, Insya Alloh calon jemaah haji Indonesia diberangkatkan ke Tanah Suci. Alhamdulillah&amp;nbsp; tahun 2011/1432 H ini menurut Menteri Agama Suryaharma Ali, tahun ini kuota haji Inonesia bertambah 10.000 orang. Sehingga total calon jemaah haji yang diberangkatkan tahun ini adalah 210.000 orang, yang terdiri atas 194.000 jemaah haji reguler dan 17.000 jamaah haji khusus (jurnalhaji.com).&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Keseluruhan jamaah haji akan diberangkatkan dalam dua gelombang, yaitu &lt;b&gt;gelombang pertama&lt;/b&gt; pada 15 hari sejak awal pemberangkatan dan sisanya untuk &lt;b&gt;gelombang dua&lt;/b&gt;. Pengaturan pemberangkatan ini untuk memudahkan mengkoordinasi keberadaan calon jemaah haji selama di Madinah dan Mekah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membedakan kedua gelombang, hanyalah tempat mendarat dan aktivitas awal di Saudi Arabia, sebelum pelaksanaan wukuf di Arofah. Jemaah calon haji gelombang pertama mendarat di Bandara &lt;b&gt;Amir Muhammadi bin Abdul Aziz&lt;/b&gt;&amp;nbsp; Madinah, sedangkan calon jemaah haji gelombang kedua mendarat di Bandara &lt;b&gt;King Abdul Aziz &lt;/b&gt;Jeddah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba menuliskan bagaimana proses perjalanan untuk jamaah haji &lt;b&gt;gelombang pertama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rumah =&amp;gt; Kabupaten/Kodya =&amp;gt; Asrama Haji =&amp;gt; Bandara =&amp;gt; Bandara Amir Muhammadi Madinah =&amp;gt; Hotel di Madinah =&amp;gt; Menjalankan kegiatan =&amp;gt; Menuju Mekah =&amp;gt; Miqot Bir Ali =&amp;gt;Maktab/Pemondokan Mekkah =&amp;gt; Masjidil Haram (umroh) =&amp;gt; kegiatan harian sambil menunggu waktunya wukuf di Arofah =&amp;gt; Wukuf di Arofah =&amp;gt; Muzdalifah (mabit) =&amp;gt; Mina =&amp;gt; kembali ke Mekah menjalankan ibadah harian sampai waktu pemulangan =&amp;gt; Pulang =&amp;gt; hotel transit Jeddah =&amp;gt; Bandara King Abdul Aziz Jeddah =&amp;gt; Bandara Indonesia =&amp;gt; Asrama Haji =&amp;gt; Ke Kabupaten/ Kodya masing-masing = Rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;A. Persiapan dari Rumah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berpakaian seragam identitas Nasional&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tas dokumen yang di buat kalung, yang berisi Surat pelunasan dari Bank, Buku do'a dari DEPAG, obat-obatan untuk keperluan masing-masing individu. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tas tentengan, yang berisi pakaian selama perjalanan menuju Madinah dan peralatan mandi. Khusus tas koper yang besar, sudah dibawa terlebih dahulu armada&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;B. Kantor Kabupaten/Kodya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mengikuti prosesi pelepasan dengan tempat yang disesuaikan dengan regu dan rombongan masing-masing&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masuk ke dalam bus yang sudah ditentukan berdasarkan regu dan rombongannya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;C. Asrama Haji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Calon jemaah haji turun bus, langsung menuju ruang pemeriksaan tas bawaan. Kemudian menempati kursi yang telah disediakan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah mendengarkan penjelasan dari Petugas, jemaah dipanggil satu persatu untuk&amp;nbsp; menerima Buku Kesehatan Hijau,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya, berjalan menuju box Xray untuk memeriksa tas tentengan, dan dilakukan penimbangan. Apabila tidak ada yang mencurigakan dan berat tidak melebihi kententuan, maka tas tentengan akan langsung lolos.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jemaah keluar ruang pemeriksaan, menuju lokasi ruang asrama sesuai dengan nomor yang tertempel di buku kesehatan. Ruang tidur dan istirahat jamaah laki-laki dengan wanita terpisah, namun masih berdekatan dalam satu gedung. Selama di asrama haji, sebaiknya gunakan waktu untuk istirahat, karena 24 jam berikutnya akan terbang menuju Tanah Suci.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Aktivitas sebaiknya hanya shalat berjamaah di masjid dan istirahat, atau baca buku-buku panduan. Selama di asrama haji, akan mendapat jatah makan yang waktunya sudah ditentukan. Jangan melewati jadwal makan, karena ruang tempat makan akan ditutup jika melewati batas yang telah ditentukan. Makan secara prasmanan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah istirahat sekitar 18 jam, tepatnya kurang 5 jam dari pemberangkatan, jamaah dengan membawa tas tentengan dan tas paspor dikumpulkan di ruangan untuk menerima Paspor dan &lt;b&gt;Living Cost&lt;/b&gt; (uang sangu). Silahkan baca juga &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/10/mengatur-living-cost-di-tanah-suci.html"&gt;&lt;b&gt;Manajemen Living Cost&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; di tanah suci&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya pemeriksaan Xray terhadap barang bawaan. Jika tidak ada benda tajam, maka tas tentengan akan lolos dan jamaah langsung masuk ke dalam Bus untuk selanjutnya menuju Bandara&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;D. Bandara Indonesia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Di Bandara, jemaah masih dalam Bus sampai pesawat telah siap untuk dinaiki.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Duduk sesuai  dengan nomor boarding Pass yang diberikan.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Letakkan tas  tentengan di boks penyimpanan diatas kepala penumpang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Di dalam pesawat sebaiknya istirahat total karena perjalanan masih 10 jam.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;E&lt;b&gt;. Bandara  &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Amir Muhammadi bin Abdul Aziz&amp;nbsp; Madinah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Turun dari pesawat dibandara Madinah, jemaah memasuki ruang  pemeriksaan keimigrasian Saudi Arabia.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ruang pertama adalah ruang tunggu sementara, kemudian  pindah ke ruang pemeriksaan paspor. Persiapkan paspor dari tas kalung.  Pemeriksaan paspor dilakukan dua kali di ruang berbeda. Apabila  administrasi selesai,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya menuju ruang pengambilan barang bawaan  khususnya &lt;b&gt;Koper Besar&lt;/b&gt;. Untuk sementara Koper besar (35 kg) dan tas  tentengan (sekitar 10 kg) dibawa sendiri ke pemeriksaan Xray.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;setelah  lolos koper Besar dibawa oleh petugas maktab, dan kita akan menemukan  lagi ketika sampai di penginapan atau maktab.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tas tentengan harus tetap  dibawa sendiri oleh jamaah menuju ruang pemeriksaan paspor terakhir  untuk mendapatkan stempel dan pengambil salah satu lembar copy paspor.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyerahkan Buku Kesehatan dan Paspor ke Ketua Rombongan &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika selesai maka jamaah telah dinyatakan boleh memasuki tanah suci.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;F. Hotel / Penginapan di Madinah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Calon jamaah haji menempati pemondokan yang telah ditentukan&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Umumnya, fasilitas pemondokan di Madinah lebih bagus dan enak jika dibandingkan dengan di Mekkah. Di samping itu jarak pemondokan/ hotel dengan Masjid Nabawi sangat dekat sehingga kita bisa menjalankan aktivitas ibadah lebih maksimal &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Urusan makan selama di Madinah sudah di tanggung, jadi jamaah tidak perlu repot mnyediakannya. Sehari dua kali yang diberikan setiap selesai sholat isya dan selesai sholat duhur. Pengambilan dilakukan oleh regu masing-masing.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;G. Menjalankan Aktifitas Ibadah Harian di Madinah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya tentang memaksimalkan ibadah harian di Madinah, silahkan baca &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/10/manajemen-waktu-ibadah-harian-jamaah.html"&gt;&lt;b&gt;Manajemen Waktu Ibadah Harian di Tanah Suci&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. Setelah kurang lebih 4 hari di Madinah, maka rombongan calon jamaah haji, pindah menuju Mekkah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;H. Berangkat menuju Mekah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Oleh karena jamaah menuju Mekkah dan hendak memasuki tanah haram, maka terlebih dahulu sebelum berangkat sudah mandi dan mensucikan diri dengan baik dan mempersiapkan diri dengan berpakaian ihrom.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sesampai &lt;b&gt;Zul Hulaifah&lt;/b&gt;, 450 km sebelah utara kota Mekah. turun dari bus untuk persiapan umroh. Zul Hulaifah merupakan daerah di &lt;b&gt;Wadil  Aqiq&lt;/b&gt; yang dikenal oleh orang Indonesia &lt;b&gt;Bir Ali&lt;/b&gt;. Merupakan Miqat untuk penduduk  Madinah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penjelasan tentang Miqat, silahkan baca di sini &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/11/miqat-calon-jamaah-haji-indonesia.html"&gt;&lt;b&gt;Miqat calon jamaah haji Indonesia.&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah siap, dan melafatkan niat umroh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;selama perjalanan kuran lebih 3 sampai 4 jam menuju Mekkah terus membaca talbiyah&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;I. Pemondokan di Mekah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sebelum bus menurunkan jamaah di maktab/pemondokan, masing-masing mendapatkan kartu yang menunjukkan lokasi maktab. Hanya saja tulisannya berbahasa arab, yang isinya adalah identitas lokasi pemondokan selama di Mekah. dan kartu ini&amp;nbsp; harus dibawa kemanapun jamaah pergi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jamaah langsung masuk ke dalam pemondokan dan menempati ruang sesuai dengan nomer regu. Sebaiknya membuat kesepakatan agar jamaah laki dan perempuan tidurnya dipisah ruang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perlu diingat bahwa jamaah masih dalam keadaan berihrom, maka harus mengingat semua larangan-larangan ihrom. Karena pelanggaran akan berdampak pada dam.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;J. Menjalankan Ibadah Harian di Selama di Mekah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Setelah istirahat secukupnya dan menempatkan tas tentengan dan  koper besar, selanjutnya jamaah akan dibawa menuju Masjidil Haram untuk  menyelesaikan umrah wajib,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan &lt;b&gt;Thowaf Qudum&lt;/b&gt; sebagai thowaf “Selamat datang” tujuh putaran mengelilingi Ka’bah, selanjutnya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Shalat sunat 2 rokaat di belakang Maqom Ibrahim, kemudian berdo’a sesuai dengan keinginan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Minum air zamzam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan Sa’i tujuh kali putaran dimulai dari bukit Shofa&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melakukan tahhalul (menggunting rambut).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika selesai maka kewajiban umrah sudah selesai dan larangan-larangan ihrom selesai. Ini jika jamaah mengambil jenis haji tamattu'.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya melakukan IBADAH HARIAN sambil menunggu melakukan kewajiban haji hari tarwiyah yaitu tgl 8 dzulhijah menuju ke Arofah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Disamping itu, jika mengambil haji tamattu', maka setiap calon jamaah haji wajib menyembelih hewan sebagai Dam Tamatu'. Biasanya dikoordinir ketua rombongan. Namun ikut ke lokasi pemotongan akan lebih bagus, karena kita akan tahu hewan yang kita gunakan sebagai dam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada kesempatan sebelum wukuf, beberapa KBIH biasanya mengunjungi beberapa tempat penting, Bukit Tsur, Gua Hiro', Jabal Nur, Jabal Rohmah, Lokasi wukuf, Lokasi mabit dan Jamarot dalam satu hari rangkaian perjalanan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;K. Wukuf di Arrofah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tanggal 8 dzulhijah, calon jamaah haji seluruh dunia berbondong-bondong menuju ke Pada Arofah untuk melakukan wukuf, yang dilaksanakan keesokan harinya, yaitu tanggal 9 dzulhijah..&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berangkat dari Mekah menuju Arofah sudah wajib menggunakan pakaian ihram, dan niat Haji.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sepanjang perjalanan melantunkan Taliyah, dzikir dan sholawat&amp;nbsp; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Penjelasan komplit, silahkan baca di Sekitar &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/11/sekitar-3-juta-lebih-calon-jamaah-haji.html"&gt;&lt;b&gt;3 juta lebih Calon Jamaah Haji Wukuf di Arofah.