About Pakies

Djangan Pakies
menjalin silaturrahim menambah wawasan

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
“Siapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturrahim” (Muttafaqun ‘alaih dari Anas ra)

"Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan adalah pahala orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturrahim, sedangkan yang paling cepat mendatangkan keburukan ialah siksaan bagi orang yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali persaudaraan" (HR. Ibnu Majah).
Djangan Pakies 
Djangan itu dalam bahasa jawa berarti semacan kuah, menggambarkan kontent dari blog ini adalah ramuan dari bumbu-bumbu yang diracik dari pemikiran sederhana. Bisa jadi isinya terlalu asin, atau hambar, atau mungkin terlalu pedas karena semua kembali pada sebuah selera. 

Pakies, adalah tumbuhan liar yang bisa dimanfaatkan untuk lauk-pauk dan Pakies adalah nama panggilan saya sehari di rumah, Pak Ies

Djangan Pakies
Sebuah personal blog sederhana, yang berangkat dari pemikiran sederhana dan dengan menyuguhkan artikel dan tulisan yang dalam proses belajar, sehingga isi di dalamnya bisa jadi masih jauh dari kriteria sebuah tulisan.

Djangan Pakies,
berusaha menjalin silaturrahim dengan siapapun dan tentu saja menambah wawasan.

Djangan Pakies
adalah bagian dari sebuah keluarga kecil yang berusaha membenahi dan keluarga menuju ridha Allah swt, dengan semaksimal mungkin menjalankan yang dicontohkan Baginda Rasulullah Muhammad saw.

Djangan Pakies
selalu mendoakan kitta semua
"Semoga kita dimudahkan oleh Allah swt dalam segala urusan di dunia dan akhirat"

Mohon maaf yang setulus-tulusnya apabila adalah isi dari artikel, tulisan maupun komentar yang tidak berkenan bagi sodara semua. Semuanya tidak ada maksud untuk itu. Ini hanya semata karena kekurangan saya yang belum bisa menempatkan diri dengan sewajarnya.

contact :
Email:  djpakies@gmail.com
YM   :   Pak_ies@yahoo.co.id

21 comments:

  1. Assalammualaikum mas, senang rasanya membaca "about" blognya . boleh saya menawarkan tukeran link mas, supaya lebih erat silaturahmi... ?

    BalasHapus
  2. sepertinya sama2 org blitarnya deh :D

    BalasHapus
  3. salam kenal Pak Ies...
    saya newbie blogger, mohon kritik & sarannya...

    BalasHapus
  4. Saya nggak komentar apa apa di sini Mas, cuma mau cap jempol alias meninggalkan jejak hehehe...

    Salam hangat dari kota kecil jember,,

    BalasHapus
  5. salam kenal, Pak...
    Pakis di daerah saya sangat dilindungi loh...menebang pakis tanpa ijin bisa diborgol polisi hutan :)

    BalasHapus
  6. wah pak is, smoga bertambah berkah. pak, saya add ym, mohon di appruv

    BalasHapus
  7. salam kenal aja Pak Ies..tapi bolehkan saya panggil sampean Ust hehehe

    BalasHapus
  8. Salam kenal Pak Ies. Senang rasanya berada di blog yang bernuansa religi ini. Adem ayem hati membaca yang tertuang dalam lembar blog ini. Md2an blog pak Ies menularkan nuansa yang sama untuk blog saya. Amin.

    BalasHapus
  9. Salam kenal, Pakies.. :-)
    Semoga kita benar2 bisa menjalin silaturahmi dan saya bisa menambah wawasan disini :-)

    Saya suka sayur pakies, Pak... Tapi sekarang udah jarang ada di pasar... aku kirain kemana, ternyata udah jadi blogger,,,. hehehe... :-)

    BalasHapus
  10. Salam kenal Pak Ies...
    semoga kita bisa bersilaturahmi dan bersaudara di dunia maya ini, syukur2 kalau bisa merambah dunia nyata

    BalasHapus
  11. salam kenal ya pak... boleh link blognya?

    BalasHapus
  12. salam kenal pak...
    ngomong2 soal pakis, emak saya suka membuatnya menjadi semacam rujak loh...

    BalasHapus
  13. salam kemal, Pakies
    ini kunjungan balik bunda
    ingin ikut menjadi sahabatmu, semoga tali silaturahim kita tetap terjaga dlm kebaikan, aamiin
    salam

    BalasHapus
  14. salam kenal Pak Is.
    pertama kali saya baca, saya kira sayur pakis...hehe....eh ternyata maksudnya Pak Is.

    BalasHapus
  15. Blog sampeyan saya pasang link nya di HALAMAN PUTIH pak, pake titel Djangan Pakies.

    BalasHapus
  16. Wkwkwk aku gatau jangan pakis itu sayur yang gimana ya :-s

    Btw salam kenal yaaa Pak Ies... :)

    BalasHapus
  17. filosofi nama blognya keren pak Ies.. salam..:)

    BalasHapus
  18. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  19. Saya selalu menyukai djangan pakies :p, tapi bukan Om haha...

    Senang bisa membaca tulisan Om :)

    BalasHapus
  20. Maaf, yang 'Cabang Dinas Pendidikan' punya ayah-_-"

    Salah log in, Om.. Hehe..
    Om Pakies orang mana?
    Katanya perah ke Cesper?
    Apa orang Probolinggo??

    BalasHapus

“Ya Allah ciptakanlah cahaya di hatiku, cahaya di lidahku, cahaya di pendengaranku, cahaya di penglihatan-ku, cahaya dari atasku, cahaya dari bawahku, cahaya di sebelah kananku, cahaya di sebelah kiriku, cahaya dari depanku, dan cahaya dari belakangku. Ciptakanlah cahaya dalam diriku, perbesarlah cahaya untukku, agungkanlah cahaya untukku, berilah cahaya untuk-ku, dan jadikanlah aku sebagai cahaya. Ya Allah, berilah cahaya kepadaku, ciptakan cahaya pada urat sarafku, cahaya dalam dagingku, cahaya dalam darahku, cahaya di rambutku, dan cahaya di kulitku“ Bukhari: 11/116 no.6316, dan Muslim: 1/526, 529, 530, no. 763.