&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konsumsi jamaah haji selama di Arofah dan Mina telah ditanggung maktab, namun jika ingin membawa makanan kecil ndak masalah karena selama di Arofah tidak ada penjual, memang tidak&amp;nbsp; diperbolehkan. Ini merupakan kawasan tertutup &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;L. Mudzdalifah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Mudzalifah merupakan kawasan sekitar 4 km sebagai tempat mabit, persinggahan sementara calon jamaah haji dari Arofah menuju Mina. Selengkapnya silahkan baca &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/10/dinginnya-muzdalifah-di-puncak.html"&gt;&lt;b&gt;Dinginnya Mudzalifah di Puncak Keikhlasan&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;M. Jamarot Mina&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;Rombongan setelah dari mudzalifah sampai ke Mina sekitar pertengahan malam bahkan menjelang subuh. Di sini sekitar 3 hari, untuk melakukan lempar jumroh. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jumroh aqobah dilakukan tanggal 10 dzulhijah,&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;selanjutnya melakukan tahalul yaitu memotong rambut. Lak-laki sebaiknya potong gundul. Dengan demikian jamaah sudah terbebas dari larangan-larangan ihrom, kecuali tidak boleh melakukan hubungan suami istri (sing sabar mawon nggih )&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelemparan jumroh pada hari tasryi', yaitu tanggal 11 dan 12&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jamaah bisa mengambil nafar awal dan pulang ke Mekah untuk melakukan&lt;b&gt; Thowaf Ifadoh.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;N. Kembali Ke Mekah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Setelah melakukan kegiatan utama ibadah haji, kembali ke Mekah dengan melakukan thowaf ifadoh. Thowaf ini sudah tidak menggunakan pakaian ihram&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Maka sekarang namanya bukan calon jamaah haji, tapi sudah bergelas Haji dan Hajjah. Semoga mabrur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selanjutnya menjalankan ibadah harian di Masjidil Haram sampai jadwal waktu pemulangan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Demikian, serangkaian urutan Perjalanan Haji Gelombang II di Tanah Suci. Secara keseluruhan, lama waktu yang dibutuhkan Haji Reguler sekitar 40 hari, di Mekkah sekitar 20 hari, di Arofa - Mina 4 hari dan di Madinah sekitar 6 hari. Haji khusus atau haji Plus yang Non Arbain sekitar 19 hari sedangkan yang plus Arbain di Madina sekitar 26 sampai 30 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi dari tulisan ini saya rangkum dari artikel-artikel yang pernah saya publish di label &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/search/label/HAJI"&gt;&lt;b&gt;HAJI&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring perkembangan dan kemajuan, bisa jadi&amp;nbsp; kebijakan-kebijakan dari proses dari apa yang saya tulis diatas, telah terjadi pembenahan. Paling tidak, semoga tulisan ini bisa memberikan gambaran bagaimana aktivitas melakukan ibadah haji selama di tanah suci. Yang secara keseluruhan membutuhkan fisik yang baik. Oleh karenanya, perlu persiapan&amp;nbsp; &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2010/09/ibadah-haji-adalah-ibadah-fisik-maka.html"&gt;&lt;b&gt;fisik yang baik&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, disamping meningkatkan kebiasaan-kebiasaan sholih, agar mudah mendapatkan kelezatan beribadah haji dan berimbas pada haji yang mabrur. Insya Alloh, amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceck Kapan sampean berangkat ke Tanah Suci, &lt;a href="http://haji.kemenag.go.id/index.php/subMenu/569"&gt;&lt;b&gt;di sini&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, tentu kalo sampean sudah punya nomer porsi. Yang belum punya, semoga segera sampean terpanggil ke Tanah Suci, karena Insya Alloh di sanalah tempat terindah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;untuk Sodaraku yang sudah dan sering ke Tanah suci, silahkan ditambahkan masukan dalam komentar jika ada yang perlu diperbaiki. Syukron jazakumullahu khairan&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-3952057695128513180?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/3952057695128513180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=3952057695128513180&amp;isPopup=true' title='38 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3952057695128513180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3952057695128513180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/09/perjalanan-haji-gelombang-i.html' title='Perjalanan Haji Gelombang I'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-m3q_TEDmLIU/ToGenq5MW3I/AAAAAAAABAI/yWiZKacgcyg/s72-c/Ka%2527bah+Masjidil+Haram.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>38</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-3000629871315853946</id><published>2011-09-25T10:23:00.000+07:00</published><updated>2011-09-25T10:23:05.865+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Baqi&apos;'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ma&apos;la'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kuburan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kijing'/><title type='text'>Akhir yang Indah</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim.&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh sodaraku semua,&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Hari jum'at kemarin, kami sekeluarga ta'ziah ke Kediri. Mertua dari Kakak Ipar telah meninggal dunia. Setelah kurang lebih 45 menit perjalanan, sampailah di tempat tujuan. Ternyata, mayat sudah di bawa ke kuburan, dan kitapun langsung menuju lokasi pemakaman, yang terletak tidak jauh dari kediamannya. Pas nyampe sana, kebetulan mayat baru saja diturunkan ke liang lahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika memasuki area pemakaman, saya tertegun sejenak, karena pemakaman yang terletak di di seberang jalan &lt;b&gt;Kantor Kecamatan Pagu Kediri&lt;/b&gt; itu, terlihat bersih, rapi dan nyaman. Semua makam seperti tertata rapi, mirip seperti di Taman Makam Pahlawan. Hanya saja yang membedakan dari makam yang pernah saya kunjungi adalah, hampir semua makam, rata dengan tanah. Tidak ada bangunan semen dan bata, ato dalam bahasa jawa, &lt;b&gt;kijing&lt;/b&gt;. Dari keseluruhan makam yang ada, hanya ada dua makam yang di kijing, itupun menurut penjelasan sodara saya, rencananya akan dibongkar, sesuai dengan kesepakatan bersama.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-njMnMEmDi2g/Tn5sWz1yVCI/AAAAAAAABAE/SBo3670dKrY/s1600/Pemakaman.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://2.bp.blogspot.com/-njMnMEmDi2g/Tn5sWz1yVCI/AAAAAAAABAE/SBo3670dKrY/s400/Pemakaman.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Luar biasa, itu yang terpatri dalam benak saya. Pikiran saya saat itu langsung terbayang makam yang ada di kompleks pemakanan &lt;b&gt;Baqi'&lt;/b&gt; di &lt;b&gt;Madinah&lt;/b&gt; dan kompleks pemakaman &lt;b&gt;Ma'la&lt;/b&gt; di&lt;b&gt; Mekah Saudi Arabia&lt;/b&gt;. Hanya ada setumpuk batu yang menandai kalo di bawahnya ada jasad yang pernah dikubur di dalamnya. Tidak ada tanda-tanda khusus, baik tulisan maupun nisan. Bahkan tidak saya jumpai adanya tabur bunga ato apapun yang ada di atasnya. Seolah jasad itu telah dibiarkan menyatu dengan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasang kijing, pada beberapa daerah sudah dilarang, dengan tulisan yang sangat jelas di kompleks pemakaman. Tentu ini dengan beberapa pertimbangan. Salah satunya adalah, jika kompleks pemakaman di kijing,  tentu areal pemakaman akan semakin sempit. Padahal, penambahan jumlah  calon jasad yang hendak dikuburkan di dalamnya tidak sebanding dengan  lahan yang tersedia. Selain itu, semakin bertambahkan pemahaman tentang membuat bangunan di atasnya, sebagaimana dari Jabir ra ia berkata: &lt;i&gt;Rasulullah SAW melarang kuburan dikapur,diduduki dan didirikan bangunan atasnya.&lt;/i&gt; HR. Muslim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu berharap dan sering berpesan sama istri saya, agar kelak jika telah meninggal dunia, tidak perlu dipasang kijing, di tembok ato apapun istilahnya. Bahkan kalo perlu tanpa nisanpun ndak masalah. Semoga kita khusnul khotimah di akhir hidup kita. Syukur Alhamdulillah jika jasad saya terkuburkan di Baqi' ato Ma'la, itu akan menjadi akhir yang indah dalam hidup ini.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Sampean ?&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-3000629871315853946?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/3000629871315853946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=3000629871315853946&amp;isPopup=true' title='42 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3000629871315853946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/3000629871315853946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/09/akhir-yang-indah.html' title='Akhir yang Indah'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-njMnMEmDi2g/Tn5sWz1yVCI/AAAAAAAABAE/SBo3670dKrY/s72-c/Pemakaman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>42</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-4341462775337624067</id><published>2011-09-24T09:31:00.001+07:00</published><updated>2011-09-24T09:34:34.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba Serbi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Kepentingan yang tidak penting</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim.&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh sodaraku semua, &lt;br /&gt;"sebelumnya saya mohon maaf Pak, ada yang perlu saya sampaikan sehubungan dengan Mas Rio", demikian salah satu obrolan saya dengan salah satu Ustadza (guru) Mas Rio ketika saya dengan istri silaturrahim lebaran kemarin. Saya tertegun, ada apa dengan anak saya nomer dua ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"begini Pak, Bu ... dengan terpaksa beberapa waktu yang lalu, Mas Rio di korbankan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"maksudnya ?" saya masih melongong sama sekali tidak memahami arah pembicaraan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas Rio kan pernah mengikuti seleksi siswa berprestasi. Nah, sebenarnya Mas Rio lolos ke tahap berikutnya. Tapi kenyataannya, pada tahap pertama "terpaksa dihentikan" secara sepihak. Itupun kami baru tahu sebelum puasa kemarin. Jadi hampir 4 bulan berikutnya, setelah semua tahapan selesai. Kami juga heran, kenapa Mas Rio yang waktu kelas 5 masuk peringkat 6 olimpiade matematikan Jatim, kok pada tahap awal,&amp;nbsp; ndak lolos" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ya ndak apa-apa Bu, mungkin belum waktunya saja. dan kebetulan anaknya, santai saja meski tidak lolos" begitu saya menanggapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya hanya ingin menjelaskan, agar Mas Rio mengetahui bahwa sebenarnya kegagalan itu bukan karena dia tidak mampu. Sebab, sebenarnya waktu seleksi, justru dia pada peringkat 2 yang secara otomatis langsung lolos pada babak berikutnya" demikian beliau menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, dari 4 kategori yang diseleksi, ternyata semua diraih sekolahan Mas Rio yang notabene sekolah swasta. Nah, di sinilah permasalahannya, kenapa event semacam ini, sekolah negeri yang diunggulkan malah ndak sesuai harapan. Pada akhirnya, jatah 2 orang, digantikan dengan siswa dari negeri dengan alasan yang tidak saya pahami.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;Saya tidak mempermasalahkan instansi dan sekolah negerinya,&amp;nbsp; karena pemahaman prestasi menurut saya tidak hanya berkaitan dengan angka-angka dan aneka piagam saja, sebagaimana yang pernah saya tulis dalam postingan &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/06/indonesiajujur-salah-kaprah-mengukur.html"&gt;#Indonesiajujur | Salah Kaprah Mengukur Prestasi Anak,&lt;/a&gt; Mengukur prestasi anak, lihatlah bagaimana kemampuannya menerapkan ilmu  dan kebiasaan&amp;nbsp; baik di sekolah,&amp;nbsp; dalam kehidupan sehari-harinya, dimanapun  berada. Memulai dari hal-hal yang kecil, bertanggung jawab terhadap  dirinya. Ketika mendengar azan, langsung datang menjalankan shalat, ketika  makan mampu mencuci piring, ketika bangun tidur mampu membersihkan  kamarnya. Intinya, membiasakan diri bertanggungjawab terhadap diri  sendiri.&amp;nbsp; Itu adalah sebuah prestasi yang harus diapresiasi oleh orang  tua.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GvoPbd4kCZc/Tn1Ai1bu9JI/AAAAAAAABAA/QXcZgtJF_ts/s1600/Rio+IkhsanKamal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://1.bp.blogspot.com/-GvoPbd4kCZc/Tn1Ai1bu9JI/AAAAAAAABAA/QXcZgtJF_ts/s320/Rio+IkhsanKamal.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi ganjalan saya adalah, upaya 'menghilangkan' kesempatan orang lain dalam berkarya dan mengembangkan kemampuannya. Lha masih tingkat rendah seperti ini saja, sudah ada 'permainan', bagaimana pendidikan di negeri ini bisa melesat maju.&lt;br /&gt;Ternyata, masih saja ada kepentingan-kepentingan yang sama sekali tidak penting menggelayuti pendidikan kita.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;maaf hampir 3 hari tidak bw dan belum balas komentar, karena ada urusan yang penting&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-4341462775337624067?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/4341462775337624067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=4341462775337624067&amp;isPopup=true' title='45 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4341462775337624067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4341462775337624067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/09/kepentingan-yang-tidak-penting.html' title='Kepentingan yang tidak penting'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-GvoPbd4kCZc/Tn1Ai1bu9JI/AAAAAAAABAA/QXcZgtJF_ts/s72-c/Rio+IkhsanKamal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>45</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-8186243821629457849</id><published>2011-09-21T16:18:00.000+07:00</published><updated>2011-09-21T16:18:15.218+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='asi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hamil Muda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Itulah kenapa aku sangat mencintaimu</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Bismillahirrohmanirrohiim.&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh sodaraku semua,&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Beberapa waktu lalu, kami mengunjungi salah satu keluarga, di luar kota. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam hitungan detik, nafas saya terasa tertahan, ketika memandang sosok mungil di depan mata.&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di atas dipan sudut ruangan,&amp;nbsp; seorang anak kecil yang terkulai lemah tanpa daya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sementara teman seusianya sudah bisa melakukan banyak aktivitas yang menguras energi. Berlarian, cerewet dan berbagai bentuk kelucuan anak-anak. Mungkin dia, termasuk keluarganya merindukan hal semacam itu. dan ternyata, hari-harinya dijalani dalam gendongan, dan lebih kasihan lagi masih belum mampu bicara. Semoga Alloh Ta'ala melimpahkan kesabaran atas semua yang teralami.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;u&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Dari keterangan yang didapat istri saya, ternyata si anak "terlanjur" kekurangan asupan gizi sejak dalam kandungan. Bahkan, ketika masih bayipun, tidak mau minum &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/02/asi-eksklusif-dan-kenaikan-harga-susu.html"&gt;ASI&lt;/a&gt;. Kalo dibilang kekurangan gizi, jelas cukup aneh, karena mereka termasuk keluarga yang mampu secara finansial. Duh, saya sangat sedih akan kondisi ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ternyata, ujung-ujungnya adalah karena si Ibu yang bermasalah selama kehamilan. Maksudnya, ketika mengandung si Ibu tidak mau makan. Setiap kali memasukkan makanan, selalu muntah. Ini yang menyebabkan akhirnya si Ibu rela menahan lapar.&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Saya jadi teringat postingan tentang &lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/01/bekal-bagi-wanita-hamil-muda.html"&gt;Bekal Bagi Wanita Hamil Muda&lt;/a&gt;, saya nulis gini;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;"Wahai  calon ibu, mana yang lebih penting antara memuntahkan makanan dengan  kebutuhan asupan makanan bagi calon jabang bayi. Sudah seharusnya si ibu  melawan dan berusaha semaksimal mungkin memasukkan makanan untuk si  jabang bayi yang lagi gencar membentuk sel tubuh. Di sinilah sering kali  kenapa terlahir anak yang kurang sempurna, salah satu diantaranya  adalah karena si ibu mementingkan diri sendiri dengan tidak mau makan  karena alasan muntah. padahal justru seharusya yang perlu dikasihani adalah calon jabang  bayi&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Istri saya juga pernah mengalami hal semacam ini pada kehamilan anak saya yang&amp;nbsp; kedua dan yang ketiga. Bahkan pada kehamilan kedua, sampai opname ke RS. Karena indera penciumannya sangat peka. Ada bau apapun yang sedikit keras, dipastikan muntah-muntah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dan alhamdulillah, istri saya bisa melewati perjuangan ini dengan baik. Walopun muntah, dia masih saja memasukkan makanan, jika sudah waktunya makan. Paling tidak, dia mengkonsumsi kurma cair plus madu dan diselingi dengan susu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Memahami kehamilan dengan segala proses yang terjadi di dalamnya, perlu dilakukan oleh calon seorang ibu termasuk juga si suami. Karena pernikahan, hamil dan memiliki anak bukan hanya pada &lt;i&gt;kemampuan membuatnya&lt;/i&gt; saja, karena tanpa ilmupun untuk yang satu ini pasti semua bisa melakukan. tul ndak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bekal ilmu yang baik, juga harus dikantongi agar tidak terjadi hal-hal seperti yang saya temukan di atas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; Peran  suami juga sangat penting untuk mengontrol keadaan istri ketika  bermasalah dalam kehamilan. Perlu ketelatenan, kesabaran dan dukungan  untuk membangkitkan semangat istri. Konsultasi dengan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ke dokter, bidan ato pada &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; orang yang sudah berpengalaman, akan sangat membantu dan&amp;nbsp; menambah bekal. Apalagi sekarang dengan adanya mbah gugel yang serba tahu akan banyak hal, tinggal klik, ilmu sudah tersedia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Walo pada kehamilan kedua istri saya 'cukup menderita', tapi menurutnya, semua terbayar dan tergantikan dengan karunia kelahiran anak kami yang nomer 2 dengan sehat dan selamat, &lt;i&gt;Muhammad Rio Ikhsan Kamal&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Makanya entah tahun berapa saya lupa,  ketika saya tanya &lt;i&gt;"ndak pingin punyak adik baru ?"&lt;/i&gt;, dia menjawab dengan senyum dan bahasa yang hanya kami berdua yang memahaminya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ehm ... Itulah kenapa aku sangat mencintaimu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-8186243821629457849?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/8186243821629457849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=8186243821629457849&amp;isPopup=true' title='44 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8186243821629457849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/8186243821629457849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/09/itulah-kenapa-aku-sangat-mencintaimu.html' title='Itulah kenapa aku sangat mencintaimu'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>44</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-4512335264912836540</id><published>2011-09-20T10:25:00.001+07:00</published><updated>2011-09-20T10:39:51.350+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penipuan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dagang'/><title type='text'>Lubang Penipuan</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim.&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh sodaraku semua,&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Jangan dua kali terperosok pada lubang yang sama. Itulah yang pernah saya dengar. Namun pengalaman terperosok, justru bisa memberikan pembelajaran yang baik untuk masa berikutnya. Tentu jika kita mau belajar dari masalah tersebut. Dan sayapun,&amp;nbsp; pernah sekali terperosok dalam lubang itu, &lt;b&gt;lubang penipuan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini sudah bertahun-tahun lalu, ketika Hape masih belum kita kenal.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Komunikasi masih mengandalkan telepon berkabel. Lho apa hubungannya dengan telepon, Kang ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu, entah tahun berapa saya lupa. Saya mendapatkan telepon dari seorang laki-laki yang suaranya terdengar berat dan berwibawa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Assalamu'alaikum ... Pak ..&lt;/i&gt;." terdengar suara yang meyakinkan menyebut nama saya dengan komplit dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"wa'alaikum salam Bapak, maaf ini dengan ..."&lt;/i&gt; saya mencoba bertanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Ohya, saya Pak *****"&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;ada yang bisa saya bantu, Bapak ?"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Ohya, harga Aqu* gelas berapa satu karton pak ?"&lt;/i&gt; saya jawab dengan menyebutkan harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"kalo beli banyak dapat potongan kan, karena nanti saya membutuhkan cukup banyak termasuk biskuit, karena kantor akan menyelenggarakan acara santunan"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"pasti, Bapak "&lt;/i&gt; begitulah saya meyakinkan Beliau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"tapi maaf Bapak, kenapa tidak langsung datang ke tempat saya saja. Kan bisa langsung memilih barang yang dibutuhkan"&lt;/i&gt; saya menyoba bertanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;"Sebenarnya saya pingin langsung ke tempat Bapak, tapi saya dan istri sekarang ada di Malang ada rapat urusan kantor Bank B**. karena saya pulangnya 3 hari lagi. Jadi sementara saya pesan dulu lewat telpon"&lt;/i&gt; dan Beliau menjelaskan sebagai Kepala Kantor Unit di tempat saya. Dan karena saya waktu itu masih belum berpengalaman berdagang, karena masih awal, maka saya berprasangka baik pada beliau. Pada akhirnya, saya mencatat semua pesanan, untuk 150 bungkus. Karena permintaannya, semua barang dikemas dalam paket,&amp;nbsp; dibungkus semacam parcel kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari daftar permintaan yang saya tulis, hanya ada satu biskuit yang tidak saya punya. Biskuit itu, katanya adalah kesukaan anak-anak. Sampai sekarang, saya lupa namanya.&lt;br /&gt;Maka siang itu, saya dan karyawan mulai menyiapkan semua pesanan, sedangkan satu biskuit yang belum ada, rencananya akan saya carikan di salah satu distributor. Karena hari itu minggu, saya tidak bisa pesan, harus menunggu hari senin besoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dus, hari senin besoknya, ketika saya hendak telpon ke distributor, ndilalah ada sales masuk ke tempat saya dan menawarkan beberapa contoh jenis biskuit. Dan salah satu biskuit yang tersebut, adalah yang sedang saya cari. Maka bisa ditebak, sayapun bertransaksi dengan pengambilan yang melebihi pesanan saya, karena dengan iming-iming diskon pengambilan dari sales yang bersangkutan. Dan tak lupa si Salespun memberikan nomor dan alamat "kantor"nya, dengan harapan saya bisa mengambil kembali barang yang ditawarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya merasa plong, karena semua pesanan sudah saya siapkan dengan baik. Pada akhirnya pada hari H sesuai dengan permintaan, sampai sore barang tersebut masih belum di ambil. Saya mulai was-was, dan langsung saya telpon Kantor Bank "Beliau", menanyakan apakah ada acara santunan. Dan jawabannya membuat saya lemes, karena Bank tersebut tidak ada agenda seperti itu. Agak kalut, saya langsung call "kantor" sales yang tempo hari diberikan pada saya, dan ternyata nomer itu tidak terdaftar di kantor telkom. Duerr ... ya sudah amblas semuanya. dan sejak itu, si sales tidak pernah nongol ke tempat saya sampai detik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah pengalaman saya masuk lubang pertama dalam menjalankan usaha dagang. Dan sejak itu, kita semakin berhati-hati dengan modus-modus seperti ini. Salah satu langkah yang saya tempuh jika ada pemesanan yang cukup banyak adalah ,&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Meyakinkan pelanggan untuk datang secara langsung ke tempat usaha kita, tentu dengan bahasa yang tepat dan bisa diterima dengan baik, karena kita tidak boleh langsung su'udzon dalam menilai pemesan lewat telepon&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika pemesanan cukup banyak, kami meminta DP, paling tidak 25% dari total pemesanan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;meminta nomor yang bisa dihubungi, dan biasanya saya coba ceck ulang kebenaran pemesanan itu &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;Berdagang adalah salah satu aktivitas yang dilakukan Baginda Rasululloh SAW dan pada Sahabat, hanya saja metode berdagang yang dicontohkan adalah sistem perdagangan yang indah, penuh barokah karena dilandasi dengan keimanan. Mempraktekan secara langsung hukum-hukum berdagang yang ada dalam Al Qur'an. Seperti, tidak&amp;nbsp; memakan riba (QS 2: 275), Manajemen dan pencatatan transaksi yang rapi dan jujur (QS 2: 282), Menjalankan perdagangan atas berdasar suka-sama suka (QS4: 29), Perniagaan tidak melalaikan ibadah (QS 24 :37) dam (QS 62 : 9 - 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapapun pekerjaan yang kita lakukan, jika diniatkan untuk beribadah dan mencari ridho Alloh, maka Insya Alloh,&amp;nbsp; hasilnya akan menjadi barokah untuk keluarga dan keturunan kita. Terlebih jika kita mampu menjadi pedagang sebagaimana dalam sebuah riwayat,&amp;nbsp; &lt;i&gt;"Pedagang yang dapat dipercaya dan beramanat, akan bersama para Nabi, orang-orang yang dapat dipercaya dan orang-orang yang mati syahid."&lt;/i&gt; (Riwayat al-Hakim dan Tarmizi dengan sanad hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga pengalaman saya sebagai pedagang yang pernah masuk ke dalam  lubang penipuan menjadi cermin bagi diri saya untuk lebih mawas diri  dalam menjalankan usaha ini. Dengan memberikan pelayanan yang baik dan  santun, semoga Alloh swt memberikan saya dan sampean semua yang berniat berdagang, menjadi Pedagang yang islami dan tidak tergolong sebagai manusia yang disabdakan Rasululloh SAW,&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat Allah nanti di hari kiamat dan tidak akan dibersihkan, serta baginya adalah siksaan yang pedih, salah satu di antaranya ialah: Orang yang menyerahkan barang dagangannya (kepada pembeli) karena sumpah dusta." (Riwayat Muslim) &lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Inspirasi dan Referensi:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Halal dan Haram dalam Islam&lt;/i&gt;, Oleh Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-4512335264912836540?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/4512335264912836540/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=4512335264912836540&amp;isPopup=true' title='48 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4512335264912836540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/4512335264912836540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/09/lubang-penipuan.html' title='Lubang Penipuan'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>48</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-2900869166146328929</id><published>2011-09-18T07:23:00.000+07:00</published><updated>2011-09-18T07:23:24.540+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bawang Lanang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kkasiat bawang putih siung tunggal'/><title type='text'>Bawang Lanang plus Madu (part 2)</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim.&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh sodaraku semua,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;postingan sebelumnya, &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.djanganpakies.com/2011/08/bawang-lanang-plus-madu.html"&gt;Bawang lanang plus Madu&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*** &lt;/div&gt;Oleh karena dalam postingan yang pertama ada tersirat bagaimana hasil manfaat setelah saya mengkonsumsi cem-ceman bawang lanang dalam madu. Juga memenuhi komentar&lt;b&gt; &lt;a href="http://zaninsurgent.blogspot.com/"&gt;Kang Zan Insurgent&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;&lt;a href="http://renijudhanto.blogspot.com/"&gt;Mbak Reni Catatan Kecilku&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;, maka saya akan menceritakan bagaimana hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua minggu bawang lanang itu saya rendam dalam toples berisi madu, ada perubahan yang nampak jelas. Yaitu, warna dan rasa. Ketika masih segar, warna bawang siung tunggal ini adalah putih dan mengapung dalam rendaman madu. Setelah dua minggu, warnanya menjadi kecoklatan dan makin lama posisinya turun ke dasar toples.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan dari segi rasa, sangat mencolok sekali, kalo yang masih segar, aroma dan rasa bawang masih kuat, sampean tahu kan rasanya ?, istilahnya apa ya seperti "getas". Setelah lebih dari dua minggu, rasa "getas bawangnya" sangat jauh berkurang. Lebih enak, bahkan mirip-mirip kacang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama hampir sebulan saya mengkonsumsi satu siung perharinya. Dengan cara saya kunyah secara langsung sambil ditambah dengan 2 sendok madu cemcemannya. Kalo pingin ditelan langsung juga&amp;nbsp;  ndak masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus, gimana hasil yang saya rasakan ?&lt;br /&gt;pertama kali yang saya rasakan adalah, jika saya duduk bersila dalam waktu cukup lama,&amp;nbsp; ndak gampang kesemutan. Padahal sebelumnya, lima menit bersila, kaki sudah seperti tidak berasa. Jika dibuat gerak seperti ada beban berat, cenut-cenut. Mungkin ini masalah &lt;b&gt;kolesterol&lt;/b&gt;, yang insya Alloh mulai berkurang. Sayangnya saya tidak melakukan test laboratorium sebelum dan sesudah mengkonsumsi, untuk membuktikan hasilnya secara medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, saya nggak gampang masuk angin walo kurang istirahat. Ini saya buktikan selam 10 hari terakhir ramadhan, mungkin saya tidur cuman 1 jam perharinya. Dan Alhamdulillah, sama sekali ndak capek, padahal saya paling gampang masuk angin, badan loyo, dan kembung kalo kurang tidur. Bahkan tidak jarang kepala saya nyut-nyutan kalo tensi turun drastis karena kurang tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus apakah saya "sumringah" ?, sebagaimana tulisan terakhir dari postingan bagian 1.&lt;br /&gt;Sebelum perlu saya jelaskan bahwa, karena saya mengkonsumsi hampir tiap hari walo cuman satu siung, ternyata adahal yang sangat mengganggu saya, yaitu &lt;b&gt;bau badan&lt;/b&gt; saya jadi beda, dan terasa aneh. Keringat dan aroma tubuh saya seperti bau bawang.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ini dia yang menyebabkan saya mulai mengurangi konsumsinya. Mungkin ini efek dari berlebihan dalam melakukan sesuatu. Paling tidak, sekarang saya mengkonumsi hanya seminggu sekali. Maka saya bisa membuat kesimpulan bahwa, berdasarkan pengalaman, saya telah membuktikan kebenaran petunjuk Baginda Rasululloh SAW:&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Barangsiapa makan bawang putih atau bawang merah, maka  janganlah ia  mendekati masjid kami dan hendaklah ia shalat di rumahnya,  karena  sesungguhnya para malaikat itu juga terganggu dengan apa-apa yang   mengganggu manusia” [Al-Bukhari, kitab Adzan 854, Muslim, kitab   Al-Masajid 564]&amp;nbsp; &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Nah kalo bau tubuh sudah mengganggu, apakah bisa membuat sumringah ?,&lt;br /&gt;silahkan jawab sendiri hhhh&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-2900869166146328929?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/2900869166146328929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=2900869166146328929&amp;isPopup=true' title='37 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2900869166146328929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/2900869166146328929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/09/bawang-lanang-plus-madu-part-2.html' title='Bawang Lanang plus Madu (part 2)'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>37</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-7589877741133843053</id><published>2011-09-17T07:31:00.002+07:00</published><updated>2011-09-17T20:19:54.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumber'/><title type='text'>Yang Keriting lebih Manteb</title><content type='html'>Bismillahirrohmanirrohiim.&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh sodaraku semua,&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;Mengabaikan keselamatan kerja, tentu bisa memberikan resiko pada hal-hal yang di luar dugaan. Bahkan bisa jadi berujung pada kepiluan. Ini masih berkaitan dengan cerita tentang silaturrahim lebaran saya di kampung lereng Semeru. Saat itu kalo ndak salah tepat 10 hari, salah seorang tetangga di sana telah menginggal dunia. Padahal yang bersangkutan masih sangat muda sekitar 30 tahunan. Banyak yang tidak menyangka sosok keliatan sehat dengan perawakannya tinggi, ganteng itu, harus meninggalkan istri dan satu anaknya yang masih kecil. Menurut penjelasan dokter, akibat penyakit paru-paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-lbGyoa0fNMw/TnPp57oa-4I/AAAAAAAAA_0/7JiB0ygXQ_0/s1600/INSEKTI.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-lbGyoa0fNMw/TnPp57oa-4I/AAAAAAAAA_0/7JiB0ygXQ_0/s1600/INSEKTI.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Almarhum adalah orang yang ulet bekerja di sawah. Menanam segala jenis sayuran, adalah rutinitasnya, yang terkadang diselingi dengan tanaman padi. Hanya saja, ada satu kebiasaan yang kurang diperhatikannya, yaitu ketika melakukan penyemprotan baik pupuk maupun insektisida, almarhum tidak pernah memakai masker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"ndak apa-apa, selama ini ndak ada masalah kok walo saya ndak pake masker"&lt;/i&gt;, begitu jawaban beliau ketika diingatkan untuk menggunakan masker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, insektisida beracun yang disemprotkan awalnya tidak dirasakan sebagai sesuatu yang berpengaruh bagi dirinya, karena baunya yang menjadi familiar dalam pernafasannya. Apalagi jika cara penyemprotan yang kurang benar, dengan tidak memperhatikan arah angin, tentu racun yang terhisap semakin bertambah banyak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya bisa di tebak, terjadi penumpukan insektisida yang terhisap di dalam tubuhnya. Ketika tubuh sudah tidak mampu lagi mentolelir benda asing berbahaya dalam tubuh, tentu saja menjadi masalah yang serius terhadap kinerja organ-organ vital tubuh. dan wallahu a`lam,&amp;nbsp; menjadi jalan menuju kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal 2 tahun lalu, kejadian serupa telah menimpa salah satu sepupu ipar saya, yang tiba-tiba ambruk di tengah sawah ketika melakukan penyemprotan insektisida. Dan kebiasaan almarhum dalam bertani kurang lebih sama dengan yang pertama, yaitu mengabaikan keselamatan kerja.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;Ternyata begitu ngeri efek dari insektisida terhadap tubuh kita. Namun, kita ndak pernah menyadari, walo kita ndak secara langsung nyemprot di sawah, racun mematikan itupun bisa sampai ke kita. Lewat produk pertanian, terutama sayur-sayuran yang kita konsumsi setiap hari. Ini menjadi saya mengerti ketika obrolan saya di kampung kemarin dengan kerabat yang menceritakan peristiwa di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;makanya saya lebih senang milih sayur-sayuran yang tidak sempurna bentuknya"&lt;/i&gt; kata Bu Rom, ketika beliau menjelaskan efek negatif dan cerita di atas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"lho kok justru milih yang seperti itu Mbak?&lt;/i&gt; saya penasaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"gampangnya, sayuran yang bentuknya tidak sempurna berarti kandungan insektisidanya dan pupuk kimiawinya sedikit. Bahkan ulat dan seranggapun masih mau makan"&lt;/i&gt; Ibu 3 anak ini menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"sayuran yang keliatan mulus, dan besar-besar, tidak ada cacat, berarti perlakuan dan pemberian zat kimiawinya cukup banyak"&amp;nbsp;&lt;/i&gt; Pak Gito, suami menambahkan. Sepasang suami istri ini berprofesi sebagai guru SD, juga menjadi Petani yang dikerjakannya ketika pulang dari kantor. Menurut yang saya ketahui, keduanya termasuk petani yang berwawasan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan beliaupun tertarik pada sayuran organik, yang lebih ramah lingkungan dan lebih menyehatkan karena pengolahan dan perawatannya lebih alami. Saya menjadi sangat tertarik mempelajari bercocok tanam organik, sayangnya saya ndak punya sawah, hhh. saya coba gugling, ternyata tulisan tentang sayuran organik cukup banyak. Salah satu yang cukup menarik saya copas komplit berikut, budidaya bayam secara organik:&lt;br /&gt;&lt;div style="margin: 5px 20px 20px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 2px;"&gt;&lt;b&gt; &lt;i&gt; Bertanam Organik&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; : &lt;input onclick="if (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display != '') { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Hide'; } else { this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Show'; }" style="font-size: 10px; margin: 0px; padding: 0px; width: 60px;" type="button" value="Buka" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border: 1px inset; margin: 0px; padding: 6px;"&gt;&lt;div style="display: none;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: red; font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Budidaya sayuran organik&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://hirupbagja.blogspot.com&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;SISTEM PERTANIAN ORGANIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1990, isu pertanian organik mulai berhembus keras di dunia. Sejak saat itu mulai bermunculan berbagai organisasi dan perusahaan yang memproduksi produk organik. Di Indonesia dideklarasikan Masyarakat Pertanian Organik Indonesia (MAPORINA) pada tgl 1 Februari 2000 di Malang. Di Indonesia telah beredar produk pertanian organik dari produksi lokal seperti beras organik, kopi organik, teh organik dan beberapa produk lainnya. Demikian juga ada produk sayuran bebas pestisida seperti yang diproduksi oleh Kebun Percobaan Cangar FP Unibraw Malang. Walaupun demikian, produk organik yang beredar di pasar Indonesia sangat terbatas baik jumlah maupun ragamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanian organik dapat didefinisikan sebagai suatu sistem produksi pertanian yang menghindarkan atau mengesampingkan penggunaan senyawa sintetik baik untuk pupuk, zat tumbuh, maupun pestisida. Dilarangnya penggunaan bahan kimia sintetik dalam pertanian organik merupakan salah satu kendala yang cukup berat bagi petani, selain mengubah budaya yang sudah berkembang 35 tahun terakhir ini pertanian organik membuat produksi menurun jika perlakuannya kurang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, petani telah terbiasa mengandalkan pupuk anorganik (Urea, TSP, KCl dll) dan pestisida sintetik sebagai budaya bertani sejak 35 tahun terakhir ini. Apalagi penggunaan pestisida, fungisida pada petani sudah merupakan hal yang sangat akrab dengan petani kita. Itulah yang digunakan untuk mengendalikan serangan sekitar 10.000 spesies serangga yang berpotensi sebagai hama tanaman dan sekitar 14.000 spesies jamur yang berpotensi sebagai penyebab penyakit dari berbagai tanaman budidaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan petani memilih pestisida sintetik untuk mengendaliakan OPT di lahannya a.l. karena aplikasinya mudah, efektif dalam mengendalikan OPT, dan banyak tersedia di pasar. Bahkan selama enam dekade ini, pestisida telah dianggap sebagai penyelamat produksi tanaman selain kemajuan dalam bidang pemuliaan tanaman. Pestisida yang beredar di pasaran Indonesia umumnya adalah pestisida sintetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem Pertanian Organik adalah sistem produksi holistic dan terpadu, mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agro ekosistem secara alami serta mampu menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas dan berkelanjutan (Deptan 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, petani kita di masa lampau sudah menerapkan sistem pertanian organik dengan cara melakukan daur ulang limbah organik sisa hasil panen sebagai pupuk. Namun dengan diterapkannya kebijakan sistem pertanian kimiawa yang berkembang pesat sejak dicanangkannya kebijakan sistem pertanian kimiawi yang berkembang yang berkembang pesat sejak dicanangkannya Gerakan Revolusi Hijau pada tahu 1970-an, yang lebih mengutamakan penggunaan pestisida dan pupuk kimiawi, walaupun untuk sementara waktu dapat meningkatkan produksi pertanian, pada kenyataannya dalam jangka panjang menyebabkan kerusakan pada sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, yang akhirnya bermuara kepada semakin luasnya lahan kritis dan marginal di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem pertanian organik sebenarnya sudah sejak lama diterap kan di beberapa negara seperti Jepang, Taiwan, Korea Selatan dan Amerika Serikat (Koshino, 1993). Pengembangan pertanian organik di beberapa negara tersebut mengalami kemajuan yang pesat disebabkan oleh kenyataan bahwa hasil pertanian terutama sayur dan buah segar yang ditanam dengan pertanian sistem organik (organic farming system) mempunyai rasa, warna, aroma dan tekstur yang lebih baik daripada yang menggunakan pertanian anorganik (Park 1993 dalam Prihandarini, 1997).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini limbah organik yang berupa sisa tanaman (jerami, tebon, dan sisa hasil panen lainnya) tidak dikembalikan lagi ke lahan tetapi dianjurkan untuk dibakar (agar praktis) sehingga terjadi pemangkasan siklus hara dalam ekosistem pertanian. Bahan sisa hasil panen ataupun limbah organik lainnya harus dimanfaatkan atau dikembalikan lagi ke lahan pertanian agar lahan pertanian kita dapat lestari berproduksi sehingga sistem pertanian berkelanjutan dapat terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;TEKNIK BUDIDAYA ORGANIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik Budidaya merupakan bagian dari kegiatan agribisnis harus berorientasi pada permintaan pasar. Paradigma agribisnis : bukan Bagaimana memasarkan produk yang dihasilkan, tapi Bagaimana menghasilkan produk yang dapat dipasarkan. Terkait dengan itu, teknik budidaya harus mempunyai daya saing dan teknologi yang unggul. Usaha budidaya organik tidak bisa dikelola asal - asalan, tetapi harus secara profesional. Ini berarti pengelola usaha ini harus mengenal betul apa yang dikerjakannya, mampu membaca situasi dan kondisi serta inovatif dan kreatif. Berkaitan dengan pasar (market), tentunya usaha agribisnis harus dilakukan dengan perencanaan yang baik dan berlanjut, agar produk yang telah dikenal pasar dapat menguasai dan mengatur pedagang perantara bahkan konsumen dan bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik budidaya organik merupakan teknik budidaya yang aman, lestari dan mensejahterakan petani dan konsumen. Berbagai sayuran khususnya untuk dataran tinggi, yang sudah biasa dibudidayakan dengan sistem pertanian organik, diantaranya : Kubis (Brassica oleraceae var. capitata L.), Brokoli (Brassica oleraceae var. italica Plenk.), Bunga kol (Brassica oleraceae var. brotritys.), Andewi (Chicorium endive), Lettuce (Lactuca sativa), Kentang (Solanum tuberosum L.), Wortel. (Daucus carota).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayuran ini, mengandung vitamin dan serat yang cukup tinggi disamping juga mengandung antioksidan yang dipercaya dapat menghambat sel kanker. Semua jenis tanaman ini ditanam secara terus menerus setiap minggu, namun ada juga beberapa jenis tanaman seperti kacang merah (Vigna sp.), kacang babi (Ficia faba), Sawi (Brassica sp) yang ditanam pada saat tertentu saja sekaligus dimanfaatkan sebagai pupuk hijau dan pengalih hama. Ada juga tanaman lain yang ditanam untuk tanaman reppelent (penolak) karena aromanya misalnya Adas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1. Sejarah Singkat Bayam (Amaranthus spp)&lt;br /&gt;Bayam merupakan tanaman sayuran yang dikenal dengan nama ilmiah Amaranthus spp. Kata "amaranth" dalam bahasa Yunani berarti "everlasting" (abadi). Tanaman bayam berasal dari daerah Amerika tropik. Tanaman bayam semula dikenal sebagai tumbuhan hias. Dalam perkembangan selanjutnya. Tanaman bayam dipromosikan sebagai bahan pangan sumber protein, terutama untuk negara-negara berkembang. Diduga tanaman bayam masuk ke Indonesia pada abad XIX ketika lalu lintas perdagangan orang luar negeri masuk ke wilayah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.2. Sentra Penanaman&lt;br /&gt;Pusat penanaman bayam di Indonesia adalah Jawa Barat (4.273 hektar), Jawa Tengah (3.479 hektar), dan Jawa Timur (3.022 hektar). Propinsi lainnya berada pada kisaran luas panen antara 13.0 - 2.376 hektar. Di Indonesia total luas panen bayam mencapai 31.981 hektar atau menempati urutan ke-11 dari 18 jenis sayuran komersial yang dibudidayakan dan dihasilkan oleh Indonesia. Produk bayam nasional sebesar 72.369 ton atau rata-rata 22,63 kuintal per hektar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.3. Jenis Tanaman&lt;br /&gt;Keluarga Amaranthaceae memiliki sekitar 60 genera, terbagi dalam sekitar 800 spesies bayam (Grubben, 1976). Dalam kenyataan di lapangan, penggolongan jenis bayam dibedakan atas 2 macam, yaitu bayam liar dan bayam budidaya. Bayam liar dikenal 2 jenis, yaitu bayam tanah (A. blitum L.) dan bayam berduri (A. spinosus L.). Ciri utama bayam liar adalah batangnya berwarna merah dan daunnya kaku (kasap).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis bayam budidaya dibedakan 2 macam, yaitu:&lt;br /&gt;a. Bayam cabut atau bayam sekul alias bayam putih (A. tricolor L.). Ciri - ciri bayam cabut adalah memiliki batang berwarna kemerah-merahan atau hijau keputih - putihan, dan memilki bunga yang keluar dari ketiak cabang. Bayam cabut yang batangnya merah disebut bayam merah, sedangkan yang batangnya putih disebut bayam putih.&lt;br /&gt;b. Bayam tahun, bayam skop atau bayam kakap (A. hybridus L.). Ciri - ciri bayam ini adalah memiliki daun lebar - lebar, yang dibedakan atas 2 spesies yaitu:&lt;br /&gt;1) hybridus caudatus L., memiliki daun agak panjang dengan ujung runcing, berwarna hijau kemerah - merahan atau merah tua, dan bunganya tersusun dalam rangkaian panjang terkumpul pada ujung batang.&lt;br /&gt;2) hibridus paniculatus L., mempunyai dasar daun yang lebar sekali, berwarna hijau, rangkaian bunga panjang tersusun secara teratur dan besar - besar pada ketiak daun.&lt;br /&gt;Varietas bayam unggul ada 7 macam yaitu; varietas Giri Hijau, Giti Merah, Maksi, Raja, Betawi, Skop, dan Hijau. Sedangkan beberapa varietas bayam cabut unggul adalah Cempaka 10 dan Cempaka 20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.4. Manfaat Tanaman&lt;br /&gt;Bayam merupakan bahan sayuran daun yang bergizi tinggi dan digemari oleh semua lapisan masyarakat. Daun bayam dapat dibuat berbagai sayur mayur, bahkan disajikan sebagai hidangan mewah (elit). Di beberapa negara berkembang bayam dipromosikan sebagai sumber protein nabati, karena berfungsi ganda bagi pemenuhan kebutuhan gizi maupun pelayanan kesehatan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat lainnya adalah sebagai bahan obat tradisional, dan juga untuk kecantikan. Akar bayam merah dapat digunakan sebagai obat penyembuh sakit disentr. Daun dan bunga bayam duri berkhasiat untuk mengobati penyakit asma dan eksim. Bahkan sampai batas tertentu, bayam dapat mengatasi berbagai jenis penyakit dalam. Untuk tujuan pengobatan luar, bayam dapat dijadikan bahan kosmetik (kecantikan). Biji bayam digunakan untuk bahan makanan dan obat - obatan. Biji bayam dapat dimanfaatkan sebagai pencampur penyeling terigu dalam pembuatan roti atau dibuat bubur biji bayam. Ekstrak biji bayam berkhasiat sebagai obat keputihan dan pendarahan yang berlebihan pada wanita yang sedang haid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.5. Syarat Pertumbuhan&lt;br /&gt;a. Iklim&lt;br /&gt;1) Keadaan angin yang terlalu kencang dapat merusak tanaman bayam khususnya untuk bayam yang sudah tinggi. Kencangnya angin dapat merobohkan tanaman.&lt;br /&gt;2) Karena tanaman bayam cocok ditanam di dataran tinggi maka curah hujannya juga termasuk tinggi sebagai syarat pertumbuhannya. Curah hujannya bisa mencapai lebih dari 1.500 mm / tahun.&lt;br /&gt;3) Tanaman bayam memerlukan cahaya matahari penuh. Kebutuhan akan sinar matahari untuk tanaman bayam cukup besar. Pada tempat yang terlindungi (ternaungi), pertumbuhan bayam&lt;br /&gt;4) Suhu udara yang sesuai untuk tanaman bayam berkisar antara 16 - 20 derajat Celcius.&lt;br /&gt;5) Kelembaban udara yang cocok untuk tanaman bayam antara 40 - 60%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.6. Media Tanam&lt;br /&gt;a. Tanaman bayam menghendaki tanah yang gembur dan subur. Jenis tanah yang sesuai untuk tanaman bayam adalah yang penting kandungan haranya terpenuhi.&lt;br /&gt;b. Tanaman bayam termasuk peka terhadap pH tanah. Bila pH tanah di atas 7 (alkalis), pertumbuhan daun-daun muda (pucuk) akan memucat putih kekuning - kuningan (klorosis). Sebaliknya pada pH di bawah 6 (asam), pertumbuhan bayam akan merana akibat kekurangan beberapa unsur. Sehingga pH tanah yang cocok adalah antara 6 - 7.&lt;br /&gt;c. Tanaman bayam sangat reaktif dengan ketersediaan air di dalam tanah. Bayam termasuk tanaman yang membutuhkan air yang cukup untuk pertumbuhannnya. Bayam yang kekurangan air akan terlihat layu dan terganggu pertumbuhannya. Penanaman bayam dianjurkan pada awal musim hujan atau akhir musim kemarau.&lt;br /&gt;d. Kelerengan lahan untuk budidaya tanaman bayam adalah sekitar 15 - 45 derajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.7. Ketinggian Tempat&lt;br /&gt;Dataran tinggi merupakan tempat yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman bayam. Ketinggian tempat yang baik yaitu ±2000 m dpl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.8. Pembibitan&lt;br /&gt;a. Persyaratan Benih&lt;br /&gt;1) berasal dari induk yang sehat,&lt;br /&gt;2) bebas dari hama / penyakit,&lt;br /&gt;3) daya kecambah 80 prosen, dan&lt;br /&gt;4) memiliki kemurnian benih yang tinggi.&lt;br /&gt;Disamping persyaratan seperti yang disebutkan diatas, benih / bibit yang digunakan kalau bisa merupakan benih unggul agar nantinya tahan terhadap hama dan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Penyiapan Benih&lt;br /&gt;Benih Bayam sayur yang ditanam petani kebanyakan swadaya dari tanaman terdahulu yang sengaja dibiarkan tumbuh terus untuk produksi biji. Keperluan benih untuk lahan 1 hektar berkisar antara 5 - 10 kg, atau 0,5 - 1,0 gram per m2 luas lahan. Biji dipanen pada waktu musim kemarau dan hanya dipilih tandan yang sudah tua (masak). Tandan harus dijemur beberapa hari, kemudian biji dirontokkan dari tandan dan dipisahkan dari sisa - sisa tanaman. Untuk memproduksi bibit bagi satu hektar kebun yang berisi 25000 - 40000 tanaman, kemungkinan dibutuhkan sekitar 1 - 2 kg benih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Teknik Penyemaian Benih&lt;br /&gt;Lahan untuk pembibitan dipilih yang lebih tinggi dari sekitarnya dan bebas dari hama dan penyakit tanaman maupun gulma. Pembibitan diberi atap plastik atau atap jerami padi. Benih bayam disebar merata atau berbaris - baris pada tanah persemaian dan ditutup dengan selapis tanah tipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pemeliharaan Pembibitan / Penyemaian&lt;br /&gt;Dalam pemeliharaan benih / bibit perlu dilakukan penyiraman dengan teratur dan hati-hati. Tanah yang digunakan juga perlu dipupuk agar kesuburannya tetap terjaga. Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk kandang. Setelah bibit tumbuh dan ada benih yang terserang hama / penyakit maka perlu disemprot dengan pestisida dengan dosis rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pemindahan Bibit&lt;br /&gt;Setelah bibit tumbuh berumur sekitar 7 - 14 hari, bibit dipindah-tanam ke dalam pot-pot yang terbuat daun pisang atau kantong plastik es mambo yang sebelumnya telah diisi dengan medium tumbuh campuran tanah dan pupuk organik yang halus (1:1). Bibit dalam pot disiram teratur dan setelah berumur sekitar 7 - 14 hari setelah dipotkan, bibit tersebut telah siap untuk dipindah-tanam ke lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.9. Pengolahan Media Tanam&lt;br /&gt;a. Persiapan&lt;br /&gt;Sebelum pengolahan lahan dilakukan perlu diketahui terlebih dahulu pH tanah yang sesuai yaitu antara 6 - 7 sehingga perlu dilakukan pengukuran dengan menggunakan pH-meter. Selanjutnya menganalisis tanah yang cocok untuk tanaman bayam, apakah perlu dilakukan pemupukan atau tidak. Kapan tanaman akan ditanam dan sebaiknya pada awal musim hujan atau akhir musim kemarau. Berapa luas lahan yang akan ditanami dan akan melakukan sistem polikultur atau monokultur. Dan berapa banyak kebutuhan benih untuk dapat memenuhi produk bayam yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pembukaan Lahan&lt;br /&gt;Lahan yang akan ditanami dicangkul / dibajak sedalam 30 - 40 cm, bongkah tanah dipecah gulma dan seluruh sisa tanaman diangkat dan disingkirkan lalu diratakan. Lahan kemudian dibiarkan selama beberapa waktu agar tanah matang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pembentukan Bedengan&lt;br /&gt;Setelah tahap pencangkulan kemudian dibuat bedengan dengan lebar sekitar 120 cm atau 160 cm, tergantung jumlah populasi tanaman yang akan ditanam nanti. Dibuat parit antar bedengan selebar 20 - 30 cm, kedalaman 30 cm untuk drainase. Pada bedengan dibuat lubang - lubang tanam, jarak antar barisan 60-80 cm, jarak antar lubang (dalam barisan) 40-50 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pengapuran&lt;br /&gt;Apabila pH tanah terlalu rendah maka diperlukan pengapuran untuk menaikkannya. Pengapuran dapat menggunakan kapur pertanian atau Calcit maupun Dolomit. Pada tipe tanah pasir sampai pasir berlempung yang pH-nya 5,5 diperlukan ± 988 kg kapur pertanian / ha untuk menaikkan pH menjadi 6,5. Kisaran kebutuhan kapur pertanian pada tanah lempung berpasir hingga liat berlempung ialah antara 1.730 - 4.493 kg / hektar. Sebaliknya, untuk menurunkan pH tanah, dapat digunakan tepung Belerang (S) atau Gipsum, biasa sekitar 6 ton / hektar. Cara pemberiannya, bahan - bahan tersebut disebar merata dan dicampur dengan tanah minimal sebulan sebelum tanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pemupukan&lt;br /&gt;Pemupukan awal menggunakan pupuk kandang yang telah masak. Waktu pemupukan dilakukan satu minggu atau dua minggu sebelum tanam. Cara pemupukan adalah dengan disebarkan merata diatas bedengan kemudian diaduk dengan tanah lapisan atas. Untuk pemupukan yang diberikan per lubanng tanam, cara pemberiannya dilakukan dengan memasukkan pupuk ke dalam lubang tanam. Dosis pemberian pupuk dasar disesuaikan dengan jenis tanaman dan keadaan lahan. Akan tetapi dosis untuk pupuk kandang sekitar 10 ton per hektar. Pemupukan per lubang tanam biasanya diperlukan sekitar 1 - 2 kg per lubang tanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Pemberian Mulsa&lt;br /&gt;Untuk memperoleh hasil produksi yang berkualitas baik maka di dalam penanaman perlu dipasang palstik perak-hitam sebagai mulsa. Dengan penggunaan plastik ini dapat mengurangi serangan hama dan penyakit termasuk gangguan gulma dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.10. Teknik Penanaman&lt;br /&gt;a. Penentuan Pola Tanam&lt;br /&gt;Jarak tanam untuk tanaman bayam adalah antara 60 cm x 50 cm atau 80 cm x 40 cm. Jarak tanam tersebut dapat divariasikan sesuai dengan tingkat kesuburan tanah dan jenis bayam sehingga populasi tanaman per hektar berkisar antara 30.000 - 60.000 tanaman. Pola tanam untuk bayam cabut adalah monokultur. Dalam satu hamparan lahan biasanya ditanam berbagai jenis tanaman dengan pola mosaik (perca), yaitu berbagai tanaman ditanam monokultur pada petak - petak tersendiri. Tanaman lainnya tadi antara lain seperti kakngkung (darat), selada, lobak, paria, kemangi dan sayuran lalapan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pembuatan Lubang Tanam&lt;br /&gt;Lubang tanam dapat dibuat dengan menggunakan alat kayu dengan cara di pukul-pukul sehingga membentuk lubang. Jarak antara barisan adalah 60 - 80 cm dan jarak antar lubang (antar barisan) 40 - 50 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Cara Penanaman&lt;br /&gt;Penanaman dapat langsung di lapangan tanpa penyemaian atau dengan penyemaian terlebih dahulu. Apabila tanpa penyemaian maka biji bayam dicampur abu disebarkan langsung di atas bedengan menurut barisan pada jarak antar barisan 20 cm dan arahnya membujur dari Barat ke Timur. Setelah disebarkan benih segera ditutup dengan tanah halus dan disiram hingga cukup basah. Waktu penanaman paling baik adalah pada awal musim hujan. Dengan penyemaian maka tanaman dapat tumbuh dengan lebih baik karena benih diperoleh dengan cara seleksi untuk ditanam.&lt;br /&gt;2.11. Pemeliharaan Tanaman&lt;br /&gt;a. Penjarangan dan Penyulaman&lt;br /&gt;Apabila sewaktu menyebar benih secara langsung di lapangan tidak merata maka akan terjadi pertumbuhan yang mengelompok (rapat) sehingga pertumbuhannya terhambat karena saling bersaing satu sama lain. Oleh karena itu perlu dilakukan penjarangan sekaligus sebagai panen pertama. Apabila tanaman bayam dihasilkan dari benih yang disemai maka setelah penanaman di lapangan ada yang mati / terserang penyakit, maka perlu dilakukan penyulaman dengan mengganti tanaman dengan yang baru. Caranya dengan mencabut dan apabila terserang penyakit segera dimusnahkan agar tidak menular ke tanaman lainnya. Penyulaman dapat dilakukan seminggu setelah tanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Penyiangan&lt;br /&gt;Penyiangan dilakukan apabila muncul gulma tanaman Gelang (Portulaca oleracea) dan rumput liar lainnya. Kehadiran gulma gelang dapat menurunkan produksi bayam antara 30 - 65%. Penyiangan dilakukan bersamaan dengan penggemburan tanah. Alat yang digunakan dalam penyiangan dapat berupa cangkul kecil atau sabit. Caranya dengan dicangkul untuk mencabut gulma atau langsung dicabut dengan tangan. Disamping itu pencangkulan dilakukan untuk menggemburkan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pembubunan&lt;br /&gt;Proses pembubunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Perempalan&lt;br /&gt;Apabila perawakan tanaman terlalu subur, mungkin perlu dilakukan perempalan tunas - tunas liar dan pemasangan ajir / turus untuk memperkuat tegaknya tanaman agar tidak rebah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pemupukan&lt;br /&gt;Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk organik, untuk tiap lubang calon tanaman sekitar 0,4 - 0,8 kg. Dengan demikian kuantum pupuk organik akan berkisar 15 - 30 ton.Karena bercocok tanam secara organik tidak menggunakan pupuk sintetis, sebagai gantinya mereka mengandalkan metode alami, seperti kompos dan mengganti tanaman jenis panen, seperti tanaman polong. Sayangnya, kompos tidak dapat mencukupi pengembalian nitrogen ke dalam tanah guna menumbuhkan sejumlah besar tanaman yang diperlukan untuk memberi makan pada ternak dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengganti tanaman dengan jenis panen sebetulnya adalah sangat menjanjikan, namun banyak petani tidak mampu menanam tanaman yang mereka sendiri tidak mampu menjualnya. Meskipun beberapa jenis tanaman polong dapat dikonsumsi, namun jenis paling baik dalam memproduksi nitrogen justru dari jenis yang tidak bisa dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Pengairan dan Penyiraman&lt;br /&gt;Pada fase awal pertumbuhan, sebaiknya penyiraman dilakukan rutin dan intensif 1 - 2 kali sehari, terutama di musim kemarau. Waktu yang paling baik untuk menyiram tanaman bayam adalah pagi atau sore hari, dengan menggunakan alat bantu gembor (emrat) agar air siramannya merata&lt;br /&gt;g. Waktu Penyemprotan Pestisida&lt;br /&gt;Jenis pestisida yang digunakan pada budidaya tanaman bayam secara organik adalah daun Mindi yang mengandung margosin, glikosdida flafonoid untuk mengendalikan ulat grayak dan kutu daun, Surian yang daun dan kulit batangnya berfungsi untuk mengendalikan hama ulat, tungau dan lain-lain. Sedangkan untuk mengendalikan penyakit bisa digunkan bunga Camomil (Chamaemelum spp). Pengaplikasian dengan menggunakan 60 cc untuk 1 lt air, disemprotkan ke tanaman yang terkena hama pada daun dan batangnya 1 minggu 1 kali &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan alat penyemprot berupa tangki sprayer. Cara penyemprotan yaitu jangan dilakukan ketika angin bertiup kencang dan jangan menentang arah datangnya angin. Jangan melakukan penyemprotan pada saat akan hujan dan sebaiknya dicampurkan bahan perekat. Waktu penyemprotan dilakukan pada pagi hari benar atau sore hari ketika udara masih tenang. Hal tersebut untuk menghindari matinya lebah atau serangga lainnya yang menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.12. Hama dan Penyakit&lt;br /&gt;a. Hama&lt;br /&gt;1) Serangga ulat daun (Spodoptera Plusia Hymenia)&lt;br /&gt;Gejala: daun berlubang - lubang. Pengendalian: pestisida / cukup dengan menggoyangkan tanaman.&lt;br /&gt;2) Serangga kutu daun (Myzus persicae Thrips sp.)&lt;br /&gt;Gejala: daun rusak, berlubang dan layu. Pengendalian: pestisida / cukup dengan menggoyangkan tanaman.&lt;br /&gt;3) Serangga tungau (Polyphagotarsonemus latus)&lt;br /&gt;Gejala: daun rusak, berlubang dan layu. Pengendalian: pestisida / cukup dengan menggoyangkan tanaman.&lt;br /&gt;4) Serangga lalat (Liriomyza sp.)&lt;br /&gt;Gejala: daun rusak, berlubang dan layu. Pengendalian: pestisida / cukup dengan menggoyangkan tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Penyakit&lt;br /&gt;1) Rebah kecambah&lt;br /&gt;Penyebab: cendawan Phytium sp. Gejala: menginfeksi batang daun maupun batang daun. Pengendalian: Fungisida&lt;br /&gt;2) Busuk basah&lt;br /&gt;Penyebab: cendawan Rhizoctonia sp. Gejala: adanya bercak - bercak putih. Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit rebah kecambah.&lt;br /&gt;3) Karat putih&lt;br /&gt;Penyebab: cendawan Choanephora sp. Gejala: menginfeksi batang daun dan daunnya. Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit rebah kecambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Gulma&lt;br /&gt;Jenis gulma: rumput - rumputan, alang-alang. Ciri - ciri: tumbuh mengganggu tanaman budidaya. Gejala: lahan banyak ditumbuhi pemila liar. Pencegahan: herbisida.&lt;br /&gt;2.13. Panen&lt;br /&gt;a. Ciri dan Umur Panen&lt;br /&gt;Ciri-ciri bayam cabut siap panen adalah umur tanaman antara 25 - 35 hari setelah tanam. Tinggi tanaman antara 15 - 20 cm dan belum berbunga. Waktu panen yang paling baik adalah pagi atau sore hari, saat suhu udara tidak terlalu tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Cara Panen&lt;br /&gt;Cara panennya adalah dengan mencabut seluruh bagian tanaman dengan memilih tanaman yang sudah optimal. Tanaman yang masih kecil diberi kesempatan untuk tumbuh membesar, sehingga panen bayam identik dengan penjarangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Periode Panen&lt;br /&gt;Panen pertama dilakukan mulai umur 25 - 30 hari setelah tanam, kemudian panen berikutnya adalah 3-5 hari sekali. Tanaman yang sudah berumur 35 hari harus dipanen seluruhnya, karena bila melampaui umur tersebut kualitasnya menurun atau rendah; daun - daunnya menjadi kasar dan tanaman telah berbunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Prakiraan Produksi&lt;br /&gt;Produksi bayam per hektar dapat mencapai sekitar 22.630 kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pascapanen&lt;br /&gt;1) Pengumpulan&lt;br /&gt;Pengumpulan dilakukan setelah panen dengan cara meletakkan di suatu tempat yang teduh agar tidak terkena sinar matahari langsung, karena dapat membuat daun layu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Penyortiran dan Penggolongan&lt;br /&gt;Penyortiran dilakukan dengan memisahkan bayam yang busuk dan rusak dengan bayam yang baik dan segar. Disamping itu juga penggolongan terhadap bayam yang daunnya besar dan yang daunnya kecil. Setelah itu diikat besar - besar maupun langsung degan ukuran ibu jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Penyimpanan&lt;br /&gt;Penyimpanan untuk menjaga kesegaran bayam dapat diperpanjang dari 12 jam tempat terbuka (suhu kamar) menjadi 12 - 14 hari dengan perlakuan suhu dingin mendekati 0 derajat C, misalnya dengan remukan es.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Pengemasan dan Pengangkutan&lt;br /&gt;Pengemasan (pewadahan) dalam telombong atau dedaunan yang digulungkan menyelimuti seluruh bagian bayam, sehingga terhindar dari pengaruh langsung sinar matahari. Pengangkutan ke pasar dengan cara dipikul maupun angkutan lainnya, seperti mobil atau gerobak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Pencucian&lt;br /&gt;Pencucian hasil panen pada air yang mengalir dan bersih, atau air yang disemprotkan melalui selang maupun pancuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) Penanganan Lain&lt;br /&gt;Bayam dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan. Sewaktu memasak bayam ialah tidak boleh terlalu lama. Bayam cukup hanya direbus selama ± 5 menit. Memasak bayam terlalu lama akan menyebabkan daun-daunnya menjadi hancur (lonyoh), rasanya tidak enak, dan kandungan vitamin C nya menghilang (menguap)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;PERMASALAHAN SEPUTAR PERTANIAN ORGANIK&lt;br /&gt;3.1. Penyediaan pupuk organik&lt;br /&gt;Permasalahan pertanian organik di Indonesia sejalan dengan perkembangan pertanian organik itu sendiri. Pertanian organik mutlak memerlukan pupuk organik sebagai sumber hara utama. Dalam sistem pertanian organik, ketersediaan hara bagi tanaman harus berasal dari pupuk organik. Padahal dalam pupuk organik tersebut kandungan hara per satuan berat kering bahan jauh dibawah realis hara yang dihasilkan oleh pupuk anorganik, seperti Urea, TSP dan KCl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.2. Teknologi pendukung&lt;br /&gt;Setelah masalah penyediaan pupuk organik, masalah utama yang lain adalah teknologi budidaya pertanian organik itu sendiri. Teknik bercocok tanam yang benar seperti pemilihan rotasi tanaman dengan mempertimbangkan efek allelopati dan pemutusan siklus hidup hama perlu diketahui. Pengetahuan akan tanaman yang dapat menyumbangkan hara tanaman seperti legum sebagai tanaman penyumbang Nitrogen dan unsur hara lainnya sangatlah membantu untuk kelestarian lahan pertanian organik. Selain itu teknologi pencegahan hama dan penyakit juga sangat diperlukan, terutama pada pembudidayaan pertanian organik di musim hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.3. Pemasaran&lt;br /&gt;Pemasaran produk organik didalam negeri sampai saat ini hanyalah berdasarkan kepercayaan kedua belah pihak, konsumen dan produsen. Sedangkan untuk pemasaran keluar negeri, produk organik Indonesia masih sulit menembus pasar internasional meskipun sudah ada beberapa pengusaha yang pernah menembus pasar international tersebut. Kendala utama adalah sertifikasi produk oleh suatu badan sertifikasi yang sesuai standar suatu negara yang akan di tuju. Akibat keterbatasan sarana dan prasarana terutama terkait dengan standar mutu produk, sebagian besar produk pertanian organik tersebut berbalik memenuhi pasar dalam negeri yang masih memiliki pangsa pasar cukup luas. Yang banyak terjadi adalah masing-masing melabel produknya sebagai produk organik, namun kenyataannya banyak yang masih mencampur pupuk organik dengan pupuk kimia serta menggunakan sedikit pestisida. Petani yang benar-benar melaksanakan pertanian organik tentu saja akan merugi dalam hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa dasawarsa ini telah terjadi pergeseran pola dan system tanam pada masyarakat petani kita, sehingga terjadi perubahan dan kerusakan lingkungan yang bersifat global, tidak hanya pada tanah tetapi juga pada air dan udara. Dibawah ini merupakan beberapa pengaruh dari kerusakan lingkungan terhadap berbagai bidang, diantaranya:&lt;br /&gt;a. Kesehatan&lt;br /&gt;Akibat perubahan lingkungan , berdampak pula pada kesehatan manusia dimana daya tahan manusia terhadap penyakit semakin menurun, dan timbul jenis – jenis bakteri dan virus yang baru dan daya tahan bakteri dan virus baru tersebut relative meningkat terhadap obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Keadilan dan Perlindungan&lt;br /&gt;Kalau dibandingkan dengan zaman dahulu , zaman sekarang terjadi penurunan terhadap kwalitas maupun kwantitas terhadap hasil dari tanaman, sehingga menimbulkan dampak terhadap pendapatan dari para petani, dimana terjadi peningkatan modal tapi tidak disertai dengan hasil yang memadai. Munculnya strain baru hama dan penyakit dari tanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Finansial&lt;br /&gt;Selama ini kita melihat keuntungan dari hasil panen petani tidak seluruhnya diterima oleh petani, hanya sekitar 20% - 30% hasil dari panen, yang lain menghilang begitu saja, hal ini diakibatkan oleh kurangnya modal para petani . Kurangnya bantuan berupa modal dan tehnologi dari pemerintah maupun kredit Bank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil pengamatan terhadap keempat hal diatas, kita dapat menyimpulkan apa penyebab perubahan semua itu, yaitu pengolahan lahan yang tidak sesuai dengan ketentuan, pemakaian pupuk dan penggunaan pestisida kimia yang tidak sesuai prosedur, kurang pengetahuan tentang kesehatan lingkungan &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tentu sampean yang sudah ahli tentang sayuran organik, silahkan menambahkan di komentar, masukkan link juga boleh, semoga bisa memberikan kemanfaatan bagi kita semua untuk hidup lebih sehat, lebih alami dan dan terpenting lagi marilah kita perhatikan keselamatan kerja, dimanapun dan apapun pekerjaan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana, yang keriting lebih manteb ndak ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;b style="color: blue;"&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: cyan;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;semoga bermanfaat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber artikel sudah saya tulis, sedangkan gambar copas dari agriland.net, terima kasih&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-7589877741133843053?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/7589877741133843053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=7589877741133843053&amp;isPopup=true' title='31 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/7589877741133843053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/7589877741133843053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/09/yang-keriting-lebih-manteb.html' title='Yang Keriting lebih Manteb'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-lbGyoa0fNMw/TnPp57oa-4I/AAAAAAAAA_0/7JiB0ygXQ_0/s72-c/INSEKTI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>31</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-139261894346039655</id><published>2011-09-15T06:18:00.003+07:00</published><updated>2011-12-02T05:37:36.229+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Surat Wasiat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Fiksi Kang Trimo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Surat Wasiat Dalam Kardus Mie</title><content type='html'>Dengan penuh penasaran, Abah Kyai Abdullah membuka sebuah kardus yang tersimpan di atas lemarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Mo .. tolong ambilkan pisau, sepertinya susah sekali membukanya&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Nggih Bah"&lt;/i&gt;, Trimo bergegas menuju dapur, dan tidak seberapa lama menyerahkan sebilah pisau kecil pada tokoh kharismatik di kampungnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abah tidak mengeluarkan sepatah katapun, namun ekspresi wajahnya nampak sangat berubah, ketika kardus mie itu berhasil dibukanya. Mata beliau nampak sembab. Trimo masih belum punya keberanian untuk mengajukan pertanyaan atas rasa penasaran yang menggelayuti pemikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"subhanalloh ...subhanalloh ..."&lt;/i&gt; hanya itu yang terdengar lirih dari Abah Kyai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"kenapa Bah ...?"&lt;/i&gt; Trimo memberanikan diri membuka pertanyaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"lihat ini .." &lt;/i&gt;Abah Kyai menangkat perlahan isi dari bungkusan yang barusan dibukanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"bukankah itu kain kafan ?"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"benar sekali, inilah titipan yang diberikan Kang Pulan 5 tahun lalu, dan sekarang dia menagihnya"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"maksudnya bagaimana, Abah ?"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Lima tahun lalu Pulan menitipkan kardus bungkus mie ini ke Abah, dan berpesan agar disimpan baik-baik. Hanya boleh dibuka ketika beliau sudah meninggal dunia, dan ternyata inilah isinya. Abah benar-benar kaget luar biasa"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"kasihan Pakdhe Pulan ya Bah, disaat penyakit liver menggerogoti tubuhnya, orang yang paling dekat dengan dirinya pergi entah kemana"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"itulah kenapa Abah dulu menerima dia di rumah ini, karena pada saat dititik keterpurukannya, tidak ada orang yang memperdulikannya"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"mungkin karena masa lalunya yang seperti itu ya Bah"&lt;/i&gt; Trimo mencoba berargumen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"sudahlah, itu masa lalu yang tidak perlu dibicarakan lagi, kita kan sudah tahu, sejak saat itu Pulan sudah benar-benar bertaubat. Taubat nasuha, menjadi pribadi yang sangat berbeda dari sebelumnya"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"betul sekali Bah"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"pernahkan kamu mendengar beliau mengeluhkan sakitnya ?"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"tidak pernah .."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"itulah kenapa Abah katakan, Pulan benar-benar terlahir menjadi pribadi baru. Bahkan dia pernah menyampaikan, bahwa sakit yang dialami justru dirasakan dan diterima sebagai rahmat. &lt;/i&gt;"&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"kok sampai berpikiran seperti itu Bah ?"&lt;/i&gt; tanya Trimo dengan ekspresi tidak memahami maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Kang Pulan menganggap sakitnya itu, untuk membersihkan jiwa dan tubuhnya dari lumpur dosa masa lalunya. Makanya dia menerima dengan ikhlas, bahkan kamu tahu keshalihan pribadinya semakin menyejukkan pandangan. Begitu istiqomahnya dia menjalani shalat jamaah, qiyamul lail, puasa sunah, tilawah dan tentu saja sangat bertanggung jawab terhadap tugas yang Abah percayakan pada dia, &lt;/i&gt;&lt;i&gt;Makanya dia bekerja layaknya orang tidak sakit&lt;/i&gt;&lt;i&gt;"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; "perjalanan hidupnya mengesankan ya Bah, dari lembah hitam menjadi hidup yang indah"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Betul sekali Mo, Sebuah hidayah yang sangat luar biasa menemani sisa hidupnya,  seperti menutupi masa mudanya yang sangat kelam. Semua berawal dari  kematian sahabat-sahabatnya ketika mereka berpesta pora &lt;b&gt;minuman keras  oplosan&lt;/b&gt;. Sejak ujung maut hampir lepas di kehidupnya, Kang Pulan  meninggalkan kehidupan gelapnya sebagai jagoan dan jawara di terminal. Bahkan karena minuman keras dianggap sebagai minuman wajib, akhirnya menyebabkan livernya menjadi bengkak, tapi dia tidak memperdulikannya. Minum tetap minum"&lt;/i&gt; Abah menjelaskan  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sejak kejadian itu, dia pulang kampung. Istri dan anaknya telah lama entah  pergi kemana karena tidak tahan akan perlakuan kejinya.&amp;nbsp; Kang Pulan  diterima dengan tangan terbuka Abah Kyai Abdullah dan dipercaya&amp;nbsp; mengelola pembuatan gula jawa milik tokoh kharismatik  di desanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"semoga taubat Kang Pulan diterima Alloh swt dan diampuni dosanya, ya Bah"&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"amin"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Maaf Abah, jenazah Pakdhe Pulan sudah selesai dimandikan, siap untuk dikafani"&lt;/i&gt;, tiba-tiba terdengar suara si Warso di ujung pintu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Baiklah. Ayo Mo bantu Abah, memotong kain kafan ini"&lt;/i&gt; sejurus, kain kafan itu dikeluarkan dari dalam kardus, dan tanpa sengaja ada yang terjatuh kelantai. Ternyata ada bungkusan lain selain kain kafan. Segera Trimo memungut dan membukanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Masya Alloh, ternyata ada sepucuk surat dan uang, ini Abah ?" &lt;/i&gt;Trimo kaget sambil menyerahkan barang yang dipungutnya. Perlahan Abah Kyai Abdulah membuka isi surat yang terlipat rapi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Abah yang saya hormati dan semoga dirahmati Alloh,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Terima kasih telah bersedia menyimpan kotak sederhana ini dengan baik. Abah, di dalam kotak ini terdapat kain kafan dan beberapa lembar uang. Insya Alloh semua saya dapatkan secara halal, dari upah yang Abah berikan selama saya mengelola pembuatan gula kelapa.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Saya sangat berharap kain kafan yang membungkus jasad saya nanti, benar-benar dari jerih payah keikhlasan saya berusaha yang didasari mencari ridho Alloh. Karena saya tidak ingin masa lalu saya yang kelam membututi kehidupan saya di kehidupan abadi saya, nau'udzubillah. Biarlah kain kafan yang sederhana dan murah yang membalut tubuh saya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kedua ada sedikit uang yang saya gunakan untuk berjaga-jaga, kalau sekiranya saya sudah meninggal dan masih meninggalkan hutang pada seseorang yang tidak pernah saya sadari. Saya sangat berharap kelak di hari pembalasan saya tidak lagi memiliki masalah dengan sesama manusia. Tolong juga ada beberapa hal penting di bawah ini dibacakan kepada orang-orang yang berta'ziyah&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Sepasang mata sejuk Abah Kyai Abdulah semakin tak kuasa membendung keharuan atas apa yang dialami. Namun dengan segera beliau menyembunyikan perasaan itu.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;***&lt;/div&gt;Setelah tubuh Kang Pulan terbungkus kain kafan, selanjutnya di sholatkan di Surau. Luar biasa, sangat banyak warga yang datang dan bersimpati pada Kang Pulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, sebelum jenazah dimasukkan ke dalam liang kubur, Abah Kyai Abdullah membacakan surat wasiat yang telah ditulis Kang Pulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh. Hadirin yang di rahmati Alloh, saya akan membacakan surat wasiat Kang Pulan yang dititipkan pada saya dan isinyapun saya tahu baru saja, tolong di dengarkan baik-baik point-pointnya:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua orang yang pernah mengenal saya. Jika saya pernah menyakiti, menyinggung dalam bentuk apapun secara fisik dan rohani, mohon keikhlasannya untu memaafkan saya, agar kelak saya di hari akhir tidak kebingungan mencari sampean di hari pertanggungjawaban atas semua perbuatan saya.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua orang yang pernah saya dholimi, pernah saya ajak berbuat maksiat, pernah saya jerumuskan,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;jika sekiranya saya pernah berhutang uang yang saya terlupa belum membayarnya, mohon segera menghubungi Abah Kyai Abdullah karena disitu sudah saya siapkan beberapa uang untuk mengantisipasi jika saya punya hutang yang terlupakan. Namun jika seandainya sampean mengikhlaskan, maka sisa uang di Abah  tolong diinfakkan saja untuk kepentingan surau. Sehingga dengan ini  kelak di hari pembalasan, saya tidak lagi kebingungan mencari sampean  karena hutang. &lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Untuk Istri dan anaku dimanapun kalian berada, Bapak telah banyak melakukan khilaf dan kedholiman, maafkan saya. Anakku, kamulah harta yang bapak harapkan untuk memohonkan ampun dan mendatangkan pahala&amp;nbsp; yang mengalir.&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Tolong kuburan saya tidak di tembok, cukup tanah yang rata saja. Bahkan kalo perlu tanpa nisan ndak masalah, karena saya ingin jasad saya menyatu dengan asalnya yaitu tanah. &amp;nbsp; &lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/ol&gt;&lt;i&gt;Demikian tulisan saya, semoga yang hadir di pemakanan ini benar-benar memahami bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara, hanyalah permainan. Sebab, kehidupan yang kekal abadi adalah akhirat. Persiapkan bekal dengan sebaik-baiknya bekal yaitu amal yang sesuai dengan tuntunan Rasululloh SAW.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Wassalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh,&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Pulan &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua mata yang ta'ziyah sembab merasakan keikhlasan dan kesiapan sosok Kang Pulan yang jauh-jauh hari sebelumnya sudah mempersiapkan bekal untuk kehidupan abadi. Dan, butir-butir tanah basah mulai menutupi jasadnya. Awan menggelayut diujung temaran senja, desir angin bercengkerama dengan dedaunan, bunga kamboja terjatuh menyentuh bumi, mengiringi kepergian jasad yang seolah nampak tersenyum.&lt;br /&gt;Kesunyian melanda, dan yang terdengar suara cangkul dan sesekali terdengar sesenggukan suara dari Siti, istri Kang Pulan yang baru 30 menit lalu datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;Maafkan Siti Kang, selama ini telah meninggalkan Akang dengan rasa sakit hati. Dan saya telah juga telah berbuat salah dengan menikah lagi dengan cara yang salah karena masih berstatus istri Kang Pulan. Saya berjanji, Insya Alloh akan benar-benar bertaubat, seperti sampean Kang. Taubatan nasuha" &lt;/i&gt;Suara hati Siti terus berkecamuk seiiring derasnya air mata yang mengalir &lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;*** &lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;semoga bermanfaat &lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;*) semua cerita dan tokoh di atas adalah fiktif belaka, tidak mewakili apapun dan siapapun. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-139261894346039655?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/139261894346039655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=139261894346039655&amp;isPopup=true' title='49 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/139261894346039655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/139261894346039655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/09/surat-wasiat-dalam-kardus-mie.html' title='Surat Wasiat Dalam Kardus Mie'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><thr:total>49</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-6965398120231699214</id><published>2011-09-14T06:13:00.000+07:00</published><updated>2011-09-14T06:13:40.174+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Milad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mas Eza'/><title type='text'>Tanpa Lilin dan Kue Tart</title><content type='html'>Bissmillahirrohmanirrohiim&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarokatuh sodaraku semua,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;Alhamdulillah, hari ini 14 september 2011, Insya Alloh Mas &lt;b&gt;Eza&lt;/b&gt;, anak saya yang sulung genap usia 16 tahun. Ternyata, begitu cepatnya waktu berlalu, bocah lelaki yang dulu selalu minta elus-elus ketika tidur, sekarang sudah mulai memiliki kumis tipis, dengan suara yang lebih berat. Pertanda mulai masa peralihan, dari masa anak-anak menuju masa dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara tiga bersaudara, dialah yang paling pendiam. Bahkan kalo lagi bercengkerama dengan adik-adiknya, justru yang ramai kedua adiknya. Serumah yang potonya paling sedikit ya dia. Nih ada satu poto yang saya comot dari profil fbnya:&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-nIOI_YvPkJI/Tm893ZCvd0I/AAAAAAAAA_w/kpNVePXeRpc/s1600/profil.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-nIOI_YvPkJI/Tm893ZCvd0I/AAAAAAAAA_w/kpNVePXeRpc/s1600/profil.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-nIOI_YvPkJI/Tm893ZCvd0I/AAAAAAAAA_w/kpNVePXeRpc/s200/profil.jpg" width="178" /&gt;&lt;/a&gt;Ditambah sejak memasuki jenjang pendidikan&amp;nbsp; SMA yang baru digelutinya, ada perubahan tingkah laku  sudah keliatan banget. Penampilan keseharian lebih  terjaga, lebih rapi, bahkan sudah mau berkacamata. Sebenarnya sejak SMP sudah harus pake kacamata,  tapi ndak pernah dipake. Katanya malu. Eh malah sekarang setiap keluar  rumah selalu dipake.&lt;br /&gt;Dan satu hal lagi, sepertinya, mulai ada privasi untuk hal-hal  tertentu, walo itu tingkah laku itu, tidak mengurangi kehangatan dalam keluarga. Wajar, sayapun pernah merasakan masa-masa pancaroba seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do'a dan harapan setiap orang tua tentunya adalah do'a yang terbaik untuk anak-anaknya. Termasuk saya dan istri terhadap ketiga anak kami. Bagaimanapun juga amanah anak yang dipercayakan Alloh ta'ala, pada kami yang harus&amp;nbsp; kami antarkan menuju perkembangan kedewasaannya. Dengan bekal sebaik-baik bekal, yaitu keimanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menyongsong masa menuju kedewasaan, wahai anakku.&lt;b&gt;Tidak ada lilin dan kue tart&lt;/b&gt; yang bisa kami berikan pada kamu le, karena kita &lt;u&gt;tidak terbiasa&lt;/u&gt; melakukan perayaan seperti itu. Orang tuamu,&amp;nbsp; hanya Insya Alloh istiqomah memanjatkan do'a pada Alloh swt:&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami) dan jadikanlah kami imam kepada orang-orang yang bertaqwa." &lt;/i&gt;(QS 25 :74)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kamu dan adik-adikmu termasuk &lt;b&gt;generasi yang Robbani&lt;/b&gt; (QS 3:79), generasi yang memiliki iman yang kuat dengan ilmu modern yang tinggi, sanggup beramaliyah dan berkorban memberikan kemanfaatan bagi yang lainnya serta memiliki akhlak karimah, tata sopan yang menarik hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan sebagai generasi &lt;b&gt;Ashabul Kahfi,&lt;/b&gt;&amp;nbsp; pemuda yang bertauhid di tengah kedholiman pimikiran dan kemajuan jaman. Pemuda yang selalu mengharapkan rahmat dan hidayah dalam menghadapi masalah sehingga merasakan kehidupan yang penuh rahmat, kelegaan rasa dan ridho Illahi.&lt;br /&gt;Semoga, amiin&lt;br /&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;*** &lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;"Semoga kita dimudahkan dalam segala urusan di dunia dan akhirat"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;Wallahu a`lam bish-shawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: center;"&gt;wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/323612703288880189-6965398120231699214?l=www.djanganpakies.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.djanganpakies.com/feeds/6965398120231699214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=323612703288880189&amp;postID=6965398120231699214&amp;isPopup=true' title='41 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6965398120231699214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/323612703288880189/posts/default/6965398120231699214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.djanganpakies.com/2011/09/tanpa-lilin-dan-kue-tart.html' title='Tanpa Lilin dan Kue Tart'/><author><name>Pakies</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17537843351024307329</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://3.bp.blogspot.com/-pSAEpMkycxI/Tw49v4N_7UI/AAAAAAAABMs/PD5AiH5d-oc/s220/orang%2Bitem.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-nIOI_YvPkJI/Tm893ZCvd0I/AAAAAAAAA_w/kpNVePXeRpc/s72-c/profil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>41</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-323612703288880189.post-2767269974464431161</id><published>2011-09-12T07:28:00.000+07:00</published><updated>2011-09-12T07:28:11.822+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blog'/><title type='text'>Silent Reader</title><content type='html'>Bissmillahirrohmanirrohiim&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarokatuh sodaraku semua,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;/div&gt;Saya pake judul bahasa inggris, &lt;b&gt;Silent Reader&lt;/b&gt;, semata-mata ikut-ikutan istilah yang sering dipakai sahabat blogger. Sebutan ini ditujukkan pada seseorang yang datang ke suatu blog dan membaca isi postingan dengan komplit dan tidak meninggalkan jejak komentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tak terduga, ketika silaturrahim lebaran kemarin di Lumajang dan Jember, ternyata teman-teman ngomong tulisan-tulisan di blog ini. Mereka seringkali kemari kalo lagi OL, dan&amp;nbsp; menjadi silent reader. Hanya membaca, tanpa meninggalkan komentar. Alasan tidak berkomentarnya mereka beragam, salah satu adalah bingung menulis identitas komentatornya, karena mereka ndak punya blog. Akhirnya saya jelaskan, pakai pilihan yang anonim saja ndak apa kalo ingin memberikan masukan, saran maupun kritik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Trus saya ditanya, lha kalo saya kritik apa ya ndak masalah ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pertanyaan yang wajar, dan saya jawab ya mo
